Penuntun Praktikum Kimia Dasar

download Penuntun Praktikum Kimia Dasar

of 31

  • date post

    20-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    96
  • download

    7

Embed Size (px)

description

Pengenalan Alat dan Bahan Praktikum, Pengukuran, Reaksi-reaksi Stoikiometri, Titrasi asam basa

Transcript of Penuntun Praktikum Kimia Dasar

LABORATORIUM KIMIA DASARPENUNTUN PRAKTIKUM KIMIA DASAR

Disusun oleh:I Made Wisnu Adhi Putra, S.Si., M.Sc

PROGRAM STUDI S1 BIOLOGIFAKULTAS ILMU KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGIUNIVERSITAS DHYANA PURA-BALI2012TATA TERTIB LABORATORIUM KIMIA DASAR

1. Praktikum Kimia Dasar dilaksanakan di laboratorium Kimia Dasar, Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi, Universitas Dhyana Pura, Bali.2. Waktu praktikum dilaksanakan sesuai dengan jadwal praktikum yang telah ditentukan.3. Praktikan harus berada di tempat praktikum selambat-lambatnya 5 menit sebelum praktikum dimulai.4. Praktikan yang datang terlambat lebih dari 15 menit dari waktu yang telah ditentukan, tidak diperkenankan melakukan percobaan.5. Semua praktikan diwajibakan memakai jas laboratorium, masker, dan sarung tangan untuk menjaga kerusakan akibat zat-zat kimia.6. Semua kelompok wajib membawa perlengkapan kebersihan seperti tissue dan lap.7. Sebelum dan sesudah praktikum, semua praktikan harus mengecek dan mengembalikan alat-alat inventarisnya.8. Alat-alat yang hilang atau pecah harus diganti dengan alat-alat yang sama atau diganti dengan uang yang besarnya ditentukan oleh laboratorium.9. Botol-botol pereaksi harus ditempatkan pada tempat yang telah ditentukan dan pengambilan pereaksi harus dilakukan dengan pipet yang khusus untuk tiap pereaksi.10. Botol-botol pereaksi yang kosong harus cepat diberitahukan kepada asisten atau laboran untuk diisi kembali.11. Tidak diperkenankan membuang sampah atau kertas saring pada bak pencuci, buanglah sampah tersebut pada tempat yang telah disediakan.12. Jika ada zat-zat kimia yang tumpah, harus cepat dibersihkan dengan air, karena zat-zat tersebut dapat merusak meja praktikum jika tidak segera dibersihkan. Jika terjadi kecelakaan cepat diberitahukan kepada asisten yang bertugas.13. Sebelum praktikum, praktikan wajib mengumpulkan skema kerja dari praktikum yang akan dilakukan pada saat itu dan ditandatangani oleh asisten/dosen pengampu.14. Selama praktikum, semua praktikan tidak diperbolehkan merokok dalam ruangan laboratorium dan tidak diperkenankan memakai sandal.15. Berbicaralah seperlunya selama praktikum dan tidak diperkenankan mengganggu ketenangan pekerjaan orang lain.16. Setiap praktikan harus menjaga kebersihan laboratorium dan mengembalikan alat dan bahan yang telah digunakan ke tempat semula dalam kondisi yang seharusnya.17. Praktikan yang tidak mengikuti praktikum selama 3 (tiga) kali tanpa alasan yang dibenarkan tidak boleh mengikuti praktikum selanjutnya dan dianggap mengundurkan diri dari praktikum.18. Praktikan wajib menyerahkan laporan resmi praktikum sebelumnya apabila akan mengikuti praktikum berikutnya. Pelanggaran terhadap ketentuan ini mengakibatkan praktikan tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan praktikum pada jadual tersebut.19. Hal-hal yang belum ditentukan dalam tata tertib ini akan diputuskan kemudian.

PERINGATAN KESELAMATAN DI LABORATORIUM

Sebagian besar zat di labolatorium kimia mudah terbakar dan beracun. Ikuti petunjuk berikut untuk menjaga keselamatan:a. Perlakukan semua zat sebagai racun. Jika zat kimia mengenai kulit, cuci segera dengan air yang banyak. Gunakan sabun dan air menghilangkan zat padat berbau atau cairan kental. Jangan pernah mencicipi zat kimia kecuali ada petunjuk khusus. Jika harus membaui zat kimia lakukan dengan mengibas gas dan menempatkan wadahnya 15 sampai 25 cm dari hidung dan hisap sesedikit mungkin. Jika ada zat yang tertumpah, segera bersihkan, hal ini termasuk untuk tumpahan terhadap permukaan meja, lantai, alat pemanas, timbangan, dll.b. Zat yang bertitik didih rendah yang mudah terbakar harus didestilasi atau dievaporasi dengan menggunakan heating mantle atau dalam penangas oil, jangan dipanaskan. Jangan dipanaskan dengan pembakar bunsen. Senyawa seperti: metanol, etanol, benzen, petroleum eter, aseton, dll.c. Pelarut yang mudah terbakar disimpan dalam botol bermulut kecil dan disimpan agak jauh dengan tempat anda bekerja d Jangan mengembalikan zat yang sudah dikeluarkan ke dalam botol asalnya. Hitung dengan seksama keperluan anda terhadap suatu zat dan ambil sesuai dengan keperluan. Bawa tempat zat yang akan ditimbang ke dekat neraca, dan tutup kembali segera setelah penimbangan.d. Gunakan zat sesuai dengan keperluan praktikum, hal ini untuk mengurangi limbah dan mencegah kecelakaane. Ketika melarutkan asam kuat dengan air, selalu tambahkan asam ke dalam air sambil terus diaduk.f. Jangan membuang pelarut organik ke dalam tempat sampah, karena dapat menyebabkan kebakaran.g. Jangan membuang campuran air-pelarut tak larut air (eter, petroleum eter, benzen, dll) dan campuran yang mengandung senyawa yang tak larut air ke dalam bak cuci. Gunakan kaleng atau tempat khusus untuk menampung limbah ini. Jika masuk ke dalam bak cuci maka harus diguyur dengan air yang banyak.

PENGGUNAAN BAHAN-BAHAN KIMIA DAN KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM KIMIA

Setiap bahan kimia dapat menyebabkan pengaruh yang berbeda-beda, sehingga pada saat kita praktikum dan menggunakan bahan kimia perlu memperhatikan keselamatan kerja. Penggunaan bahan-bahan kimia harus memperhatikan sifat, wujud, dan tingkat kemurniannya. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan bahan-bahan kimia berkaitan dengan keselamatan kerja di laboratorium kimia adalah:1. Selalu memakai baju / jas praktikum.2. Menggunakan pelindung yang lain seperti sarung tangan dan masker.3. Perhatikan etiket pada label bahan kimia terutama petunjuk penggunaan dan sifat bahan kimia yang digunakan.4. Selama sedang menggunakan bahan kimia (mengambil, menimbang, memipet, dll) tidak boleh bercanda dengan teman.5. Apabila terjadi kecelakaan kerja pada saat penggunaan bahan kimia seperti tertelan, maka dapat diambil tindakan sebagai berikut: Keluarkan bahan kimia yang tertelan dengan cara dimuntahkan. Berkumur dengan air yang bersih sampai tidak terasa bahan kimia yang tertelan tersebut. Minum penawar seperti air kelapa atau antidote (campuran roti gosong, susu dan teh). Segera bawa ke rumah sakit terdekat.6. Apabila menggunakan bahan kimia cair dengan konsentrasi tinggi (pekat) dan mengenai permukaan kulit, maka dapat diambil tindakan sebagai berikut: Cucilah bagian permukaan kulit yang terkena bahan kimia dengan air mengalir. Bila timbul luka bakar seperti melepuh, gunakan obat luka bakar. Segera bawa ke rumah sakit terdekat.7. Apabila menghirup bahan kimia gas, maka dapat diambil tindakan sebagai berikut: Segera keluar ruangan dan cari udara segar. Bila pingsan, segera longgarkan pakaian penderita dan berikan bau-bauan yang merangsang, bila perlu beri pernapasan buatan.Segera bawa ke rumah sakit terdekat.

SISTEMATIKA LAPORAN PRAKTIKUM

I. SampulJudul dan Identitas (format sudah tersedia)

II. Isi Laporan

1. TujuanTuliskan tujuan praktikum sesuai dengan percobaan yang dilakukan2. Dasar TeoriDasar Teori menguraikan teori, temuan, dan bahan referensi lain yang diperoleh dari acuan, yang dijadikan landasan untuk melakukan suatu praktikum. Dasar Teori dibawa untuk menyusun kerangka atau konsep yang akan digunakan dalam praktikum yang mengacu pada Daftar Pustaka. Sumber pustaka yang digunakan diiusahakan pustaka terbaru, relevan dan asli dari buku, artikel, atau jurnal ilmiah.3. Alat dan BahanTuliskan semua alat dan bahan yang digunakan,(untuk alat, jika ada tuliskan spesifikasi merek dan ukurannya; untuk bahan, tuliskan semua bahan yang digunakan beserta spesifikasinya, jika larutan sebutkan konsentrasinya.4. Prosedur Kerja/Cara KerjaBuat dalam bentuk diagram alir (flowchart) sedemikian hingga prosedur kerja tidak berupa kalimat. Jika menggunakan kata kerja, gunakan bentuk kata kerja pasif. Flowchart dibuat dengan bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan langkah atau prosedur dalam percobaan yang dibuat secara sederhana, terurai, rapi dan jelas dengan menggunakan simbol-simbol standar.5. Data PengamatanTuliskan semua data setiap langkah yang dilakukan sesuai dengan hasil percobaan. Data pengamatan dapat dibuat dalam bentuk tabel atau kalimat yang sederhana. Data pengamatan dituliskan sesuai dengan urutan prosedur kerja yang telah dilakukan yang merupakan jawaban sementara dari tujuan percobaan. Penulisan data pengamatan yang baik akan memudahkan dalam penyusunan analisis data, pembahasan dan kesimpulan.6. Hasil dan PembahasanMenguraikan semua langkah yang telah dilakukan (bukan berisi cara kerja), hasil dan data yang telah dicapai, dan kesimpulan dari percobaan yang telah dilakukan. Pembahasan ditulis sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah. Kalimat ditulis mengikuti kaidah penulisan kalimat yang baik, yang terdiri dari subyek, predikat, obyek, dan keterangan. Pembahasan minimal menguraikan jawaban pada pertanyaan pada buku panduan. Gunakan berbagai sumber referensi sebagai pembanding.7. KesimpulanKesimpulan berisi jawaban sesuai dengan tujuan percobaan yang ditulis dalam kalimat yang sederhana.8. Daftar PustakaTuliskan semua referensi yang digunakan sesuai dengan ketentuan penulisan pustaka

PERCOBAAN 1PENGENALAN ALAT DAN BAHAN PRAKTIKUM

I. Tujuan:1. Mahasiswa mengenal dan dapat menggunakan alat-alat laboratorium kimia.2. Mahasiswa mengetahui bahan-bahan kimia di laboratorium kimia.II. Cara kerja:1. Mahasiswa dikenalkan macam-macam alat yang terdapat di laboratorium kimia dasar2. Mahasiswa dijelaskan tentang penggunaan masing-masing alat laboratorium.3. Alat-alat laboratorium kimia yang dikenalkan dan dijelaskan adalah:

Alat pengukur massaAlat pengukur massa yang digunakan meliputi neraca digital yang berfungsi untuk menimbang sampel secara kualitatif (ketelitian sampai 0,1 g) dan neraca analitik untuk menimbang secara kuantitatif (ketelitian sampai 0,0001 g). Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan timbangan adalah: Duduk tepat menghadap timbangan untuk menghindarkan kesalahan pembacaan. Periksa terlebih dahulu timbangan apakah bekerja dengan baik atau tidak. Cek kedudukan timbangan (harus datar air) dan