PASAR UANG

download PASAR UANG

of 37

Embed Size (px)

Transcript of PASAR UANG

  • Syafril, SE, MMDosen Universitas Nahdlatul Ulama&ASMI Citra Nusantara Banjarmasin 2015

  • PASAR UANGPasar yang memperjualbelikan surat berharga jangka pendek yang jangka waktunya tidak lebih dari satu tahun

  • PERBEDAAN PASAR UANG & PASAR MODAL

    Indikator PasarPasar UangPasar ModalJangka WaktuJangka PendekJangka PanjangProduk yang diperjualbelikan1.Sertifikat Bank Indonesia2.Surat Berharga Pasar Uang1.Saham2.Obligasi3.Reksa Dana

    Hasil (return)Bunga1.Dividen2.Capital GainPelaksanaBank Indonesia1.Perusahaan Efek2.Bursa EfekPerananPeranti Operasi Pasar TerbukaAlternatif Pendanaan perusahaan dan Alternatif Investasi bagi pemilik modal

  • Fungsi Pasar UangBagi Bank Sentral sebagai piranti untuk melaksanakan kebijakan moneter melalui Operasi Pasar TerbukaSebagai penghimpun dana berupa surat-surat berharga jangka pendekSebagai sumber pembiayaan bagi perusahaan untuk melakukan investasiSebagai perantara bagi investor luar negeri dlm menyalurkan kredit jangka pendek kepada perusahaan di IndonesiaMemberikan informasi mengenai kondisi moneter, preferensi, dan tingkah laku peserta pasar uang.

  • Karakteristik Pasar UangOrientasi profitMenekankan pada kredit jangka pendekPasar Uang bersifat abstrak, tidak ada tempat khusus untuk perdagangannya seperti pasar modal atau pasar barang. Transaksinya secara Over the Counter (OTC). Dilakukan oleh setiap peserta melalui Desk atau Dealing Room masing-masing pelaku pasar.Transaksi pasar uang bagi bank dilakukan oleh pejabat yang diberi kuasa yang disebut dengan Dealer Money MarketInstrumen pasar uang mudah untuk diperdagangkan kembaliLikuid (mudah untuk dicairkan)

  • Manfaat Pasar UangTerpenuhi kebutuhan dana jangka pendek bagi perusahaan, lembaga keuangan dan pemerintah dari overnight sampai tempo satu tahunBagi pihak yang surplus dana, pasar uang dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan dana yang idle (tidak terpakai).Bagi bank, pasar uang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan likuiditasnya agar saldo giro pada Bank Sentral tidak negatif akibat kegiatan kliring.

  • Peserta Pasar UangBankLembaga PemerintahPerusahaan AsuransiYayasanLembaga Keuangan lainnya (Mis.: Koperasi, Pegadaian )Perusahaan-perusahaan besarIndividuBroker

  • Bank IndonesiaBank HartaBank KarunNota KreditNota KreditPinjam RupiahBang Harta mengalami kalah kliring, sehingga meminjam kepada Bank Karun di Pasar Uang Antar Bank. Dengan demikian, BankIndonesia akan mengkredit account Bank Karun di BI dan mendebetAccount Bank Harta di BI.

    Dengan demikian, Bank Harta memiliki cadangan giro yang cukupDi Bank Indonesia. Namun bank tersebut berhutang ke Bank KarunContoh Mekanisme Transaksi di Pasar Uang

    *

  • Instrumen Pasar UangCall Money / pasar uang antar bankSertifikat Bank Indonesia (SBI)Surat Berharga PasarUang (SBPU)Sertifikat DepositoBankers AcceptanceRepurchasement Agreement (Repo)Revolving Underwriting Facility (RUF)Sertifikat Bank Indonesia (SBI)Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)Commercial Paper

  • Call MoneyCall Money adalah penempatan atau peminjaman dana jangka pendek (dalam hitungan hari) antar bank. Lebih jelasnya, call money adalah instrumen bank dalam mengatasi kekurangan atau kelebihan dana jangka pendek yang bersifat sementara. Bagi bank yang menempatkan, pinjaman singkat merupakan aktiva bank, sedangkan bagi bank yang menerima penempatan, pinjaman singkat merupakan kewajiban (utang atau pasiva). Pinjaman singkat dibukukan dalam rekening antar bank.

  • Sertifikat Bank Indonesia (SBI)Sertifikat Bank Indonesia (SBI) adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia sebagai pengakuan utang berjangka waktu pendek (1-3 bulan) dengan sistem diskonto/bunga.SBI merupakan salah satu mekanisme yang digunakan Bank Indonesia untuk mengontrol kestabilan nilai Rupiah. Dengan menjual SBI, Bank Indonesia dapat menyerap kelebihan uang primer yang beredar.

  • Tingkat suku bunga yang berlaku pada setiap penjualan SBI ditentukan oleh mekanisme pasar berdasarkan sistem lelang. Sejak awal Juli 2005, BI menggunakan mekanisme "BI rate" (suku bunga BI), yaitu BI mengumumkan target suku bunga SBI yang diinginkan BI untuk pelelangan pada masa periode tertentu. BI rate ini kemudian yang digunakan sebagai acuan para pelaku pasar dalam mengikuti pelelangan.

  • Surat Berharga Pasar UangSBPU adalah surat-surat berharga berjangka pendek yang dapat diperjualbelikan secara diskonto dengan Bank Indonesia atau lembaga diskonto yang ditunjuk oleh Bank Indonesia.

    SBPU sama halnya dengan SBI merupakan instrumen operasi pasar terbuka dalam rangka ekspansi moneter oleh BI dengan menetapkan tingkat diskonto SBPU.

  • Sertifikat DepositoInstrumen keuangan yang diterbitkan oleh suatu bank atas unjuk dan dinyatakan dalam suatu jumlah, jangka waktu dan tingkat bunga tertentu. Sertifikat Deposito adalah deposito berjangka yang bukti simpanannya dapat diperdagangkan. Ciri pokok yang membedakannya dengan deposito berjangka terletak pada sifat yang dapat dipindahtangankan atau diperjualbelikan sebelum jangka waktu jatuli temponya melalui lembaga - lembaga keuangan lainnya.

  • Bankers AcceptanceSuatu instrumen pasar uang yang digunakan untuk memberikan kredit pada eksportir atau importir untuk membayar sejumlah barang atau untuk membeli valuta asing.Eksportir sangat tergantung pada pembiayaan akseptasi oleh bank domestik atau suatu bank asing. Dengan demikian, aksep adalah instrumen keuangan yang dirancang untuk mengalihkan resiko perdagangan internasional kepada pihak ketiga yang akan mengambil resiko tersebut karena ia memiliki keahlian dalam menilai resiko kredit dan menyebarkan resiko tersebut dalam berbagai pinjaman.

  • Repurchasement AgreementTransaksi jual beli surat-surat berharga disertai dengan perjanjian bahwa penjual akan membeli kembali surat-surat berharga yang dijual tersebut pada tanggal dan dengan harga yang telah ditetapkan lebih dahulu

  • Repo AgreementTransaksi jual beli surat surat berharga disertai dengan perjanjian bahwa penjual akan membeli kembali surat surat berharga tersebut pada tanggal dan dengan harga yang telah ditetapkan terlebih dahuluSurat berharga yang dapat diperjual belikan secara diskonto a.l.: SBI, SBPU, CP, CD dan TBills

  • Commercial PaperMerupakan promes yang tidak disertai jaminan, yang diterbitkan olehsuatu perusahaan untuk memperoleh dana jangka pendek dan dijual kepada investor di pasar uangDalam commercial paper dinyatakan penerbit berjanji akan membayar sejumlah tertentu uang pada saat jatuh tempoJangka waktu commercial paper sampai 270 hariPenjualan dilakukan dengan sistem diskontoCommercial paper diterbitkan atas dasar dukungan aset perseroanAdakalanya commercial paper diterbitkan dengan back-up fasilitas kredit yang jumlahnya hampir sama dengan nominal commercial paper

  • Proses penerbitan Commercial PaperPenerbit mencari Arranger (umumnya bank)Arranger tidak bertanggung jawab atas tidak terjualnya CPArranger menawarkan kepada investor / nasabah bankPerusahaan menerbitkan commercial paper sesuai dengan jumlah yang dibutuhkanBank disamping sebagai arranger juga bertindak selaku paying agent dan mendapatkan fee (arranger fee dan paying agent fee)

  • Kelebihan CP bagi IssuerTingkat suku bunga commercial paper lebih rendah dari prime rate (bunga kredit)Tidak perlu menyediakan jaminanProses penerbitan relatif mudah karena hanya melibatkan penerbit dan investorJangka waktu jatuh tempo fleksibel / dapat diperpanjang atas persetujuan investor

  • Kelebihan CP bagi InvestorDiskonto yang ditawarkan lebih tinggi dibanding deposito atau sertifikat depositoDapat dijual kembali tanpa menunggu tanggal jatuh tempoTingkat keamanan relatif tinggi karena commercial paper hanya diterbitkan oleh perusahaan yang memiliki rating yang tinggi

  • Kelemahan Commercial PaperBagi investor, CP instrumen yang tidak disertai jaminan (unsecured promissory notes)Kemungkinan issuer melakukan window dressing / rekayasa laporan keuangan sehingga kelihatan likuid dan rendabelMerupakan sumber dana jangka pendek sehingga issuer kurang leluasa dalam melakukan investasi

  • Resiko yang Muncul dalam Pasar UangResiko Pasar (interest rate risk)Resiko InvestasiResiko Gagal BayarResiko InflasiResiko Valuta AsingResiko Politik

  • Indikator Pasar UangIndikator pasar uang meliputi:1. Suku bunga Pasar Uang Antar Bank (Rp)Tingkat bunga yang dikenakan oleh bank terhadap bank lain dalam hal pinjam meminjam danadalam bentuk rupiah.2. Volume transaksi Pasar Uang Antar Bank (Rp)Jumlah transaksi antar bank dalam hal pinjam meminjam dalam bentuk rupiah.3. Suku bunga Pasar Uang Antar Bank (US$)Tingkat bunga yang dikenakan oleh bank terhadap bank lain dalam hal pinjam meminjam danadalam bentuk US $.

  • Indikator Pasar Uang4. Volume transaksi Pasar Uang Antar Bank (US$)Jumlah transaksi antar bank dalam hal pinjam meminjam dalam bentuk US $.5. JIBOR (Jakarta Interbank Offered)Suku bunga yang ditawarkan untuk transaksi pinjam meminjam antar bank.6. Suku bunga deposito Rupiah (%/Th)Tingkat bunga yang diberikan para deposan yang mendepositokan uangnya dalam bentuk Rupiah

  • Indikator Pasar Uang7. Suku bunga deposito US$ (%/Th)Tingkat bunga yang diberikan para deposan yang mendepositokan uangnya dalam bentuk US $.8. Nilai Tukar Rupiah (Kurs)Harga suatu mata uang terhadap mata uang lainnya atau nilai dari suatu mata uang terhadap mata uang lainnya9. Suku bunga kreditTingkat bunga kredit yang dikenakan bank atau lembaga keuangan lainnya kepada para kreditor

  • Indikator Pasar Uang10. InflasiKenaikan tingkat harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus suatu waktu tertentu11. Indeks Harga Konsumen (IHK)Angka indeks yang menunjukkan tingkat harga barang dan jasa yang harus dibeli konsumen dalam suatu p