Persentasi MGI AKPOL

download Persentasi MGI AKPOL

of 21

  • date post

    05-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    273
  • download

    18

Embed Size (px)

Transcript of Persentasi MGI AKPOL

LAPORAN ORIENTASI MANAJEMEN PENYELENGGARAAN GIZI INSTITUSI DI AKADEMI KEPOLISIAN SEMARANG

Budi Puji Nastiti Nurlaela Lutfiana

Absika Purnamasari Isnaeni Masroh Stefani Angggraitasari

LATAR BELAKANG . . .Penyelenggaraan makanan institusi haruslah memperhatikan kelengkapan, kecukupan zat gizi didalam makanan yang disajikan dan susunan menu. Susunan menu haruslah merupakan kombinasi yang serasi dari berbagai masakan yang merupakan sumber energi, sumber protein, mineral dan berbagai vitamin. Perencanaan menu tersebut haruslah memperhatikan 3 faktor, yaitu perencanaan pola menu, master menu, dan siklus menu

GAMBARAN UMUM. . .

Akademi Kepolisian Republik Indonesia adalah salah satu lembaga pendidikan tingkat akademi yang dibiayai oleh negara yang berfungsi sebagai lembaga pendidikan awal bagi calon perwira polisi yang diarahkan kepada pematuhan kepribadian, watak, intelektualitas dan jasmani sebagai perwira polisi dalam jabatan struktural lembaga Kepolisian Republik Indonesia. AKPOL memiliki Taruna sejumlah 792 orang

LANJUTAN ...Bagian Urusan Manage AKPOL adalah institusi yang menyediakan makanan bagi Taruna yang menjalani pendidikan sebagai calon perwira dan bersifat non KomersialTenaga yang diperlukan menurut sifatnya Tenaga Pengelola

Tenaga Pelaksana

Tenaga Pembantu pelaksana

SARANA DAN PRASARANASarana dan Prasarana untuk Memasak Mesin Boiler dan Boiling Pan

Sarana dan Prasarana Penyajian Makanan dan Minuman piring makan, piring lauk, sendok makan, sendok sayur, sendok lauk, garpu, centong, tempat nasi, gelas dan tutup gelas Sarana dan Prasarana untuk Transportasi Mobil untuk mengangkut makanan

Sarana dan Prasarana Pendukung Dua unit genset, Truk sampah, Dapur lapangan

MANAJEMEN PERALATAN

Dalam penyelenggaraan makanan untuk para taruna dan pengurus AKPOL tahun ini penyelenggarannya dibagi dua yaitu di Urusan Manage AKPOL dan juga di catering Agustina Sakti yang terletak di Banyumanik dimana pada tahun ini untuk penyelenggaraan makanan tidak swakelola sendiri lagi oleh pihak AKPOL tetapi hanya bagian pengolahan saja yang dikelola oleh pihak catering sedangkan untuk memasak nasi, mempersiapkan buah-buahan dan penyajiannya tetap dilaksanakan di AKPOL di bagian Urusan Manage

MANAJEMEN ERENCANAAN MENUMenu disusun oleh Perwira Gizi Dilaporkan ke Kaur Manage Petugas Administrasi

Menu hanya disusun sekali untuk satu bulan. Penyusunan menu mengginakan sistem siklus 14 hari Index 30 hariUang Lauk Pauk (ULP) Extra Fooding

PagiRp 6.150,Kacang Hijau Rp 1.577,Rp 27.727,12%

SiangRp 7.500,Roti/Snack Rp 1.000,- Teh manis + gelas Rp 2.000,-

MalamRp 7.500,-

Perencanaan Anggaran per hari

Total Potong Pajak

CONTOH MENU SATU HARIMakan Pagi - Nasi Putih - Ayam Swikee Kuah - Capcay Goreng (wortel, caisim, bakso, kapri, sawi putih) - Aneka Krupuk Makan Siang - Nasi Putih - Bandeng Goreng bumbu rujak - Tahu Bacem - Oblok-oblok daun singkong, teri, petai cina, kelapa muda - Aneka krupuk - Buah segar - Air Putih Makan Malam Nasi Putih Telur Bacem Tempe Goreng Gudeg gori + tetelan Sambal Aneka kerupuk Buah segar Air putih

Extra Fooding - Bubur Kacang Hijau Snack Pagi - Snack 1 macam - Teh Manis

MANAJEMEN EMBEKALAN (LOGIS IK) MAKANANPengadaan Barang

Bahan Kering

Lauk Hewani

Buah Beras Minyak Goreng

LANJUTAN . . .1. Sistem Pemesanan Makanan Sistem pemesanan bahan makanan dilakukan dengan sistem pemesanan dari supplier atau rekanan, diantaranya: Sayur, bahan makanan kering, lauk hewani dan bumbu dapur dipesan pada 1 supplier/rekanan Buah dipesan pada 1 supplier Snack dipesan pada 1 supplier/rekanan 2. Sistem Pembelian Pembelian makanan disesuaikan dengan dana yang diterima dari sistem lelang yaitu sekitar Rp 15.000.000,dan dibelanjakan oleh pihak Catering. Bahan makanan yang akan dibeli disesuaikan dengan spesifikasi rencana yang telah ditetapkan dan disesuaikan dengan kebutuhan Taruna. Jika terjadi kenaikan harga maka itu semua adalah tanggungjawab pihak Catering.

PENYIMPANAN BAHAN MAKANANBahan Makanan diterima Pengecekan Bahan Makanan Langsung Racik disimpan Penimbangan Ulang

Pemisahan Bahan Makanan

Macam Penyimpanan (Gudang) Makanan Gudang bahan makanan kering Gudang Penyimpanan Buah Frezer (untuk menyimpan daging dan ikan)

MANAJEMEN PRODUKSI MAKANAN

Peracikan Dilakukan pergantian shift untuk para pekerja. Setelah selesai semua peracikan, dapur langsung dibersihkan. Namun, untuk karyawan belum menggunakan sarung tangan maupun celemek PengolahanSetelah selesai proses peracikan, makanan langsung diolah. Petugas memegang makanan tanpa sarung tangan, namun koko menggunakan seragam dan penutup kepala. Alat langsung dibersihkan setelah digunakan

PenyajianKarena jumlah Taruna yang banyak maka makanan disajikan di meja dengan kapasitas 6 orang permeja. Makanan disajikan 1 jam sebelum waktu makan. Sedangkan untuk Taruna yang sakit, makanan di antar ke kamar.

MANAJEMEN DISTRIBUSI DAN PELAYANAN MAKANANDalam AKPOL manajemen distribusi dilakukan dgn cara Desentralisasi Taruna Disajikan di meja sesuai dengan standar porsi Jika taruna memiliki sakit seperti typhus maka makanan dipesan dari luar berdasarkan menu yang ditentukan oleh ahli gizi, jika tidak maka makanan di antar jika memungkinkan makanan diantar, jika tidak maka Taruna diberi uang saku yang disesuaikan dengan ULP pada bulan tersebut

Taruna yg Sakit Taruna yg sedang kegiatan

Ruang Adrawina

Makanan yang sudah dimasak dikirim ke ruangan Andrawina dan disajikan di wadah yang sudah disediakan

MANAJEMEN JAMINAN MUTU

Evaluasi selalu dilakukan oleh pihak AKPOL setiap Bulannya. Evaluasi kepuasan Pelayanan dilakukan dengan menyebarkan Kuesioner kepada para Taruna mengenai menu makanan yang disajikan, jika disukai maka makanan tersebut akan disajikan bulan berikutnya. Melalui kuesioner Taruna juga diperbolehkan memberi masukan makanan apa saja yang akan disajikan bulan berikutnya (makanan daerah mereka)

SARAN . . .1. Merekomendasikan supaya melakukan tindakan dan perbaikan baik terhadap setiap ketidaksesuaian prosedur pengelolaan bahan makanan di lapangan, seperti : Untuk proses pengelolaan makanan dan peracikan bahan mentah dari segi hygiene sanitasi sebaiknya menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan sebelum mengikuti kegiatan peracikan terlebih dahulu melakukan cuci tangan yang bersih. Dalam pencucian alat-alat makan sebaiknya diperhatikan kembali kebersihan alat yang sudah selesai dicuci 2. Meningkatkan kesadaran tenaga pengelola makanan akan pentingnya bekerja sesuai dengan prosedur pengelolaan demi menjaga keamanan pangan tingkat konsumen.

BAHAN KERING

LAUK HEWANI . . .

Lauk hewani dipesan setiap hari dari pihak supplier sesuai jadwal menu, diantar maksimal pagi hari sebelm pembuatan menu untuk siang hari dan lauk hewani yang dipesan untuk siang hari dan malam hari untuk menjaga kesegaran dari lauk hewani yang dipesan agar penyimpanan bahan makanan tersebut tidak terlalu lama disimpan dalam kulkas pendingin

BUAH . . .

BERAS . . .

Beras dipesan oleh pihak catering yang disimpan di gudang bagian Urusan Manage dan diantar seminggu sekali sebanyak 420 sak.

MINYAK GORENG . . .

Minyak goreng dipesan dan diantar 1 bulan sekali untuk persediaan atau stok pihak catering