Pentingnya mengetahui minat bakat sejak dini

download Pentingnya mengetahui minat bakat sejak dini

If you can't read please download the document

  • date post

    21-Feb-2017
  • Category

    Education

  • view

    108
  • download

    10

Embed Size (px)

Transcript of Pentingnya mengetahui minat bakat sejak dini

  • Pentingnya Mengetahui Minat

    Bakat Sejak Dini

    Seta A. Wicaksana, M.Psi., Psikolog

    Humanika Edukasi Indonesia

  • Seta A. Wicaksana, M.Psi., Psikolog

    Pembina Yayasan Humanika Edukasi Indonesia Pendiri dan Direktur Humanika Consulting Trainer, Psikolog, karir Konselor dan Assessor di Humanika Consulting Pengembang Alat Tes minat bakat BRIGHT dan Sistem Tes Psikologi berbasis

    aplikasi HITS dan HABIT Narasumber di Radio DFM 103,4FM Dosen Tetap Fakultas Psikologi Universitas Pancasila Sedang mengikuti tugas belajar Doktoral (S3) di Fakultas Ilmu Ekonomi dan

    Bisnis Universitas Pancasila Bidang MSDM Lulusan Fakultas Psikologi S1 dan S2 Universitas Indonesia Lulusan sekolah ikatan dinas Akademi Sandi Negara (Ilmu matematika dan

    komputer)

  • PENGERTIAN BAKAT

    potensi bawaan sejak lahir

    kemampuan khusus Menguasai Hal tertentu lebih cepat

    Sifatnya potensi masih perlu dikembangkan

    karakteristik unik individu yang membuatnya mampu melakukan suatu aktivitas dan tugas secara mudah dan sukses

  • Dimensi Bakat

    Dimensi Bakat :

    1.Dimensi Perseptual

    2.Dimensi psikomotorik

    3.Dimensi Intelektual

    ../Videos/The Legendary Shots 10 (Amazing Basketball Shots).mp4../Videos/The Legendary Shots 10 (Amazing Basketball Shots).mp4../Videos/The Legendary Shots 10 (Amazing Basketball Shots).mp4../Videos/Interactive Wushu Shadow Fight Performance (Official Video Hi-Res).mp4../Videos/Interactive Wushu Shadow Fight Performance (Official Video Hi-Res).mp4../Videos/Interactive Wushu Shadow Fight Performance (Official Video Hi-Res).mp4../Videos/good at Math.mp4../Videos/good at Math.mp4../Videos/good at Math.mp4

  • Dimensi Bakat

    1. Dimensi Perseptual : kemampuan dalam mengadakan persepsi maupun faktor :

    - kekuatan individu - perhatian - orientasi waktu - Luasnya daerah

    persepsi - Kecepatana persepsi

  • Dimensi Bakat

    2. Dimensi psikomotorik dalam memperoleh ketrampilan, meliputi :

    Kekuatan

    Impuls

    Kecepatan gerak

    Ketelitian

    Koodinasi

    Keluwesan

  • Dimensi Bakat

    3. Dimensi Intelektual : kemampuan yang berimplikasikan sangat luas,meliputi faktor :

    Ingatan

    Evaluatif

    Berfikir konvergen

    Berpikir divirgen

  • 9

    KECERDASAN SEBAGAI BAKAT

    Ruang lingkup kecerdasan : Kecerdasan dapat dilihat

    sebagai bakat yang memungkinkan seseorang menguasai kemampuan tertentu atas aneka macam ketrampilan.

    Kecerdasan sebenarnya merupakan kemampuan untuk menangkap situasi baru serta kemampuan untuk belajar dari pengalaman masa lalu.

  • 10

    KECERDASAN SEBAGAI BAKAT

    8 kecerdasan Majemuk : Kecerdasan Linguistik Kecerdasan Logis-

    matematis Kecerdasan Spasial Kecerdasan Musikal Kecerdasan Kinestetik-

    jasmani Kecerdasan Antar

    pribadi Kecerdasan Intrapribadi Kecerdasan Naturalis

  • Pervalensi atau angka kejadian tingkat IQ dalam Populasi dunia

    130+ Sangat superior 2.2%

    120-129 Superior 6.7%

    110-119 Rata-rata plus 16.1%

    90-109 Rata-rata 50%

    80-89 Rata-rata minus 16.1%

    70-79 Garis batas 6.7%

    Below 70 Sangat rendah 2.2%

  • IDENTIFIKASI BAKAT

    Pentingnya Bakat Diidentifikasi

    Sebagai dasar dalam pemberian pendidikan

    dan latihan berkenaan dengan bakat. Sebagai dasar dalam pengembangan karir Sebagai dasar dalam pemilihan individu-

    individu dalam bidang tertentu.

  • Mengidentifikasi Bakat

    Dengan tes bakat (aptitude test) Dengan observasi terhadap minat Seseorang yang

    punya bakat dlm bidang tertentu mempunyai minat yang kuat dalam bidang tersebut.

    Dengan pengalaman atau latihan Seseorang yang punya bakat dalam bidang musik ketika dirinya diberi kesempatan untuk belajar bermain musik cenderung menampakkan hasil.

  • FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

    PERKEMBANGAN BAKAT

    Pengaruh unsur genetik, khususnya yang berkaitan dengan fungsi otak bila dominan otak sebelah kiri , bakatnya sangat berhubungan dengan masalah verbal, intelektual, teratur, dan logis dan bila dominan dengan otak kanan berhubungan dengan masalah spasial, non verbal, estetik, artistik serta atletis

    Latihan: Bakat adalah sesuatu yang sudah dimiliki secara alamiah, yang mutlak memerlukan latihan untuk membangkitkan dan mengembangkannya.

    Lingkungan, Lingkungan mempengaruhi motivasi untuk mengembangkan nakat

    Struktur tubuh mempengaruhi bakat seseorang. Seorang yang bertubuh atletis akan memudahkannya menggeluti bidang olah raga atletik.

  • PRINSIP YANG HARUS DIMILIKI UNTUK MENGEMBANGAN BAKAT

    Perlu keberanian

    Harus selalu berlatih

    Membutuhkan lingkungan yg kondusif

    Perlu memahami hambatan dan mengatasinya

    ../Videos/practice make perfect.mp4

  • KEPRIBADIAN

    Manusia dilahirkan berkembang

    tidak ada yang sama

    satu sama lain

    Kepribadian menunjukkan ciri-ciri

    yang unik

  • KEPRIBADIAN

    KEPRIBADIAN : Sistem yang dinamis dari sifat, sikap,

    dan kebiasaan yang menghasilkan tingkat konsistensi individu yang beragam

    Bagi remaja : saat mengembangkan identitas diri

    Kemampuan memilih dan mengambil keputusan : belajar, pekerjaan, orientasi, seksual, dan filsafat hidup

  • Big Five Personality Openness (O) to Experience/Intellect merupakan dimensi yang mengukur tingkat

    penyesuaian seseorang. Jika nilai Openness Anda tinggi, maka Anda cenderung terbuka terhadap ide-ide baru, Anda mudah bertoleransi terhadap perubahan dan senang dengan pengalaman-pengalaman baru. Jika nilai Openness Anda rendah, maka Anda bisa digolongkan ke dalam golongan Closed-Minded yang berarti cenderung tertutup dengan ide-ide baru.

    Conscientiousness (C) merupakan dimensi yang mengukur tingkat kehati-hatian seseorang. Jika nilai Conscientiousness Anda tinggi, maka Anda cenderung mengerjakan sesuatu dengan berhati-hati. Orang dengan Conscientiousness merupakan orang yang terorganisir serta disiplin karena sifat hati-hatinya itu. Jika nilai Conscientiousness Anda rendah, maka Anda masuk ke golongan Disorganized yang berarti cenderung tidak teratur atau kacau.

    Extraversion (E) merupakan dimensi yang mengukur tingkat keterbukaan seseorang. Pernah dengar tentang Ekstrovert dan Introvert? Dimensi ini merupakan dimensi yang membahas hal tersebut. Jika nilai Extraversion Anda tinggi, maka Anda adalah orang yang memiliki tingkat sosial tinggi, senang berinteraksi serta bersahabat. Sebaliknya, nilai Extraversion yang rendah menunjukkan bahwa orang tersebut masuk ke golongan Introverted dimana orang ini cenderung tenang dan tidak memiliki tingkat motivasi yang tinggi dalam bergaul.

  • Agreeableness (A) merupakan dimensi yang mengukur tingkat keramahan seseorang. Orang dengan nilai Agreeableness yang tinggi biasanya digambarkan dengan seseorang yang suka membantu, pemaaf dan penyayang. Nilai Agreeableness yang rendah menunjukkan bahwa orang tersebut masuk ke golongan Disagreeable, orang dengan tipe ini merupakan orang yang senang memberikan kritik, susah diajak kerjasama karena sifat kritisnya tersebut.

    Neuroticism (N) merupakan dimensi yang mengukur tingkat kecemasan seseorang. Orang dengan nilai Neuroticism yang tinggi cenderung lebih mudah merasa kuatir dalam hidupnya, secara emosional labil dan mudah merasa tidak aman. Karena rasa khawatirnya tersebut, orang seperti ini sering mengalami kesulitan dalam menjalin hubungan dan komitmen. Nilai Neuroticism yang rendah masuk ke golongan Calm / Relaxed yang membuat orang dengan tipe ini cenderung lebih gembira dan puas terhadap hidup dibandingkan orang dengan Neuroticism yang tinggi karena memiliki sifat yang tenang dan rileks.

    Big Five Personality

  • MINAT

    Minat objek ketertarikan

    Perilaku perhatian minat

  • MINAT

    Faktor yang mempengaruhi minat

    a)Stimulus : kekuatan objek menimbulkan ketertarikan

    b)Individu :

    - kuat atau lemahnya indera

    - individu yang menentukan

  • RIASEC MODEL Realistic. Tipe model ini memiliki kecenderungan untuk

    memilih lapangan kerja yang berorientasi kepada penerapan. Ciri-cirinya yaitu; mengutamakan kejantanan, kekuatan otot, ketrampilan fisik, mempunyai kecakapan, dan koordinasi motorik yang kuat, kurang memiliki kecakapan verbal, konkrit, bekerja praktis, kurang memiliki ketrampilan social, serta kurang peka dalam hubungan dengan orang lain.

    Orang model orientasi realistis dalam lingkungan nyatanya selalu ditandai dengan tugas-tugas yang konkrit, fisik, eksplisit yang memberikan tantangan bagi penghuni lingkungan ini. Untuk dapat memecahkan masalah yang lebih efektif seringkali memerlukan bentuk-bentuk kecakapan, gerakan, dan ketahanan tertentu. Diantaranya kecakapan mekanik, ketahanan dan gerakan fisikuntuk berpindah-pindah dan seringkali berada diluar gedung.Sifat-sifat yang nampak dengan jelas dari tuntutan-tuntutan lingkungan menciptakan kegagalan dan keberhasilan.

    Contoh pekerjaan orang dengan model orientasi ini adalah, operator mesin/radio, sopir truk, petani, penerbang, pengawas bangunan, ahli listrik, dan pekerjaan lain yang sejenis.

  • Investigative Tipe model ini memiliki kecenderungan untuk

    memilih pekerjaan yang bersifat akademik. Ciri-cirinya adalah memiliki kecenderungan untuk merenungkan daripada mengatasinya dalam memecahkan suatu masalah, berorientasi pada tugas, tidak sosial. Membutuhkan pemahaman, menyenangi tugas-tugas yang bersifat