Perencanaan (Planning)

download Perencanaan (Planning)

of 30

  • date post

    10-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    19
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Perencanaan (Planning)

PERENCANAAN (PLANNING)

MAKALAH

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Pengantar Manajemen Syariah

Oleh :Makhrus141002116Fahmy Tias141002128Ujang Fahrudin M141002145

PROGRAM STUDI EKONOMI SYARIAHFAKULTAS AGAMA ISLAMUNIVERSITAS SILIWANGI2015

LEMBAR PENGESAHAN/PENERIMAAN

Makalah ini telah diterima pada hari tanggal..olehDosen Mata Kuliah Pengantar Manajemen Syariah,

Hj Heni Sukmawati. S.Ag., M.Pd

KATA PENGANTARPuji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah swt. Karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kami telah mampu menyelesikan makalah yang berjudul Perencanaan (Planning). Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pengantar Manajemen Syariah.Perencanaan adalah proses dasar di mana manajemen memutuskan tujuan dan cara mencapainya. Perbedaan pelaksaaan adalah hasil tipe dan tingkat perencanaan yang berbeda pula. Dalam banyak hal, perencanaan adalah fungsi yang paling dasar dan meresap ke seluruh fungsi-fungsi manajemen lainnya.Kami menyadari dalam penulisan makalah ini, kami banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak. Oleh sebab itu kami mengucapkan terima kasih kepada:1. Dr. H. Cucu Hidayat, M. Pd., selaku ketua dekan;2. Hj. Lina Marlina, S.Ag., M.Ag., selaku ketua prodi;3. Joni Ahmad Mughni, M.Esy., selaku wali dosen;4. Hj Heni Sukmawati. S.Ag., M.Pd selaku dosen mata kuliah Pengantar Manajemen Syariah yang telah membantu kami dalam penyusunan makalah ini;5. Perpustakaan Umum;Makalah ini bukanlah karya yang sempurna karena masih memiliki banyak kekurangan, baik dalam hal isi maupun sistematika dan teknik penulisannya. Oleh sebab itu, kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Akhirnya semoga makalah ini bisa memberikan manfaat khisusnya bagi kami dan umumnya bagi kita semua. Amin.Tasikmalaya, 5 Maret 2015

PenulisDAFTAR ISIKATA PENGANTAR...........................................................................................iDAFTAR ISI.........................................................................................................iiBAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang Masalah...........................................................1B. Rumusan Masalah.....................................................................2C. Tujuan Makalah........................................................................2D. Kegunaan Makalah...................................................................3E. Prosedur Makalah.....................................................................3BAB IIPEMBAHASANA. Proses Perencanaan..................................................................4B. Pengertian Perencanaan................................................................4C. Alasan-asalan Perlunya Perencanaan...........................................6D. Tipe-tipe Perencanaan Dan Rencana............................................9E. Perencanaan Strategik..................................................................11F. Perencanaan Dan Sunatullah........................................................15G. Tahapan Perencanaan...................................................................18BAB IIISIMPULAN DAN SARANA. Simpulan...................................................................................21B. Saran.........................................................................................21DAFTAR PUSTAKA...............................................................................................22

ii

BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang MasalahPada bab ini akan dibahas fungsi perencanaan (planning) yang merupakan fungsi dasar yang mengawali fungsi-fungsi manajemen lainnya. Ia berhubungan secara mutual dengan fungsi-fungsi manajemen lainnya. Perencanaan adalah gambaran dari suatu kegiatan yang akan datang dalam jarak waktu tertentu dan metode yang akan akan digunakan dalam tindakan-tindakan yang akan diambil. Dalam realitasnya, kegiatan merencanakan ditemukan dalam kehidupan sehari-hari sehingga seseorang yang tidak merencanakan sesutau, perbuatan tersebut dianggap tidak sistematis.Rasulullah SAW senantiasa melakukan perencanaan dalam setiap aktivitasnya, seperti pada saat melakukan hijrah, menyusun strategi, dan sebagainya, merencanakan sesuatu merupakan titah syariah yang harus dilakukan untuk dipertanggung jawabkan. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Hasyr (59) ayat 18 dan surat Al-Isra (17) ayat 36.Dalam sebuah hadits, rasulullah SAW sendiri telah memerintahkan untuk melakukan perencanaan sebelum melakukan sebuah pekerjaannya. Rasulullah SAW bersabda Apabila engkau hendak melakukan sebuah perkara maka perhatikanlah akibatnya dan apabila akibatnya tidak baik maka tinggalkanlah. (HR Ibnu Mubarak).Dalil-dalil di atas menjelaskan bahwa perencanaan merupakan bagian penting dari sebuah kesuksesan yang harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi pada masa lampau. Saat ini, dan prediksi masa yang akan datang. Tak dapat dibayangkan apabila seseorang meraih sukses tanpa perencanaan. Meskipun seandainya berhasil, maka kesuksesan yang diperoleh itu bersifat semu atau keberuntungan semata. Sesuatu yang telah melalui tahapan perencanaan, meskipun pada kenyataannya tidak seratus persen1

sesuai dengan harapan, namun sesungguhnya kemanapun merencanakan yang telah dilakukan juga merupakan sebuah hasil yang patut diberikan penghargaan.B. Rumusan MasalahBerdasarkan latar belakang masalah di atas, kami merumuskan rumusan masalah sebagai berikut.1. Bagaimana proses perencanaan?2. Apa yang dimaksud dengan perencanaan?3. Apa saja tipe-tipe perencanaan dan rencana?4. Apa yang dimaksud dengan perencanaan strategik?5. Apa saja tahapan perencanaan ?C. Tujuan MakalahSejalan dengan rumusan masalah di atas, makalah ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan:1. Proses perencanaan2. Pengertian perencanaan3. Tipe-tipe perencanaan dan rencana4. Perencanaan strategik5. Tahapan perencanaanD. Kegunaan MakalahMakalah ini disusun dengan harapan memberikan kegunaan baik secara teoritis maupun secara praktis. Secara teoritis makalah ini berguna sebagai pengembangan pembelajaran pengantar manajemen syariah khususnya tentang perencanaan (planning). Secara praktis makalah ini diharapkan bermanfaat bagi1. penulis, sebagai wahana penambah pengetahuan dan konsep keilmuan khususnya tentang perencanaan (planning).2. pembaca atau dosen, sebagai media informasi tentang perencanaan (planning) baik secara teoritis maupun secara praktis.E. Prosedur Makalah3

Makalah ini disusun dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Melalui metode ini kami akan menguraikan permasalahan yang dibahas secara jelas dan komperhensif. Data teoritis dalam makalah ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik studi pustaka, artinya kami mengambil data melalui kegiatan membaca berbagai literature yang relevan dengan tema makalah. Data tersebut kemudian diolah dengan teknik analisis isi melalui kegiatan mengeksposisikan data serta mengaplikasikan data tersebut dalam konteks tema makalah.

BAB IIPEMBAHASANA. PROSES PERENCANAANPerencanaan terjadi di semua tipe kegiatan. Perencanaan adalah proses dasar di mana manajemen memutuskan tujuan dan cara mencapainya. Perbedaan pelaksaaan adalah hasil tipe dan tingkat perencanaan yang berbeda pula. Perencanaan dalam organisasi adalah esensial, karena dalam pernyataannya memegang peranan lebih dibanding fungsi-fungsi manajemen lainnya. Fungsi-fungsi pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan sebenarnya hanya melaksanakan keputusan-keputusan perencanaan.B. PENEGERTIAN PERENCANAANSebelum manajer dapat mengorganisasi, mengarahkan atau mengawasi, mereka harus membuat rencana-rencana yang memberikan tujuan dan arah organisasi. Dalam perencanaan, manajer memutuskan apa yang harus dilakukan, kapan melakukannya, bagaimana melakukannya, dan siapa yang melakukannya. Jadi perencanaan adalah pemilihan sekumpulan kegiatan dan pemutusan selanjutnya apa yang harus dilakukan, kapan, bagaimana, dan oleh siapa. Perencanaan yang baik dapat dicapai dengan mempertimbangkan kondisi di waktu yang akan datang dalam mana perencanaan dan kegiatan yang diputuskan akan dilaksanakan, serta periode sekarang pada saat rencana dibuat.

Berbagai pertangung jawaban dalam perencanaan tergantung pada besarnya dan tujuan organisasi serta fungsi atau kegiatan khusus manajer. Misal, untuk perusahaan-perusahaan konveksi, lebih cenderung hanya membuat rencana-rencana jangka pendek dalam disain dan pembelian, karena kegiatan-kegiatannya sangat dipengaruhi oleh perubahan-perubahan mode. Toko buku atau kelontong bahkan hannya memusatkan perhatiannya pada tujuan-tujuan musiman atau tahunan.4

Tetapi perencanaan jangka panjang tetap dibutuhkan untuk penarikan personalia, pengembangan teknik-teknik produksi dan sebagainya. Bagaimanapun juga, manajer hendaknya memahami peranan baik perencanaan jangka panjang maupun jangka pendek dalam kerangka perencanaan keseluruhan.Perencanaan adalah suatu proses yang tidak berakhir bila rencana tersebut telah ditetapkan, rencana harus diimplementasikan. Setiap saat selama proses implementasi dan pengawasan, rencana-rencana mungkin memerlukan modifikasi agar tetap berguna. perencanaan kembali kadang-kadang dapat menjadi faktor kunci pencapaian sukses akhir. Oleh karena itu perencanaan harus mempertimbangkan kebutuhan fleksibilitas, agar mampu menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi baru secepat mungkin.Salah satu aspek penting perencanaan adalah pembuatan keputusan (decision making), proses pengembanan dan penyeleksian sekumpulan kegiatan untuk memecahkan suatu masalah tertentu. Keputusan-keputusan harus dibuat pada berbagai tahap dalam proses perencanaan.Empat Tahap Dasar Perencanaan1. Menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan. Perencanaan dimulai dengan keputusan-keputusan tentang keingginan atau kebutuhan organisasi atau kelompok kerja. Tanpa rumusan tujuan ya