Penerapan Komunikasi Pemasaran Terpadu Pada Kebijakan KOMUNIKASI... · Penerapan Komunikasi...

download Penerapan Komunikasi Pemasaran Terpadu Pada Kebijakan KOMUNIKASI... · Penerapan Komunikasi Pemasaran

If you can't read please download the document

  • date post

    07-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    219
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Penerapan Komunikasi Pemasaran Terpadu Pada Kebijakan KOMUNIKASI... · Penerapan Komunikasi...

Penerapan Komunikasi Pemasaran Terpadu Pada Kebijakan Tata Ruang Kota Tangerang Melalui

Tiga Pilar IMC

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Ilmu Komunikasi pada Konsentrasi Marketing Komunikasi

Program Studi Ilmu Komunikasi

Oleh: Arif Nur Makruf NIM 6662131011

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI

UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA 2018

ii

LEMBAR PERSETUJUAN

iii

LEMBAR PENGESAHAN

iv

v

LEMBAR PERSEMBAHAN

Hidup Ini Seperti Pensil Yang Pasti Akan Habis,

Tetapi Meninggalkan Tulisan-Tulisan Yang Indah

Dalam Kehidupan

(Nami-One Piece)

PERSEMBAHAN:

Skripsi Ini Saya Persembahkan Untuk Papa Dan Mama Tercinta Beserta

Seluruh Keluarga Besar Dan Erista Medina Ku Sayang, Yang Telah Menjadi

Penyemangat Dan Penghibur Serta Selalu Melimpahkan Doa Terbaik Untuk

Saya Serta Memberi Kasih Sayang Dengan Penuh Ketulusan.

vi

ABSTRAK

Arif Nur Makruf. 6662131011. Penerapan Komunikasi Pemasaran Terpadu pada Kebijakan Tata Ruang Kota Tangerang Melalui Tiga Pilar IMC. Pemerintah Kota Tangerang memiliki kebijakan tata ruang yang terdiri dari dua kawasan, yaitu : kawasan lindung dan kawasan budidaya. Kawasan lindung adalah kawasan yang ditetapkan dengan fungsi utama melindungi kelestarian lingkungan hidup. Kawasan budidaya adalah ruang yang dapat dimanfaatkan untuk mewadahi berbagai aktifitas yang dilakukan manusia. Namun hingga tahun 2017 terdapat beberapa hambatan dalam kegiatan komunikasi pemasaran terpadu pemerintah Kota Tangerang, karena untuk membangun kedua kawasan tersebut tidak dapat hanya mengandalkan dana APBD, Pemerintah Kota Tangerang harus melakukan beberapa kerjasama dengan berbagai elemen good governance lainnya yaitu pihak swasta sebagai investor dan masyarakat Kota Tangerang sebagai social control atas kebijakan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan penerapan komunikasi pemasaran terpadu pada kebijakan tata ruang Kota Tangerang melalui tiga pilar IMC. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivis. Teori yang digunakan adalah teori difusi inovasi. Hasil penelitian ini adalah Pemerintah Kota Tangerang menggunakan tiga pilar komunikasi pemasaran terpadu (IMC) untuk menyukseskan kebijakan tata ruang Kota Tangerang hingga tahun 2030 mendatang. Pada Audience Focused pemerintah Kota Tangerang mengajak pihak swasta dan masyarakat untuk ikut terlibat dalam kegiatan pemanfaatan ruang di Kota Tangerang. Sedangkan pada kegiatan Channel Centered, pemerintah Kota Tangerang menggunakan elemen-elemen marketing mix untuk mengkomunikasikan kebijakan tata ruang di Kota Tangerang. Dan Result Driven yang dihasilkan harus dapat dirasakan oleh semua pihak di Kota Tangerang. Kata Kunci : Komunikasi Pemasaran Terpadu, Tata Ruang, Kota Tangerang

7

ABSTRACT

Arif Nur Makruf. 6662131011. Application of Integrated Marketing Communication to Tangerang City Spatial Policy Through Three IMC Pillars. Tangerang City Government has a spatial policy consisting of two areas, namely: protected areas and cultivation areas. Protected areas are designated areas with the primary function of protecting the environment. Cultivation area is a space that can be utilized to accommodate the various activities conducted by humans. However, until 2017 there are some obstacles in integrated marketing communications activities of Tangerang City Government, because to build the two areas can not only rely on APBD funds, Tangerang City Government must do some cooperation with other elements of good governance that an investor and Tangerang city urban socienty as a social control over the policy. The purpose of this study is to know and describe the implementation of integrated marketing communications on spatial policy of Tangerang City through three IMC pillars. This research uses descriptive qualitative method with constructivist paradigm. The theory used diffusion of innovation theory. The result of this research is Tangerang City Government using three pillars of integrated marketing communications (IMC) to succeed the spatial policy of Tangerang City until 2030. At the Audience Focused Tangerang City government invites the private sector and community to get involved in space utilization activities in Tangerang City. While in Channel Centered activities, Tangerang City Government uses elements of marketing mix to communicate spatial policy in Tangerang City. And Result Driven generated should be able to benefit all parties in Tangerang City. Keywords : Integrated Markting Communication, Spatial, Tangerang City