Pedoman SPSS

download Pedoman SPSS

of 32

  • date post

    23-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    29
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Pedoman SPSS

Lucky Lukman - SPSS Versi 20

PENGOLAHAN DATA PENELITIAN MENGGUNAKANS P S S 22

Lucky Lukman, SE.MM

I. ANALISIS DATA Kegiatan menghitung data agar dapat disajikan secara sistematis. Sebelum dilakukan analisis data maka harus dipersiapkan variabel dan data-data yang akan dihitung. Data yang akan dianalisis memiliki aturan seperti tipe variabel (angka, kalimat ) dan ukuran data. Ukuran Data untuk menentukan analisis apa yangakan digunakan. Ada 3 Ukuran Data pada penelitian yaitu :

1.Nominal : data yang didapat dari hasil kategorisasi dan menunjukan kesejajaran, misalnya : 1 = Pria, 2 = Wanita. Kedua hal tsb memiliki kesejajaran yang sama, jadi bukan 2 lebih tinggi dari 12.Ordinal : Data yang didapat dari hasil kategorisasi dan tidak memiliki kesejajaran, misalnya : 1 = tidak baik, 2= baik, 3 = sangat baik. Jadi 2 lebih tinggi dari 1, dan 3 lebih tinggi dari 23.Scale : data yang didapat bukan dari hasil kategorisasi. Data Inin berupa data interval dan data rasio. Data ini dapat dilakukan penghitungan. Misalnya : Data pendapatan, data produksi, data penjualan, dll

Selain Ukuran Data diatas, Analisis juga perlu menggunakan variabel yang akan dimasukan atau diinput dalam program statistik. Variabel adalah konsep yang nilainya bervariasi atau berubah-ubah. Ada 4 macam Variabel :1.Variabel Dependen (Variabel terikat) variabel yang nilainya dipengaruhi oleh variabel lain. Contoh : tingkat penjualan, tingkat produksi, harga saham, kepuasan konsumen, kinerja karyawan, dsb2.Variabel Independen (Variabel Bebas) Variabel yang mempengaruhi variabel dependen (terikat). Contoh : Motivasi, kompensasi, biaya produksi, biaya promosi, biaya penjualan, dsb3.Variabel Kontrol Variabel yang dikendalikan atau nilainya dibuat tetap hal ini agar tidak dipengaruhi oleh variabel lain4.Variabel Moderator Variabel yang mempengaruhi hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen.

Dalam manganalisis data perlu juga kita memperhatikan sumber datanya. Sumber data terbagi menjadi dua yaitu :

1. Data Primer adalah data yang diperoleh peneliti secara langsung (dari tangan pertama), Contoh data primer adalah data yang diperoleh dari responden melalui kuesioner, kelompok fokus, dan panel, atau juga data hasil wawancara peneliti dengannara sumber.2.Data Sekunderdata yang diperoleh peneliti dari sumber yang sudah ada. Contoh data sekunder misalnya catatan atau dokumentasi perusahaan berupa absensi, gaji, laporan keuangan publikasi perusahaan, laporan pemerintah, data yang diperoleh dari majalah, dan lain sebagainya.Sumber data ini yang nantinya akan mempengaruhi proses analisis data yang akan kita gunakan. Penggunaan Data Primer memerlukan proses penghitungan yang lebih panjang dibandingkan apabila kita menggunakan Data sekunder. Selanjutnya akan kita bahas pada bagian berikutnya. II. TAHAPAN ANALISIS DATA DENGAN SPSSAdapun Tahapa Analisis Data yang akan kita lakukan terhadap data-data yang kita peroleh dari hasil penelitian adalah sebagai berikut :1.Uji Validitas Data2. Uji Reliabilitas Data3.Analisis Korelasia.Uji Normalitas Datab.Uji Linearitas

4.Uji Asumsi Klasik a.Uji Normalitas Datab.Uji Multikolinearitasc.Uji Heteroskedastisitasd.Uji AutoKorelasi5. Analisis Regresi Linier Bergandaa.Analisis Koefisien Determinasi (R2 / R Square)b.Uji F Simultanc.Uji t - Parsial

Untuk Penelitian yang menggunakan Data Primer, semua tahapan analisis data tersebut harus dilakukan. Sedangkan untuk penelitian yang menggunakan Data Sekunder, analisis data cukup dilakukan mulai tahapan ke 4 sampai dengan tahapan terakhir. Dalam melakukan analisis data berikut ini penulis menggunakan SPSS versi 22.

III. UJI VALIDITAS DATAUji Validitas adalah pengujian yang dilakukan guna untuk mengetahui seberapa cermat suatu instrumen dalam mengukur apa yang ingin diukur. Item Kuesioner yang tidak valid berarti tidak dapat mengukur apa yang ingin diukur sehingga hasil yang didapat tidak dapat dipercaya, sehingga item yang tidak valid harus dibuang atau di perbaiki.Dalam SPSS alat uji validitas yang banyak digunakan ada 2 metode yaitu :1.Metode Pearson Correlation ( Product Moment Pearson) yaitu mengkorelasikan antara skor tiap item dengan skor total instrumen.2.Metode Corrected Item Total Correlation yaitu dengan mengkorelasikan tiap item dengan skor total kemudian hasil dikoreksi agar tidak overestimasi.

Kita dapat menggunakan atau memilih salah satu metode tersebut untuk menghitung validitas data. Data-data yang dikenai Uji Validitas dan Reliabilitas biasanya berjenis ORDINAL.Berikut ini contoh kasus untuk uji validitas dan Reliabilitas :Seseorang melakukan penelitian tentang Kualitas pelayanan dan Kualitas Produk terhadap Kepuasan Pelanggan. Penelitian dilakukan dengan uji coba instrumen menggunakan Kuesioner yang diberikan kepada 30 responden. Data-data Kuesioner ditabulasikan sebagai berikut :Data Kepuasan Pelanggan (Y)RespItemSkor Total

12345678

14444434431

25545444536

34444343430

44444344431

55555455539

64444334430

74445445535

85445444434

95555554539

104444434431

115555545539

124444444432

134444443431

144444444432

154444444432

165555455539

174444444432

185555555540

194444454433

204444443330

214444444432

225554555438

235555545539

245555454538

254545454435

264444344431

274444444432

285555455539

294444444533

304444344431

Data Kualitas Pelayanan (X1)RespItemSkor Total

12345678910

1454444445543

2444444334438

3555555555550

4444444444440

5455455555548

6455455455345

7555555555550

8343454444439

9444543355542

10544544443441

11555555555550

12434444434438

13545555555549

14545455555346

15554555555549

16443444444439

17555555555550

18454445544443

19344444444439

20454455354544

21443444444439

22555555555550

23444444444440

24555454555548

25444444444440

26445555555548

27544444454442

28555555555550

29555555555550

30444444434439

Data Kualitas Produk (X2)RespItemSkor Total

12345678910

1454343445541

2445544333439

3554545455547

4445454454443

5455455555548

6453455445342

7554545545547

8343554454441

9454543554544

10544444433439

11544554455546

12454444454442

13545445553545

14544445535342

15554445555547

16445445454443

17554535455546

18443455534441

19345544454442

20454455454545

21445444544442

22545455455547

23445555444444

24544454555546

25445555444444

26445454455545

27545544454444

28554545455547

29554544545546

30445455434442

Dari Tabulasi tersebut Kita masukan data-data tersebut kedalam lembar kerja SPSS :1. Uji Validitas menggunakan Metode Pearson Correlation Mengkorelasikan antara skor tiap item dengan skor total instrumen.Kita ambil contoh dengan Menguji Validitas Data Kepuasan Pelanggan (Y)

Gambar Variable View

Gambar Data View

Setelah Selesai mengisikan data, maka selanjutnya Klik :Menu Analyze>>Correlate>>Bivariate selanjutnya terbuka kotak dialog Bivariate Correlation, lalu pindahkan seluruh item ke kolom Variables

Klik OK, maka hasil outputnya sebagai berikut :

Cara membaca output :Dari output tersebut terlihat korelasi antara tiap item dengan skor total, korelasi item 1 dengan skor total sebesar 0,900 (ada 2 tanda bintang dua) artinya nilai ini signifikan pada tingkat signifikansi 0,01, sedangkan bintang satu berarti signifikan pada tingkat 0,05, sedangkan dibawahnya adalah nilai sigifikansi dengan uji 2 sisi (nilai kurang dari 0,05 berarti hasilnya signifikan). Untuk N atau sampel sebanyak 30 sampel maka apabila kita lihat pada r tabel adalah sebesar 0,361. Apabila nilai korelasi dalam output tsb > 0,361 maka item tersebut valid, apabila sebaliknya < 0,361 maka item tsb tidak valid dan harus dibuang atau diperbaiki.

2. Uji Validitas menggunakan Metode Corrected Item Total Correlation Mengkorelasikan antara skor tiap item dengan skor total instrumen dan melakukan koreksi terhadap nilai koefisien korelasi yang overestimasiKita ambil contoh dengan menguji Validitas Kepuasan Pelanggan (Y)

Gambar Variable View

Gambar Data View

Setelah Selesai mengisikan data, maka selanjutnya Klik :Menu Analyze>>Scale>>Reliability Analysis selanjutnya terbuka kotak dialog Reliability Analysis pindahkan semua item ke kolom items

Selanjutnya klik tombol Statistics

Beri tanda centang (v) pada Scale if item deleted kemudian klik tombol Continue, maka akan kembali ke kotak dialog sebelumnya. Kemudian klik OK, maka hasil output nya sebagai berikut:Item-Total Statistics

Scale Mean if Item DeletedScale Variance if Item DeletedCorrected Item-Total CorrelationCronbach's Alpha if Item Deleted

item129.76679.289.867.906

item229.76679.220.894.904

item329.83339.385.881.906

item429.73339.444.793.912

item530.13339.568.607.927

item629.93339.513.594.929

item729.96679.275.692.920

item829.80009.338.743.915

Cara Membaca output :Pada kolom Corrected Item-Total Correlationdiketahui korelasi item1 dengan nilai sebesar 0,867. Jika nilai korelasi > 0,361 maka item tersebut valid, apabila sebaliknya < 0,361maka item tsb tidak valid dan harus dibuang