PENDAPAT KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA …...Polychem Indonesia – 262.150 TPA, Polyfin Canggih,...

of 12/12
1 PENDAPAT KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA NOMOR 21/KPPU/PDPT/VIII/2014 TENTANG PENILAIAN TERHADAP PENGAMBILALIHAN SAHAM PERUSAHAAN PT AMOCO MITSUI PTA INDONESIA (PT. AMI) OLEH BP GLOBAL INVESTMENT LIMITED I. LATAR BELAKANG 1.1 Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 2010 tentang Penggabungan atau Peleburan Badan Usaha dan Pengambilalihan Saham Perusahaan yang Dapat Mengakibatkan Terjadinya Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (PP No. 57 Tahun 2010) jo. Peraturan Komisi Pengawas Persaingan Usaha No. 10 Tahun 2010 tentang Pemberitahuan Penggabungan atau Peleburan Badan Usaha dan Pengambilalihan Saham Perusahaan (Perkom No. 10 Tahun 2010) jo. Peraturan Komisi Pengawas Persaingan Usaha No. 2 Tahun 2013 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Komisi Pengawas Persaingan Usaha No. 13 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelaksanaan tentang Penggabungan atau Peleburan Badan Usaha dan Pengambilalihan Saham Perusahaan yang Dapat Mengakibatkan Terjadinya Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, pada tanggal 21 Februari 2014 Komisi Pengawas Persaingan Usaha (Komisi) telah menerima Pemberitahuan dari BP Global Investment Limited atas Pengambilalihan Saham PT Amoco Mitsui PTA Indonesia (PT. AMI) yang telah didaftarkan dengan nomor register A11014; 1.2 Pada tanggal 13 Mei 2014 dokumen Pemberitahuan dinyatakan lengkap dan terhitung tanggal tersebut, Komisi melakukan Penilaian dengan mengeluarkan Surat Keputusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha Nomor 65/KPPU/KEP/V/2014.
  • date post

    27-Nov-2020
  • Category

    Documents

  • view

    10
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PENDAPAT KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA …...Polychem Indonesia – 262.150 TPA, Polyfin Canggih,...

  • 1

    PENDAPAT KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA

    NOMOR 21/KPPU/PDPT/VIII/2014

    TENTANG

    PENILAIAN TERHADAP PENGAMBILALIHAN SAHAM PERUSAHAAN

    PT AMOCO MITSUI PTA INDONESIA (PT. AMI)

    OLEH BP GLOBAL INVESTMENT LIMITED

    I. LATAR BELAKANG

    1.1 Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 2010 tentang Penggabungan atau Peleburan

    Badan Usaha dan Pengambilalihan Saham Perusahaan yang Dapat Mengakibatkan Terjadinya

    Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (PP No. 57 Tahun 2010) jo. Peraturan

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha No. 10 Tahun 2010 tentang Pemberitahuan Penggabungan

    atau Peleburan Badan Usaha dan Pengambilalihan Saham Perusahaan (Perkom No. 10 Tahun

    2010) jo. Peraturan Komisi Pengawas Persaingan Usaha No. 2 Tahun 2013 tentang Perubahan

    Ketiga Atas Peraturan Komisi Pengawas Persaingan Usaha No. 13 Tahun 2010 tentang

    Pedoman Pelaksanaan tentang Penggabungan atau Peleburan Badan Usaha dan

    Pengambilalihan Saham Perusahaan yang Dapat Mengakibatkan Terjadinya Praktik Monopoli

    dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, pada tanggal 21 Februari 2014 Komisi Pengawas

    Persaingan Usaha (Komisi) telah menerima Pemberitahuan dari BP Global Investment Limited

    atas Pengambilalihan Saham PT Amoco Mitsui PTA Indonesia (PT. AMI) yang telah

    didaftarkan dengan nomor register A11014;

    1.2 Pada tanggal 13 Mei 2014 dokumen Pemberitahuan dinyatakan lengkap dan terhitung tanggal

    tersebut, Komisi melakukan Penilaian dengan mengeluarkan Surat Keputusan Komisi

    Pengawas Persaingan Usaha Nomor 65/KPPU/KEP/V/2014.

  • 2

    II. PARA PIHAK

    2.1. BP Global Investment Limited

    BP Global Investment Limited merupakan perusahaan investasi yang berkantor di Chertsey

    Road , Sunbury Thames, Middlesex. Perusahaan berbentuk perseroan terbatas ini didirikan di

    United Kingdom pada tanggal 24 Maret 1932 dengan nomor register perusahaan 00263889.

    Berikut adalah komposisi kepemilikan saham BP Global Investment Limited :

    Pemegang Saham Komposisi Kepemilikan

    BP P.L.C 100 %

    Berikut adalah nilai penjualan dan aset BP Global Investment Limited 3 (tiga) tahun terakhir

    (auditted), dengan kurs Rp 12.205= USD 1:

    2010 2011 2012

    Nilai Penjualan (dalam Miliar Rp) 56.603 49.384 12.515

    Nilai Aset (dalam Miliar Rp) 163.008 164.328 106.395

    BP Global Investment Limited dimiliki sebesar 100 % oleh BP P.L.C, yaitu sebuah perusahaan

    yang juga didirikan di Uniterd Kingdom. BP P.L.C didirikan pada tanggal 14 April 1909

    bernomor register 00102498 dengan bentuk public limited company.

    BP Global Investment Limited merupakan perusahaan investasi yang mempunyai indirect and

    direct control terhadap perusahan-perusahaan tempatnya berinvestasi. Di Indonesia, BP Global

    Investment Limited juga berinvestasi di PT. Jasatama Petroindo.

    PT. Jasatama Petroindo merupakan perusahaan perdagangan dimana salah satu produk yang

    diperdagangkan adalah bahan bakar minyak. Berdasarkan akta no. 292 tanggal 30 Juni 2008,

    kegiatan usaha PT. Jasatama Petroindo adalah : a) perdagangan impor dan distribusi; dan b)

    konsultasi managemen dalam pengembangan usaha. Perusahaan ini tercatat sebagai salah satu

    penyalur bahan baku minyak non subsidi pada tahun 2012 lalu. Perusahaan ini berkantor di Jl

    HR Rasuna Said Kav. 11-14 Kuningan Plaza, Jakarta 12950.

  • 3

    2.2. PT. Amoco Mitsui PTA Indonesia (PT. AMI)

    PT. Amoco Mitsui PTA Indonesia (PT. AMI) merupakan didirikan mengikuti aturan Undang-

    Undang Nomor 1 Tahun 1967 Tentang Penanaman Modal Asing yang kemudian diamandemen

    dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1970. PT. AMI mendapatkan persetujuan investasi

    asing berdasarkan Surat Persetujuan Presiden No. B-181/Pres/07/1994 dan Surat Keputusan

    Kepala Badan Penanaman Modal Asing (BKPM) nomor 223/I/PMA/1994.

    Perusahaan didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 20 tanggal 7 November 1994, dibuat di

    hadapan Sri Naning, S.H., Notaris publik di Jakarta dan telah memperoleh pengesahan dari

    Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Surat Keputusan No. C2-

    4008.HT.01.01.TH.95 yang dicatat pada Pengadilan Negri Jakarta Pusat dengna nomor

    registrasi 640/1995 tanggal 13 April 1995. Akta perusahaan telah mengalami berberapa kali

    perubahan. Perubahan terakhir dibuat dihadapan Sri Hasmiyati, S.H., dengan akta notaris

    nomor 8 tanggal 14 Agustus 2008. Perubahan ini telah memperoleh pengesahan dari Menteri

    Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Surat Keputusan No. AHU-68096.AH.01.02 tanggal

    23 September 2008.

    PT. AMI merupakan perusahaan bahan kimia yang memproduksi satu jenis bahan kimia saja

    yakni PTA (purified Terephtalic Acid). Target pasar perusahaan adalah pasar domestik dan

    ekspor. PT. AMI berkantor pusat di Gedung Summitmas I Lantai 20, Jl. Jendral Sudirman

    Kav.61-62, Jakarta. Sementara itu pabrik PT. AMI berlokasi di Merak, Banten. Perusahaan

    mulai beroperasi pada tahun 1997.

    Berikut adalah komposisi kepemilikan saham PT AMI sebelum pengambilalihan:

    Pemegang Saham Jumlah

    Saham

    (Lembar)

    Komposisi

    Kepemilikan

    BP Amoco Chemical Indonesia Ltd 50 50%

    Mitsui Chemicals 450 45%

    Mitsui Co 5 5%

    PT AMI merupakan perusahaan patungan 50:50 milik BP dan mitranya yaitu Mitsui Chemicals

    Inc. dan Mitsui & Co Ltd. Sebelum diakuisisi oleh BP Global Investment Limited, PT. Amoco

    Mitsui PTA Indonesia (PT. AMI) dikendalikan bersama-sama antara PT BP Amoco Chemical

  • 4

    Indonesia Ltd dan mitranya. Setelah diakuisisi oleh BP Global Investment, PT. AMI berubah

    nama menjadi PT. BP Petrochemicals Indonesia.

    BP Amoco Chemical Indonesia Ltd didirikan di Delaware, United States. Perusahaan ini

    didirikan pada tanggal 10 Maret 1990. Sebelumnya perusahan ini bernama Amoco Chemical

    Indonesia, kemudian pada tanggal 12 April 1999 diubah namanya menjadi BP Amoco

    Chemical Indonesia Ltd yang dicatat oleh Edward J. Freel, Secretary of State of The State of

    Delaware (United States). Perusahaan ini merupakan salah satu anak usaha BP P.L.C. yang

    dimiliki 100 % melalui BP Amoco Chemical Holding Company yang juga berkantor di

    Delaware, United States.

    Mitsui Chemicals merupakan perusahaan petrokimia, sementara Mitsui Co merupakan

    perusahaan perdagangan umum yang lini bisnisnya meliputi energi, permesinan, bahan kimia,

    makanan, tekstil, logistik, keuangan dan lain-lainnya. Keduanya merupakan bagian dari Mitsui

    Grup yang merupakan kelompok usaha asal Jepang. Keduanya memiliki saham PT. AMI

    sebelum akhirnya dijual ke BP Global Investment Limited.

    III. KRITERIA PEMBERITAHUAN

    3.1. Berdasarkan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar PT. Amoco Mitsui PTA Indonesia No.

    AHU-AH.01.10-09470 menunjukkan bahwa Pengambilalihan saham telah berlaku efektif

    secara yuridis sejak tanggal 7 Maret 2014;

    3.2. Pengambilalihan saham PT. Amoco Mitsui PTA Indonesia (PT. AMI) oleh BP Global

    Investment merupakan transaksi pembelian saham oleh perusahaan yang tidak terafiliasi;

    3.3. Nilai aset gabungan hasil Pengambilalihan Saham antara BP Global Investment dan PT.

    Amoco Mitsui PTA Indonesia (PT. AMI) berdasarkan data tahun 2012 adalah sebesar Rp.

    9,471 (Sembilan Koma Empat Tujuh Satu Trilyun Rupiah) dan nilai penjualan gabungan

    adalah sebesar Rp. 7,083 Trilyun ( Tujuh Koma Nol Delapan Tiga Trilyun Rupiah).

    Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 57/2010 tentang Penggabungan atau Peleburan

    Badan Usaha dan Pengambilalihan Saham Perusahaan yang Dapat Mengakibatkan Terjadinya

    Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat mengatur, mengatur bahwa

    penggabungan dua perusahaan atau akuisisi saham yang menembus batas aset Rp 2,5 triliun

    dan penjualan Rp 5 triliun wajib lapor kepada komisi;

  • 5

    3.4. Bahwa dengan demikian, batasan nilai pengambilalihan saham PT. Amoco Mitsui PTA

    Indonesia oleh BP Global Investment Limited Terpenuhi.

    IV. TENTANG TRANSAKSI

    BP Global Investment Limited membeli sebanyak 50 % (Lima Puluh Persen) saham PT. AMI.

    Berikut adalah transaksi pengambilalihan:

    No Jenis Saham Pemilik

    Jumlah

    Saham

    (Lembar)

    Persentase

    Saham (%) Nilai (Rp)

    1 Saham Biasa Mitsui Chemicals. Inc 450 45 155.880.000.000

    2 Saham Biasa Mitsui & Co Ltd 50 5 17.320.000.000

    V. TENTANG ALASAN PENGAMBILALIHAN SAHAM

    5.1 BP Group berniat untuk mengembangkan bisnis produk PTA-nya di Indonesia dengan cara

    mengambilalih seluruh saham PT. Amoco Mitsui Indonesia;

    5.2 Dalam upaya pengembangan bisnis ini, dibutuhkan tambahan modal yang tidak dapat dipenuhi

    oleh mitra BP Grup yakni Mitsui Chemicals. Inc dan Mitsui & Co Ltd. Oleh karena itu para

    mitra tersebut memilih menjual sahamnya di PT. Amoco Mitsui PTA Indonesia;

    5.3 BP Grup melihat industri PTA di Indonesia memiliki potensi pengembangan di masa depan

    dengan semakin meningkatnya investasi di sektor pertekstilan di Indonesia;

    5.4 Untuk pengembangan ini BP ingin menambahkan permodalan untuk mengurangi struktur

    biaya dan meningkatkan efisiensi. Kedepannya PT. AMI membutuhkan tambahan kapasitas

    untuk memenuhi kebutuhan domestik yang semakin meningkat. PT. AMI telah mengajukan

    proposal penambahan kapasitas produksi dari 530 Kilo Ton menjadi 930 Kilo Ton, atau

    bertambah 400 Kilo Ton, yang telah disetujui oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal

    Asing (BKPM).

  • 6

    VI. SKEMA AKUISISI

    6.1. PT. AMI sebelum diakuisisi oleh BP P.L.C

    BP. P.L.C

    BP Corporation North

    America Inc (Indiana)

    BP America Inc

    (Delaware)

    BP Company North

    America Inc (Delaware)

    BP Amoco Chemical

    Company (Delaware)

    BP Amoco Chemical

    Holding Company

    (Delaware)

    PT. Amoco Mitsui PTA

    Indonesia)

    BP Holdings North

    America Limited

    BP Amoco Chemical

    Indonesia Limited

    (Delaware)

    BP Global Investment

    Limited

    100 %100 %

    100 %

    100 %

    100 %

    100 %

    100 %

    100 %

    50 %

    Mitsui & Co

    Mitsui Chemical Inc

    45 %

    5 %

    6.2 PT. AMI sesudah diakuisisi BP P.L.C

    BP. P.L.C

    BP Corporation North

    America Inc (Indiana)

    BP America Inc

    (Delaware)

    BP Company North

    America Inc (Delaware)

    BP Amoco Chemical

    Company (Delaware)

    BP Amoco Chemical

    Holding Company

    (Delaware)

    PT. BP Petrochemicals

    Indonesia

    (sebelumnya PT. Amoco

    Mitsui PTA Indonesia)

    BP Holdings North

    America Limited

    BP Amoco Chemical

    Indonesia Limited

    (Delaware)

    BP Global Investment

    Limited

    100 %100 %

    100 %

    100 %

    100 %

    100 %

    100 %

    100 % 50 %

    50 %

  • 7

    VII. TENTANG PURIFIED TEREPHTHALIC ACID (PTA)

    7.1 PTA merupakan produk turunan P-Xylene dimana PTA berfungsi sebagai bahan baku utama dari

    poliester. Berikut adalah pohon industri petrokimia di Indonesia:

    FEED STOCK INDUSTRI HULU INDUSTRI INTERMEDIATE INDUSTRI HILIR END PRODUCT

    Sumber: Direktorat Industri Kimia Dasar Kementrian Perindustrian,2014

    ETHYLENE

    Polyethylene

    BUTADIENE*

    PROPYLENE

    Ethylene Dichloride

    Ethyl Benzene

    Ethylene Glycol

    Polystyrene Styrene Monomer

    Acrylonitrile Butadiene Styrene

    Vinyl Chloride Monomer Polyvinyl Chloride (PVC)

    Styrene Butadiene Rubber

    Styrene Butadiene Latex

    Polyester Chips

    PET Chips (Plastic Grade)

    Alkyl Benzene

    Acrylic Acid/Ester

    Polychem Indonesia Tbk., PT – 226.800 TPA

    Chandra Asri Petrochemical – 320.000 TPA Lotte Chemical Titan N – 450.000 TPA

    Styrindo Mono Indonesia, PT – 340.000 TPA

    ARBE Styrindo – 15.000 TPA, ABS Industri – 15.000 TPA

    OLEFIN

    Styrindo Mono Indonesia, PT – 385.000 TPA

    Sentra Sintetikajaya, PT – 60.000 TPA

    Mitsubishi – 84.000TPA, Indorama Synthetics – 63.000 TPA Indorama PET – 108.000 TPA, Indorama Venture - 72.000 TPA Petnesia Resindo, PT - 60.000 TPA

    Asia Pacific Fiber, PT – 281.600 TPA, Tifico Fiber – 182.180 TPA Polychem Indonesia – 262.150 TPA, Polyfin Canggih, - 18.000 TPA Indorama Synthetics - 73.600 TPA,Indo Toray – 67.500 TPA Sudila Indah Fiber – 56.575 TPA,Panasia Indosyntec – 24.000 TPA Indorama Venture – 33.000 TPA, Kukuh Manunggal Fiber – 18.000 TPA

    Nippon Shokubai Indonesia, PT Acrylic Acid – 80.000TPA, Ethyl Acrylate – 20.000 TPA Butyl acrylate - 40.000 TPA, 2-EHA – 40.000 TPA

    Asahimas, PT –520.800 TPA Sulfindo, PT – 320.000 TPA

    Oxo Alcohol

    Petro Oxo Nusantara, PT Butanol – 33.000TPA, Iso Butanol - 13.000 TPA 2-Ethyl Hexyl Alcohol – 100.000 TPA

    Asahimas Chemical, PT – 226.800 TPA Sulfindo Adiusaha, PT – 15.000 TPA

    Chandra Asri Tbk.,PT – 600.000 TPA

    Unggul Indah Cahaya Tbk., PT – 210.000TPA

    Acrylic Resin

    ARBE Styrin – 15.000 TPA, Dow – 50.000 TPA Maspion Polystyrene, PT – 3.600 TPA

    Latexia Indonesia – 15.000 TPA, BASF Ind – 30.000 TPA Dow Polymers Indonesia, PT – 30.000 TPA Polypropylene

    Asahimasl – 285.000 TPA, Sulfindo – 95.000 TPA Statomer – 87.000 TPA, Eastern Polymer – 36.000 TPA TPC Indo & Plastic Chemical, PT - 120.000 TPA

    Alkyl Benzene Sulfonate

    Aktif Indonesia – 70.000 TPA, Findeco, PT – 30.000 TPA Sayap Mas – 38.000 TPA,Timuraya Tunggal, - 21.600 TPA Unilever – 18.000 TPAKao Indonesia – 24.000 TPA Albright & Wilson Manyar, PT – 14.400 TPA

    Pardic Jaya – 5.000TPA, Stela Resindo – 4.800 TPA Diachem Resin - 33.000 TPA, Eternal Buana – 1.000 TPA

    Tripolyta Indonesia– 360.000 TPA, Pertamina – 45.000 TPA Polytama Propindo, – 230.000 TPA

    Butyl Acetate

    Continental Solvindo,PT – 25.000TPA

    Dioctyl Phthalate

    Petronika – 30.000 TPA. Eterindo – 70.000 TPA, Sari Dahin – 25.000 TPA AROMATIC

    Petrokimia Butadiene – 100.000 TPA

    Cat (Paint) Perekat (Adhesives) Tinta Cetak (Printing Ink) Coatings Flooring Carpet

    Barang- barang Plastik

    Serat Tekstil

    Deterje

    n

    p-Terephtalic Acid

    BENZENE

    PARAXYLENE

    Trans Pacific Petro, – 150.000 TPA Pertamina – 120.000 TPA

    ORTHOXYLENEE

    TOLUENE

    Phthalic Anhydride

    Alkyd Resin

    Pardic Jaya – 20.000 TPA, Eternal Buana – 20.000 TPA Alkindo Mitra – 20.000 TPA, Eterindo – 20.000 TPA Platinum Resin – 12.000 TPA, Lainya – 70.000 TPA Unsaturated Polyester Resin

    Justus Sakti – 24.000 TPA, Eternal Buana – 20.000 TPA Arindo Pacific– 3.600 TPA, Eterindo Nusa – 14.400 TPA Lainya – 70.000 TPA

    Trans Pacific – 100.000 TPA

    Trans Pacific, PT – 160.000 TPA

    Petrowidada PT – 70.000 TPA

    Trans Pacific, PT – 450.000 TPA Pertamina - 270.000 TPA

    Styrene Acrylonitrile

    ARBE Styrindo., PT – 20.000 TPA

    NAPHTHA

    Mitsubishi Chemical – 600.000 TPA Polyprima (Indorama) – 385.000 TPA Polysindo EP -108.000 TPA Pertamina - 225.000 TPA Amoco Mitsui – 340.000 TPA

    Barang- barang Plastik

    (Plastic

    Good)

    Chandra Asri – 320.000 TPA Pertamina – 230.000 TPA

  • 8

    7.2 Purified Terephthalic Acid (PTA) merupakan produk yang termasuk dalam rantai industri

    petrokimia antara dan merupakan bahan baku dari industri benang polyester, botol plastik,

    plastik film dan nylon tire cord. Bahan baku utama industri PTA adalah nafta dan kondensat

    yang merupakan hasil pengolahan kilang minyak bumi yang mengalami proses reforming

    sehingga dihasilkan paraxylene, selanjutnya paraxylene direaksikan dengan acetic acid maka

    dihasilkan PTA;

    7.3 Bahwa produksi PTA sangat tergantung pada produksi PET Chips & Polyester Chips, dimana

    ketika produksi PET Chips & Polyester Chips turun maka produksi PTA secara akan mengalami

    penurunan juga;

    7.4 Perusahaan-perusahaan produsen PTA yaitu PT. Pertamina (1986-2006), PT. Mitsubishi

    Chemical Indonesia, PT. Polysindo Eka Perkasa (sebelumnya bernama PT. Asia Pacific Fibers

    Tbk), PT. Amoco Mitsui PTA Indonesia dan PT Indorama Petrochemicals (sebelumnya bernama

    PT. Polyprima Karyareksa). Semula PT. Pertamina juga memproduksi PTA, namun tutup di

    tahun 2006 dengan alasan keekonomisan. Berikut adalah produsen PTA di Indonesia beserta

    kapasitas terpasang perusahaan:

    Kapasitas Terpasang Produsen PTA di Indonesia Tahun 2010

    No Perusahaan Lokasi Kapasitas

    (Ton)

    Persentase

    Kapasitas

    (%)

    1 PT. Amoco Mitsui PTA Indonesia Merak, Banten 525 26,58

    2 PT. Mitsubishi Chemical Indonesia Merak, Banten 700 35,44

    3 PT. Polyprima Karyareksa Cilegon, Banten 400 20,25

    4 PT. Asia Pacific Fiber Karawang, Jabar 350 17.72

    Total 1975 100

    Sumber: Direktorat Industri Kimia Dasar Kementrian Perindustrian, diolah.

    7.5 Berdasarkan pendapat Komisi Pengawas Persaingan Usaha nomor A20211 yang dikeluarkan

    tahun 2011 tentang konsultasi pengambilalihan saham perusahaan PT. Polyprima Karyareksa

    oleh PT. Indo-Rama Synthetics, Tbk dan Indorama Netherlands BV, yaitu akuisisi yang

    dilakukan di industri PTA, produk PSF, pasar produk PFY, dan produk PET, diketahui bahwa

    PT.Asia Pacific Fiber dan PT. Indorama Petrochemicals hanya memasok PTA kepada

    perusahaan poliester yang terintegrasi, sehingga untuk pasar domestik hanya terdapat 2 (dua)

    pelaku usaha yang memasarkan produk PTA secara bebas yakni PT. Amoco Mitsui PTA

    Indonesia dan PT. Mitsubishi Chemical Indonesia;

  • 9

    7.6 Berdasarkan business plan PT. AMI, jumlah PTA yang diperdagangkan di Indonesia pada tahun

    2012 adalah sebesar 1.390 ribu ton, dipasok oleh PT. AMI sebesar 480 ribu ton, dan sebesar 73

    ribu ton diimpor. Tidak ada pembatasan impor dan ekspor PTA oleh pemerintah, hal ini sesuai

    keterangan Diektorat Industri Kimia Dasar Kementrian Perindustrian yang menyatakan bahwa

    nilai impor ke Indonesia semakin meningkat selama 2009-2013 dari 11.462 ton (2009) menjadi

    70.358 ton(2013) dan tidak ada ketergantungan PTA yang signifikan terhadap salah satu

    produsen PTA yang ada di Indonesia.

    VIII. FAKTA TENTANG PRODUK PERUSAHAAN YANG BERTRANSAKSI

    8.1 BP Global Investment selalu perusahaan pengambil alih merupakan perusahaan investasi yang

    tidak melakukan kegiatan produksi. Sehingga tidak memiliki produk karena kegiatan usahanya

    adalah terkait penanaman modal. Di Indonesia BP global Investment memiliki satu anak

    perusahaan yaitu PT. Jasatama Petroindo, sebuah perusahaan perdagangan yang melakukan

    kegiatan distribusi bahan bakar. Kegiatan ini tidak terkait dengan rantai produksi Purified

    Terephthalic Acid (PTA);

    8.2 Induk BP Global Investment yakni BP. PLC yang berpusat di London, memiliki anak

    perusahaan di luar Indonesia yang memproduksi Purified Terephthalic Acid (PTA );

    8.3 PT. Amoco Mitsui Indonesia selaku perusahaaan yang diambil alih merupakan perusahaan yang

    memproduksi satu jenis produk saja yakni Purified Terephthalic Acid (PTA). Berdasarkan

    bussines plan setelah akuisisi, jika PT. Amoco Mitsui Indonesia produksinya kurang dari target

    maka kekurangan tersebut akan dipenuhi oleh anak-anak perusahaan BP. P.L.C di luar negeri.

    IX. TENTANG PASAR BERSANGKUTAN

    9.1 Tentang Pasar Produk dan Pasar geografis

    9.1.1 Dalam menentukan pasar produk Tim Penilaian mengacu kepada Peraturan Komisi

    Nomor 3 Tahun 2009 tentang Pedoman Penerapan Pasal 1 Angka 10 Tentang Pasar

    Bersangkutan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan

    Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (Pedoman Pasar Bersangkutan);

    9.1.2 Dalam menentukan pasar geografis, Tim Penilaian melakukan analisis terhadap biaya

    transportasi, lamanya perjalanan, tarif, dan peraturan-peraturan yang membatasi lalu lintas

    perdagangan antar kota/wilayah pemasaran;

  • 10

    9.2 Berdasarkan fakta, kegiatan usaha (produk) BP Global Investment Limited dan anak

    perusahaannya di Indonesia tidak ada yang sama dengan kegiatan usaha (produk) PT Amoco

    Mitsui PTA Indonesia (PT. AMI). Kegiatan usaha BP Global Investment Limited sendiri adalah

    investasi, tidak dalam kegiatan memproduksi barang apapun. Sedangkan kegiatan usaha PT

    Amoco Mitsui PTA Indonesia (PT. AMI) adalah memproduksi dan memasarkan purified

    terephthalic acid (PTA);

    9.3 Berdasarkan hasil penelitian, kegiatan usaha (produk) antara BP Global Investment Limited dan

    anak perusahannya di Indonesia tidak memiliki karakteristik dan kegunaan yang sama dengan

    kegiatan usaha (produk) PT Amoco Mitsui PTA Indonesia (PT. AMI), sehingga produk tersebut

    tidak saling mensubstitusi, tidak saling bersaing, dan tidak saling terintegrasi dan

    mengindikasikan pasar produk yang terpisah;

    9.4 Karena BP Global Investment Limited dan dengan PT Amoco Mitsui PTA Indonesia (PT. AMI)

    tidak berada pada pasar produk yang sama maka tidak diperlukan analisis lebih lanjut mengenai

    pasar geografis. Oleh karena itu pasar PT. AMI dan BP Global Investment tidak dalam pasar

    bersangkutan yang sama;

    9.5 Walaupun tidak dalam pasar bersangkutan yang sama, namun mengingat HHI pasar produk PTA

    yang tinggi yakni sebesar 2.687 maka Komisi menaruh perhatian yang besar. Berdasarkan

    Peraturan Komisi Nomor 3 Tahun 2012, industri dengan HHI di atas 1800 dikategorikan sebagai

    industri terkonsentrasi tinggi. Nilai HHI ini dihitung dari data kapasitas terpasang industri PTA

    tahun 2010 yang didapatkan dari departemen perindustrian. Perhatian Komisi terutama terhadap

    kondisi supply dan demand PTA di dalam negeri;

    9.6 Berdasarkan penelitian, terdapat empat pelaku usaha yang memproduksi PTA di Indonesia.

    Namun ketersediaan PTA tidak terbatas kepada empat perusahaan tersebut saja karena masih

    ada potensi impor yang terbuka. Saat ini bea impor untuk PTA yang berasal dari negara-negara

    ASEAN tidak dikenakan, karena itu konsumen PTA di Indonesia tidak kesulitan dalam

    memenuhi kebutuhan PTA. Selain itu tidak ditemukan regulasi/kebijakan yang membatasi

    ekspor atau impor PTA dari dan ke luar negeri;

    9.7 Mekanisme jual-beli PTA dengan konsumen, diberlakukan dengan sistem kontrak tahunan.

    Kontrak penjualan tersebut dapat diperbaharui setiap tahun. Hal ini menunjukkan bahwa tidak

    ada pengikatan jual-beli secara permanen sehingga konsumen dapat mengantisipasi perubahan

    dan kerugian;

  • 11

    9.8 Bahwa harga yang tercantum dalam kontrak merupakan hasil negosiasi antara konsumen dan

    produsen, dimana konsumen mempunyai akses informasi harga jual PTA di pasar dunia yang

    dapat dijadikan dasar bernegosiasi dengan produsen. Oleh karena itu tidak ada pihak yang

    dominan dalam proses negosiasidan tidak ada pihak yang dirugikan;

    9.9 BP Global Investment memandang pasar PTA Indonesia berpotensi untuk dikembangkan dan

    melalui PT. AMI berkomiten untuk menjual produknya di Indonesia (belum memproritaskan

    untuk menjual ke luar negeri). Komitmen ini sesuai dengan business plan yang disampaikan

    kepada Komisi, dimana PT. AMI akan menambah kapasitas terpasang industri PTA nya. Hal ini

    berdampak positif bagi pemenuhan kebutuhan PTA di Indonesia, sehingga kekhawatiran adanya

    pengurangan proporsi penjualan domestik akibat akuisisi ini kecil kemungkinannya akan terjadi.

    X. KESIMPULAN

    10.1 Kegiatan usaha BP Global Investment Limited adalah investasi, sedangkan kegiatan usaha PT

    Amoco Mitsui PTA Indonesia (PT. AMI) adalah memproduksi dan memasarkan purified

    terephthalic acid (PTA), oleh karena itu kedua perusahaan ini tidak berada pada pasar

    bersangkutan yang sama. Meskipun demikian, mengingat konsentrasi pasar berdasarkan

    perhitungan HHI pasar produk PTA yang tinggi (2.687), maka Komisi menaruh perhatian

    terhadap kondisi supply dan demand PTA domestik;

    10.2 Berdasarkan penelitian, terdapat 4 (empat) perusahaan yang memproduksi PTA, namun

    ketersediaan PTA tidak terbatas kepada empat perusahaan tersebut karena potensi impor yang

    terbuka. Selain itu juga tidak ditemukan regulasi/kebijakan yang membatasi ekspor atau impor

    PTA dari dan ke luar negeri;

    10.3 Mekanisme jual-beli PTA dengan konsumen, diberlakukan dengan sistem kontrak tahunan.

    Sehingga tidak ada pengikatan jual-beli secara permanen yang mengakibatkan kerugian

    konsumen PTA;

    10.4 Komitmen BP Global Investment melalui PT. AMI untuk memprioritaskan pasar domestik tidak

    berdampak pada industri hilir di dalam negeri yang berpotensi menghadapi pengurangan

    pasokan.

  • 12

    XI. PENDAPAT

    11.1 Dengan demikian, Komisi mengeluarkan pendapat tidak adanya dugaan praktik monopoli atau

    persaingan usaha tidak sehat yang diakibatkan pengambilalihan saham PT Amoco Mitsui PTA

    Indonesia (PT. AMI) oleh BP Global Investment Limited;

    11.2 Bahwa pendapat komisi hanya terbatas pada proses pengambilalihan (akuisisi) saham perusahaan

    PT Amoco Mitsui PTA Indonesia (PT. AMI) oleh BP Global Investment Limited. Jika di

    kemudian hari terdapat perilaku anti persaingan yang dilakukan baik para pihak maupun anak

    perusahaannya, maka perilaku tersebut tidak dikecualikan dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun

    1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan atau Persaingan Usaha Tidak Sehat.

    Jakarta, 6 Agustus 2014

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha

    Ketua,

    ttd

    Muhammad Nawir Messi