Pelatihan Sport Injury

download Pelatihan Sport Injury

of 34

  • date post

    10-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    1.063
  • download

    6

Embed Size (px)

description

Presentation for sport medical injury

Transcript of Pelatihan Sport Injury

SPORT INJURYFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MULAWARMANBy : necel.wordpress.com

Olahraga Olahraga aktivitas tubuh Pada olahraga terjadi fungsiKardio vaskule r

Muskulo skeletal

Res Pirasi

Metabolisme

Tujuan Olahraga

Jenis Olahraga Body contact Non Body contact

Membedakan dalam jenis cedera yang mungkin terjadi

Olahraga Body Contact Adalah olahraga yang disertai adanya kontak badan antar pemain Contoh: tinju, gulat, karate, taekwondo, dll

Olahraga Non Body Contact Adalah olahraga yang tidak disertai adanya kontak badan antar pemain Contoh : Panahan, Atletik, Olahraga lapangan, Bulutangkis, Kanoe, Bersepeda, Loncat indah (trampolin), Anggar, Golf, Senam, Berkuda, Berlayar, Scrambing/motorcross, Menembak, Selancar, Renang, Tenis, Ski air, Angkat bsi,

Sebab Terjadinya Cedera OlahragaSecara fisiologi, cedera olahraga terjadi akibat ketidakseimbangan antara beban kerja dengan kemampuan jaringan tubuh yang melakukan aktivitas olahraga

Sebab Terjadinya Cedera Olahraga Pembebanan secara tiba-tiba serta koordinasi gerakan yang kurang baik Kelelahan Pemanasan otot yang tidak sempurna

Faktor Penyebab Cedera Latihan yang berlebihan Cara latihan yang salah Kelainan struktur anatomis - Pronasi kaki berlebihan - Runners Knee - Lengkungan kaki yang tinggi - Panjang tungkai tidak sama Kurangnya fleksibilitas

Faktor Penyebab Cedera Ketidakseimbangan kekuatan otot yang belum memadai untuk cabang olahraga tertentu Latihan atau bertanding dalam keadaan cuaca yang ekstrim - Pingsan panas (heat syncope) - Kejang panas (heat cramps) - Kelelahan panas (heat exhaustion) - Kegawatan panas (heat stroke) Kondisi fisik yang tidak maksimal

Mekanisme cedera Primer Cedera direk Cedera indirek Cedera overuse

Sekunder Jangka pendek Jangka panjang

Cedera berdasarkan jaringan yang terkena Jaringan lunak Jaringan keras Organ

Cedera Jaringan Lunak Kulit, otot, tendon, ligamentum, capsul sendi, membran sinovial sendi Cedera terbanyak dialami atlet

Cedera jaringan lunak :A. Memar Dapat disebabkan pukulan pada kulit dan otot dan pembuluh darah serta jaringan sekitarnya pecah. Jaringan yang memar tidak boleh dipijat dan diberi kompres panas. Tindakan pertolongan di tempat latihan atau pertandingan apabila ditemukan cedera seperti ini adalah R.I.C.E

censored

B. Jaringan otot putus atau strain Cedera ini terjadi apabila otot bekerja lebih berat atau tertarik melebihi kemampuannya. Terasa sakit pada gerakan dan serabut otot ada yang putus. Tindakan pertolongan di tempat dengan R.I.C.E

C. Keseleo (Sprain) Dapat juga terjadi pada olahraga kontak. Dapat terjadi fraktur dan dislokasi. Penatalaksanaan : R.I.C.E Pada: sepak bola, basket,atletik

D. Cedera pada tendo (Tendinitis) Tanda-tanda : Tendo atau sarungnya meradang atau tertarik berlebihan Terjadi karena kesalahan teknik atau kesalahan menggnakan peralatan olahraga Benturan berulang-ulang Sakit pada perabaan Fungsi dan tenaga menurun Pada: atletik, basket

E. Kejang otot (muscle cramp) Penyebab : Heat cramp : yaitu latihan pada suhu tinggi keringat keluar banyak gangguan elektrolit Iritasi : yaitu latihan terlalu berat atau aliran darah tidak lancar (misal udara dingin) Kurang Ca, Mg, atau K dalam makanan seharihari Adanya gangguan sistem peredaran darah

Cedera Jaringan Keras Tulang, tulang rawan sendi, gigi.

1. Dislokasi (cerai sendi) Tanda-tanda : Tulang bergeser dari sendi Ligament ikut rusak Bentuk berubah Bengkak Fungsi tidak normal

2. Cedera pada tulang (Fraktura) Terjadi karena : Benturan langsung, banturan tak langsung, kontraksi otot, stress (over-use) = benturan sering, fraktur simple (hanya tulang yang patah), fraktur campuran (tulang patah disertai kulit robek) Tanda-tanda : Sakit, bengkak, perubahan warna kulit, sakit pada perabaan dan berubah bentuk

3. Benturan pada kepala (contusio) Karena kepala terguncang, terdapat gangguan fungsi otak, amnesia retrograd, pusing, mual, muntah, penglihatan kabur, koordinasi tubuh menurun, bingung Pengobatan : istirahat dan langsung kirim ke rumah sakit

4. Cedera pada gigi Karena benturan dengan orang lain atau alat permainan Dicegah denagn memakai alat pelindung gigi Ditandai dengan rahang yang membengkak Konsultasi ke dokter gigi

Cedera Jaringan Khusus / Organ Otak, mata, hidung, organ thorax, organ abdomen, organ pelvis Paling jarang terjadi Hati-hati cedera organ tersembunyi FATAL

1. Cedera pada abdomen Cedera organ tersering Gejala bervariasi mulai tanpa gejala sampai shock

2. Cedera pada mata Terjadi karena benturan/pukulan langsung Ditandai dengan : Terdapat perdarahan mata berwarna hitam Tulang dapat ikut rusak Penglihatan kabue Mata membengkak dan tersa sakit sekali

Cedera Lain-lainCedera karena panas : Penyebab : Karena suhu panas dan kelembaban tinggi, kurang minum Pengeluaran keringat 2 liter per jam harus dianggap hal yang serius, kelembaban tinggi akan mempengaruhi keringat gangguan pengaturan suhu suhu badan terus meningkat

Pencegahan : Minum cukup sebelum dan sesudah olahraga Streching (peregangan) : Sebelum dan sesudah latihan olahraga Diet : Low fat milk, sayur-sayuran hijau dan buah-buahan. Bila masih kejang konsultasi ke dokter. Mungkin ada kelainan sikulasi.

Penanganan Umum Observasi cepat di tempat ABC evakuasi penanganan di tempat

Posisi nyaman dan longgarkan DE Deteksi problem & tentukan penanganan seefektif dan seefisien mungkin

Usaha Pencegahan Cedera Olahraga Latihan rutin secara berkala agar kebugaran fisik :kapasitas aerobik (cardiovascular endurance) kekuatan otot (strenght) fleksibilitas, keterampilan (skill) kecepatan (speed) agilitas

Gunakan peralatan pencegah terjadinya cedera sepatu, helm, kacamata, pelindung gusi, sarung tangan, Pelampung, Sumbat telinga Pemanasan sebelum berolahraga dan melakukan pendinginan

Pemanasan yg Baik Durasi sekitar 15 menit Mulai dari gerakan-gerakan ringan Bertujuan untuk melancarkan peredaran darah, melemaskan otot, agar sendi tidak kaku. Perhatian : Peningkatan vital sign tidak sampai 80%

SAMPAI JUMPA..