Pelapisan Logam IIA.pdf

download Pelapisan Logam IIA.pdf

of 28

  • date post

    28-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    32
  • download

    5

Embed Size (px)

Transcript of Pelapisan Logam IIA.pdf

  • LABORATORIUM

    KIMIA FISIKA

    Percobaan : PELAPISAN LOGAM

    Kelompok : II A

    Nama :

    1. Alfian Muhammad Reza NRP. 2313 030 0712. Siti Kartikatul Qomariah NRP. 2313 030 0813. Ayu Maulina Sugianto NRP. 2313 030 0314. Yosua Setiawan Roesmahardika NRP. 2313 030 083

    Tanggal Percobaan : 7 Oktober 2013

    Tanggal Penyerahan : 14 Oktober 2013

    Dosen Pembimbing : NurlailiHumaidah, S.T, M.T.

    Assisten Laboratorium : DhaniarRulandari W.

    PROGRAM STUDI D3 TEKNIK KIMIA

    FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

    INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

    SURABAYA

    2013

  • iABSTRAK

    Tujuan melakukan percobaan ini adalah untuk melapisi logam besi (Fe) yang mudah mengalami korosi dengan logam tembaga (Cu) menggunakan metode elektroplating, sehingga dapat meningkatkan ketahanan produk terhadap gesekan dan dapat memperbaiki penampilan.

    Metode pertama yang dilakukan adalah menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan, kemudian membersihkan logam besi dengan cara mencelupkan logam besi dalam larutan HCl pekat, menimbang logam besi satu per satu dengan menggunakan neraca analit kemudian mencatatnya sebagai berat awal (Wo). Metode kedua yaitu melakukan percobaan untuk percobaan pertama menggunakan variabel bebasnya yaitu kuat arus: 100mA, 300 mA (I), 300 mA (II), 500 mA (I), 500mA (II) dengan variabel bebasnya adalah waktu 12 menit, dan juga menggunakan variabel kontrol yaitu konsentrasi larutan CuSO4 0,15 N dan 0,25 N. Dan percobaan kedua menggunakan variabel waktu yaitu 10 menit, 15 menit, 25 menit, 30 menit dengan variabel terikatnya adalah kuat arus 100 mA, dan juga menggunakan variabel kontrol yaitu konsentrasi larutan CuSO4 0,15 NLalu menimbang berat masing- masing logam besi setelah melalui proses elektroplating (pelapisan logam menggunakan listrik) kemudian mencatatnya dalam sebagai berat akhir (Wt).

    Hasil percobaan yang telah dilakukan pada penggunaan variabel waktu 12 menit pada masing-masing variabel arus 100 mA, 300 mA, dan 500 mA terjadi pertambahan berat logam yang sama yaitu 0,5 gram. Kemudian pada penggunaan variabel arus tetap 100 mA pada masing-masing variabel waktu 10 menit, 15 menit, 25 menit, dan 30 menit mengalami perubahan berat 0 gram. Pada penggunaan variabel waktu tetap dan variabel arus masing-masing 100 mA, 300 mA, dan 500 mAterjadi penambahan berat yang berbeda-beda. Pada 100 mA terjadi penambahan -1 gram, pada 300 mA terjadi penambahan berat 0,5 gram, dan pada 500 mA terjadi penambahan berat 0 gram . Hal ini sesuai dengan teori yang menyebutkan bahwa semakin lama proses elektroplating tersebut dilakukan pada besi maka semakin berat pula endapan / pelapisan yang terbentuk. Namun, dalam percobaan kali ini terdapat beberapa kesalahan yaitu selisih berat yang dihasilkan selama elektroplating mempunyai nilai negatif atau mengalami penurunan berat. Hal itu dikarenakan oleh beberapa faktor diantaranya adalah larutan CuSO4 yang digunakan tidak pernah diganti selama percobaan berlangsung dan banyaknya ampas hasil pelapisan yang terbuang (tidak ikut ditimbang).Serta timbangan elektrik yang memiliki ketelitian yang kurang.

  • DAFTAR ISI

    ABSTRAK ................................................................................................................. i

    DAFTAR ISI .............................................................................................................. ii

    DAFTAR GAMBAR .................................................................................................. iii

    DAFTAR TABEL....................................................................................................... iv

    BAB I PENDAHULUAN

    I.1 Latar Belakang ........................................................................................... I-1

    I.2 Rumusan Masalah ...................................................................................... I-1

    I.3 Tujuan Percobaan....................................................................................... I-1

    BAB II TINJAUAN PUSTAKA

    II.1 Dasar Teori ............................................................................................... II-1

    BAB III METODOLOGI PERCOBAAN

    III.1 Variabel Percobaan .................................................................................. III-1

    III.2 Alat Yang Digunakan .............................................................................. III-1

    III.3 Bahan Yang Digunakan ........................................................................... III-1

    III.4 Prosedur Percobaan.................................................................................. III-1

    III.4.1 Tahap Persiapan ................................................................................. III-1

    III.4.1 Tahap Percobaan ................................................................................ III-2

    III.5 Diagram Alir Percobaan........................................................................... III-2

    III.6 Gambar Alat Percobaan ........................................................................... III-4

    BAB IV HASIL PERCOBAAN DAN PEMBAHASAN ............................................. IV-1

    BAB V KESIMPULAN .............................................................................................. V-1

    DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................. v

    DAFTAR NOTASI ..................................................................................................... vi

    APPENDIKS .............................................................................................................. vii

    LAMPIRAN

    Laporan Sementara

    Fotocopi Literatur

    Lembar Revisi

  • iii

    DAFTAR GAMBAR

    Gambar II.1 Proses Elektroplating............................................................................. II-3

  • iv

    DAFTAR TABEL

    Tabel II.1 Selisih Berat dengan Waktu 12 menit (CuSO4 0,15 N) ................................ IV-1Tabel II.2 Selisih Berat dengan Arus Tetap 100 mA (CuSO4 0,15 N) .......................... IV-2Tabel II.3 Selisih Berat dengan Waktu 12 menit (CuSO4 0,255 N) .............................. IV-3

  • vDAFTAR GRAFIK

    Grafik IV.1 Selisih berat logam dengan variabel waktu

    tetap 12 menit (CuSO4 0,15 N) ................................................................IV-2

    Grafik IV.2 Selisih berat logam dengan variabel arus

    tetap 100 mA (CuSO4 0,15 N) .................................................................IV-3

    Grafik IV.3 Selisih berat logam dengan variabel waktu

    tetap 12 menit (CuSO4 0,25 N) ................................................................IV-4

  • I-1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    I.1 Latar Belakang

    Dewasa ini konsep pembelajaran kimia dan fisika sangat berguna bagi

    kehidupan kita sehari-hari. Oleh karenanya, pemahaman akan kimia dan fisika begitu

    penting mengingat segala hal yang terjadi berkaitan dengan konsep dan hukum kimia

    fisika. Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari pembelajaran ini. Penting halnya

    melakukan praktikum ini karena dalam dunia industri, hampir semua hal

    mengaplikasikan konsep praktikum kimia fisika. Selain itu, dari praktikum bisa

    memperoleh hasil yang sebenarnya dan tidak hanya teori saja.

    Salah satu dari kegiatan praktikum kimia fisika adala pelapisan logam.

    Praktikum pelapisan logam dilakukan karena bertujuan untuk mengetahui reaksi redoks

    pada proses sel elektrokimia. Selain merupakan reaksi redoks, pelapisan logam juga

    bertujuan untuk mengetahui manfaat dari praktikum dari pelapisan logam. Dari

    praktikum ini dapat diaplikasikan di kehidupan sehari-hari, misalnya untuk pelapisan

    emas, besi yang digunakan untuk struktur bangunan rumah, dan sebagainya agar tidak

    mudah mengalami korosi.

    Pelapisan logam (metallic coatings) adalah cara yang dilakukan untuk

    memberikan sifat tertentu pada permukaan logam yang tujuannya agar logam mengalami

    perbaikan yang lebih baik dari hal struktur, mikro maupun tekanannya. Pada proses

    pelapisan ini banyak faktor yang mempengaruhi pembentukan pelapisan logam, antara

    lain pengadukan, rapat arus, temperature, pH larutan elektrolit dan waktu yang

    digunakan selama proses berlangsung. Tujuan pelapisan logam tidak luput dari tiga hal,

    yaitu untuk meningkatkan sifat teknis atau mekanisme dari suatu logam, yang kedua

    melindungi logam, dan ketiga adalah memperindah tampilan.

    I.2 Rumusan Masalah

    1. Bagaimana reaksi redoks yang terjadi pada elektroda?

    I.3 Tujuan Percobaan

    1. Mengetahui reaksi redoks pada elektroda.

  • BAB II

    TINJAUAN PUSTAKA

    II.1 Pengertian Pelapisan Logam

    Pelapisan adalah suatu cara yang dilakukan untuk memberikan sifat tertentu pada

    suatu permukaan benda kerja, dimana diharapkan benda tersebut akan mengalami

    perbaikan dalam hal struktur mikro maupun ketahanannya, dan tidak menutup

    kemungkinan pada perbaikan terhadap sifat fisiknya. Sementara logam adalah sebuah

    unsur kimia yang siap dan bisa membentuk ion / kation dan memiliki ikatan logam. Jadi,

    dengan demikian pelapisan logam adalah cara yang dilakukan untuk memberikan sifat

    tertentu pada permukaan logam yang tujuannya agar logam mengalami perbaikan yang

    lebih baik dari hal struktur mikro maupun tekanannya (Anonim, 2001).

    Konsep dasar dalam melindungi logam adalah upaya agar tidak terjadi pertukaran

    ion antara logam dengan lingkungan (Anonim, 2001).

    Lapisan metalik merupakan penghalang yang sinambung antara permukaan

    logam