PELAYANAN PERIJINAN TERPADU ( PTSP ) DI DIY

download PELAYANAN PERIJINAN TERPADU ( PTSP ) DI DIY

of 42

  • date post

    31-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    145
  • download

    5

Embed Size (px)

description

PELAYANAN PERIJINAN TERPADU ( PTSP ) DI DIY. OLEH KEPALA GERAI P2T BKPM DIY Dalam penjaringan Aspirasi Masyarakat Dinas Perhubungan Kominfo DIY 24 April 2013. 1 . REFORMASI REGULASI PERI Z INAN , : - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of PELAYANAN PERIJINAN TERPADU ( PTSP ) DI DIY

KINERJA UNIT PELAYANAN PUBLIK GERAI PELAYANAN PERIZINAN TERPADU BKPM DIY

PELAYANAN PERIJINAN TERPADU( PTSP ) DI DIY

OLEH KEPALA GERAI P2T BKPM DIYDalam penjaringan Aspirasi MasyarakatDinas Perhubungan Kominfo DIY 24 April 20131. REFORMASI REGULASI PERIZINAN, :MENYATUKAN PELAYANAN PERIZINAN YANG TERSEBAR DI INSTANSI TEKNIS DISATUKAN DALAM SATU PINTU DAN SATU ATAP MULAI PROSES PERMOHONAN SAMPAI TERBITNYA DOKUMEN.2. REFORMASI BIROKRASI PERIZINAN, PENYEDERHANAAN PROSEDUR PELAYANAN YANG LEBIH EFISIEN, EFEKTIF , MURAH, MUDAH, TRANSPARAN, AKUNTABEL DAN MENGHINDARI BIAYA TINGGI. KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PELAYANAN PERIJINAN TERPADU SATU PINTU ( PTSP ) DIBENTUK LEMBAGA PENYELENGGARA PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KANTOR GERAI PELAYANAN PERIZINAN TERPADU BKPM PROVINSI DIY. 1. PERATURAN GUBERNUR DIY NO : 40 TAHUN 2010, TENTANG : PERUBAHAN ATAS PERATURAN GUBERNUR DIY. NO : 36 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UPT DINAS DAN UNIT PELAKSANA LEMBAGA TEKNIS DAERAH PROV. DIYPERATURAN GUBERNUR DIY, NO : 49 TAHUN 2010, TENTANG : RINCIAN TUGAS DAN FUNGSI BADAN DAN UNIT PELAKSANA TEKNIS PADA BKPM.

PENINGKATAN IKLIM INVESTASI DAN DAYA SAING DAERAH REFORMASI BIROKRASI PELAYANAN PUBLIK YANG PRIMAAMANAT PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN.PRIORITAS NASIONAL DALAM RENCANA KERJA PEMERINTAH.MENYATUKAN SEMUA JENIS IJIN DALAM SATU TEMPAT, ( PERMOHONAN S/D TERBITNYA DOKUMEN ) ONE STOP SERVICE LATAR BELAKANG KEBIJAKAN P2T atau PTSP ( PELAYANAN TERPADU SATU PINTU )3PERMASALAHAN PTSPIzin yang ditangani masih sedikitKualitas SDM rendahSarana prasarana minimBelum dilimpahkan kewenangan kepada PTSPInstitusi dianggap kurang pentingAlokasi dana minim/kurang- Pemahaman PTSP rendah;- Komitmen Pemda rendah.Investor tidak berminatEkonomi daerah tidak berkembangKinerja Pemda menurun- Kesejahteraan masyarakat menurun; Pengangguran meningkat; Kemiskinan meningkat.SEBABAKIBATMindsettidak berubahIzin dianggap sebagai sumber pendapatanPELAYANAN PERIZINAN TIDAK TERPADU

SKPD ASKPD BSKPD CSKPD DSKPD ESKPD FSKPD GSKPD HPemohonPemohon izin harus mendatangi banyak kantor, Prosedur bisa berbeda, persyaratan bisa tumpang tindih..61. REFORMASI REGULASI PERIZINAN, AGAR KEWENANGAN PERIZINAN TIDAK TERSEBAR DI BERBAGAI SKPD.2. REFORMASI BIROKRASI PERIZINAN, AGARPROSEDUR PELAYANAN EFISIEN DAN EFEKTIFKEBUTUHAN PERUBAHAN YANG PERLU DILAKUKANPROSES YANG TERINTEGRASI SEHINGGA PELAYANAN MENJADI LEBIH SEDERHANA DAN LEBIH MUDAH.LEBIH CEPAT DALAM MEMPEROLEH PERIZINAN DAN NON PERIZINAN.KEJELASAN ATURAN, AKUNTABILITAS, TRANSPARAN DAN MENGHINDARI BIAYA TINGGI

MENEMPATKAN SELURUH PELAYANAN PERIZINAN DAN NON PERIZINAN SKPD DI DALAM SATU TEMPAT ( PELAYANAN PERIZINAN TERPADU / (P2T)).MULAI PENERIMAAN BERKAS SAMPAI DENGAN TERBITNYA DOKUMEN DALAM SATU TEMPAT.PELAYANAN TERPADU SATU PINTUPTSPTim TeknisMeja Penerimaan--------------------------------------------------BACK OFFICEFRONT OFFICEPemohon datang Ke Satu Tempat, Pelayanan bisa lebih Cepat dan Lebih MurahPemohon7AspekPelayanan Terpadu Satu PintuPelayanan Terpadu Satu AtapWewenang dan penandatangananWewenang dan penandatanganan berada di satu pihakWewenang dan penandatanganan masih berada di banyak pihak KoordinasiKoordinasi lebih mudah dilakukan. Kepala Penyelenggara PTSP berperan sebagai Koordinator berbagai SKPD dalam analisis aspek teknis. Koordinasi lebih sulit karena kewenangan dan penandatanganan masih berada di banyak pihakProsedur Pelayanan Penyederhanaan prosedur lebih mudah karena koordinasi berada di tangan Kepala PTSPProsedur sulit disederhanakan karena ego sektoral di banyak SKPD teknisPengawasanPengawasan menjadi tanggung jawab bersama antara lembaga Penyelenggara PTSP dan SKPD teknisPengawasan menjadi tanggung jawab SKPD teknisStandar PelayananKualitas pelayanan akan terjaga sedikitnya pada standar minimalKualitas layanan sulit dipertahankan karena sangat tergantung kebijakan SKPD teknis.Perbedaan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dengan Pelayanan Perizinan Satu Atap LANJUTAN..AspekPelayanan Terpadu Satu PintuPelayanan Terpadu Satu AtapKelembagaanBerbentuk Kantor atau Badan Biasanya hanya berperan sebagai loket penerima, yang pada umumnya berbentuk unit. Pencapaian Target Penerimaan RetribusiPencapaian target penerimaan retribusi perizinan yang dikelola oleh PTSP menjadi tanggung jawab pengelola PTSPPencapaian target penerimaan retribusi berada di SKPD teknisStatus KepegawaianStatus staf adalah Staf Tetap Penyelenggara PTSP.Sebagian besar staf statusnya adalah Staf SKPD Teknis. Perbedaan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dengan Pelayanan Perizinan Satu Atap1. Bagi Masyarakat : Dengan adanya PTSP masyarakat dapat memperoleh pelayanan publik yang lebih baik serta mendapatkan kepastian dan jaminan hukum dari formalitas yang dimiliki.2. Bagi Dunia Usaha :a.Diharapkan mampu memberikan kemudahan dalam perizinan usaha akan meningkatkan minat pelaku usaha untuk melakukan investasi dan pengembangan usaha

b.Diharapkan memperoleh manfaat dalam bentuk efisien pelayanan yang menghasilkan pengurangan waktu dan biaya membuat pelaku usaha dapat mengalokasikan lebih banyak waktu dan biaya pada kegiatan produktif MANFAAT KEBERADAAN PTSPMengurangi beban administratif karena pelayanan yang lebih efektif dan efisien. Berbagai data menyangkut aktivitas masyarakat di wilayah tersebut dapat dipadukan dalam satu kumpulan data (data base), sehingga mengurangi beban pendataan di instansi lain, serta menghindari adanya duplikasi kegiatan pendataan yang tidak perlu. Secara tidak langsung kemudahan pelayanan perizinan dan non-perizinan juga berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).Meningkatkan daya saing dan kemandirian daerah. Dengan semakin mudahnya pelayanan perizinan, maka dunia usaha akan bergairah dan selanjutnya berdampak pada pendapatan daerah dari pajak akibat semakin banyaknya badan usaha yang menjadi obyek pajak.Terbangunnya citra yang lebih baik, yang memungkinkan pemerintah mendapatkan manfaat dari partisipasi masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan.Mencegah sejak dini terjadinya KKN dan pungutan liar dalam proses pengurusan perizinan dan non-perizinan.3. Bagi Pemerintah : Lanjutan.. MANFAAT KEBERADAAN PTSPMempercepat waktu pelayanan dengan mengurangi tahapan-tahapan dalam pelayanan yang kurang penting (misalnya: waktu yang dihabiskan oleh pemohon izin untuk mendatangi berbagai instansi). Koordinasi yang lebih baik antar instansi yang terkait dengan perizinan juga akan sangat berpengaruh terhadap percepatan layanan perizinan Menekan biaya pelayanan, selain pengurangan tahapan, pengurangan biaya juga dapat dilakukan dengan membuat prosedur pelayanan serta biaya resmi menjadi lebih transparan.Menyederhanakan persyaratan, dengan mengembangkan sistem pelayanan paralel akan ditemukan persyaratan-persyaratan yang tumpang tindih, sehingga dapat dilakukan penyederhanaan persyaratan. Hal ini juga berdampak langsung terhadap pengurangan biaya dan waktu.Tujuan Penyelenggaraan PTSPTransparanAkuntabelPartisipatifKesamaan hakEfisien EfektifKeseimbangan antara Hak dan KewajibanProfesionalAsas Penyelenggaraan PTSPKesederhanaanKejelasan dan KepastianKepastian WaktuKepastian HukumKemudahan AksesKenyamananKondisi WilayahKedisiplinan, Kesopanan dan KeramahanPrinsip Penyelenggaraan PTSPPROFIL DAN KINERJA UNIT PELAYANAN PUBLIKGERAI PELAYANAN PERIZINAN TERPADU ( GP2T ) BKPM DIY

16 DASAR HUKUMPERATURAN GUBERNUR DIY NO : 36 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU PERATURAN GUBERNUR DIY NO 36 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN GUBERNUR DIY NO : 36 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU TUGAS DAN FUNGSI GP2T

TUGAS : menyelenggarakan pelayanan perizinan dan non perizinan di bidang sosial dan kesejahteraan rakyat serta perekonomian dan infrastruktur.

FUNGSI :pelayanan informasi perizinan dan nonperizinan terpadu;penyelenggaraan pelayanan perizinan dan nonperizinan terpadu mulai dari tahap permohonan sampai terbitnya dokumen;fasilitasi penyelesaian pengaduan pengguna layanan perizinan dan nonperizinan terpadu di Gerai Pelayanan Perizinan Terpadu;pengelolaan sistem informasi pelayanan perizinan terpadu;

(Pergub 49/2010 TTG Rincian Tugas dan Fungsi Badan dan UPT pada BKPM)

KEWENANGAN PENANDATANGAN PERIZINAN Pergub 36/2011 tentang Perubahan Atas Pergub DIY No. 36/2010 tentang penyelenggaraan pelayanan perizinan terpadu (Pasal 14 ) :Kewenangan penandatanganan pemberian atau penolakan perizinan dan non perizinan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 yang semula berada di SKPD beralih ke Kepala Badan atas nama Gubernur. Dengan berlakunya Peraturan Gubenur ini, kewenangan penyelenggaraan pelayanan perizinan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 yang yang semula berada di SKPD, beralih penyelenggaraannya di Gerai P2T.SUSUNAN ORGANISASI GP2TSUBBAGIAN TATA USAHASEKSIPERIZINAN BIDANG PEREKONOMIAN DAN INFRASTRUKTURKELOMPOK JABATAN FUNGSIONALSEKSIPERIZINAN BIDANG SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYATKEPALA KANTOR Jenis perizinan yang dilayani 74 ( 48 izin dan 26 non zin, ) dari 13 sektor :

Sektor Perhubungan : reklamasi pantai, EMPU, jasatitipan, karoseri Sektor Kelautan dan Perikanan : usaha distribusi obat ikan, usaha pengolahan ikan lautSektor Perindagkop & UMKM : izin industri, SIUP MB.izin kawasan industri,SIUP PT B2, API-U, API-P .Sektor Tenaga Kerja & Transmigrasi : RPTKA, IMTA surat pengantar rekrut.Sektor Kesehatan : IKOT / UKOT , Rumah sakit, PB farmasi ,alat kesehatan,kosmetik.Sektor Sosial : Undian Gratis Berhadiah, Pengumpulan Uang atau Barang , tanda pendaftaran orsos LSM UKS .Sektor Kehutanan dan Perkebunan :IUIPHHK,IUP-B, IUP-P,TRUP,Sektor Lingkungan hidup : LIMBAH B3, UKL UPL,persetujuan kelayakan lingkungan.Sektor Penanaman modal : ijin pendaftaran, izin prinsip, izin usahaSektor Pembangunan : izin penelitian kelayakanSektor Pertanian : izin usaha