Pembacaan Hermeneutika Hadits Tentang Perempuan .Hadits Tentang Perempuan . Kekurangan Akal dan...

download Pembacaan Hermeneutika Hadits Tentang Perempuan .Hadits Tentang Perempuan . Kekurangan Akal dan Agama:

If you can't read please download the document

  • date post

    19-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    213
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Pembacaan Hermeneutika Hadits Tentang Perempuan .Hadits Tentang Perempuan . Kekurangan Akal dan...

Pembacaan Hermeneutika Hadits Tentang Perempuan

Kekurangan Akal dan Agama: Perspektif Hans-Georg Gadamer

Skripsi

Diajukan kepada Fakultas Ushuluddin

untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh

Gelar Sarjana Agama (S.Ag.)

Oleh:

Lia Andriyani

NIM: 1112034000069

PROGRAM STUDI ILMU AL-QURAN DAN TAFSIR

FAKULTAS USHULUDDIN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI

SYARIF HIDAYATULLAH

JAKARTA

1437 H./2017 M.

i

LEMBAR PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa:

1. Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang diajukan untuk

memenuhi satu persyaratan memperoleh gelar strata 1 UIN Syarif

Hidayatullah Jakarta.

2. Semua sumber yang saya gunakan dalam penulisan ini telah saya

cantumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di UIN Syarif

Hidayatullah Jakarta.

3. Jika di kemudian hari terbukti bahwa karya ini bukan hasil karya saya atau

merupakan hasil jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedia

menerima sanksi yang berlaku di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ciputat, 7 November 2016

Lia Andriyani

ii

ABSTRAK

Lia Andriyani. PEMBACAAN HERMENEUTIKA HADITS TENTANG

PEREMPUAN KEKURANGAN AKAL DAN AGAMA: PERSPEKTIF HANS-

GEORG GADAMER

Skripsi ini membahas penafsiran hadits tentang perempuan kekurangan akal

dan agama dengan perspektif hermeneutika Hans-Georg Gadamer. Sejauh peneliti

dapat telusuri kajian atas hadits ini, hanya menyentuh rasionalisasi yang terkesan

diskriminasi terhadap perempuan. Hadits tersebut mengisyaratkan perempuan untuk

mengambil sikap hati-hati. Dengan cara misalanya, Hamim Ilyas melihatnya pada

fakta sosial sekarang yang menunjukan bahwa perempuan sering terbawa emosi, labil

dan tidak kuat pendirian. Sementara fokus kajian dalam skripsi sekarang mencoba

mengisi yang belum diungkap dalam kajian tersebut, yaitu aspek historikalitas hadits.

Peneliti berkeyakinan pendalaman pemahaman akan kesejarahan teks hadits ini akan

menyingkap apa yang sebenarnya dimaksudkan tentang perempuan kekurangan akal

dan agama.

Adapun penelitian dalam skripsi menemukan beberapa temuan menarik,

antara lain melalui analisis hermeneutika Gadamer. Penemuan pertama, analisis

cakrawala teks tentang perempuan kekurangan akal dan agama yang diriwayatkan

oleh al-Bukhr, menginformasikan bahwa pesan hadits tersebut tidak dimaksudkan

untuk melemahkan perempuan. Akan tetapi, hadits tersebut hanya menginformasikan

kelemahan dan kekurangan dalam diri perempuan. Dalam arti perempuan tidak bisa

menunaikan ibadah shalat dan puasa ketika menstrulasi itulah maksud kekurangan

agama. Sedangkan kekurangan akal perempuan dalam arti perbedaan penilaian satuan

persaksian, dimana dua orang saksi perempuan sebanding dengan satu orang laki-

laki.

Penemuan kedua, analisis cakrawala pembaca menginformasikan bahwa

pesan hasil dari analisis cakrawala teks sesuai dengan perkembangan gagasan dan

kesadaran pembaca yang telah mengenal semangat zaman modern. Yaitu demokrasi,

kesetaraan dan sensifitas gender.

Penemuan ketiga, analisis peleburan cakrawala menginformasikan bahwa

pessan hadits tentang perempuan kekurangan akal dan agama lebih pas dibaca

secara kontekstual. Karena kekhususan-kekhususan makna yang terkandung di

dalamnya yang bersifat praktis dan tidak menyalahi semanagat besar Islam sebagai

agama yang universal, adil, demokratis, setara serta rahmat bagi sekalian alam.

Hasil dari penelitian ini tentunya masih jauh dari sempurna, masih banyak

ruang yang perlu diteliti lebih jauh. Salah satu ruang yang perlu diteliti lebih lanjut,

misalnya meneliti hadits perempuan kekurangan akal dan agama dari segi

semiotika.

iii

KATA PENGANTAR

puji dan syuur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan

kekuatan jasmani, rohani, taufik, rahmat dan hidayah-Nya, serta kemudahan dan

kesabaran dalam menghapi berbagai kesulitan dan cobaan dalam menyelesaikan

skripsi ini. Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada baginda Rasulullah

Saw, Rasul penutup para Nabi, serta doa untuk keluarga, sahabat, dan para

pengikutnya hingga akhir zaman.

Skripsi ini merupakan satu diantara tugas yang harus diselesaikan dalam

rangka mendapatkan gelar Sarjana Agama Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat

jurusan Tafsir-Hadits UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Judul skripsi ini adalah Memahami Kembali Hadits Tentang Perempuan

Kekurangan Akal dan Agama (Studi Hermeneutika Hans-Georg Gadamer), penulis

menyadari banyak kekurangan dalam penyusunan skripsi ini dan sangat memerlukan

perbaikan. Oleh karena itu, penulis membuka lebar-lebar kritikan dan saran yang

sifatnya konstruktif.

Penulis menyadari sepenuhnya, karya ini bisa terwujud bukan karna hasil

karya seorang diri, namun tidak lain berkat dukungan moril dan materil yang telah

rela meluangkan waktu disela-sela kesibukannya. Untuk itu dengan segala

kerendahan hati, penulis mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada:

1. Bapak Prof dede rosyada, selaku Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

2. Bapak Prof. Dr. Masri Mansoer, MA., selaku Dekan Fakultas Ushuluddin

dan Filsafat beserta seluruh jajarannya.

iv

3. Ibu Dr. Lililk Umi Kultsum, MA., dan Ibu Dra. Banun Binaningrum M.Pd.,

selaku Ketua dan Sekertaris Jurusan Tafsir-Hadits

4. Bapak Rifqi Muhammad Fathi, MA. dan Bapak Kusmana, MA., selaku

dosen pembimbing yang telah membimbing dengan penuh kesabaran

dengan memberikan banyak ilmu serta dukungan dan motifasi dalam

menyelesaikan skripsi ini. Semoga Allah senantiasa membalass segala

kebaikan beliau-beliau.

5. Bapak Faris Pari dan seluruh dosen Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN

Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah memberikan bnayak ilmu, bimbingan

dan motivasi selama kuliah.

6. Orang tua tercinta Bapak Anwar dan Ibu Khujaemah, yang telah

mecurahkan cinta dan kasih sayang dan doa sepanjang waktu. Senantiasa

berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.

7. Keluarga besar H. M. Yusuf dan kost Bapak Ujang yang telah banyak

berbagi suka dan duka, dukungan serta doa.

8. Teman-teman seperjuangan Tafsir-Hadits angkatan 2012, semoga tali

kekeluargaan kita semua tetap berjalan dengan baik juga diberikan

kesehatan dan kemudahan dalam mencapai maksud dan tujuannya.

9. Lovely patner Aga Pratama, yang telah banyak membatu baik dari segi

moril maupun materil.

Ciputat, 22 Desember 2016

v

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah .............................................................................. 1

B. Identifikasi.................................................................................................... 6

C. Pembatasan dan Perumuan Masalah ........................................................... 7

D. Tujuan Penelitian ......................................................................................... 8

E. Kegunaan Penelitian..................................................................................... 8

F. Kajian Pustaka ............................................................................................. 9

G. Metode Penelitian ...................................................................................... 14

H. Sistematika Penulisan ................................................................................ 19

BAB II MISOGINIS DAN EKSISTENSINYA DALAM AL-QURAN DAN

HADITS

A. Definisi Misoginis ...................................................................................... 21

B. Al-Quran dan Misoginis .......................................................................... 23

1. Misoginis dalam Keluarga ................................................................... 23

a. Otoritas Talaq ................................................................................. 23

b. Berpoligami .................................................................................... 26

2. Misoginis dalm Muamalah ................................................................... 29

a. Status Persaksian Perempuan ......................................................... 29

b. Status Kepemimpinan Perempuan ................................................. 32

C. Hadis dan Misoginis ................................................................................... 36

1. Misoginis dalam Ibadah: Larangan Puasa Tanpa Ijin Suami ............... 36

2. Misoginis dalam Keluarga ................................................................... 38

a. Penciptaan Perempuan Dari Tulang Rusuk Laki-Laki................... 38

b. Intervensi Malaikat dalam Hubungan Seksual ............................... 40

D. Hadis Tentang Perempuan Kekurangan Akal dan Agama ......................... 43

BAB III ANALISIS HADITS MISOGINIS PERSPEKTIF HERMENEUTIKA

HANS-GEORG GADAMER

A. Pengertian Hermeneutika ........................................................................... 46

B. Hermeneutika Hans-Georg Gadamer ............