PENGARUH KANDUNGAN LUMPUR PADA AGREGAT HALUS …eprints.ums.ac.id/54684/2/HALAMAN DEPAN.pdfi...

of 16/16
i PENGARUH KANDUNGAN LUMPUR PADA AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON NORMAL TUGAS AKHIR untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat S-1 Teknik Sipil disusun oleh : HARIS SEPTIANTO NIM : D 100 150 049 PROGAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2017
  • date post

    04-Jul-2019
  • Category

    Documents

  • view

    218
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PENGARUH KANDUNGAN LUMPUR PADA AGREGAT HALUS …eprints.ums.ac.id/54684/2/HALAMAN DEPAN.pdfi...

  • i

    PENGARUH KANDUNGAN LUMPUR PADA AGREGAT

    HALUS TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK

    BELAH BETON NORMAL

    TUGAS AKHIR

    untuk memenuhi sebagian persyaratan

    mencapai derajat S-1 Teknik Sipil

    disusun oleh :

    HARIS SEPTIANTO

    NIM : D 100 150 049

    PROGAM STUDI TEKNIK SIPIL

    FAKULTAS TEKNIK

    UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

    2017

  • ii

  • iii

  • iv

  • v

    MOTTO

    Belajar tidak akan berarti,jika tanpa budi pekerti.

    Kesuksesan hanya dapat diraih dengan segala upaya dan usaha yang disertai

    doa,karena sesungguhnya nasib seseorang manusia tidak akan berubah dengan

    sendirinya tanpa berusaha.

    Anda mungkin bisa menunda, tapi waktu tidak akan menunggu

    (Benjamin Franklin)

    Pendidikan adalah senjata yang paling mematikan didunia , karena dengan itu

    anda dapat mengubah dunia

    (Nelson Mandela)

    Agama tanpa ilmu adalah buta. Ilmu tanpa agama adalah lumpuh .

    (Albert Einstein)

    Terus melihat ke depan tanpa menoleh lagi ke belakang. Yakinlah jika

    kehidupanmu kelak jauh lebih baik dari yang kamu alami hari ini dan

    kemarin. Jadikan yang lalu sebagai guru mu kelak di kemudian hari.

    Selesaikanlah masalah dengan kepala dingin. Karena emosi hanya dapat

    membuat masalah semakin susah diselesaikan.

  • vi

    PERSEMBAHAN

    Segala Puji bagi Allah SWT atas Rahmat dan Karunia-Nya sehingga karya ini

    dapat selesai tanpa suatu halangan yang berarti dan dapat selesai sesuai dengan

    yang telah direncanakan. Dengan selesainya karya ini maka selesai pula studi saya

    di Program Studi Teknik Sipil untuk gelar Sarjana S-1 Teknik Sipil. Karya ini

    saya persembahkan kepada :

    Kedua orang tua saya. terima kasih untuk Bapak dan Ibu ku yang tak

    henti-hentinya mendoakan, mendidikku tak pernah jemu dan selalu

    memberikan pengorbanan dengan kasih sayang. Tanpa maaf dan restumu

    hidupku tak menentu.

    Adiku tercinta dan tersayang Dwi Aji Nur Sasongko yang telah memberikan

    doa serta dukungan semangat dalam menyelesaikan tugas akhir ini.

    Laboratorium Teknik Sipil yang telah memberiku kesempatan untuk

    mengembangkan kemampuan ketekniksipilan.

    Teman teman seperjuangan selama kuliah di Universitas Muhammadiyah

    Surakarta Lativa, Nova, Silvia, Boing, Tiara, Adam, Tito, Safira yang

    selalu menemani memberi semangat dalam setiap pekuliahan.

    Kampus tercinta Universitas Muhammadiyah Surakarta.

  • vii

    PRAKATA

    Assaalammualaikum Wr. Wb

    Alhamdulillah, segala puji syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT atas

    limpahan rahmat, taufik dan hidayah-Nya sehingga penyusunan dapat

    menyelesaikan dan menyusun laporan Tugas Akhir berupa penelitian yang

    berjudul Pengaruh kandungan lumpur pada agregat halus terhadap kuat tekan

    dan kuat tarik belah beton normal.

    Tugas Akhir ini disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan

    menyelesaikan program studi S-1 pada Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil

    Universitas Muhammadiyah Surakarta. Bersama ini penyusun mengucapkan

    terima kasih kepada smua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga

    penyusun dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini.

    Kemudian dengan selesainya Tugas Akhir ini penyusun mengucapkan

    terima kasih kepada :

    1) Bapak Ir. Sri Sunarjono, MT, PhD., selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas

    Muhammadiyah Surakarta.

    2) Bapak Mochamad Solikin, ST. MT. PhD., Selaku Ketua Jurusan Fakultas

    Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta

    3) Ibu Yenny Nurchasanah, ST. MT., selaku Sekretaris Jurusan Teknik SIpil

    Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta.

    4) Bapak Ir. Suhendro Trinugroho, M.T selaku Pembimbing Utama sekaligus

    sebagai Anggota Dewan Penguji Tugas Akhir yang telah memberikan dorongan,

    arahan serta bimbingan dan nasehatnya.

  • viii

    5) Bapak Ir. Aliem sujadmiko M.T. selaku anggota tim Penguji.

    6) Bapak Basuki S.T,M.T. selaku anggota tim Penguji.

    7) Bapak-bapak dan ibu-ibu dosen Jurusan Fakultas Teknik Sipil Fakultas Teknik

    Universitas Muhammadiyah Surakarta terima kasih atas bimbingan dan ilmu

    yang telah diberikan.

    8) Bapak Ir. A. Karim Fatchan, M.T selaku Kepala Laboratorium Program Studi

    Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta

    10) Bapak Joko Setiawan, ST. Selaku laboran Program Studi Teknik Sipil

    Universitas Muhammadiyah Surakarta.

    11) Bapak Rohani, Spd. Selaku Sekretaris Tata Usaha Program Studi Teknik Sipil

    Universitas Muhammadiyah Surakarta.

    12) Teman-teman Teknik Sipil yang telah memberikan semanagat .

    13) Pihak-pihak lain yang tidak bisa penulis sebutkan satu-persatu.

    Penulis menyadari bahwa Laporan Tugas Akhir ini masih jauh dari

    sempurna, maka dengan segala kerendahan, keritik dan saran yang membangun

    sengat penyusun harapkan guna penyempurnaan laporan di masa yang akan

    dating, dan semoga laporan Tugas Akhir Ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

    Amin.

    Wassalamualaikum Wr Wb.

    Surakarta, Maret 2017

    Penyusun

  • ix

    DAFTAR ISI

    halaman

    HALAMAN JUDUL ................................................................................. i

    HALAMAN PENGESAHAN .................................................................. ii

    HALAMAN PERSETUJUAN ................................................................. iii

    PERNYATAAN........................................................................... .............. iv

    MOTTO ........................................................................................................ .. v

    PERSEMBAHAN ........................................................................................... vi

    PRAKATA .................................................................................. .................... vii

    DAFTAR ISI ................................................................................... ............... ix

    DAFTAR TABEL ........................................................................................ .. xi

    DAFTAR GAMBAR .................................................................................... . xii

    DAFTAR NOTASI DAN SINGKATAN ................................................... .. xiv

    DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................. . xv

    ABSTRAKSI .................................................................................................. xvi

    BAB I PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang .................................................................. 1

    B. Rumusan Masalah ............................................................. 2

    C. Batasan Masalah................................................................ 2

    D. Tujuan Penelitian .............................................................. 3

    E. Manfaat Penelitian ............................................................ 3

    F. Keaslian Penelitian ............................................................ 4

    BAB II TINJAUAN PUSTAKA

    A. Beton ringan......................................................... ............. 5

    B. Beton normal ..................................................................... 5

    C. Beton Mutu Tinggi ............................................................ 6

    D. Bahan-bahan yang mempengaruhi agregat ....................... 6

    BAB III LANDASAN TEORI

    A. Beton ................................................................................ 8

    B. Bahan penyusun beton ...................................................... 10

    1. Agregat .......................................................................... 10

    2. Air ................................................................................. 18

    3. Semen ............................................................................ 19

  • x

    C. Mix Design ........................................................................ 20

    D. Slump ................................................................................ 21

    E. Kuat tekan Beton ............................................................... 21

    F. Kuat tarik belah ................................................................. 22

    BAB IV METODE PENELITIAN

    A. Alat yang digunakan dalam penelitian .............................. 24

    B. Bahan Penelitan ................................................................. 31

    C. Tahap penelitian ................................................................ 33

    D. Bagan Alir Penelitian ........................................................ 35

    E. Pelaksanaan Pengujian kualitas agregat ............................ 36

    F. Perencanaan Campuran Beton (Mix Design) .................... 41

    G. Pengujian Slump ............................................................... 44

    H. Pembuatan Benda Uji ........................................................ 45

    I. Perawatan Beton (Curing) ................................................. 46

    J. Pengujian Beton ................................................................ 46

    BAB V PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

    A. Hasil pengujian agregat halus ........................................... 49

    B. Hasil pengujian agregat kasar ........................................... 51

    C. Hasil pengujian slump ....................................................... 53

    D. Hasil pengujian berat jenis beton ...................................... 54

    E. Hasil pengujian kuat tekan beton ...................................... 56

    F. Hasil pengujian tarik belah beton ...................................... 58

    G. Permukaan agregat halus................................................... 59

    BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

    A. Kesimpulan ....................................................................... 60

    B. Saran .................................................................................. 61

    DAFTAR PUSTAKA

    LAMPIRAN

  • xi

    DAFTAR TABEL

    Tabel III. 1. Gradasi pasir ............................................................................................. 17

    Tabel III. 2. Gradasi Krikil ............................................................................................ 18

    Tabel III. 3. Susunan unsur semen biasa ....................................................................... 20

    Tabel III. 4. Nilai slump untuk berbagai macam stuktur .............................................. 21

    Tabel IV. 1. Persyaratan jumlah semen minimum dan factor air semen maksimum

    untuk berbagi Macam pembetonan dalam lingkungan khusus ................ 42

    Tabel IV. 2. Perkiraan kadar air bebas (Kg/m3

    ) yang dibutuhkan untuk beberapa

    tingkat kemudahan pengerjaan adukan beton.................................... ........ 43

    Tabel V. 1. Hasil Pengujian Agregat halus ................................................................... 49

    Tabel V. 2 Pemeriksaan analisis ayakan agregat halus....................................... ......... 50

    Tabel V. 3 Hasil pengujian agregat kasar .................................................................... 51

    Tabel V. 4 Hasil pemeriksaan analisis agregat kasar ................................................... 52

    Tabel V. 5 Hasil Pengujian Slump ............................................................................... 53

    Tabel V. 6 Hasil Pengujian berat jenis beton ............................................................... 55

    Tabel V.7 Hasil pengujian kuat tekan beton pada umur 28 hari ................................. 56

    Tabel V.8 Hasil Pengujian kuat tarik belah beton 28 Hari ......................................... 58

  • xii

    DAFTAR GAMBAR

    Gambar IV. 1 Picnometer. ..................................................................................... 24

    Gambar IV. 2. Gelas Ukur ..................................................................................... 24

    Gambar IV. 3. Timbangan ..................................................................................... 25

    Gambar IV. 4. Timbangan air ................................................................................ 25

    Gambar IV. 5. Oven ............................................................................................... 26

    Gambar IV. 6. Kerucut Kronus .............................................................................. 26

    Gambar IV. 7. Ayakan ........................................................................................... 27

    Gambar IV. 8. Mesin penggetar ayakan................................................................. 27

    Gambar IV. 9.Cetakan beton silinder ..................................................................... 28

    Gambar IV. 10 Mesin Los Angles ................................................................... ..... 28

    Gambar IV. 11. Kerucut Abrams ......................................................................... 29

    Gambar IV. 12. Molen ........................................................................................... 29

    Gambar IV. 13. Hidrolis testing machine ................................................................ 30

    Gambar IV. 14. Alat bantu ..................................................................................... 30

    Gambar IV. 15. Pasir .............................................................................................. 31

    Gambar IV. 15. Krikil ............................................................................................ 31

    Gambar IV. 16. Semen .......................................................................................... 32

    Gambar IV. 17. Lumpur ......................................................................................... 32

    Gambar IV. 18. Diagram alir penelitian ................................................................ 35

    Gambar IV. 19. Bak tempat perendaman beton ..................................................... 46

    Gambar IV. 20. Pengujian kuat tarik belah ............................................................ 47

    Gambar IV. 21. Penimbangan benda uji ................................................................ 48

    Gambar IV. 22. Uji Kuat tekan beton .................................................................... 48

    Gambar V. 1. Grafik agregat halus hubungan antara ukuran ayakan dan

    persentase lolos komulatif ................................................................ 51

    Gambar V. 2. Grafik agregat kasar hubungan antara ukuran ayakan dan

    persentase lolos komulatif ................................................................ 53

    Gambar V. 3. Hubungan nilai slump dengan kandungan lumpur .......................... 54

  • xiii

    Gambar V.4. Hubungan berat jenis beton dengan kandungan lumpur .................. 55

    Gambar V.5. Hubungan rata-rata kuat tekan dengan prosentase kandungan

    lumpur ............................................................................................... 57

    Gambar V.6. Hasil uji kuat tekan silinder beton .................................................... 57

    Gambar V.9.Hubungan Kuat tarik belah dengan kandungan lumpur .................... 59

  • xiv

    DAFTAR NOTASI DAN SINGKATAN

    fas : faktor air semen

    fc : Kuat tekan beton yang disyaratkan (MPa)

    fct : Kuat Tarik Belah (MPa)

    P : Beban Maximum (Mpa)

    A : Luas penampang (m2)

    L : tinggi silinder beton (cm2)

    D : diameter silinder beton (m2)

    kN : Kilo Newton

    MPa : Megapascal

    CaO : Kapur

    SiO2 : Silika

    Al2O3 : Alumina

    SNI : Standar Nasional Indonesia

  • xv

    LAMPIRAN

    Lampiran 1 Rancangan Campuran Beton

    Lampiran 2 Hasil Pengujian Agregat kalus

    Lampiran 3 Hasil Pengujian Agregat kasar

    Lampiran 4 Hasil Pengujian Kuat tekan beton

    Lampiran 5 Hasil Pengujian Kuat tarik belah beton

    Lampiran 6 Hasil Pengujian Berat jenis beton

  • xvi

    ABSTRAKSI

    PENGARUH KANDUNGAN LUMPUR PADA AGREGAT HALUS

    TERHADAP KUAT TEKAN DAN

    KUAT TARIK BELAH BETON NORMAL

    Beton terbentuk dari campuran agregat halus, agregat kasar, semen, air.

    Kualitas beton yang bagus yaitu beton yang mempunyai kuat tekan yang

    tinggi mampu menahan beban yang berat. Namun untuk mendapatkan

    kualitas beton yang bagus dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya

    kualitas dari bahan dasar pembuatan beton, maupun cara pelaksanaan

    membuat campuaran beton. Dalam penelitian ini dilakukan untuk

    mengetahui pengaruh kandungan lumpur pada agregat halus terhadap kuat

    tekan dan kuat tarik belah beton normal pada umur 28 hari dengan variasi

    kandungan lumpur pada agregat halus 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%,

    sedangkan kandungan lumpur pada agregat kasar 0,4 %. Benda uji yang

    digunakan berbentuk silinder dengan ukuran diameter 15 cm tinggi 30 cm,

    mutu beton yang direncanakan 20 MPa. Hasil penelitian pengujian kuat

    tekan pada umur 28 hari kuat tekan rata-rata beton dengan kandungan

    lumpur 0% = 31,52 MPa, 2,5% = 29,93 MPa, 5% = 27,52 MPa, 7,5 % =

    25,48 MPa, 10% = 22,19 MPa. Sedangkan kuat belah tarik rata-rata beton

    dengan kandungan lumpur 0% = 11,07 MPa, 2,5 % = 9,75 MPa, 5% = 8,30

    MPa, 7,5% = 7,17 MPa , 10 % = 5,45 MPa. Dari hasil penelitian

    menunjukkan bahwa kandungan lumpur mempangaruhi kuat tekan dan

    kuat tarik belah beton, semakin sedikit kandungan lumpur pada beton maka

    kuat tekan dan kuat tarik belahnya lebih tinggi dibandingkan beton yang

    kandungan lumpurnya banyak. Jadi untuk mendapatkan kualitas beton

    yang bagus kuat tekan tinggi, maka bahan dasar sebaiknnya memenuhi

    syarat sesuai standar yang ditetapkan salah satunnya prosentase kandungan

    lumpur menurut SK SNI S-04-1989-F kandungan lumpur yang melekat

    pada agregat halus maksimal 5%, agregat kasar maksimal 1%.

    Kata Kunci: Kuat Tekan, Kuat tarik belah, Beton normal.