PERKEMBANGAN BAKAT ANAK DAN CARA PENGUKURANNYA ppt

download PERKEMBANGAN BAKAT ANAK DAN CARA PENGUKURANNYA ppt

of 15

  • date post

    26-May-2015
  • Category

    Education

  • view

    1.417
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of PERKEMBANGAN BAKAT ANAK DAN CARA PENGUKURANNYA ppt

  • 1. Perkembangan Bakat Anak dan Cara Pengukurannya OLEH : I WAYAN AGUS PERMADI MADE MANIK SUGIARTA PSP BIOLOGI TAHUN 2011/2012

2. LATAR BELAKANG Anak adalah titipan tuhan yang harus kita jaga dan kita didik agar ia menjadi manusia yang berguna dan tidak menyusahkan siapa saja. Secara umum anak mempunyai hak dan kesempatan untuk berkembang sesuai potensinya terutama dalam bidang pendidikan. Namun seringkali kita melihat perkembangan prestasi anak yang ternyata tergolong memiliki bakat istimewa. Menurut pakar psikologi pendidikan, Prof. Dr. S.C. Utami Munandar, anak berbakat berbeda dengan anak pintar. Bakat berarti punya potensi. Sedangkan pintar bisa didapat dari tekun mempelajari sesuatu, 3. RUMUSAN MASALAH Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam makalah ini dapat dirumuskan sebagai berikut : Bagimanakah proses berkembangnya bakat anak dan cara pengukurannya. TUJUAN PENULISAN Adapun tujuan dari makalah ini adalah sebagai berikut : Memenuhi salah satu tugas mata kuliah Perkembangan Peserta Didik. Dapat memahami bagaimana cara pengembangan bakat yang dimiliki anak dan cara pengukurannya. Untuk mengembangkan bakat yang ada pada anak sehingga dapat menjadi sesuatu yang berguna bagi dirinya sendiri. 4. MANFAAT PENULISAN Adapun manfaat yang ingin dicapai dari makalah ini adalah : Diharapkan agar dapat memberikan manfaat berupa pengetahuan tentang pengembangan bakat pada diri anak. Dapat memahami jenis dan karakteristik anak berbakat yang dihadapi anak. 5. PERKEMBANGAN BAKAT ANAK 1. PENGERTIAN BAKAT ANAK Bakat (aptitude) biasanya diartikan sebagai kemampuan bawaan yang merupakan potensi yang masih perlu dikembangkan atau dilatih (Semiawan, dkk, 1984:1). Wijaya (1988:66) menyatakan bahwa bakat adalah suatu kondisi pada seseorang yang memungkinkannya dengan suatu latihan khusus mencapai suatu kecakapan, pengetahuan, dan keterampilan khusus, misalnya: berupa kemampuan berbahasa, kemampuan bermain musik, dan lain sebagainya. Dalam hal ini seseorang yang berbakat musik, misalnya, dengan latihan yang sama dengan orang lain yang tidak berbakat musik, akan lebih cepat menguasai keterampilan musik tersebut. 6. 2. MACAM MACAM BAKAT PADAANAK Beberapa ahli cenderung membedakan bakat atas bakat umum dan bakat khusus. Berbakat diartikan sebagai memiliki bakat intelektual (baik umum atau khusus) dan talent sebagai bakat-bakat khusus, misalnya dalam seni musik atau seni rupa. Di dalam buku Frames of Mind yang terbit tahun 1983, seorang psikolog bernama Howard Gardner menyimpulkan hasil risetnya yang mengatakan bahwa sedikitnya ada tujuh jenis kecerdasan yang menyebabkan seseorang berbakat : 1. Kecerdasan linguistik, berkaitan dengan kemampuan bahasa dan penggunaannya. Orang-orang yang berbakat dalam bidang ini senang bermain-main dengan bahasa, gemar membaca dan menulis, tertarik dengan suara, arti dan narasi. Mereka seringkali pengeja yang baik dan mudah mengingat tanggal, tempat dan nama. 7. 2.Kecerdasan musikal, berkaitan dengan musik, melodi, ritme dan nada. Orang-orang ini pintar membuat musik sendiri dan juga sensitif terhadap musik dan melodi. Sebagian bisa berkonsentrasi lebih baik jika musik diperdengarkan; banyak dari mereka seringkali menyanyi atau bersenandung sendiri atau mencipta lagu serta musik. 3.Kecerdasan logis-matematis, berhubungan dengan pola, rumus-rumus, angka-angka dan logika. Orang-orang ini cenderung pintar dalam teka-teki, gambar, aritmatika, dan memecahkan masalah matematika; mereka seringkali menyukai komputer dan pemrograman. 4.Kecerdasan spasial, berhubungan dengan bentuk, lokasi dan mebayangkan hubungan di antaranya. Orang-orang ini biasanya menyukai perancangan dan bangunan, disamping pintar membaca peta, diagram dan bagan. 8. 5. Kecerdasan tubuh-kinestetik, berhubungan dengan pergerakan dan ketrampilan olah tubuh. Orang-orang ini adalah para penari dan aktor, para pengrajin dan atlet. Mereka memiliki bakat mekanik tubuh dan pintar meniru mimik serta sulit untuk duduk diam. 6. Kecerdasan interpersonal, berhubungan dengan kemampuan untuk bisa mengerti dan menghadapi perasaan orang lain. Orang-orang ini seringkali ahli berkomunikasi dan pintar mengorganisasi, serta sangat sosial. Mereka biasanya baik dalam memahami perasaan dan motif orang lain. 7. Kecerdasan intrapersonal, berhubungan dengan mengerti diri sendiri. Orang-orang ini seringkali mandiri dan senang menekuni aktifitas sendirian. Mereka cenderung percaya diri dan punya pendapat, dan memilih pekerjaan dimana mereka bisa memiliki kendali terhadap cara mereka menghabiskan waktu. 9. 3. CIRI CIRI BAKAT PADAANAK Adapun ciri cirinya adalah sebagai berikut : Tidak merasa terpaksa untuk melakukan suatu hal bahkan lebih cenderung untuk senang melakukannya dan ada perasaan bahagia yang terpancar ketika melakukan, melihat atau bahkan hanya dengan mendengarnya saja Anak mampu berkonsentrasi terhadap hal tersebut, dan cenderung tekun. Mempunyai rasa ingin tahu yang besar terhadap hal tersebut. Anak sudah mahir terhadap hal tersebut meski dia belum mendapatkan pelajaran khusus dari sekolah maupun dari rumah Setelah diberi pelajaran khusus, anak tersebut dapat dengan mudah menguasainya atau mudah menangkap apa yang diajarkan padanya tentang hal tersebut. 10. 4. PENGEMBANGAN BAKAT PADAANAK Peran pola asuh keluarga yang baik dilandasi kasih sayang, dan disertai pemberian stimulasi (perangsangan) yang cukup dan sesuai dipercaya dapat melahirkan anak-anak yang berbakat. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan bakat sang anak : 1.Perhatian 2.Motivasi 3.Dukungan 4.Pengetahuan 5.Latihan 6.Penghargaan 7.Sarana 8.Lingkungan 9.Kerjasama 10.Teladan yang baik 11. CARA PENGUKURAN PERKEMBANGAN BAKAT ANAK Menurut beberapa para ahli tes bakat itu dapat dijelaskan sebagai berikut : 1. F.S. Freeman : Tes bakat adalah tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan potensial seseorang dalam suatu jenis kegiatan yang khusus dan dalam kisaran terbatas (1976). 2. R.S. Chouhan : Tes bakat dapat didefinisikan sebagai suatu tes yang mengukur kemampuan potensi seseorang dalam suatu aktivitas dari jenis yang khusus dan dalam kisaran terbatas (1979). 3. KI Fudyartanta : Tes Bakat adalah tes standar yang dirancang untuk mengukur kemampuan khusus yang istimewa (menonjol) pada seseorang (yang biasa disebut bakat). Tes bakat yang telah distandar disini dapat dipakai untuk mendiagnosa kemapuan seseorang pada bidang-bidang tertentu. 12. Tes Bakat DAT (Diffrential Aptitude Test) Differential Aptitude Test (DAT), dikembangkan pada tahun 1947 oleh tokoh G. Bennet, H.G Seashore, A. G. Wesman dari Amerika dengan memandukan prosedur ilmiah dan prosedur pembakuan untuk mengungkap kemampuan (ability) pria dan wanita pada para siswa kelas IX SMP sampai dengan siswa kelas XII SMA/SMK untuk tujuan bimbingan kependidikan dan bimbingan karir. Bagi sekolah, skors tes bakat ini akan bermakna, terutama untuk membantu menentukan siswa-siswa manakah yang cocok untuk ditempatkan dalam program-program atau kegiatan ekstrakurikuler tertentu. 13. Melalui tes ini dapat diukur berbagai aspek kemampuan seseorang, yaitu : Kemampuan verbal (Bahasa) Kemampuan berhitung (Matematika) Berpikir abstrak Hubungan ruang Kemampuan mekanis Kecepatan dan Ketelitian 14. Tes Bakat GATB (General Apility Test Bateray) The General Aptitude Test Battery (GATB) dikembangkan dalam tahun 1940 oleh united state employment service untuk memenuhi kebutuhan tes yang bisa dipergunakan untuk berbagai tujuan. Tes bakat ini meliputi : Kemampuan verbal Penguasaan bilangan Penguasaan ruang Pegamatan bentuk Pengenalan tulisan dan Koordinasi gerak 15. KESIMPULAN Bakat adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk memperoleh pengetahuan atau keterampilan yang bersifat umum ataupun khusus. Namun bakat juga harus disertai dengan latihan untuk mencapai suatu kecakapan, pengetahuan, dan keterampilan khusus. Adapun bakat yang dimiliki anak meliputi bakat linguistic, bakat musical, bakat logis matematis, bakat spasial, bakat kinestetik, bakat interpersonal dan bakat intrapersonal. Ciri ciri anak yang berbakat pada suatu hal adalah senang melakukan hal tersebut, berkonsentrasi, rasa ingin tahu yang besar, memiliki kemampuan yang lebih pada bidang itu. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengembangkan bakat sang anak yaitu perhatian, motivasi, dukungan, pengetahuan, latihan, penghargaan, sarana, lingkungan, kerjasama, teladan yang baik