PERATURAN RUMAH TANGGA PERSATUAN filedalam iman untuk menyaksikan tanda-tanda kasih Allah, berupa...

Click here to load reader

  • date post

    05-May-2019
  • Category

    Documents

  • view

    218
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PERATURAN RUMAH TANGGA PERSATUAN filedalam iman untuk menyaksikan tanda-tanda kasih Allah, berupa...

1

PERATURAN RUMAH TANGGA PERSATUAN NAPOSOBULUNG (PNB) HURIA KRISTEN INDONESIA (HKI).

(P3RT PNB HKI)

PEMBUKAAN Persatuan Naposobulung (PNB) HKI adalah satu-satunya wadah pemuda di lingkungan HKI. Sebagaimana halnya gereja adalah persekutuan orang-orang percaya kepada Yesus Kristus, demikian juga PNB HKI sebagai pemuda/i anggota gereja mempunyai tugas panggilan yang penuh sebagai bahagian persekutuan tersebut. PNB HKI sebagai wadah kesaksian, persekutuan dan pelayanan pemuda HKI, diupayakan menjadi warga gereja yang dewasa dalam iman untuk menyaksikan tanda-tanda kasih Allah, berupa pembebasan, pemulihan, dan perbaikan kehidupan kemanusiaan. Sebagaimana halnya amanat yang diberikan Tuhan kepada Gereja untuk memberikan Kabar Kesukaan ke seluruh dunia (Matius 28:19-20; Markus 16 : 15 ; Kisah 1:8; Yoh.20:21) memberikan kesaksian dan menyampaikan kasihNya kepada manusia (Yoh.13:15, 17-18; Mat.25:40; I Kor.13:13). Berdasarkan amanat Tuhan Allah tersebut, PNB HKI sebagai wadah pemuda dalam HKI berusaha memperlengkapi diri dalam kesaksian, persekutuan, dan pelayanan yang mengarah kepada kemandirian theologia, daya, dan dana. Untuk mencapai hal tersebut maka disusunlah Pokok-pokok Peraturan Rumah Tangga PNB HKI (P3RT PNB HKI).

BAB I NAMA, TEMPAT KEDUDUKAN DAN WAKTU

Pasal 1 NAMA

Lembaga ini dibei nama Persatuan Naposo Bulung (PNB) Huria Kristen Indonesia (HKI)

2

Pasal 2

Tempat Kedudukan dan waktu

1. PNB HKI berkedudukan dan berkantor Pusat disesuaikan dengan Kantor Pusat .HKI

2. Lembaga ini didirikan dalam jangka waktu yang tidak terbatas

BAB II

PENGAKUAN PERCAYA DAN TUJUAN Pasal 3

Pengakuan Percaya

Lembaga PNB HKI percaya dan mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan, Juruslamat, Kepala Gereja, Sumber kebenaran dan hidup sesuai dengan Firman Allah yang disaksikan dalam Alkitab (Ul.6:7; Mat. 16:18; Ef. 4:15; I Kor.3:11) (Tata Gereja HKI Bab II Pasal 3) *

Pasal 4 Tujuan

PNB HKI bertujuan untuk memberitakan Kerajaan Allah melalui Tritugas Panggilan Gereja (bersaksi, bersekutu, dan melayani (Tata Gereja HKI Bab IV Pasal 7) ditengah-tengah gereja, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara) *

BAB III STATUS DAN HUBUNGAN

Pasal 5 Status dan Hubungan

1. PNB HKI adalah satu-satunya Lembaga Pemuda di

lingkungan Gereja HKI.

3

2. Hubungan antara HKI dan Pemuda HKI merupakan hubungan yang tidak dapat dipisahkan dan merupakan alat pelayanan khusus bagi Pemuda.

BAB IV

TUGAS DAN USAHA Pasal 6

Tugas dan usaha

Untuk mencapai tujuan, PNB HKI mempunyai tugas dan melakukan usaha yang meliputi:

1. Mengabarkan Injil. 2. Mengadakan kegiatan Pemuda yang kreatip. 3. Mengadakan dan membina hungan dengan Gereja lain

sesuai dengan kemampuan talenta yang diterima sejauh tidak bertentangan dengan Tata Gereja HKI serta keputusan Sinode HKI.

4. Mengadakan usaha-usaha dan kegiatan-kegiatan yang tidak bertentangan dengan dasar-dasar P3RT PNB, Tata Gereja HKI dan dengan keputusan Sinode HKI.

5. Ikut menciptakan kehidupan yang menunjukkan keadilan, kebenaran, dan penuh kasih ditengah-tengah Gereja, Keluarga, Masyarakat, Bangsa dan Negara.

BAB V

KEANGGOTAAN Pasal 7

Anggota

1. Anggota Lembaga PNB HKI adalah: a. Anggota Biasa. b. Anggota Luar Biasa.

2. Anggota Biasa adalah: a. Semua Pemuda HKI yang telah dibabtiskan dan

telah mengakukan imannya (Naik Sidi) dan terdaftar sebagai anggota PNB HKI.

4

b. Semua anggota biasa yang belum berumah tangga. 3. Anggota Luar Biasa adalah:

Semua warga HKI diluar anggota biasa dari PNB, masyarakat yang menerima tujuan dan usaha PNB HKI yang disetujui oleh Pengurus PNB HKI.

Pasal 8

Hak Anggota

1. Anggota Biasa : a. Mempunyai hak bicara dan hak suara. b. Mempunyai hak dipilih dan memilih. c. Mendapat perlindungan dari PNB HKI dalam

rangka menjalankan tugas Lembaga PNB HKI baik ke dalam maupun ke luar.

d. Mendapat hak dan membela diri dalam sidang PNB HKI menurut lingkungan pelayanannya atau dalam lingkungan pelayanan yang lebih tingi.

e. Berhak memperoleh pelayanan dan pembinaan dalam suasana suka maupun duka.

2. Anggota Luar biasa : berhak memberi saran dan nasehat kepada Lemabaga PNB HKI untuk memajukan PNB HKI.

Pasal 9

Kewajiban dan anggota.

Anggota Biasa berkewajiban antara lain: 1. Bersaksi, bersekutu dan melayani. 2. Mempedomani dan menjalankan P3RT PNB HKI serta

keputusan-keputusan PNB HKI. 3. Membayar iuran PNB HKI yang telah ditetapkan. 4. Menghadiri rapat Lembaga PNB HKI. 5. Berperan aktip dalam kegiatan PNB HKI secara umum. 6. Menjaga nama baik PNB HKI

5

7. Semua anggota PNB HKI wajib mengikuti dan berperan serta, dalam semua kebaktian di lingkungan HKI.

Pasal 10

Berakhirnya keanggotaan

Keanggotaan berakhir bila : 1. Mengundurkan diri secara resmi 2. Telah berumah tangga 3. Dikeluarkan dari keanggotaan HKI atas peraturan

penggembalaan HKI. 4. Telah mendapat atestasi untuk pindah ke Geraja lain. 5. Karena meninggal dunia.

BAB VI

KEPENGURUSAN Pasal 11

Struktur Lembaga PNB HKI

Lembaga PNB HKI disusun sebagaiberikut : 1. Dalam lingkungan pelayanan Pusat HKI, Lembaga PNB

HKI dilaksanakan dan dipimpin oleh pengurus Pusat PNB HKI (PiP PNB HKI).

2. Dalam lingkungan pelayanan Daerah HKI, Lembaga PNB HKI dilaksanakan dan dipimpin oleh Pengurus Daerah PNB HKI (PiD PNB HKI) *

3. Dalam lingkungan pelayanan Resort HKI, Lembaga PNB HKI dilaksanakan dan dipimpin oleh pengurus Resort PNB HKI (PiR PNB HKI) *

4. Dalam lingkungan Pelayanan Jemaat HKI, Lembaga PNB HKI dilaksanakan dan dipimpin oleh pengurus Jemaat PNB HKI (PiJ PNB HKI) *

Pasal 12

Komposisi dan susunan pengurus

6

1. Pada lingkungan pelayanan Pusat HKI, jumlah pengurus 15 orang dengan komposisi :

Ketua umum. Ketua Bidang Pembinaan dan Pendidikan.

Ketua bidang konsolidasi dan Pengembangan Organisasi. Ketua Bidang Partisipasi dan Aksi Pelayanan. Ketua Bidang Keuangan. Sekretaris umum. Sekretaris bidang pembinaan dan Pendidikan. Sekretaris bidang konsolidasi dan pengembangan organisasi. Sekretaris bidang partisipasi dan aksi pelayanan. Sekretaris bidang keuangan. Bendahara umum. Anggota. Anggota. Anggota. Anggota.

2. Pada lingkungan Pelayanan Daerah HKI, jumlah pengurus

13 orang dengan komposisi: Ketua. Ketua bidang pembinaan dan pendidikan. Ketua bidang konsolidasi dan pengembangan organisasi. Ketua bidang partisipasi dan aksi pelayanan. Ketua bidang keuangan. Sekretaris. Sekretaris bidang pembinaan dan pendidikan. Sekretaris bidang konsolidasi dan pengembangan organisasi. Sekretaris bidang partisipasi dan aksi pelayanan. Sekretaris bidang keuangan. Bendahara. Anggota.

7

Anggota.

3. Pada lingkungan pelayanan Resort HKI, jumlah pengurus 11 orang dengan komposisi: Ketua. Ketua bidang pembinaan dan pendidikan. Ketua bidang konsolidasi dan pengembangan organisasi. Ketua bidang partisipasi dan aksi pelayanan. Ketua bidang keuangan Sekretaris Sekretaris bidang pembinaan dan pendidikan Sekretaris bidang konsolidasi dan pengembangan organisasi. Sekretaris bidang partisipasi dan aksi pelayanan. Sekretaris bidang keuangan. Bendahara.

4. Pada lingkungan pelayanan Jemaat HKI, jumlah pengurus 7 orang dengan komposisi: Ketua. Sekretaris. Bendahara. Bidang pembinaan dan pendidikan. Bidang konsolidasi dan organisasi. Bidang partisipasi dan aksi pelayanaan. Bidang keuangan.

5. Apabila dilingkungan pelayanan HKI, jumlahnya tidak memenuhi ketentuan yang ada, maka minimal ada ketua, Sekretaris dan Bendahara.

6. Pada setiap lingkungan pelayanan, dapat membentuk/mengangkat berupa team, biro-biro, seksi-seksi yang dipergunakan untuk kelancaran program.

Pasal 13

8

Tugas, Hak dan wewenang Pengurus

1. Tugas Pengurus. a. Bertanggungjawab terhadap pelaksanaan program

yang telah ditetapkan. b. Pengurus Pusat PNB HKI bertanggungjawab

kepada Kongres PNB HKI, Sidang Pengurus Lengkap (SPL) dan pimpinan Pusat HKI melalui Kepala Departemen yang membawahinya.

c. Pengurus Daerah PNB HKI bertanggungjawab kepada Konfrensi Daearah, Sidang Pengurus Lengkap Dearah (SPLD), Pengurus Pusat PNB HKI, dan Majelis Daerah setempat.

d. Pengurus Resort PNB HKI bertanggungjawab kepada Rapat anggota Resort PNB HKI, Pengurus Daerah PNB HKI, dan Majelis Resort.

e. Pengurus Jemaat PNB HKI bertanggungjawab kepada Rapat Anggota Jemaat PNB HKI, Pengurus Resort PNB HKI dan Majelis Jemaat.

2. Hak Pengurus.

a. Mempunyai hak bicara dan hak suara. b. Mempunyai hak menarik diri dari kepengurusan. c. Mendapat perlindungan dari Lembaga PNB HKI

dalam rangka menjalankan tugas Lembaga PNB HKI baik ke dalam maupun ke luar.

d. Mendapat hak bela diri dalam sidang PNB HKI menurut lingkungan pelayanannya atau dalam lingkungan pelayanan yang lebih tinggi.

3. Wewenang Pengurus.

a. Mempunyai wewenang membicarakan, menanyakan, dan mengganti pengurus yang tidak aktif.

9

b. Menambah kegiatan menurut kebutuhan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada sidang-sidang yang berwenang untuk itu.

c. Membina dan mengawasi pelaksanaan P3RT PNB HKI, keputusan Sinode HKI dan keputusan Kongres PNB HKI, SPL, SPLD, dilingkungan setingkat dibawahnya.

Pasal 15

Pelantikan pengurus.

1. Pengurus Pusat PNB HKI dilantik oleh Departemen yang membawahinya atas persetujuan Pimpinan Pusat dalam Kongres PNB HKI.

2. Pengu