PERAN STAKEHOLDER PENGINDERAAN JAUH DALAM PERAN STAKEHOLDER PENGINDERAAN JAUH DALAM PELAKSANAAN...

download PERAN STAKEHOLDER PENGINDERAAN JAUH DALAM PERAN STAKEHOLDER PENGINDERAAN JAUH DALAM PELAKSANAAN TUJUAN

of 30

  • date post

    08-Feb-2020
  • Category

    Documents

  • view

    9
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PERAN STAKEHOLDER PENGINDERAAN JAUH DALAM PERAN STAKEHOLDER PENGINDERAAN JAUH DALAM PELAKSANAAN...

  • PERAN STAKEHOLDER PENGINDERAAN JAUH DALAM PELAKSANAAN TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (SDGs):

    KNOWLEDGE SHARING SDGs CENTER UNPAD

    Disampaikan Pada Talk Show Sinas Inderaja 2019 “Peningkatan Pemanfaatan Iptek Penginderaan Jauh Untuk Mendukung Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Rabu, 17 Juli 2019, The Margonda Hotel, Depok

    Zuzy Anna Executive Director SDGs Center UNIVERSITAS PADJADJARAN

    www.sdgcenter.unpad.ac.id

    Universitas Padjadjaran

    Center for Sustainable Development Goals Studies

  • Sejarah SDGs : From Millenium Development Goals (MDGs)

    Target MDGSs

    Pencapaian

    0

    5

    10

    15

    20

    25

    30

    35

    40

    45

    Persentasi penduduk yg hidup dalam kemiskinan ekstrim

    • 20 tahun terakhir pembangunan global telah berhasil mengentaskan kemiskinan lebih dari 600 juta orang

    di dunia (World Bank, 2012).

    • MDGs report: Jumlah orang yang hidup di bawah $ 1.25 USD per hari menurun drastis dari 1.9 juta di tahun 1990

    menjadi 836 juta di tahun 2015.

    Center for Sustainable Development Goals Studies

    Universitas Padjadjaran

  • Kunci keberhasilan MDGs

    • Agenda global • Mengunci semua negara (yg berdaulat) untuk menyepakati agenda global

    berorientasi jangka panjang yang disepakati bersama

    • Mementingkan skala prioritas (a sense of urgency) • Delapan tujuan (goals)

    • Terukur • Indikator/statistik yang jelas dan standar

    Center for Sustainable Development Goals Studies

    Universitas Padjadjaran

  • Post 2015 Agenda - Dari MDGs ke SDGs

    Center for Sustainable Development Goals Studies

    Universitas Padjadjaran

    SDGs: 17 Goals – 169 Targets – 241 Indicators

  • Transformasi MDGs ke SDGs

    Center for Sustainable Development Goals Studies

    Universitas Padjadjaran

  • Pembangunan Berkelanjutan versi-1 “Anak cucu kita (minimal) harus lebih sejahtera dari kita”

    Center for Sustainable Development Goals Studies

    Universitas Padjadjaran

  • Pembangunan Berkelanjutan versi-2

    “Anak cucu kita (minimal) jangan lebih sengsara dari kita”

    Center for Sustainable Development Goals Studies

    Universitas Padjadjaran

  • Apa yang membedakan MDGs dan SDGs?

    • KEADILAN • Keadilan intra-generasi -> KETIMPANGAN • Keadilan antar-generasi -> LINGKUNGAN

    • Pembangunan Berkelanjutan: • “sustainable development is defined as "development

    that meets the needs of the present without compromising the ability of future generations to meet their own needs” (Brundlant Report, 1987)

    • SDGs menekankan People, Prosperity, and Planet, Partnership, Peace

    Center for Sustainable Development Goals Studies

    Universitas Padjadjaran

  • Aspek “keadilan” dalam SDGs adalah titik lemah dalam pengukuran (Statistik)

    • Keadilan intra-generasi • Ketimpangan ekonomi antar kelompok pendapatan

    (ketimpangan vertical)

    • Ketimpangan berbagai aspek pembangunan antar kelompok social (gender, quartile pendapatan, wilayah, etnis dll)

    • The bottom 40%

    • Keadilan antar generasi • Material footprint, tingkat polusi perkotaan, tutupan

    lahan, sustainable fish stocks, conservation area, dll.

    Center for Sustainable Development Goals Studies

    Universitas Padjadjaran

  • MDGs ke SDGs adalah transformasi ambisius

    • Studi ODI (2016): Tanpa upaya tambahan (Baseline) tak satupun dari target (secara global) dapat tercapai; terdapat variasi antar wilayah/negara; Sub-saharan African paling tertinggal; South Asia, East Asia & Pacific, Latin America relatif lebih maju walau mempunyai tantangan sendiri-sendiri; Sasaran terkait lingkungan (misal perubahan iklim) berasal dari negara emerging atau maju (BRICS dan OECD)

    • Studi SDSN (2017): Dari 149 negara yang dikaji, semua menghadap tantangan berat untuk mencapai tujuan SDGs; Tantangan negara- negara miskin: kemiskinan ekstrim, akses infrastruktur, kerusakan lingkungan, inklusi sosial; Tantangan negara-negara kaya: perubahan iklim, ketimpangan, biodiversity.

    • Studi SDGs Center UNPAD:

    Center for Sustainable Development Goals Studies

    Universitas Padjadjaran

  • Latar belakang

    • SDGs adalah target yang cukup ambisius (misalkan dibandingkan MDGs). Sementara sumber daya (misalkan finansial) terbatas.

    • Untuk mengoptimalisasikan sumber daya tersebut kita perlu memahami sasaran apa yang perlu diprioritaskan dan apa landasannya. • Misal: Sasaran yang bisa dicapai oleh BAU

    mungkin tidak memerlukan upaya ekstra, tapi sasaran yang proyeksinya masih jauh dari BAU perlu upaya ekstra.

    Tujuan

    • Mengkaji sejauh mana sasaran-sasaran SDGs dapat dicapai oleh daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi-Provinsi di Indonesia

    • Memetakan di bidang-bidang SDGs apa dan Provinsi/Kabupaten/Kota mana yang memerlukan perhatian lebih besar.

    SEKARANG 2030

    KONDISI SAAT INI

    SASARAN SDGS

    PROYEKSI BERDASARKAN TREN HISTORIS

    SEKARANG 2030

    KONDISI SAAT INI

    SASARAN SDGS

    Universitas Padjadjaran

    Center for Sustainable Development Goals StudiesStudi Baseline SDGs

  • A Mencapai atau hampir mencapai target SDGs Asumsi business-as-usual, hasil proyeksi menunjukkan bahwa pada tahun 2030 indikator mencapai atau hampir mencapai (97.5%) target SDGs.

    B Mendekati target SDGs Asumsi business-as-usual, hasil proyeksi menunjukkan bahwa pada tahun 2030 indikator mendekati target SDGs dan mencapai setidaknya 90% jalan menuju target SDGs.

    C Lebih dari seperempat jalan menuju target SDGs Asumsi business-as-usual, hasil proyeksi menunjukkan bahwa pada tahun 2030 indikator mengarah kepada target SDGs dan mencapai lebih dari 25% jalan menuju target SDGs.

    D Kurang dari seperempat jalam menuju target SDGs Asumsi business-as-usual, hasil proyeksi menunjukkan bahwa pada tahun 2030 indikator tersebut masih antara 25%-50% dari mencapai target SDGs.

    E Masih cukup jauh mencapai target SDGs Asumsi business-as-usual, hasil proyeksi menunjukkan bahwa pada tahun 2030, masih setengah jalan (50%) atau lebih target SDGs dapat tercapai.

    SISTEM PENILAIAN SCORECARD

    12

    Center for Sustainable Development Goals Studies

    Universitas Padjadjaran

  • M IS

    K IN

    1 .9

    M IS

    K IN

    N A

    S

    B A

    Y IP

    E N

    D E K

    B A

    Y IK

    U R

    U S

    T O

    N P E R

    H A

    B A

    L IT

    A M

    A T

    I

    M O

    R T

    A L N

    E O

    H A

    R A

    P H

    ID U

    P

    M O

    R T

    A L IN

    T A

    S

    M E R

    O K

    O K

    L A

    M A

    S E K

    O L A

    H

    U N

    IV E R

    S IT

    A S

    L IT

    E R

    A S I

    R E M

    A JA

    H A

    M IL

    W A

    N IT

    A K

    E R

    JA

    D P R

    W A

    N IT

    A

    A IR

    M IN

    U M

    S A

    N IT

    A S I

    E L E T

    R IF

    IK A

    S I

    P E R

    T U

    M B U

    H A

    N

    P E N

    G A

    N G

    G U

    R A

    N

    N E E T

    P E K

    E R

    JA A

    N A

    K

    JA L A

    N

    IN T

    E R

    N E T

    G IN

    I

    P A

    L M

    A

    B O

    T T

    O M

    4 0

    P E R

    U M

    A H

    A N

    L E D

    E N

    G

    P M

    1 0

    S A

    M P A

    H

    C O

    2

    A R

    E A

    L A

    U T

    K O

    N S E R

    V A

    S I

    H U

    T A

    N

    L A

    H A

    N K

    R IT

    IS

    P ID

    A N

    A

    P E M

    B U

    N U

    H A

    N

    T A

    H A

    N A

    N

    A K

    T E

    GOAL 1 1 2 2 2 3 3 3 3 3 4 4 4 5 5 5 6 6 7 8 8 8 8 9 9 10 10 10 11 11 11 12 13 14 15 15 15 16 16 16 16

    ACEH

    SUMATERA UTARA

    SUMATERA BARAT

    RIAU

    JAMBI

    SUMATERA SELATAN

    BENGKULU

    LAMPUNG

    KEP. BANGKA BELITUNG

    KEP. RIAU

    DKI JAKARTA

    JAWA BARAT

    JAWA TENGAH

    DI YOGYAKARTA

    JAWA TIMUR

    BANTEN

    BALI

    NUSA TENGGARA BARAT

    NUSA TENGGARA TIMUR

    KALIMANTAN BARAT

    KALIMANTAN TENGAH

    KALIMANTAN SELATAN

    KALIMANTAN TIMUR

    KALIMANTAN UTARA

    SULAWESI UTARA

    SULAWESI TENGAH

    SULAWESI SELATAN

    SULAWESI TENGGARA

    GORONTALO

    SULAWESI BARAT

    MALUKU

    MALUKU UTARA

    PAPUA BARAT

    PAPUA

    INDONESIA

    B B C B D E E B E D B B A C D E D C A D E E B B D C C C E E A E A D B B E E E E A

    B A C B A E E B E D B B A C D E C A A A E D B C D C C C D E E E E E B B A E E E C

    B A C A A A A B E D C B A A D D C D A A E C B B D C C C D E E E E A B B E E E E A

    B A C A D A A B E D C A A A D E B C A A E C B B A C D D D E E E E A B D A E A E A

    B A C B B A E B E D C A A E D E D A A A E D B A C C C D D E A E E B D E E E E A

    B B B B