PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

of 15 /15
Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK Disampaikan oleh : Dr Ika Widyarini, MLHR., Psi

Transcript of PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Page 1: PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional

PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Disampaikan oleh : Dr Ika Widyarini, MLHR., Psi

Page 2: PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional

Sub Pokok Bahasan :

Tugas dan peran dosen PA

Modalitas yang dimiliki dosen sebagai PA

Penasehatan sesuai karakteristik remaja

Batasan tindakan dan rujukan PA

Page 3: PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional

TUGAS DOSEN PENASIHAT AKADEMIK (BUKU PEDOMAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA, 2016)

a. Memberikan informasi tentang pemanfaatan sarana dan prasarana penunjang bagi kegiatan akademik dan non akademik.

b. Membantu mahasiswa dalam mengatasi masalah-masalah akademik.

c. Membantu mahasiswa dalam mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik (keterampilan belajar) sehingga tumbuh kemandirian belajar untuk keberhasilan studinya sebagai seorang ahli.

d. Memberi rekomendasi tentang tingkat keberhasilan belajar mahasiswa untuk keperluan tertentu.

e. Membantu mahasiswa dalam mengembangkan kepribadian menuju terwujudnya manusia Indonesia seutuhnya yang berwawasan, berfikir dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Agama, Kebangsaan serta adat dan berbagai norma positif lainnya.

f. Membantu mahasiswa mengembangkan wawasan belajar keilmuan secara mandiri sepanjang hayat.

g. Memberi peringatan tentang evaluasi akademik terhadap, mahasiswa yang IP-nya selama 2 (dua) semester berturut-turut kurang dari 2 (dua) dan sks yang dicapai kurang dari 20 sks.

Page 4: PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional

PERAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

1. NARASUMBER. Sebagai sumber informasi yang berkaitan dengan proses belajar

2. PEMBIMBING. Memberikan pembimbingan dalam perencanaan studi dan melaksanakan studi

3. PENASEHAT. Memberikan pengarahan dan saran atau nasehat kepada mahasiswa dan menanggulangi problem belajar dan problem pribadi yang lain.

4. MOTIVATOR. Memberi semangat dan dorongan dalam mengembangkan potensi pribadi yang lain

5. MODEL. Memberikan keteladanan sebagai seorang pendidik profesional

Page 5: PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional

Karakteristik Sikap Dosen Penasihat Akademik

Bersedia dan ikhlas menerima mahasiswa bimbingan

Penghargaan yang wajar bagi pribadi mahasiswa

Sungguh-sungguh dalam melaksanakan fungsi sebagai penasehat

Teguh dalam menjaga kerahasiaan pribadi mahasiswa

Peka dalam menangkan /menerima keadaan mahasiswa beserta masalah yang dihadapinya

Teliti, cermat dan arif dalam mengambil keputusan dan bertindak

Bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil, terutama yang menyangkut nasib mahasiswa bimbingannya

Akrab, empati dan penuh perhatian terhadap mahasiswa bimbingannya

Page 6: PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional

Modalitas dosen sebagai penasihat akademik

Memiliki pengetahuan tentang segala ketentuan yang tercantum dalam buku pedoman akademik (Universitas maupun Fakultas)

Memiliki pengetahuan tentang kebijakan mahasiswa, masalah yang dihadapi, latar belakang sosial ekonomi dan budaya, perkembangan nilai-nilai mahasiswa yang mempengaruhi perilakunya

Memiliki kemampuan berkomunikasi agar terjalin hubungan yang harmonis dengan mahasiswa

Memiliki kemampuan membantu mahasiswa dalam mengatasi masalah yang berkaitan dengan pendidikan serta mengembangkan sikap dan perilaku belajar yang baik

Page 7: PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional

TAHAPAN UMUM PEMBIMBINGAN AKADEMIK

a. Menerima mahasiswa bimbingannya baik secara fisik maupun psikis, dengan isyarat, perbuatan, maupun kata-kata yang dapat menciptakan suasana keakraban (rapport).

b. Menciptakan hubungan baik (harmonis) hubungan baik perlu diciptakan oleh PA dengan sikap yang ramah, penuh perhatian, serta pembicaraan yang bersifat netral dan kekeluargaan, agar mahasiswa tidak ragu-ragu untuk menyampaikan permasalahannya kepada PA.

c. Mengenali dan mengumpulkan informasi segera setelah terjalin hubungan baik, PA mencoba menggali dan mengumpulkan informasi tentang diri mahasiswa beserta permasalahannya. Misal bagaimana tingkat keberhasilan studi semester lalu, dsb

d. Merangkum informasi, PA mencoba menemukan hubungan antara informasi yang satu dengan informasi lainnya untuk lebih memahami hakekat permasalahannya. Misal mengapa nilai turun, tidak lulus pada MK tertentu, dsb

Page 8: PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional

TAHAPAN UMUM PEMBIMBINGAN AKADEMIK

e. Mendiskusikan masalah bersama dengan mahasiswa yang bersangkutan, PA mendiskusikan masalah yang dihadapinya untuk mencari dan menemukan jalan keluar yang sebaik-baiknya. Misal menentukan sks dan MK yang harus diambil semester depan.

f. Menentukan strategi dan menyusun rencana pemecahan masalah setelah mahasiswa memahami persoalannya, bersama-sama dengan mahasiswa, PA merencanakan langkah-langkah pemecahan masalah yang efektif dan praktis. Misal rencana jangka panjang, mhs harus lulus berapa lama dan strategi apa agar bisa lulus tepat waktu

g. Mengakhiri pertemuan. Dalam mengakhiri pertemuan, PA menciptakan suasana yang sedemikian rupa, penuh saling percaya, tidak ada kesan negatif mahasiswa.

Page 9: PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional

Faktor-faktor yang mempengaruhi bimbingan

Kualitas pribadi dosen PA

→ bersifat terbuka, proaktif, mampu menjalin komunikasi & hubungan, memiliki pemahaman terhadap dunia mahasiswa, dll

Hubungan dosen PA – mahasiswa bimbingan

hubungan yang sewajarnya, empatik, autentik (tidak dibuat-buat)

Faktor-faktor pada mahasiswa bimbingan

penampilan fisik, kenyamanan, motivasi

Pengaruh harapan dan optimisme

Harapan dan optimisme dosen dapat menular pada mahasiswa (menumbuhkan harapan mereka pada diri mereka sendiri)

Page 10: PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional

Prinsip kepenasehatan pada mahasiswa “Junior”

• Remaja butuh didengar, tidak terlalu banyak dinasehati. ingat prinsip imaginary audience!

• Posisikan diri sebagai pendamping, membantu untuk membangun hubungan sosial yang sehat dan terampil dalam memecahkan masalah. Ajak untuk meninjau resiko dari keputusannya!

• Perkuat hubungan dengan remaja dengan menyelami dunia remaja. Update dengan trend pada remaja, misal terkait dengan bahasa gaul, media sosial, dll. Bermanfaat untuk membangun rapport

• Mampu menjaga rahasia serta kepercayaan remaja. Kecuali jika dosen PA mengetahui remaja akan melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri misal bunuh diri, dosen PA harus menyampaikan informasi tersebut pada orangtua atau ahli yang berkompeten

• Manfaatkan jaringan pertemanan remaja. Teman sebaya merupakan informan yang baik, serta dimanfaatkan untuk saling mendukung satu sama lain

Page 11: PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional

Kepenasehatan pada mahasiswa “senior”

• Transisi dalam kehidupan akan menimbulkan berbagai konflik yang dapat mengganggu proses adaptasi

• Tugas dosen PA memaksimalkan perkembangan dan kemampuan memecahkan masalah pada mahasiswa dan membantu mahasiswa mengeksplorasi berbagai area dalam kehidupan yang dirasakan tidak berfungsi dengan baik

• Informasi yang digali biasanya mencakup masalah yang dihadapi, sejarah dari masalah tersebut, sejarah psikososial (latar belakang keluarga, peristiwa signifikan)

• Dosen PA diharapkan memiliki pengetahuan dalam berbagai bidang, terutama masalah orang dewasa misalnya masalah pernikahan, pengasuhan, dll

Page 12: PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional

Masalah yang dihadapi dosen PA

Bila dosen tidak memiliki karakteristik dan modalitas sebagai penasehat akademik

Bila masalah yang dihadapi mahasiswa sangat kompleks sehingga memerlukan tindakan lebih lanjut konseling dosen tidak memiliki kapasitas sebagai konselor

Bila masalah yang dihadapi mahasiswa tergolong berat sehingga walaupun sudah dikonseling, masih memerlukan konseling lanjutan rujuk

Page 13: PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional

PA sebagai konselor

•Apakah karakteristik dan modalitas dosen sebagai penasihat akademik cukup untuk menjadikan dosen sebagai konselor?

•Apakah diperlukan tambahan keterampilan sebagai konselor?

Page 14: PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional

KESIMPULAN

• Melihat tugas-tugas bimbingan dan konseling yang serupa dengan tugas dosen penasehat akademik, dosen penasehat akademik seharusnya mampu melakukan tugas sebagai konselor.

Page 15: PENGENALAN DOSEN PENASIHAT AKADEMIK

Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional

TERIMAKASIH

• Disusun oleh :

• Ika Rahma Susilowati, M.Psi., Psikolog

• Ari Pratiwi, M.Psi., Psikolog