Penatalaksanaan fisioterapi pada kasus cerebral palsy spastic quadriplegic

download Penatalaksanaan fisioterapi pada kasus cerebral palsy spastic quadriplegic

of 85

Embed Size (px)

description

konferensi kasus Fisioterapi Pediatri RSCM 2012

Transcript of Penatalaksanaan fisioterapi pada kasus cerebral palsy spastic quadriplegic

  • 1. PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS CEREBRAL PALSY SPASTIC QUADRIPLEGIC DISUSUN OLEH : Ade Fitri (1006719652) AsmallahPutriWandasari (1006778011) IrmanGalihPrihantoro (1006778213) Nabila Fatana (1006720181) VertiliaDesi (1006720420) PROGRAM VOKASI KEDOKTERAN BIDANG STUDI FIFIOTERAPI 2010 UNIVERSITAS INDONESIA
  • 2. KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Esa karena akanlimpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikanpenyusunan makalah konferensi kasus Fisioterapi Pediatri (FT A) dengan tepatwaktu. Pembuatan makalah ini bertujuan untuk melengkapi tugas dalam PraktekKlinik I Semester V. Dalam penyusunan makalah ini kami telah banyak memperoleh bimbingandan dukungan dari berbagai pihak baik dokter, instruktur atau fisioterapis, seniorfisioterapis angkatan 2009, dan teman-teman seperjuangan.Oleh sebab itu padakesempatan kali ini tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihakyang telah banyak membantu penyusunan makalah ini. Kami menyadari tanpa bimbingan dan pengarahan dari semua pihak, makalaporan ini tidak akan tersusun dengan baik. Pada kesempatan kali ini kamimengucapkan terima kasih kepada dokter, dosen mata ajar fisioterapi pediatri,seluruh pembimbing praktek klinik fisioterapi di Rumah Sakit Umum PusatNasional Dr Cipto Mangunkusumo dan teman-teman mahasiswa fisioterapiUniversitas Indonesia. Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunanmakalah konferensi ini. Oleh sebab itu penulis mengaharapkan saran-saran dankritik yang membangun demi perbaikan di masa yang akan datang. Semogamakalah ini dapat bermanfaat bagi semua pembaca pada umumnya dan rekan-rekan fisioterapis pada khususnya. Makalah ini belum atau tidak bisa dijadikan acuan sebelum disetujui dosenpembimbing dan dikonferensikan atau dipresentasikan. Jakarta, 23 November 2012 Penulis i
  • 3. LEMBAR PENGESAHANMakalah konferensi kasus telah dikoreksi, disetujui, dan diterima PembimbingPraktek Klinik Program Studi Fisioterapi Pediatri (FTA) RSCM untuk melengkapitugas Praktek Klinik dan memenuhi persyaratan untuk mengikuti Ujian AkhirSemester (UAS) 2012.Pada hari : SelasaTanggal : 27 November 2012 Pembimbing, .. Sri Novia Fauza, S. ST. FT ii
  • 4. DAFTAR ISIKATA PENGANTAR .................................................................................................... iLEMBAR PENGESAHAN ...........................................................................................iiDAFTAR ISI ................................................................................................................ iiiBAB I PENDAHULUAN a. Latar Belakang Masalah ............................................................................... 1 b. Identifikasi Masalah ..................................................................................... 2 c. Rumusan Masalah ......................................................................................... 2 d. Tujuan Penulisan .......................................................................................... 3 e. Metode Penulisan ......................................................................................... 3BAB II KAJIAN TEORI 1. Definisi Cerebral Palsy................................................................................. 5 2. Anatomi dan Fisiologi Otak ......................................................................... 6 3. Patofisiologi Cerebral Palsy ....................................................................... 10 4. Etiologi Cerebral Palsy .............................................................................. 11 5. Manifestasi KlinisCerebral Palsy ............................................................... 14 6. PrognosisCerebral Palsy ............................................................................. 15 7. Klasifikasi Cerebral Palsy .......................................................................... 17 8. Cerebral PalsySpastik Quadriplegi ............................................................ 23 9. Penatalaksanaan Fisioterapi pada Cerebral PalsySpastik Quadriplegi ...... 26BAB III ISI 1. Formulir fisioterapi .................................................................................... 51BAN IV PENUTUP 1. Kesimpulan ................................................................................................ 69 2. Saran ........................................................................................................... 69DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................. 70LAMPIRAN .................................................................................................................. 72 iii
  • 5. BAB I PENDAHULUAN1. Latar Belakang Masalah Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2003 memperkirakan jumlah anak penyandang cacat di Indonesia sekitar 7-10% dari jumlah penduduk Indonesia. Sebagian besar anak penyandang cacat atau sekitar 295.250 anak berada di masyarakt dalam pembinaan dan pengawasan orang tua dan keluarga. Pada umumnya mereka belum mendapatkan pelayanan kesehatan sebagaimana mestinya (Depkes, 2011). Kecacatan ini timbul karena bawaan lahir ataupun didapat setelah lahir. Adapun faktor faktor yang mempengaruhi yaitu natal, prenatal, postnatal, dan social ekonomi. Banyak jenis kecacatan yang terjadi pada anak, diantanranya adalah Cerebral Palsy. Cerebral Palsy sendiri merupakansekelompok gangguan gerak atau postur yang disebabkan oleh lesi yang tidak progresif yang menyerang otak yang sedang berkembang atau immatur. Lesi yang terjadi sifatnya menetap selama hidup, tetapi perubahan gejala bisa terjadi sebagai akibat proses pertumbuhan dan maturasi otak. Kerusakan jaringan saraf yang tidak progresif pada saat prenatal dan sampai 2 tahun post natal termasuk dalam kelompok Cerebral Palsy. Di Indonesia 1 - 5 dari setiap 1.000 anak yang lahir hidup di Indonesia memiliki kondisi tersebut. Sedangkan di USA ada kecenderungan peningkatan prevalensi pada dua dekade terakhir. Hal ini disebabkan kemajuan penanganan obstetri dan perinatal, sehingga terdapat peningkatan bayi immatur, berat lahir rendah dan bayi prematur dengan komplikasi yang bertahan hidup. Insiden bervariasi antara 2-2,5/1000 bayi lahir hidup. Di USA perkiraan prevalensi pada yang sedang atau berat antara 1,5-2,5/1000 kelahiran, kurang lebih mengenai 1.000.000 orang (Elita Mardiani, 2006). Cerebral Palsy bukanlah termasuk penyakit secara tersendiri, tetapi istilah yang diberikan untuk sekelompok gejala motorik yang bervariasi akibat lesi otak yang tidak progresif. Akibat lesi otak yang bevariasi maka muncul berbagai macam klasifikasi Cerebral Palsy, diantaranya berdasarkan 1
  • 6. bagian tubuh yang terkena atau topografinya pada tubuh; hemiplegic,diplegic, atau quadriplegic; gangguan motorik yang dominan; apakah itu spastic, floopy, atau athetose. Nantinya dalam makalah ini akan dibahas secara mendalam tentang Cerebral Palsy Spastic Quadriplegic.2. Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas, maka kami sebagai penulis dapat mengidentifikasikan masalah untuk kasus tersebut sebagai berikut: a. Gangguan ambulasi dan transfer b. Gangguan gerak c. Gangguan Postur 2.1 Pembatasan Masalah Banyaknya jenis dan masalah yang timbul pada kasus Cerebral Palsy, maka kami akan membatasi permasalahan yang akan dibahas dalam makalah ini. Adapun masalah yang dibahas akan dibatasi pada Penatalaksanaan fisioterapi pada penderita Cerebral Palsy Spastic Quadriplegic. 2.2 Rumusan Masalah Rumusan masalah dalam karya tulis ilmiah ini adalah: 1. Apa definisi dari Cerebral Palsy? 2. Bagaimana anatomi dan fisiologi otak? 3. Bagaimana epidemiologi dari Cerebral Palsy? 4. Bagaimana Patofisiologi dari Cerebral Palsy? 5. Apa etiologi dari Cerebral Palsy? 6