PEMBUATAN APLIKASI PENGIRIM PULSA DI ZYRUS...

of 17/17
PEMBUATAN APLIKASI PENGIRIM PULSA DI ZYRUS PHONESHOP BERBASIS ANDROID NASKAH PUBLIKASI diajukan oleh Anis Sya’ban Dwijaya 10.11.4450 kepada SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA YOGYAKARTA 2014
  • date post

    13-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    223
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PEMBUATAN APLIKASI PENGIRIM PULSA DI ZYRUS...

PEMBUATAN APLIKASI PENGIRIM PULSA DI ZYRUS PHONESHOP

BERBASIS ANDROID

NASKAH PUBLIKASI

diajukan oleh

Anis Syaban Dwijaya

10.11.4450

kepada SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

AMIKOM YOGYAKARTA YOGYAKARTA

2014

Naskah Publikasi

MAKING APPLICATION SENDING PULSES IN ZYRUS PHONESHOP BASED ANDROID

PEMBUATAN APLIKASI PENGIRIM PULSA DI ZYRUS PHONESHOP

BERBASIS ANDROID

Anis Syaban Dwijaya Ema Utami

Jurusan Teknik Informartika STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

ABSTRACT

Cellular phone can function as it should be by using a pulse. That is what makes a lot of stores are becoming agents pulses, one of which is in store Zyrus Phoneshop. Pulse charging is done at the shop Zyrus Phoneshop wear electronic system reload by sending a message format containing the nominal pulse code, phone number of consumers, and PIN numbers are sent to the server number. But in the delivery of common mistakes that result in no pulse is sent to the mobile phone number of consumers. Therefore, the authors make Aplication Sender Pulse Based on Android to minimize errors that occur in the store Zyrus Phoneshop

There are several stages in the design and manufacturing applications, starting from the collection of the data obtained from various sources, including process modeling use case diagram, activity diagram, sequence diagrams, and class diagrams, data modeling, interface, planning and implementation according to plan have been made. Once the implementation is done, then do the test if the application is appropriate to their needs or not. If there are errors in the program, then be repaired.

Of all the stages of the research that has been done then the Aplication Sender Pulse Based on Android that is able to minimize the mistakes that previously occurred in the store Zyrus Phoneshop.

Keywords : Android , Applications, Pulse

1

1. Pendahuluan

Pengisian pulsa atau voucher telepon yang dahulu hanya bisa dilakukan

secara manual atau dengan cara membeli voucher fisik lalu dengan memasukkan

kode voucher lalu dikirimkan ke nomor layanan pengisian pulsa pada operator

yang digunakan, kini pengisian pulsa dapat dilakukan dengan lebih praktis, yaitu

dengan sistem isi pulsa elektronik. Sistem pengisian pulsa elektronik sendiri dapat

dilakukan dengan mengirim sms kepada server agen pulsa telepon sellular dengan

format sms yang sudah ditentukan oleh tiap server. Tiap penyedia server isi pulsa

elektronik mempunyai format atau kode operator yang berbeda-beda, namun untuk

mempermudah dalam mengingat format atau kode operator ini, terkadang para

penyedia server atau agen pulsa elektronik, mempunyai kesepakatan untuk

menyamakan format sms nya. Selain ditentukan oleh pemilik server, format

pengisian via sms tersebut juga ditentukan oleh jenis software yang digunakan

pada tiap server milik agen pulsa. Begitu juga dengan agen pulsa toko Zyrus

Phoneshop yang memakai cara tersebut.

Selain lebih mudah dan efisien dalam sistem pengisian pulsa, sistem isi

ulang pulsa elektronik ini juga mempunyai keunggulan lain, yaitu bisa dilakukan

dengan menggunakan satu chip atau satu kartu perdana telepon untuk melakukan

transaksi ke semua operator.

Pengisian pulsa di toko Zyrus Phoneshop kepada konsumen yang dilakukan

dengan cara mengirimkan pesan sms berupa perintah dengan format tertentu

kepada server terkadang masih sering ditemukan kesalahan format, dari beberapa

kesalahan tersebut, banyak dijumpai yaitu salah memasukkan kode operator, dan

nomor telepon tujuan yang akan diisi pulsa. Kesalahan tersebut berakibat tidak

terkirimnya pulsa pada nomor tujuan dan harus mengulang pengiriman sms

pengisian untuk server, terkadang juga kesalahan tersbut mengakibatkan pulsa

terkirim ke nomor tujuan yang salah.

Oleh karena itu untuk meminimalisir kesalahan pada saat melakukan

transaksi pengisian pulsa elektronik, penulis mengambil judul Pembuatan Aplikasi

Pengirim Pulsa di Zyrus Phoneshop Berbasis Android. Aplikasi ini bekerja pada

handset Android yang pada saat ini menjadi salah satu satu sistem operasi

berbasis linux yang sangat mendunia saat ini digunakan di dalam smartphone.

Handset Android pada saat ini juga telah banyak dimiliki oleh sebagian besar

masyarakat di Indonesia, dan bagi orang yang mempunyai usaha isi ulang pulsa

elektronik dapat memanfaatkan handset Andorid yang dimiliki untuk menunjang

2

dan mempermudah transaksi pulsa serta meminimalisir kesalahan pada saat

melakukan transaksi, dengan menggunakan aplikasi ini.

2. Landasan Teori

2.1 Telepon Seluler

Telepon seluler merupakan perangkat elektronik komunikasi, yang

mempunyai fungsi dasar seperti telepon konvensional saluran tetap yang

menggunakan jaringan kabel, namun bedanya disini telepon seluler bersifat

portable atau bisa dibawa kemanapun tanpa menggunakan jaringan kabel, atau

yang biasa disebut juga telepon dengan jaringan nirkabel. Di Indonesia terdapat

dua jaringan telepon seluler, yaitu GSM (Global System for Mobile

Telecommunications), dan jaringan CDMA ( Code Division Multiple Access ).

Telepon seluler menggunakan jaringan tanpa kabel, di dalam perangkat telepon

seluler dilengkapi dengan sistem penerima sinyal ( Receiver ), untuk menerima

jaringan telepon yang dipancarkan dari antena BTS (Base Transceiver Station )

dari tiap operator jaringan seluler..

2.2 Pulsa

Pulsa merupakan media penghubung untuk komunikasi, baik komunikasi

jarak dekat maupun jarak jauh. Definisi pulsa juga dapat diartikan yaitu merupakan

denyut nadi yang terjadi karena detak jantung, tegangan atau arus yang

berlangsung beberapa lama berbentuk segi empat atau gelombang sinus, satuan

dalam perhitungan biaya telepon1 . Dalam kaitanya dengan hal ini maka pulsa

adalah satuan dalam perhitungan telepon. Fungsi dari pulsa yaitu sebagai satuan

biaya untuk telfon, mengirim pesan short message service, chating, akses paket

data internet dan bahkan bermain game online. Saat ini di kota-kota besar

Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta dan lainya pulsa juga

berfungsi untuk pembayaran listrik.

Pengisian pulsa dapat dilakukan dengan cara prabayar dan pasca bayar.

Pulsa dengan sistem prabayar yaitu pengisian yang sifatnya realtime, pembayaran

yang dilakukan sebelum pelanggan menggunakan pulsa. Pulsa prabayar berbeda

dengan pasca bayar yang tidak bersifat real time yang dilakukan setelah

pelanggan menggunakan Pulsa. Sistem billing untuk prabayar dan pasca bayar

selama ini dilakukan secara terpisah dan memiliki karakteristik tersendiri.

1 EM Zul Fajri dan Ratu Aprilia Senja, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, hal 677

3

Pulsa dapat berupa voucher dan elektrik. Voucher atau Voucher isi ulang

yaitu pulsa fisik (berwujud), maksud lebih jelasnya adalah pengisian pulsa yang

dilakukan sendiri dengan mengirim dua belas digit angka yang terdapat pada

voucher setelah digosokan. Kode tersebut dikirim via short message service ke

operator seluler pelanggan. Sedangkan pulsa elektrik adalah Non-Fisik (tidak

berwujud), pengisian yang ditransfer langsung melalui media elektronik yang

dilakukan oleh penjual ketika costumer/pelanggan membeli di counter.

2.3 Android

Android ada sistem operasi yang dikembangkan untuk perangkat mobile

berbasis Linux. Pada awalnya sistem operasi ini dikembangkan oleh Android Inc,

yang kemudian dibeli oleh Google pada tahun 20052. Android dikembangakan

untuk telepon seluler dan juga tablet PC. Fungsinya sama seperti sistem operasi

Symbian pada Nokia, iOS pada iPhone, dan BlackBerry OS pada BlackBerry.

Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan

aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam Piranti Android tidak

terkait pada satu merek Handphone saja, beberapa vendor terkenal yang sudah

memakai Android antara lain Samsung, Sony Ericsson, HTC, Nexus, Motorola, dan

lain lain.

2.4 UML ( Unified Modeling Language )

Unified Modeling Language (UML) adalah sebuah bahasa yang telah

menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang dan

mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML menawarkan sebuah standar untuk

merancang model sebuah sistem3.

Unified Modeling Language(UML) adalah notasi yang lengkap untuk

membuat visualisasi model suatu sistem. Sistem berisi informasi dan fungsi, tetapi

secara normal digunakan untuk memodelkan sistem komputer4. UML merupakan

bahasa standar untuk penulisan blueprint software yang digunakan untuk

visualisasi, spesifikasi, pembentukan dan pendokumentasian alat-alat dari sistem

perangkat lunak5.

2 Hermawan, 2011, Hal. 2. 3 Verdi Yasin, REKAYASA PERANGKAT LUNAK BERORIENTASI OBJEK Pemodelan, Arsitektur dan Perancangan (Modeling, Architecture and Design), hal 194 4 Ibid. hal 267 5 Ibid

4

2.5 IDE Eclipse

Eclipse adalah IDE software yang digunakan oleh banyak bahasa

pemrograman seperti Java, Ada, C, C++, COBOL, Phyton dan lain-lain. Di dalam

IDE Eclipse terdapat layanan system extensible (semacam sistem penambahan

plugins), editor, drbugger, control tools, pengaturan direktori dan lain-lain. IDE

Eclipse intinya adalah suatu software yang lingkungannya dikondisikan agar

memudahkan pengembang membangun suatu aplikasi.

Eclipse merupakan pekakas universal untuk semua platform yang mana sifat

universal Eclipse didapat dari kemampuannya untuk menerima aneka modul

tambahan (plig-in) di dalamnya.

2.6 Java

Java adalah suatu jenis teknologi pemrograman yang dikembangkan oleh

Sun Microsystem. Teknologi java dapat digunakan untuk pembuatan aplikasi

database, web, jaringan, ataupun grafis6. Java merupakan bahasa pemrograman

yang sangat handal. Keandalannya ini terbukti sesuai dengan slogannya yaitu

Write One Run Everywhere yang mana penulisan kode program dalam bahasa

java dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi yang digunakan asalkan ada

mesin penerjemah bahasa java yang disebut dengan Java Virtual Machine atau

JVM sehingga lebih praktis untuk diterapkan7.

2.7 SQL(Structured Query Language)

Menurut Rudyanto (2006, hal. 23) SQL (Structured Query Language) adalah

salah satu bahasa generasi level ke 4 (4th GL) yang awalnya dikembangkan oleh

IBM di San Jose Research Laboratory. Berbeda dengan bahasa pemrograman

level ke-3 (3rd GL), SQL adalah bahasa yang bersifat request oriented dan

bersifat non-prosedural sehingga mudah untuk dipelajari karena sintaksis yang

digunakan hampir menyerupai bahasa yang digunakan oleh manusia untuk

berkomunikasi. Oleh karena itu, SQL lebih fleksibel digunakan dalam

penggunaannya. Selain itu SQL juga bersifat non case sensitif. Banyak vendor

pembuat DBMS (Database Management System) yang saat ini menggunakan

SQL sebagai standarisasi dalam produk mereka, seperti Oracle, Microsoft SQL

Server, PostGreSQL dan MySQL.

SQL sendiri terbagi atas dua bagian yaitu :

6 Wahana Komputer, Membangun Aplikasi Bisnis dengan NetBean7, hal 2 7 Ibid.

5

1. DDL (Data Definition Language), yaitu bahasa yang memiliki kemampuan

untuk mendefinisikan data yang berhubungan dengan pembuatan dan

penghapusan objek seperti tabel, indeks bahkan basis datanya sendiri.

Beberapa contoh perintah DDL yang umum digunakan adalah :

CREATE : perintah ini digunakan untuk membuat database,

tabel dan index.

DROP : perintah ini digunakan untuk menghapus database, tabel

dan index.

ALTER : perintah ini digunakan untuk mengubah database, tabel

dan index.

2. DML (Data Manipulation Language), yaitu bahasa yang menghubungkan

dengan proses manipulasi data pada tabel, record. Beberapa contoh

perintah DDL yang umum digunakan adalah :

INSERT : untuk menambahkan record ke dalam tabel

UPDATE : untuk mengupdate record pada tabel

SELECT : untuk menampilkan record dari tabel atau View

DELETE : untuk menghapus record dari tabel

2.8 SQLite Manager

SQLite merupakan mesin database SQL embedded. Tidak seperti

kebanyakan database SQL lainnya, SQLite tidak memiliki proses server yang

terpisah. SQLite membaca dan menulis secara langsung ke disk. Database SQL

lengkap dengan multiple tabel, indices, triggers, dan views, semua terdapat dalam

sebuah disk file tunggal. Format file database adalah cross-platform yaitu kita

bebas mengcopy database antara 32-bit dan sistem 64-bit.

3. Analisis dan Perancangan Sistem

3.1 Kebutuhan fungsional

Kebutuhan fungsional adalah jenis kebutuhan yang berisi proses-proses apa

saja yang nantinya dilakukan oleh sistem. Kebutuhan juga berisi informasi-

informasi apa saja yang harus ada dan dihasilkan oleh sistem. Berikut ini adalah

kebutuhan fungsional dari aplikasi yang akan dibuat:

1. Sistem harus dapat menampilkan form login aplikasi tersebut.

a. Pengguna dapat login aplikasi tersebut dengan password yang telah

ditentukan.

2. Sistem harus dapat menampilkan form menu utama

6

a. Pada form menu utama pengguna dapat memilih menu pengaturan,

menu pengisian pulsa, menu bantuan, menu tentang aplikasi

3. Sistem harus dapat menampilkan form menu pengisian pulsa.

Pada form pengisian pulsa:

a. Pengguna dapat memilih produk dari operator pulsa yang diinginkan.

b. Pengguna dapat memilih nominal pulsa dari produk yang telah dipilih

sesuai dengan pembeli.

c. Pengguna dapat memasukan nomer handphone pembeli yang akan di

isi pulsa

d. Pengguna dapat memilih nomer server penyedia pulsa

e. Dalam form ini terdapat tombol kirim yang akan mengirimkan kode

pulsa, nomer yang akan diisi pulsa, nomer pin agen yang sudah sesuai

format ke nomer server dengan sms.

f. Dalam form ini terdapat tombol lihat laporan yang akan memunculkan

laporan transaksi

4. Sistem harus dapat menampilkan form pengaturan.

a. Pengguna dapat melakukan pengaturan produk yaitu dapat

menambahkan jenis produk, nominal pulsa, dan kode produk.

b. Pengguna dapat melakukan pengaturan transaksi yaitu

menambahkan nomer server, mengatur nomer PIN agen,

mengatur format transaksi.

c. Pengguna dapat melakukan pengaturan keamanan yaitu

mengatur password login

5. Sistem harus dapat menampilkan menu Bantuan yang didalamnya terdapat

bantuan tata cara pengoprasian aplikasi tersebut.

3.2 Perancangan Sistem

3.2.1 Perancangan Proses

Untuk lebih memperjelas tentang gambaran sistem maka penulis membuat

UML dengan beberapa tipe yaitu Use case diagram, Activity diagram, Sequence

diagram, dan Class diagram.

3.2.1.1 Perancangan Use Case

Diagram ini menggambarkan interaksi antara pengguna dengan system,

dalam hal ini adalah user dan aplikasi.

7

Gambar 3. Rancangan Use Case Diagram

3.2.1.2 Perancangan Activity

Activity diagram menggambarkan rangkaian aliran dari aktifitas yang

digunakan untuk mendeskripsikan aktifitas yang dibentuk dalam suatu operasi

sehingga dapat juga digunakan untuk aktifitas lainnya seperti use case atau

interaksi.

8

Gambar 3.2 Rancangan Activity Diagram

9

3.2.1.3 Sequence Diagram

Sequence diagram yaitu gambaran rangkaian dari langkah-langkah yang

menggambarkan respon dari event pada aplikasi ini. Berikut ini adalah adalah

Sequence diagram pada aplikasi ini:

Gambar 3.3 Rancangan Sequence Diagram

3.2.1.4 Class Diagram

Class diagram adalah diagram yang menggambarkan kelas-kelas dalam

sebuah sistem dan hubungannya antara satu dengan yang lain, serta

dimasukkan pula atribut dan operasi.

http://id.wikipedia.org/wiki/Diagram

10

Gambar 3.4 Rancangan Class Diagram

3.2.2 Perancangan Basis Data

1. Tabel Produk

Tabel 3. 1 Rancangan database Produk

2. Tabel Detail Prroduk

Tabel 3. 2 Rancangan database Detail Produk

3. Tabel Server

Tabel 3. 3 Rancangan database Detail Produk

Column Name Type Size Description

Id_produk Int - Primary key Nama_Produk TEXT - -

Column Name Type Size Description

kode TEXT - - Id_Produk NUMERIC - -

Nama_detail TEXT - -

Column Name Type Size Description

Id_Server Int - Primary key Nama_Server TEXT - - Nomor_Server TEXT - -

11

4. Tabel Detail Prroduk

Tabel 3. 4 Rancangan database Laporan Pengiriman

4. Implementasi Dan Pemebahasan

4.1 Implementasi

4.1.1 Tampilan

4.1.1.1 Tampilan SplashScreen

Tampilan splashscreen akan muncul ketika aplikasi mulai digunakan. Berikut ini

tampilan splashscreen:

Gambar 4.1 Tampilan Splash Screen

4.1.1.2 Tampilan Login

Ini adalah tampilan login aplikasi yang mengharuskan pengguna menuliskan

password dan menekan tombol Login

Gambar 4.2 Tampilan Menu Login

Column Name Type Size Description

Id_Laporan Int - Primary key Nama_Produk TEXT - - Nomor_Server TEXT - -

Nominal TEXT - - NomorTujuan TEXT - -

12

4.1.1.3 Tampilan Menu Utama

Ini adalah tampilan menu utama yaitu beberapa pilihan menu aplikasi

Gambar 4.3 Tampilan Menu Utama

4.1.1.4 Tampilan Menu Pengaturan Produk

Ini adalah tampilan menu pengaturan produk yang berfungsi untuk menambah

macam operator

Gambar 4.4 Tampilan Menu Pengaturan Produk

4.1.1.5 Tampilan Menu Pengaturan Pengisian Pulsa

Ini adalah tampilan pengaturan pengisian pulsa yang berfungsi untuk mengatur

Nomer Server, PIN, dan Format Pesan

Gambar 4.5 Tampilan Menu Pengaturan Pengisian Pulsa

13

4.1.1.6 Tampilan Menu Pengisian Pulsa

Pada tampilan ini adalah tampilan inti dari aplikasi yaitu tampilan pada proses

pengiriman format pesan ke server

Gambar 4.6 Tampilan Menu Pengisian Pulsa

5. Penutup

5.1 Kesimpulan

Dari berbagai penjelasan yang telah diuraikan dalam tulisan ini maka

dapat disimpulkan berbagai hal sebagai berikut:

1. Merancang dan membuat aplikasi yang didalamnya menyediakan fitur untuk

mengatur dan menyimpan data-data yang dibutuhkan saat pengiriman pulsa

agar kesalahan-kesalahan yang dilakukan sebelumnya oleh karyawan bisa

terminimalisir.

2. Aplikasi ini dapat membantu meminimalisir kesalahan-kesalahan yang

sebelumnya terjadi di Zyrus Phoneshop karena kode nominal pulsa, format

pesan, PIN, nomer server tersimpan dalam aplikasi ini. Pengguna hanya

melakukan pengaturan di awal pemakian dan jika terdapat penambahan atau

perubahan di pemakaian selanjutnya.

3. Aplikasi ini berbasis android dan di install di smartphone android yang telah

dipakai di toko Zyrus Phoneshop jadi bisa melayani konsumen di luar toko.

5.2 Saran

Pada penulisan Skripsi ini tentu masih banyak kekurangan , dan mungkin

dapat disempurnakan oleh penelitian-penelitian berikutnya. Untuk lebih

menyempurnakan program ini penulis memberikan beberapa saran diantaranya :

1. Laporan dari server bisa masuk kedalam aplikasi.

2. Laporan pengiriman sesuai tanggal pengiriman.

14

DAFTAR PUSTAKA

Hermawan, B. 2004. Menguasai JAVA 2 & Object Oriented Programming. Yogyakarta: C.V. ANDI OFFSET

Safaat H, Nazaudin.2012. Pemrograman Aplikasi Mobile Smartphone dan Tablet PC Berbasis Android. Bandung: Informatika Bandung.

Sakur, S. B. 2010. PHP 5 Pemrograman Berorientasi Objek - Konsep & Implementasi . Yogyakarta: C.V. ANDI OFFSET

Suprianto, Dodit, Ririn Agustina. 2012. Pemrograman Aplikasi Android. Yogyakarta: MediaKom.

Wahana Komputer. 2012. Panduan Aplikatif & Solusi Membangun Aplikasi Bisnis dengan NetBeans 7. Yogyakarta: Penerbit Andi

Winarno, Edy, Ali Zaki, SmitDev Community.2012. Membuat Sendiri Aplikasi Android untuk Pemula. Jakarta: PT Elex Media Komputindo

Yasin, V. 2012. REKAYASA PERANGKAT LUNAK BERORIENTASI OBJEK Pemodelan, Arsitektur dan Perancangan (Modeling, Architecture and Design). Jakarta: Mitra Wacana Media.

HALAMAN JUDULNASKAH PUBLIKASIABSTRACT1. Pendahuluan2. Landasan Teori2.1 Telepon Seluler2.2 Pulsa2.3 Android2.4 UML ( Unified Modeling Language )2.5 IDE Eclipse2.6 Java2.7 SQL(Structured Query Language)2.8 SQLite Manager

3. Analisis dan Perancangan Sistem3.1 Kebutuhan fungsional 3.2 Perancangan Sistem3.2.1 Perancangan Proses3.2.1.1 Perancangan Use Case3.2.1.2 Perancangan Activity3.2.1.3 Sequence Diagram3.2.1.4 Class Diagram

3.2.2 Perancangan Basis Data

4. Implementasi Dan Pemebahasan4.1 Implementasi4.1.1 Tampilan4.1.1.1 Tampilan SplashScreen4.1.1.2 Tampilan Login4.1.1.3 Tampilan Menu Utama4.1.1.4 Tampilan Menu Pengaturan Produk4.1.1.5 Tampilan Menu Pengaturan Pengisian Pulsa4.1.1.6 Tampilan Menu Pengisian Pulsa

5. Penutup5.2 Saran5.1 Kesimpulan

DAFTAR PUSTAKA