PARTISIPASI MAHASISWA MUSLIM SEBAGAI AGEN .Pokok permasalahan dalam penelitian ini terkait bagaimana

download PARTISIPASI MAHASISWA MUSLIM SEBAGAI AGEN .Pokok permasalahan dalam penelitian ini terkait bagaimana

If you can't read please download the document

  • date post

    09-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    217
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PARTISIPASI MAHASISWA MUSLIM SEBAGAI AGEN .Pokok permasalahan dalam penelitian ini terkait bagaimana

PARTISIPASI MAHASISWA MUSLIM SEBAGAI

AGEN RESOLUSI KONFLIK KEAGAMAAN

(Studi Kasus Pada Pesta Seni Budaya Dayak Kalimantan Di Yogyakarta)

SKRIPSI

Diajukan Kepada Fakultas Ushuluddin Dan Pemikiran Islam Universitas Islam Sunan Kalijaga Yogyakarta

Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Sosial (S.Sos)

Disusun Oleh :

Muhammad Eddy Prasetyono

NIM. 11540006

PRODI STUDI SOSIOLOGI AGAMA

FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA

YOGYAKARTA

2016

ii

iii

iv

v

HALAMAN MOTTO

Life is our choice

(Hidup adalah pilihan kita)

Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah

Karena Allah, Tuhan seluruh alam.

Dan bahwasanya seorang manusia tiada

memperoleh selain apa yang telah diusahakanya .

Dan bahwasanya usahanya itu kelak

akan diperlihatkan (kepadanya). An-Najm 39-40

vi

HALAMAN PERSEMBAHAN

Dengan menyebut nama Allah, Skripsi ini saya

Persembahkan untuk :

Kedua Orang Tua : Sutarno, S.Pd. SD dan Mutiara, serta Adikku

Muhammad Ocky Setiadi.

Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga

Yogyakarta.

NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.

vii

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahi Rabbil Alamin, Puji Syukur kehadirat Allah swt Tuhan

Semesta Alam Yang Telah memberikan rahmat dan karunia-Nya. Shalawat serta

Slam kepada Nabi Muhammad saw atas segala suri tauladannya kepada kita

semua, yang kita nanti-nantikan syafaatnya kelak. Dengan usaha, dan ridha-Nya,

serta tak lupa pula doa dari kedua orang tua, penulis dapat menyelesaikan skripsi

ini dengan sebaik-baiknya.

Dalam penyusunan skripsi ini, penulis menyadari akan adanya kekurangan

dan keterbatasan dalam penelitian dan penulisan. Oleh karena itu, dengan penuh

harap, pintu bagi kritikan dan saran yang membangun dibuka seluas-luasnya

untuk kebaikan di masa yang akan datang. Karya ini tentu tidak dapat terwujud

tanpa adanya bantuan dari orang-orang hebat di sekitar penulis. Penulis

mengucapkan terimakasih kepada:

1. Bapak Prof. Drs KH Yudian Wahyudi Phdselaku Rektor Univesitas Islam

Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

2. Bapak Dr. Alim Roswantoro, M.Ag. selaku Dekan Fakultas Ushuluddin

dan Pemikiran Islam Univesitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

3. Ibu Dr. Adib Sofia, S.S., M.Hum. selaku Ketua Jurusan Sosiologi Agama

Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Univesitas Islam Negeri Sunan

Kalijaga Yogyakarta

viii

4. Bapak Dr. Moh. Soehadha, S.Sos.,M.Hum. selaku Dosen Pembimbing

Skripsi yang telah berkenan meluangkan waktu, tenaga, serta pikiran demi

selesainya penyusunan karya ilmiah ini dengan baik.

5. Bapak Dr. Muhammad Amin, Lc,MA, selaku Dosen Penasehat Akademik.

6. Bapak Dr. Masroer, S. Ag. M.Si. dan Ibu Dr. Inayah Rohmaniyah, S.Ag.,

M.A., selaku Dosen penguji sidang skripsi/munaqosyah.

7. Seluruh Jajaran civitas Akademika fakultas Ushuludin dan Pemikiran

Islam, baik dosen, pegawai TU, office boy, dan satpam yang telah

memberikan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan selama

masa perkuliahan

8. Bapak Sutarno dan Ibu Mutiara selaku guru kehidupan yang senantiasa

sabar dalam memberikan arahan dan mendidik hingga sampai saat ini

kepada penulis, serta memberikan ketulusan doa dan motovasi penulis

dalam penyelesaian skripsi ini.

9. Adikku M.Ocky Setiadi dan keluarga besar penulis yang selalu

memberidukungan semangat dalam memberikan harapan hingga mampu

menyelesaikan skripsi ini.

10. Teman-Teman seperjuangan Sosiologi Agama angkatan 2011 yang telah

berjuang dalam ruang dialektika bersama-bersama.

11. Teman-teman HMI Komisariat Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam

(Hanif Irwansyah, Regenovia C.T, Rohman, Fian Israhmat, Dawam

Praktiknyo, Ajib Pudin, Mushab Dimiaty, Zulkifli, Risky, Ela dkk). Yang

ix

telah memberikan ruang kekeluargaan dan pembelajaran serta motivasi

kepada penulis.

12. Teman-teman sedaerah (Kamrol Effendi, Stpanus Tri Joko, Fornestor

Mindaw, dkk) yang telah memberikan ruang bantuan Informasi dalam

PSBDK-Sekalimantan.

13. Teman-teman Ikatan Pelajar Mahasiswa Seruyan yang telah menjadikan

pengobat rindu atas kerinduan terhadap kearifan lokal daerah kelahiran.

14. Teman-teman kos Gapura Naga yang selalu memberi kearifan akan

kebersamaan anak-anak rantau berbeda daerah (Dedi, Arif, Tope, Wildan,

Iful, Kristo, Rian dkk) serta inspirasi-inspirasinya dan memberikan

dukungan semangat motivasi pada penulis.

Akhirnya dengan bangga penulis mempersembahkan skripsi ini kepada pihak-

pihak yang telah banyak membantu dalam wujud apapun. Semoga kebaikab dan

keikhlasan selalu menyertai kita semua. Besar harapan penulis, bahwa skripsi ini

dapat bermanfaat bagi pembaca.

Yogyakarta, 19 September 2016

x

ABSTRAKSI

Dewasa ini konflik antar golongan dalam masyarakat semakin banyak terjadi dan berpotensi terulang di masa yang akan datang. Salah satu daerah yang rawan konflik adalah Kalimantan. Meskipun Islam sudah lama memiliki pengaruh di tanah Kalimantan, namun bukan berarti proses budaya Dayak telah mengalami proses akulturasi ataupun asimilasi yang baik. Populasi muslim di Kalimantan sejak zaman dulu hanya bertempat tinggal di kawasan pusat ekonomi. Sedangkan kaum Dayak memilih untuk membuka lahan baru di tengah hutan Kalimantan dan melahirkan serta mengembangkan budayanya di sana. Perbedaan tersebut tidak mengahalangi partisipan muslim untuk turut memeriahkan acara kedaerahan, namun beberapa golongan Dayak masih sering terlibat konflik dengan golongan muslim.

Salah satu kasus yang terjadi, pada pertengahan 2012 bahwa telah terjadi konflik antara pemuda Dayak dengan pemuda muslim di Kalimantan Barat yang dipicu oleh spanduk penolakan terhadap salah satu organisasi masyarakat (ormas) Islam yang diyakini mengganggu ketenteraman wilayah Pontianak, dibentangkan di depan asrama. Salah satu dampak dari konflik tersebut yang paling terasa tidak semata berupa kerugian materi, akan tetapi termasuk kerugian mental masyarakat yang terlibat konflik. Melihat fenomena tersebut, penulis tergugah untuk melakukan penelitian tentang Partisipasi Mahasiswa Muslim sebagai Agen Resolusi Konflik Keagamaan (Studi Kasus Pesta Seni Budaya Dayak Kalimantan Yogyakarta). Pokok permasalahan dalam penelitian ini terkait bagaimana partisipasi mahasiswa dalam menanggapi konflik keagamaan yang terjadi di Kalimantan dan bagaimana pengaruh partisipasi mahasiswa muslim terhadap resolusi konflik keagamaan daerah.

Lahirnya stereotype dari golongan luar menjadi ciri umum yang tersebar merata di semua tingkat generasi. Bahkan termasuk generasi muda yang merantau seperti mahasiswa. Seringkali antar mahasiswa dalam satu daerah terlibat konflik bermotif yang dilatarbelakangi seperti pengkleman antar suku, ras ataupun golongan tertentu. Berbagai macam proses resolusi konflik pernah dilakukan seperti model negosiasi ataupun mediasi politik antar golongan berkonflik. Beruntung bagi mahasiswa Kalimantan telah terdapat forum yang mampu mempertemukan berbagai macam golongan sedaerah asal, yaitu Pesta Seni Budaya Dayak Kalimantan (PSBDK).

Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian lapangan (field research), karena data yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Teknik observasi yang digunakan adalah observasi partisipan pasif, yakni peneliti datang, melihat, dan memperhatikan kegiatan yang dilakukan serta yang terjadi pada informan dalam waktu tertentu tetapi tidak turut serta sebagai partisipan dalam kegiatan tersebut. Sedangkan teknik wawancara menggunakan pedoman wawancara semi terstruktur. Wawancara menggunakan tiga cara yaitu pencatatan langsung, pencatatan dari ingatan, dan merekam (recording). Selain itu juga diperkuat dengan menggunakan dokumentasi. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah teknik data analisis deskriptif dengan pendekatan sosiologis di dalamnya. Teori yang digunakan sebagai landasan analisis adalah kombinasi antara teori konflik, resolusi konflik, dan partisipasi sosial dengan focus subjek pada salah satu golongan yaitu mahasiswa muslim asal Kalimantan.

Bentuk partisipasi mahasiswa sebagai resolusi konflik keagamaan daerah adalah dengan menggunakan pola- pola pengembangan partisipasi dalam kegiatan pelestarian kebudayaan lokal melalui PSBDK. Cara yang ditempuh oleh PSBDK seperti pengkolaborasian antara budaya tradisional Dayak dengan kebudayaan dari luar Dayak. Berkat partisipasi dari mahasiswa muslim, tingkat interaksi dengan budaya luar menjadi pembelajaran penting bagi mahasiswa muslim maupun merekatkan kembali prinsip saling menghargai antar golongan, agama, atau etnik dalam kehidupan sosial yang nyata. Hal tersebut sangatlah penting untuk mengembalikan Kalimantan sebagai tempat nyaman dan bebas konflik SARA.

xi

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ...................................................................................... i

SURAT PERNYATAAN ............................................................................... ii

NOTA DINAS PEMBIMBING ..................................................................... iii

SURAT PENGESAHAN ...................................................................