Periode Kritis 1000 Hari Pertama Kehidupan dan Dampak ... L   maternal dan diabetes...

download Periode Kritis 1000 Hari Pertama Kehidupan dan Dampak ... L    maternal dan diabetes gestasional

of 53

  • date post

    13-Jul-2018
  • Category

    Documents

  • view

    232
  • download

    8

Embed Size (px)

Transcript of Periode Kritis 1000 Hari Pertama Kehidupan dan Dampak ... L   maternal dan diabetes...

  • Periode Kritis 1000 Hari Pertama

    Kehidupan dan Dampak Jangka

    Panjang terhadap Kesehatan dan

    Fungsinya

    Endang L. Achadi

    Departemen Gizi Kesmas, FKM UI

    Disampaikan pada: Kursus Penyegar Ilmu Gizi, yang diselenggarakan oleh PERSAGI, di Yogyakarta, 25 November 2014

    Fakultas Kesehatan Masyarakat

    Universitas Indonesia

  • Apakah 1000 HPK?

    Masa selama 270 hari (9 bulan) dalam kandungan

    +

    730 hari (2 tahun pertama) pasca lahir

  • Mengapa 1000 HPK?

    Dampak yang ditimbulkan malnutritition pada periode ini

    bersifat permanen dan berjangka panjang

  • Mengapa 1000 HPK?

    Kehamilan 8 minggu pertama:

    terbentuknya cikal bakal yang akan menjadi otak, hati, jantung, ginjal,

    tulang, dll

    Kehamilan 9 minggu lahir:

    pertumbuhan dan perkembangan lebih lanjut organ tubuh siap untuk hidup di dunia baru, di luar kandungan ibu

  • Jendela

    Kritis

    Perkem-

    bangan

    Janin

    8 minggu pertama

    sejak pembuahan

    terjadi pembentukan semua

    cikal bakal organ tubuh

    Perkembangan penting sebagian organ berlanjut

    sampai akhir kehamilan

    Perkembangan penting sebagian

    organ berlanjut

    sampai kira-kira 2 tahun pertama

    kehidupan

  • Thompson, R. A., & Nelson, C. A. (2001). Developmental science and the media: Early brain development. American Psychologist, 56(1), 5-15.

    Otak Setelah Lahir: Masih Mengalami Perkembangan Fungsi, menurun rata-rata

    setelah usia 2-3 tahun

    Pembentukan sistem syaraf

    Myelinasi mulai menurun sejak -2 bulan sp 5-10 thn

    0-2 thn: puncak perkembangan fungsi melihat, mendengar, berbahasa, & fungsi kognitif yg lbh tinggi

    -3 bln sp 15-18 thn: sinaptogenesis

    setelah usia >2-3 thn, fungsi kognitif yg lebih

    tinggi ,turun

  • In: Thompson and Nelson, Developmental Science and the Media: Early Brain Development.

    American Psychologist, vol. 56. No. 1, 5-15. January 2001. DOI: 10.1037//0003-066X 56.1.5.

    Otak mengalami over-produksi neural connections (synaps) secara masif (blooming) pada periode dini kehidupannya. Otak bayi yg lahir aterm mempunyai synaps yg lebih banyak dibandingkan dewasa

    Periode synaptogenesis ini biasanya diikuti dengan

    synaptic retraction/ reduction (pruning) yg memberikan efisiensi thd otak untuk berfungsi

    Waktu antara synaptic blooming and pruning sangat

    bervariasi antar bagian-bagian didalam otak

  • In: Thompson and Nelson, Developmental Science and the Media: Early Brain Development.

    American Psychologist, vol. 56. No. 1, 5-15. January 2001. DOI: 10.1037//0003-066X 56.1.5.

    Contoh: Puncak synaptic overproduction di bagian kortex visual terjadi

    pada usia kira-kira 4 bulan postpartum, diikuti dengan pengurangan secara bertahap sampai pertengatan-akhir usia pra-sekolah, dimana pada saat ini densitas synapsis sama dengan dewasa

    Di bagian otak yang mengatur fungsi pendengaran dan bahasa,

    terjadinya lebih lambat Namun demikian di bagian kortex prefrontal yang mengatur

    fungsi kognitif dan pengaturan diri yang lebih tinggi, puncak over production terjadi sekitar umur 1 tahun, dan mencapai densitas seperti pada dewasa pada usia remaja.

  • Mekanisme

    Terjadinya?

  • Barker, DJP Human Groth and Cardiovascular Disease. 2008

    Definisi Developmental plasticity: suatu fenomena dimana satu genotipe dapat meningkatkan status fisiologis dan morfologis dalam rentang yang berbeda, sebagai respons thd kondisi lingkungan yg berbeda selama masa perkembangan.

    Esensi dari Developmental plasticity adalah: suatu periode kritis saat suatu sistem bersifat plastis dan sensitif thd lingkungannya, diikuti dg hilangnya plastisitas dan kapasitas fungsional yg menetap. Sebagian besar organ &sistem, masa kritisnya terjadi saat periode didlm kandungan

    Developmental Plasticity (plastisitas pada periode perkembangan)

  • Gluckman, Peter D , Mark A Hanson, et al. Lancet 2009; 373: 165457

    Plastisitas tidak hanya untuk keadaan kekurangan gizi, tetapi mencakup semua rentang lingkungan, termasuk lingkungan dengan keadaan gizi yg berlebihan (excessive) yg berhubungan dg obesitas maternal atau diabetes gestasional

    Keadaan ini bisa menggiring pada siklus penyakit yang bersifat multi-generasi

  • Cleal, et al. PNAS, May 29, 2007 vol. 104 no. 22 9529-9533

    Respons janin thd perubahan gizi ibu (melalui mekanisme developmental plasticity), menyebabkan bayi membutuhkan lingkungan yg sama dengan saat dalam kandungan

    Apabila lingkungan pasca-salin berbeda (kurang saat dalam kandungan, dan berlebih setelah lahir), maka akan menyebabkan situasi Mismatch antara apa yg sudah dipersiapkan oleh janin dalam kandungan (kekurangan) untuk menghadapi situasi pasca-salin (berlebih), sehingga meningkatkan risiko terjadinya PTM

    Konsep Mismatch

  • Dampak Jangka Pendek dan Jangka Panjang Akibat

    Gangguan Gizi Pada Masa Janin dan Usia Dini

    + 20 % IUGR krn PBBH rendah

    + 1/4 IUGR krn faktor gizi Ibu

    Perkem-bangan Otak

    Pertumbuhan (IUGR)

    Metabolic Programing

    Kemampuan Kognitif & Pendidikan

    Stunting/ Pendek

    Hipertensi -Diabetes -Obesitas -PJK -Stroke

    BB Ibu Prahamil rendah

    Gangguan Gizi pada Masa Janin dan Usia Dini

    Dampak Jangka Pendek

    Dampak Jangka Panjang

    Sumber : Modifikasi dari Rajagopalan, S, Nutrition and challenges in the next decade, Food and Bulletin vol 24 no.3, 2003

    Ibu Pendek

  • Akar Trans-generasi Penyakit Khronis Barker, Public Health 2012

    Ibu: Melepaskan telur; Menyediakan zat gizi/makanan; Mempengaruhi plasenta; Melahirkan bayi; Memberi makan bayi; Menstimulasi bayi; Memberi makan anak Bapak: Mendonasikan gen

    Nenek: Membuat telur/ovum cucunya Mendonasikan gen

    Placenta:

    Mentranspo

    rtasikan zat

    gizi;

    Memproduk

    si hormon;

    Mengeluark

    an buangan

    Janin: Membuat plasenta; Mengambil zat gizi; Membuat organ; Bertumbuh

    Bayi/Anak: Makan makanan; Bertumbuh

    Kerentanan thd penyakit

    khronik,

    kanker dan

    infeksi

    100 tahun Alur gizi

    Perkembangan 1000 hari

  • Peran krusial Gizi Ibu?

    Fetal Undernutrition

    Mismatch -lingkungan gizi pre &

    postnatal; -< 2 thn & sesudahnya

    Growth restriction Perkembangan kognitif & mental Risiko PTM: CHD, Stroke, Hipertensi, DM

    Risiko PTM

    Gaya Hidup

    Faktor genetik

    Fetal Overnutrition

    Developmental Plasticity

  • Eriksson, Johan G. In: Barker, DJOP, RL Bergmann, PL Ogra. The Window of Opportunity: Pre-pregnancy to

    24 Months of Age. Nestle Nutrition Workshop Series Pediatric Program, vol. 61. 2008.

    Dari studi Helsinki Birth Cohort Study (HBCS) Seseorang yang merupakan carrier Pro12Ala (alanine) atau

    Ala allele dari PPAR -2 gene, mempunyai suatu efek protective thd konsentrasi cholesterol HDL , walaupun dia mengalami BBLR

    Sebaliknya, seseorang yang merupakan carrier 121Q allele (Plasma Cell Glycoprotein Gene) mempunyai risiko lebih tinggi yg signifikan untuk menderita P Diabetes type 2 dan hypertensi, tetapi untungnya hanya bila berat badan lahirnya kecil/rendah

    Hal ini menunjukkan adanya manifestasi interaksi genetik dan lingkungan dini

    Peran Gen

  • Plagemann, A, T. Harder and JW Dudenhausen. The Diabetic Pregnancy, Macrosomia, and Perinatal

    Nutritional Programming. In: Barker, DJOP, RL Bergmann, PL Ogra. The Window of Opportunity: Pre-

    pregnancy to 24 Months of Age. Nestle Nutrition Workshop Series Pediatric Program, vol. 61. 2008.

    Kesehatan dan Penyakit merupakan hasil interaksi antara gen, keterpaparan thd faktor risiko lingkungan dan juga

    kondisi gizi, metabolik dan hormonalnya pada priode kritis pada awal kehidupannya.

    Sebagai contoh, maternal overweight, diabetes gestasional, dan

    pemberian makan berlebihan pada neonatal (neonatal overfeeding) akan meningkatkan risiko disposisi epigenetik

    pada masa perinatal (perinatally acquired epigenetic disposition) untuk penyakit obesitas, diabetes,

    metabolic syndrome dan P pembuluh darah jantung

  • Konsep Fundamental akar multi-ecological Penyakit2 Obesitas, DM,

    Sundrom Metabolik dan konsekuensi P Cardiovascular (CVD), yang di pre-

    programmed secara kritis oleh keadaan gizi pre and perinatal (Plagemann, A, et al, 2008)

  • Ma, RCW and JCN Chan. International Journal of Gynecology and Obstetrics 104 (2009)

    S42-S45.

    Untuk orang Asia, situasinya agak lebih complex. Etnis Asia sendiri merupakan faktor risiko thd terjadinya DM Gestasional (DMG).

    Interaksi antara faktor lingkungan, genetik dan perinatal menyebabkan ibu dg riwayat DMG dan anaknya berisiko mendapatkan diabetes dan sindrom metabolik, sehingga menimbulkan lingkaran setan diabetes begetting diabetes

  • From: Barker, DJP Human Growth and Cardiovascular Disease. 2008

    Di India, masyarakatnya menjadi resisten thd insulin pada tingkat akumulasi lemak yg lebih rendah dibandingkan standar barat, khususnya masyarakat India lebih cenderung mengakumulasi lemaknya di perut.

  • Anak stunting merupakan predisposisi untuk meningkatnya adipositas pada usia kemudian - Sumber: Roger Shrimpton presentation, Kemenkes,

    Dec 2012

    Keduanya mempunyai IMT 22.3, tetapi % lemak tubuhnya berbeda: 9.1% vs 21.2%

  • Bukti Epidemiologis