Pengukuran Momen Puntir

of 8 /8
Momen-puntir atau torsi atau momen (tourque atau momen) dapat diukur dengan mengamati deformasi sudut sebuah batangan atau silinder bolong seperti terlihat pada gambar 10-7. momen diberikan oleh M= G(r⁴ₒ-r⁴ᵢ) ɸ 2L PENGUKURAN MOMEN-PUNTIR

Embed Size (px)

description

teknik mesin

Transcript of Pengukuran Momen Puntir

PENGUKURAN MOMEN-PUNTIR

Momen-puntir atau torsi atau momen (tourque atau momen) dapat diukur dengan mengamati deformasi sudut sebuah batangan atau silinder bolong seperti terlihat pada gambar 10-7. momen diberikan olehM= G(r-r) 2L

PENGUKURAN MOMEN-PUNTIR1Dimana :

G: modulus elastisitas geserr: jari-jari dalamr: jari-jari luarL: panjang silinder: defleksi sudut

Gambar 10-7 silinder bolong sebagai unsur elastik untuk pengukuran momen puntir

Suatu alat yang agak kuno untuk pengukuran momen puntir dan pembuanagan daya dari mesin ialah rem prony. Skema alat ini adalah pita fleksibel atau tali dipasang balok balok kayu yang dihubungkan dengan lengan.tali dikencangkan dengan suatu cara, sehingga meningkatkan tahanan gesek antara balok dan roda daya mesin itu yang berputar. Momen puntir yang bekerja pada rem prony diberikan oleh=FLSKEMA REM PRONYSKEMA REM PRONY

SKEMA REM PRONYDinamometer pangku arus searah adalah merupakan peranti yang paling banyak digunakan untuk mengukur daya (power).Bila peranti ini dihubungkan dengan mesin yang menghasilkan daya, dan berfungsi sebagai generator arus searah, yang keluarannya dapat diubah-ubah dengan membuang daya itu pada rak-rak patahan.Dinamometer dapat pula digunakan sebagai motor listrik untik menggerakkan peranti penyerap daya seperti pompa. Dinamometer yang terdapat dipasaran dilengkapi dengan kendali-kendali untuk memberikan variasi yang presisi mengenai beban dan kecepatan mesin, dengan daya teruji sampai setinggi 3700 Kw (5000 hp)SKEMA DINAMOMETER PANGKUPengukur-regangan tahanan-listrik terikat adalah merupakan peranti yang paling banyak dipakai untuk pengukuran regangan. Tahanan jenis lain adalah jenis tak-terikat (unbonded). Dua buah plat ditahan pada posisi berdempetan oleh mekanisme berpegas, sedang di sekelilingi pena peletakan direntangkan filamen-filamen halus. Bila plat A dipindahkan relatif terhadap B, akan terjadi regangan pada filamen itu, yang dapat dideteksi melalui pengukuran perubahan tahanan. Anjakan yang diperbolehkan pada pengukur niaga ialah sekitar 0,0015 in (0,038mm) dan diameter kawat biasanya kurang dari 0,001 in (0,025 mm) Pemanasan I R dalam pengukur tak terikat bisa jadi masalah karena kawat-kawat tidak mempunyai kemungkinan untuk membuat kalor selain dari dengan konveksi ke udara sekitar

PENGUKUR-REGANGAN TAHAPAN TAK TERIKAT

Skema pengukur regangan tahanan tak terikat

Gambar skema dari dinamometer pangku