Pemberhentian Dan Pengangkatan Ketua Rektor

download Pemberhentian Dan Pengangkatan Ketua Rektor

of 7

  • date post

    03-Jun-2018
  • Category

    Documents

  • view

    224
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Pemberhentian Dan Pengangkatan Ketua Rektor

  • 8/12/2019 Pemberhentian Dan Pengangkatan Ketua Rektor

    1/7

    PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIANOMOR 11 TAHUN 2014TENTANGPENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN REKTORDAN KETUA PADA PERGURUAN TINGGI KEAGAMAANYANG DISELENGGARAKAN OLEH PEMERINTAH

    DENGAN RAHMAT TUHAN YANG M H ESAMENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA,

    Menimbang bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 29 ayat 2)Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentangPenyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan PerguruanTinggi, perlu menetapkan Peraturan Menteri Agama tentangPengangkatan dan Pemberhentian Rektor dan Ketua padaPerguruan Tinggi Keagamaan Yang Diselenggarakan olehPemerintah;

    Mengingat 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 ten tang SistemPendidikan Nasional Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4301);

    2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 20 12 tentang PendidikanTinggi Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 20 12Nomor 158, Tam bahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 5336);

    3 Peratu ran Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 tentangPerubahan atas Peraturan Pemerintah Republik IndonesiaNomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai NegeriSipil dalam Jab ata n Struk tural Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2002 Nomor 33 Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 4 194);4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar

    Nasional Pendidikan Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4496) sebagaimana telah diubah denganPeraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentangPerubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 20 13 Nomor 7 1,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 54 10);

    5. Peratu ran Pemerintah Nomor 37 Tahun 2009 tentang DosenLembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 76,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor5007);

    6. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 TentangPenyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan PengelolaanPerguruan Tinggi Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 20 14 Nomor 16, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 5500);

    7. Peraturan

  • 8/12/2019 Pemberhentian Dan Pengangkatan Ketua Rektor

    2/7

    Pera turan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentangKedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara sertaSusunan Organisasi, Tugas, Fungsi Eselon I KementerianNegara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhirdengan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2014 tentangPeru bahan Kelima at as Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun20 10 ten tang Kedudukan, Tugas, da n Fungsi KementerianNegara serta Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi Eselon IKementerian Negara;

    8 Keputusan Menteri Agama Nomor 407 Tahun 2000 tentangPengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian dalamdan/atau dari Jabatan pada Perguruan Tinggi Agama Negeridi lingkungan Departemen Agama;

    9. Kepu tusan Menteri Agama Nomor 492 Ta hu n 2003 tentangPendelegasian Wewenang Pemberian Kuasa Pengangkatan,Pemindahan, dan Pemberhentian dalam danlatau dariJabatan pada Perguruan Tinggi Agama Negeri di LingkunganDepartemen Agama;

    10. Keputusan Menteri Agarna Nomor 156 Tahu.n 2004 tentangPedoman Pengawasan, Pengendalian dan Pembinaan ProgramDiploma, Sarjana dan Pascasarjana pada Perguruan TinggiAgama Islam;

    1 1. Pera turan Menteri Agama Nomor 10 Tah un 20 10 tentangOrganisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama Berita NegaraRepublik Indonesia Tahun 2010 Nomor 592) sebagaim anatelah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan MenteriAgama Nomor 80 Tahu n 2 013 tentang Perubahan Kedua AtasPera turan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 20 10 tentangOrganisasi da n Tata Kerja Kementerian Agama Berita NegaraRepublik Indonesia Ta hun 20 13 Nomor 1202);

    MEMUTUSKAN:Menetapkan PERATURAN MENTERI AGAMA TENTANG PENGANGKATAN DAN

    PEMBERHENTIAN REKTOR DAN KETUA PADA PERGURUANTINGGI KEAGAMAAN YANG DISELENGGARAKAN OL HPEMERINTAH.

    Pasal 1Dalam Peraturan Menteri Agama ini yang dimaksud dengan:1. Perguruan Tinggi Keagamaan yang diselenggarakan oleh pemerintah selanjutnya

    disebu t Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri PTKN) ad al ah perguruan tinggikeagamaan di bawah pembinaan Kementerian Agama.

    2. Pemimpin perguruan tinggi adalah Rektor pada Universitas dan Institut, Ketuapada sekolah tinggi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.3 Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuan dengan tugas utamamentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu

    pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, danpengabdian kepada masyarakat.

    4. Senat Universitas, Institut, d an Sekolah Tinggi yang s elanjutnya disebut Sena tadalah organ pergur uan tinggi yang m enjalankad fungsi memberi pertimbangankepada dan melakukan pengawasan terhadap Rektor dan Ketua dalampelaksanaan otonomi perguruan tinggi di bidang akademik.

    5. Kementerian

  • 8/12/2019 Pemberhentian Dan Pengangkatan Ketua Rektor

    3/7

    5. Kementerian adalah Kementerian Agama Republik Indonesia.6. Menteri ada lah Menteri Agama.

    Rektor dan Ketua pada PTKN m erupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diberitugas t amb ahan sebagai pimpinan perguruan tinggi.

    (1) Pengangkatan Rektor/Ketua dilakukan apabila terdapat lowongan jabatanpimpinan pa da PTKN.(2) Lowongan jabatan sebaga imana dimaksud pada ayat (1) terjadi karena:

    a. pendirian perguruan tinggi baru ;b. perubahan bentuk FTKN danc. masa jabatan RektorlKetua berakhir.

    Pasal 4Persyaratan calon Rektor/ Ketua:a. Umum

    1. bers tatu s PNS;2. beriman dan bertaqwa kep ada Tuhan Yang Maha Esa;3. berusia paling tinggi 60 (enam puluh) tahun pada saat berakhirnya masajabatan Rektor/ Ketua yang sedang menjabat;4. pernah memangku jabatan tambahan paling rendah sebagai WakilRektor/ Wakil Ketua/ Dekan/ DirekturlKetua Lembaga a ta u jabatan struktu ral

    yang setara dengan jabatan tersebut;5. sehat jasmani da n rohani yang dibuktikan dengan s ura t keterangan daridokter pemerintah;6. bersedia dica lonkanl mencalonkan diri menjadi RektorlKetua secara tertulis;7. menyerahkan surat pernyataan belum pernah dijatuhi sanksi hukuman

    disiplin paling rendah tingkat sedang;8. menyerahkan pernyataan tertulis meliputi:

    a)visi dan misi kepemimpinan;b) program peningkatan mutu perguruan tinggi selama 4 (empat) tahun kedepan, meliputi:

    1)peningkatan m ut u lulu san selama periode kepemimpinannya ke depan;2) peningkatan kreativitas, prestasi d an akhlak mulia mahasiswa;3 penciptaan suasana lingkungan kampus yang asri, keagamaan, danilmiah;4) peningkatan kualitas dosen dan s t a t dan5) pelaksanaan efektivitas, efisiensi, tran sparans i, da n akuntabilita s

    program.9 tidak pernah dipidana berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki

    kekuatan h uk um tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam pidanakurungan.b. Khusus

    1. lulusan program Doktor (S3); da n>2. memiliki jabatan fungsional Guru Besar bagi calon Rektor Universitas dan

    paling rendah Lektor Kepala bagi calon Rektor Institui dan Ketua SekolahTinggi.Pasal 5

  • 8/12/2019 Pemberhentian Dan Pengangkatan Ketua Rektor

    4/7

    Pasal 5Pengangkatan Rektor/ Ketua dilakukan melalui ta hapan:a penjaringan bakal calon;b. penyaringan calon;c. pemilihan calon; da nd. penetapan dan pengangkatan.

    1)Tahap penjaringan bakal calon Rektor/Ketua dan penyaringan calonRektor/Ketua sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a dan huruf badalah:a. penjaringan bakal calon Rektor/Ketua dan penyaringan calon RektorlKetuadilakukan oleh panitia seleksi yang dibentuk oleh Rektor/Ketua;b. penjaringan da n penyaringan sebagaimana dimaksud pada huruf a dilakukan6 enam) bulan sebelum berakhirnya masa jabatan Rektor/Ketua; danc. hasil penyaringan calon Rektor/Ketua yang di lakukan oleh panitia seleksidisampaikan kepada Senat untu k mendapat pertimbangan.

    2)Tahap pemilihan calon Rektor/Ketua sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5huruf c sebagai berikut:a. pemilihan calon Rektor/Ketua dilakukan melalui rapat Senat yangdiselenggarakan secara tertutup;b. rapat Senat sebagaimana dimaksud pada huruf a memilih 3 tiga) calonRektor/Ketua berdasarkan dukungan terbanyak pertama, kedua, dan ketigadari anggota Senat; danc. hasil pemilihan calon Rektor/Ketua dianggap sa h apabila rapat dihadiri oleh

    paling sedikit dua pertiga dari selu ruh anggota Sena t.3)Hasil pemilihan 3 tiga) calon Rektor/Ketua sebagaimana dimaksud pada ayat

    2) huruf b disampaikan kepada Menteri melalui Rektor/Ketua.Pasal7

    1)Pene tapa n Rektor/Ketua dilakukan oleh Menteri setelah mendapatpertimbangan Badan Pertimbangan Jaba tan dan Kepangkatan Baperjakat)Kementerian Agama.2) Pengangkatan Rektor/ Ketua dilakukan oleh Menteri.

    Masa Jabatan Rektor/Ketua 4 empat) tahun dan dapat dipilih kembali denganketentuan tidak boleh lebih dari dua kali masa jabatan ber turu t-tu rut.Pasal 9

    1)Dalam ha1 Rektor/Ketua berhalangan tidak tetap, Rektor/Ketua menun .uk salahsa tu Wakil Rektor/Ketua unt uk bertindak sebagai pelaksana ha rian .2)Dalam ha1 Rektor/Ketua berhalangan tetap, Menteri menetapkan Pejabat

    pengganti sementara Pgs.) sebelum diangkat Rektor/ Ketua definitif.

    Pasal 10

  • 8/12/2019 Pemberhentian Dan Pengangkatan Ketua Rektor

    5/7

    Pasal 101) Rektor/Ketua diberhentikan dari jabatan karena:

    a. telah berakhir masa jabatannya;b. pengunduran diri atas permintaan sendiri;c. diangkat dalam jabatan lain;d. meninggal dunia;e. melakukan tindakan tercela;f sakit jasmani at au rohani terus menerus;g. dikenakan hukuman disiplin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;h. menjadi terdakwa da n/ at au terpidana yang diancam pidana penjara; ata ui. cuti di luar tanggungan negara.

    2) Pemberhentian Rektor/Ketua sebagaimana dimaksud pada ayat I ) dilakukanoleh Menteri.Pasal 1