PERAN FINANCIAL INCLUSION DALAM PENANGGULANGAN Financial Inclusion... · peran financial...

download PERAN FINANCIAL INCLUSION DALAM PENANGGULANGAN Financial Inclusion... · peran financial inclusion…

of 17

  • date post

    17-Aug-2019
  • Category

    Documents

  • view

    212
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PERAN FINANCIAL INCLUSION DALAM PENANGGULANGAN Financial Inclusion... · peran financial...

  • PERAN FINANCIAL INCLUSION DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN:

    Mendorong KUR untuk Lebih Pro-Poor

    oleh: Bambang Widianto

    Deputi Seswapres Bidang Kesra dan Penanggulangan Kemiskinan/ Sekretaris Eksekutif TNP2K

    The International Financial Inclusion Forum (IFIF) 2013 PT Bank Mandiri, Tbk.

    Jakarta, 26 Februari 2013

  • 1The International Financial Inclusion Forum (IFIF) 2013 PT Bank Mandiri, Tbk. Jakarta, 26 Februari 2013

    PERAN FINANCIAL INCLUSION DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN: Mendorong KUR untuk Lebih Pro-Poor

    TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINANTIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN

    OUTLINE:

    1. TANTANGAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI  INDONESIA & CAPAIAN PROGRAM KUR

    2. KUR DARI PRESPEKTIF USAHA MIKRO DAN KECIL

    3. KUR DARI PRESPEKTIF RUMAH TANGGA

    4. ARAH PERBAIKAN DAN PERLUASAN KUR

    5. KESIMPULAN

    1

    TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINANTIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN 2

    TANTANGANPENANGGULANGANKEMISKINANDI  INDONESIA & CAPAIANPROGRAM KUR1

  • The International Financial Inclusion Forum (IFIF) 2013 PT Bank Mandiri, Tbk. Jakarta, 26 Februari 2013

    2

    PERAN FINANCIAL INCLUSION DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN: Mendorong KUR untuk Lebih Pro-Poor

    TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINANTIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN

    TARGET DAN CAPAIAN PERSENTASE PENDUDUK MISKIN 

    Sumber: BPS – Susenas

    • Tahun 2006‐2012, jumlah maupun persentase penduduk miskin nasional terus menurun.  • Percepatan penanggulangan kemiskinan diperlukan untuk mencapai target 8‐10 % tahun 2014

    3

    TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINANTIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN

    11,96% Di  bawah Garis  Kemiskinan (GK)

    23,78% Di  bawah 1,2 x GK

    33,94% Di  bawah 1,4 x GK

    60%

    40%

    20%

    0%

    Konsumsi bulanan per kapita (Rp.)

    %  P op

    ul as i

    Sumber: Susenas (2010)

    DISTRIBUSI CONDONG/MIRING berarti banyak mereka yang berada di sebelah kiri distribusi,  berada di sekitar garis kemisikinan

    Peningkatan garis kemiskinan Sebesar 20%, populasi mereka Yang berada di bawah garis kemiskinan meningkat 2 x 

    DISTRIBUSI KONSUMSI PENDUDUK INDONESIA 2011

    44

  • 3The International Financial Inclusion Forum (IFIF) 2013 PT Bank Mandiri, Tbk. Jakarta, 26 Februari 2013

    PERAN FINANCIAL INCLUSION DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN: Mendorong KUR untuk Lebih Pro-Poor

    TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINANTIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN 55

    • 53% penduduk Miskin tahun 2008 keluar dari kemiskinan (menjadi Hampir Miskin dan Tidak Miskin)  pada tahun 2009. 

    • Sebaliknya 22,32% penduduk Hampir Miskin tahun 2008 menjadi Miskin pada tahun 2009. Pada saat yang  sama 5.37% penduduk Tidak Miskin Miskin.

    KEMISKINAN DAN KERENTANAN

    Sumber: BPS - Susenas

    TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINANTIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN

    Selama 2009‐2012: Realisasi, Total Debitur, maupun Rata‐Rata Kredit per Debitur KUR mengalami peningkatan. Pada tahun 2012, proporsi KUR Mikro adalah 48,9%.

    REALISASI KUR

    6

    Realisasi Per Desember 2012 (Miliar Rupiah)

    Sumber: Komite Kebijakan KUR, Menko Perekonomian

    982

    11,475 

    4,733 

    17,229 

    29,003 

    34,230 

    2007 2008 2009 2010 2011 2012

  • The International Financial Inclusion Forum (IFIF) 2013 PT Bank Mandiri, Tbk. Jakarta, 26 Februari 2013

    4

    PERAN FINANCIAL INCLUSION DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN: Mendorong KUR untuk Lebih Pro-Poor

    TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINANTIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN

    Kategori JumlahPerusahaan Pesentase (%)  Perusahaan

    Jumlah Pekerja

    Pesentase (%)  Perkerja

    Mikro dan Kecil 22,515,794 99.03 41,656,198 83.87

    Menengah dan besar 208,887 0.92 7,811,843 15.73

    Tidak terkelasifikasikan 12,107 0.05 202,126 0.41

    TOTAL 22,736,788 100.00 49,670,167 100.00

    PERAN INDUSTRI MIKRO DAN KECIL

    Sumber: Sensus Ekonomi 2006 (BPS)

    Perusahaan Mikro dan Kecil Mempekerjakan 41 Juta Pekerja

    7

    TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINANTIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN

    EMPAT KELOMPOK PENDUDUK dengan kebutuhan yang berbeda

    4.87

    0.0

    2.0

    4.0

    6.0

    8.0

    10.0

    1 15 29 43 57 71 85 99

    An nu

    al  gr ow

    th  ra

    te  %

    Percentiles

    Miskin Rentan Menengah Atas

    29 juta 70 juta 100 juta 50 juta

    Penanggulangan Kemiskinan

    & Perlindungan Sosial Perlindungan Sosial, Iklim Usaha & Akses Pasar

    Iklim Usaha

    12% 40% 80%

    Pemberdayaan MasyarakatPemberdayaan Masyarakat

    +Rp 250.000/kap/bl +Rp 370.000/kap/bl +Rp750.000/kap/bl

    Laju Pertumbuhan Pengeluaran Per Kapita, 2008‐2012  2008‐2012 growth Growth in mean

    Sumber: BPS & TNP2K

    8

  • 5The International Financial Inclusion Forum (IFIF) 2013 PT Bank Mandiri, Tbk. Jakarta, 26 Februari 2013

    PERAN FINANCIAL INCLUSION DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN: Mendorong KUR untuk Lebih Pro-Poor

    TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINANTIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN 9

    KUR DARI PRESPEKTIF USAHA MIKRO  DAN KECIL2

    TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINANTIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN

    AKSES KUR UNTUK UMKM

    10

    Menengah 47%

    Kecil  31%

    Mikro 22%

    Pangsa KUR berdasarkan Ukuran Usaha • Kredit UMKM sebesar 19,6% dari kotal credit

    • KUR diterima oleh Industri Mikro sebesar 22%, sedangkan industri kecil sebesar 31%. 

    • NPL dari KUR adalah 4,11%, lebih rendah dari standar perbankan 5%

    Sumber: Bank Indonesia, Agustus 2012

  • The International Financial Inclusion Forum (IFIF) 2013 PT Bank Mandiri, Tbk. Jakarta, 26 Februari 2013

    6

    PERAN FINANCIAL INCLUSION DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN: Mendorong KUR untuk Lebih Pro-Poor

    TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINANTIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN

    Bank 17%

    Koperasi 6%

    Lembaga  Keuangan  Bukan Bank

    5%

    Modal  Ventura

    0%

    Pinjaman  Perseorangan

    38%

    Pinjaman  Keluarga 10%

    Lainnya 24%

    MIKRO Bank 43%

    Koperasi 3%

    Lembaga  Keuangan  Bukan Bank

    3%

    Modal  Ventura

    1%

    Pinjaman  Perseorangan

    29%

    Pinjaman  Keluarga

    7%

    Lainnya 14%

    Kecil

    SUMBER PERMODALAN USAHA MIKRO & KECIL

    80.9

    59.63

    13.86

    20.25

    5.24

    20.12

    0% 20% 40% 60% 80% 100%

    Mikro

    Kecil

    Modal Sendiri Informal Formal

    Sumber: BPS, Survei Industri Mikro dan Kecil (VIMK), 2010

    11

    TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINANTIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN

    ALASAN TIDAK/BELUM PERNAHMEMINJAM DARI BANK

    Tidak  Tahu 

    Prosedur,  15.19

    Prosedur  Sulit, 7.94

    Tidak  Ada 

    Agunan,  14.25

    Suku  Bunga  Tinggi,  9.13

    Usulan  Ditolak,  0.74

    Tidak  Berminat,  52.75

    MIKRO Tidak  Tahu 

    Prosedur,  7.82 Prosedur 

    Sulit,  15.41

    Tidak  Ada 

    Agunan , 12.19

    Suku  Bunga  Tinggi,  15.88

    Usulan  Ditolak,  3.53

    Tidak  Berminat,  45.17

    KECIL

    Sumber: BPS, Survei Industri Mikro dan Kecil (VIMK), 2010

    12

  • 7The International Financial Inclusion Forum (IFIF) 2013 PT Bank Mandiri, Tbk. Jakarta, 26 Februari 2013

    PERAN FINANCIAL INCLUSION DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN: Mendorong KUR untuk Lebih Pro-Poor

    TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINANTIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN

    ORIENTASI KE DEPAN PELAKU USAHA MIKRO & KECIL

    Hampir 60% industri mikro tidak memiliki rencana pengembangan setahun kedepan, sementara, industri kecil sekitar 40%.

    59.3

    39.69

    16.57

    27.25

    1.78

    4.34

    20.32

    26.75

    2.02

    1.96

    0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% 100%

    Mikro

    Kecil

    Tidak Ada Penambahan Sarana Buka Cabang Baru Memperbaiki Kualitas Lainnya

    Sumber: BPS, Survei Industri Mikro dan Kecil (VIMK), 2010

    13

    TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINANTIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN 14

    KUR DARI PRESPEKTIF RUMAH TANGGA 3

  • The International Financial Inclusion Forum (IFIF) 2013 PT Bank Mandiri, Tbk. Jakarta, 26 Februari 2013

    8

    PERAN FINANCIAL INCLUSION DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN: Mendorong KUR untuk Lebih Pro-Poor

    TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINANTIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN

    POTENSI SISI PERMINTAAN KUR?

    Perorangan Rumah Tangga

    0 10 20 30 40 50 60

    Receiving Transfer

    Employee