permesinan roda gigi

download permesinan roda gigi

of 19

  • date post

    10-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    229
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of permesinan roda gigi

  • 7/22/2019 permesinan roda gigi

    1/19

    MAKALAH

    PROSES PERMESINAN RODA GIGI

    DISUSUN OLEH

    NAMA : Musa Akbar A

    NIM : 21050112130078

    S-1 TEKNIK MESIN

    FAKULTAS TEKNIK

    UNIVERSITAS DIPONEGORO

    DAFTAR ISI

    1. BAB I : PENDAHULUAN

    2. BAB II : DASAR TEORI

    3. BAB III : PEMBAHASAN

  • 7/22/2019 permesinan roda gigi

    2/19

    4. BAB IV : PENUTUP

    5. DAFTAR PUSTAKA

    6. LAMPIRAN

    BAB 1 :Pendahuluan

  • 7/22/2019 permesinan roda gigi

    3/19

    Latar Belakang

    Proses permesinan merupakan suatu suatu proses untuk menciptakan alat atau produk baru,dengan suatu tahapan dari bahan baku dan di proses dengan cara-cara tertentu dengan urut dansestematis untuk mendapatkan suatu produk yang berfungsi.

    Salah satu alat yang bisa dibuat oleh manusia dengan proses permesinan adalah roda gigi(gear). Roda gigi adalah salah satu jenis elemen transmisi yang penting untuk suatupemindahan gerak (terutama putaran), daya, atau tenaga pada suatu sistem transmisi antarapenggerak dengan yang digerakkan. Dengan roda gigi, manusia bisa merubah gerak lurusmenjadi gerak putar maupun sebaliknya. Ini sangat penting bagi kontruksi-kontruksi mekanikyang membutuhkan gerak yang mengkombinasikan beberapa komponen yang terhubung.

    Pembuatan roda gigi cukup sulit dan kompleks karena dari tiap-tiap profil roda gigi yangdiinginkan memiliki ukuran serta peran yang berbeda. Maka, jika terdapat kesalahan walausangat kecil bisa dipastikan sangat fatal bagi kontruksi mekanik tersebut. Oleh karena itudibutuhkan ketelitian yang sangat tinggi dalam proses pembuatan roda gigi (gear).

  • 7/22/2019 permesinan roda gigi

    4/19

    BAB 2 : Dasar Teori

    Roda gigi digunakan untuk mentransmisikan daya besar dan putaran yang tepat. Rodagigimemiliki gigi di sekelilingnya, sehingga penerusan daya dilakukan oleh gigi-gigi kedua roda

    yang saling berkait. Rodagigi sering digunakan karena dapat meneruskan putaran dan dayayang lebih bervariasi dan lebih kompak daripada menggunakan alat transmisi yang lainnya,selain itu roda gigi juga memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan alat transmisilainnya, yaitu :

    Sistem transmisinya lebih ringkas, putaran lebih tinggi dan daya yang besar.

    Sistem yang kompak sehingga konstruksinya sederhana.

    Kemampuan menerima beban lebih tinggi.

    Efisiensi pemindahan dayanya tinggi karena faktor terjadinya slip sangat kecil.

    Kecepatan transmisi roda gigi dapat ditentukan sehingga dapat digunakan denganpengukuran yang kecil dan daya yang besar.

    Rodagigi harus mempunyai perbandingan kecepatan sudut tetap antara dua poros. Di sampingitu terdapat pula roda gigi yang perbandingan kecepatan sudutnya dapat bervariasi. Ada pularoda gigi dengan putaran yang terputus-putus.

    Dalam teori, roda gigi pada umumnya dianggap sebagai benda kaku yang hampir tidakmengalami perubahan bentuk dalam jangka waktu lama.

    Nama-nama Bagian Roda gigi

    Berikut beberapa buah istilah yang perlu diketahui dalam perancangan roda gigi yang perludiketahui yaitu :

    1. Lingkaran pitch (pitch circle)

    Lingkaran khayal yang menggelinding tanpa terjadinya slip. Lingkaran ini merupakan dasaruntuk memberikan ukuran-ukuran gigi seperti tebal gigi, jarak antara gigi dan lain-lain.

    2. Pinion

    Rodagigi yang lebih kecil dalam suatu pasangan roda gigi.

    3. Diameter lingkaran pitch (pitch circle diameter)

    Merupakan diameter dari lingkaran pitch.

    4. Diametral Pitch

    Jumlah gigi persatuan pitch diameter

    5. Jarak bagi lingkar (circular pitch)

  • 7/22/2019 permesinan roda gigi

    5/19

    Jarak sepanjang lingkaran pitch antara profil dua gigi yang berdekatan atau kelil ing lingkaranpitch dibagi dengan jumlah gigi, secara formula dapat ditulis :

    6. Modul (module)

    perbandingan antara diameter lingkaran pitch dengan jumlah gigi.

    7. Adendum (addendum)

    Jarak antara lingkaran kepala dengan lingkaran pitch dengan lingkaran pitch diukur dalam arahradial.

    8. Dedendum (dedendum)

    Jarak antara lingkaran pitch dengan lingkaran kaki yang diukur dalam arah radial.

    9. Working Depth

    Jumlah jari-jari lingkaran kepala dari sepasang roda gigi yang berkontak dikurangi dengan jarakporos.

    10. Clearance Circle

    Lingkaran yang bersinggungan dengan lingkaran addendum dari gigi yang berpasangan.

    11. Pitch point

    Titik singgung dari lingkaran pitch dari sepasang roda gigi yang berkontak yang jugamerupakan titik potong antara garis kerja dan garis pusat.

    12. Operating pitch circle

    lingkaran-lingkaran singgung dari sepasang roda gigi yang berkontak dan jarak porosnyamenyimpang dari jarak poros yang secara teoritis benar.

    13. Addendum circle

    Lingkaran kepala gigi yaitu lingkaran yang membatasi gigi.

    14. Dedendum circle

    Lingkaran kaki gigi yaitu lingkaran yang membatasi kaki gigi.

    15. Width of space

    Tebal ruang antara roda gigi diukur sepanjang lingkaran pitch.

    16. Sudut tekan (pressure angle)

    Sudut yang dibentuk dari garis normal dengan kemiringan dari sisi kepala gigi.

    17. Kedalaman total (total depth)

    Jumlah dari adendum dan dedendum.

    18. Tebal gigi (tooth thickness)

  • 7/22/2019 permesinan roda gigi

    6/19

    Lebar gigi diukur sepanjang lingkaran pitch.

    19. Lebar ruang (tooth space)

    Ukuran ruang antara dua gigi sepanjang lingkaran pitch

    20. Backlash

    Selisih antara tebal gigi dengan lebar ruang.

    21. Sisi kepala (face of tooth)

    Permukaan gigi diatas lingkaran pitch

    22. Sisi kaki (flank of tooth)

    Permukaan gigi dibawah l ingkaran pitch.

    23. Puncak kepala (top land)

    Permukaan di puncak gigi

    24. Lebar gigi (face width)

    Kedalaman gigi diukur sejajar sumbunya.

    PENGEFRAISAN RODA GIGI

    Sistem standar pembuatan roda gigi :

    Sistem modul

    Sistem diameter pitch dan circular pitch

    Sistem modul

    Negara yang memakai sistem ini adalah Negara yang memakai satuan metric diantaranya :Belanda, Jepang, Jerman demikian juga Negara yang menganut system ISO.

    Modul adalah kepeendekan dari modulus yaitu perbandingan antara diameter jarak bagidan jumlah giginya.

    M= D/Z

    http://3.bp.blogspot.com/-e24hKvzOeUg/TyBNRoFS0TI/AAAAAAAAACQ/jDFwdoNoxvM/s1600/RG.Lurus.1.jpg
  • 7/22/2019 permesinan roda gigi

    7/19

    M= modul

    D= diameter jarak bagi

    Z= jumlah gigi

    Sistem diameter pitch dan circural pitch

    Sistem ini digunakan sebagian Negara Amerika dan Eropa yang menggunakan satuan inchi.Diameter pitch adalah perbandingan jumlah gigi dengan ukuran diameter jarak bagi dalamsatuan inchi.

    Dp= Z / D

    Circural pitch adalah jarak antara gigi dalam satuan inchi.

    Klasifikasi Rodagigi

    Roda gigi diklasifikasikan sebagai berikut :

    Menurut letak poros.

    Menurut arah putaran.

    1. Menurut Letak Poros

    Menurut letak poros maka roda gigi diklasifikasikan seperti tabel berikut :

    Rodagigi dengan poros sejajar

    -Rodagigi lurus

    -Rodagigi miring

    -Rodagigi miring ganda

    -Rodagigi luar

    -Rodagigi dalam dan pinion

  • 7/22/2019 permesinan roda gigi

    8/19

    -Batang gigi dan pinion

    Rodagigi dengan poros berpotongan

    -Rodagigi kerucut lurus

    -Rodagigi kerucut spiral

    -Rodagigi kerucut zerol

    -Rodagigi kerucut miring

    -Rodagigi kerucut miring ganda

    -Rodagigi permukaan dengan poros berpotongan

    Rodagigi dengan poros silang

    -Rodagigi miring silang

    -Batang gigi miring silang

    -Rodagigi cacing silindris

    -Rodagigi cacing selubung ganda

    -Rodagigi cacing samping

    -Rodagigi hiperboloid

    -Rodagigi hipoid

    -Rodagigi permukaan silang

    2. Menurut arah putaran

    Menurut arah putarannya, roda gigi dapat dibedakan atas :

    Rodagigi luar ; arah putarannya berlawanan.

    Rodagigi dalam dan pinion ; arah putarannya sama

  • 7/22/2019 permesinan roda gigi

    9/19

    Description: 22

    BAB III: PEMBAHASAN

    A. PEMBUATAN RODA GIGI

    Nama-nama bagian roda gigi lurus

    dp = pitch diameter

    da = dimeter luar

    df = diameterdasarkakigigi

    h = tinggi kepala gigi @@

    ha = adendum

    hf = dedendum

    p = circular pitch atau^-pitch gigi

    b = lebargigi

    s = tebal gigi

    Proses Pembuatan roda gigi :

    a. Dipotong (frais, sekrap, habbing)

    b. Diroll (profil gigi kecil kecil)

    c. Dituang (sebagai proses awal)

    a. Proses pengerjaan dipotong

    a. Pembentukan langsung tiap profil gigi dengan alat pisau potong berupa frais jari

  • 7/22/2019 permesinan roda gigi

    10/19

    roda gigi, pahat sekrap pada roda gigi. Pada pelaksanaannya dibantu oleh kepalapembagi yaitu alat pemegang material roda gig yang dapat mengatur ( secara berputar) posisi material terhadap posisi pisau potong, sehingga profil gigi yang dibuat bisateratur jaraknya.

    Bentuk gigi yang bisa dibuat adalah : roda gigi lurus, roda gig payung lurus, batangbergigi.

    Description: 19Description: 20

    Description: 21

    b. Cara Generating method mempunyai prinsip pemotongan yang berbeda, karenabentuk pisau potongnya mempunyai bentuk seperti ulir.

    Pada proses pengerjaan profil gigi terbentuk secara bertahap di sekeliling bahan rodagigi. Material turut berputar kontinyu pada saat pemotongan.

    Description: 23

    Description: 24

    Pisau potong dan bahan roda gigi yang berputar bersamaan akan menghasilkanbentuk profil gig yang presisi.

    Satu macam pisau potong (pada satu modul) dapat digunakan untuk membuat segalamacam jumlah gigi (minimal z = 12)

    Proses ini hanya dapat digunakan untuk membuat spur gea