Paradigma Pembangunan Ekonomi paradigma pembangunan ekonomi dalam ekonomi Islam. Kemudian pada...

download Paradigma Pembangunan Ekonomi paradigma pembangunan ekonomi dalam ekonomi Islam. Kemudian pada kegiatan

of 59

  • date post

    23-Oct-2020
  • Category

    Documents

  • view

    8
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Paradigma Pembangunan Ekonomi paradigma pembangunan ekonomi dalam ekonomi Islam. Kemudian pada...

  • Modul 1

    Paradigma Pembangunan Ekonomi

    Dr. M. Nur Rianto Al Arif, M.Si.

    odul ini akan dibagi menjadi tiga kegiatan belajar, kegiatan belajar

    yang pertama membahas tentang paradigma pembangunan ekonomi

    secara umum. Pada kegiatan belajar yang kedua akan dibahas tentang

    paradigma pembangunan ekonomi dalam ekonomi Islam. Kemudian pada

    kegiatan belajar ketiga akan dijelaskan penerapan maqashid syariah dalam

    pembangunan ekonomi.

    Manfaat dalam mempelajari modul ini akan menambah dan memperluas

    pengetahuan pembaca tentang konsep dasar ekonomi pembangunan dalam

    ekonomi konvensional. Selain itu, modul ini bermanfaat pula dalam

    memberikan pemahaman mengenai ekonomi pembangunan dalam ekonomi

    Islam serta pemahaman mengenai internalisasi maqashid syariah dalam

    pembangunan ekonomi.

    Perhatian ilmu ekonomi selama ini tidak terfokus pada masalah-masalah

    yang berkenaan dengan pembangunan ekonomi. Perhatian terhadap masalah-

    masalah pembangunan ekonomi mulai muncul setelah Perang Dunia II

    berakhir, yakni mulai ada perhatian tentang menata dan membangun ekonomi

    negara-negara terutama perekonomian pada negara-negara yang baru

    merdeka. Setidaknya, ada tiga alasan utama mengapa masalah terkait

    pembangunan ekonomi belum menjadi fokus perhatian dalam pembahasan

    ilmu ekonomi. Pertama, negara-negara penjajah tidak mempedulikan

    pembangunan ekonomi pada negara jajahannya. Mereka fokus bagaimana

    sebanyak mungkin menguasai sumber daya ekonomi yang dihasilkan oleh

    negara jajahannya, tanpa mempedulikan bagaimanakah nasib masyarakat dari

    negara jajahannya. Kedua, negara-negara yang dijajah fokus perhatian

    mereka ialah bagaimana mampu melepaskan diri dari jerat negara penjajah

    dan memproklamirkan kemerdekaannya. Selama mereka masih terjajah,

    maka mereka tidak akan bisa memikirkan bagaimana membangun

    ekonominya. Ketiga, para ekonom terfokus bagaimana membangun ekonomi

    dalam jangka pendek semata, namun melupakan proses pembangunan

    ekonomi yang pada umumnya bersifat jangka panjang.

    M PENDAHULUAN

  • 1.2 Ekonomi Pembangunan Islam ⚫

    Melihat pada semakin meluaskan perhatian terhadap masalah

    pembangunan ekonomi turut pula membuka wawasan para ekonom mengenai

    betapa pentingnya pembangunan ekonomi dalam meningkatkan

    kesejahteraan masyarakat, hal inilah yang kemudian memunculkan cabang

    ilmu ekonomi yang baru, yaitu ekonomi pembangunan. Ekonomi

    pembangunan merupakan salah satu cabang ilmu ekonomi yang relatif baru

    jika dibandingkan cabang ilmu ekonomi yang lain, seperti ekonomi mikro,

    ekonomi makro, ekonomi moneter ataupun yang lainnya. Pembahasan yang

    sistematis tentang masalah dan proses pembangunan ekonomi di Afrika,

    Asia, dan Amerika Latin baru muncul setelah perang dunia kedua. Ada

    sebagian kalangan yang menyatakan bahwa ekonomi pembangunan hanyalah

    campuran dari beberapa cabang ilmu ekonomi. Namun, menurut penulis

    pendapat ini tidak tepat karena ilmu ekonomi pembangunan merupakan suatu

    cabang ilmu yang berdiri sendiri, dimana ia memiliki identitas analisis dan

    metodologi yang khas. Namun, ekonomi pembangunan sebagai cabang dari

    ilmu ekonomi tetap memiliki keterkaitan dengan cabang ilmu ekonomi yang

    lain.

    Para sarjana dan ilmuwan muslim mulai sadar betapa pentingnya

    mengintegrasikan antara keilmuan dengan agama dan akan mampu menjadi

    suatu sinergi yang mampu mengembalikan kejayaan Islam seperti pada masa

    dark ages di Barat di Abad 21 ini. Hal ini terlihat salah satunya dari

    perkembangan ekonomi Islam pada masa sekarang. Islam memandang

    aktivitas ekonomi secara positif, semakin banyak manusia terlibat dalam

    aktivitas ekonomi maka semakin baik pula selama tidak terjadi

    penyimpangan tujuan dan prosesnya dengan ajaran Islam.

    Tujuan dari penulisan modul ini adalah agar pembaca dapat mengetahui

    paradigma pembangunan menurut ekonomi Islam. Dengan demikian,

    pembaca dapat mengetahui apa perbedaan paradigma pembangunan antara

    ekonomi Islam dan ekonomi konvensional. Perbedaan utama antara ekonomi

    Islam dan ekonomi konvensional adalah nilai-nilai yang terdapat di

    dalamnya. Dari perbedaan nilai itu akan didapatkan perbedaan dalam turunan

    ilmunya.

    Setelah mempelajari modul ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan

    hal-hal berikut ini.

    1. Paradigma pembangunan ekonomi dalam ekonomi konvensional. 2. Paradigma pembangunan ekonomi dalam ekonomi Islam. 3. Internaliasi maqashid syariah dalam pembangunan ekonomi.

  • ⚫ EKSA4204/MODUL 1 1.3

    Kegiatan Belajar 1

    Paradigma Pembangunan

    alam Kegiatan Belajar 1 ini, kita akan membahas tentang konsep dasar

    ekonomi pembangunan, pembangunan ekonomi dan pertumbuhan

    ekonomi, karakteristik negara sedang berkembang, hambatan, dan prasyarat

    pembangunan.

    A. KONSEP DASAR EKONOMI PEMBANGUNAN

    Setelah berakhirnya Perang Dunia II, perhatian terhadap masalah-

    masalah dan hal-hal terkait pembangunan ekonomi berkembang dengan

    pesat. Menurut Sukirno (2006), berikut ini beberapa faktor yang menjadi

    penyebab meluasnya perhatian terhadap pembangunan ekonomi di negara

    berkembang.

    1. Keinginan negara berkembang untuk mengatasi keterbelakangan mereka.

    Negara-negara berkembang yang notabenenya sebagian besar

    merupakan negara bekas jajahan yang baru merdeka berupaya

    mewujudkan pembangunan ekonomi dalam rangka meningkatkan

    kesejahteraan dan kemakmuran masyarakatnya. Mereka berupaya

    mengejar ketertinggalan jika dibandingkan dengan kemajuan ekonomi

    yang dicapai oleh negara bekas penjajah mereka. Negara-negara baru

    merdeka tersebut memiliki banyak masalah yang membutuhkan suatu

    pembangunan ekonomi yang menjadi kebutuhan mendesak untuk

    dilakukan. Hal ini sebagai upaya untuk mengatasi pengangguran,

    mengentaskan kemiskinan, meningkatkan pendapatan masyarakat,

    meningkatkan kualitas hidup dari masyarakat, dan lainnya.

    2. Sebagai usaha membantu mewujudkan pembangunan ekonomi untuk

    menghambat perkembangan komunisme. Selain dari sisi internal negara-

    negara berkembang tersebut, perhatian terhadap pembangunan ekonomi

    muncul pula dari sisi eksternal. Negara-negara maju yang notabenenya

    negara Barat terutama Amerika Serikat berkepentingan untuk

    mempercepat pembangunan ekonomi di negara berkembang, hal ini

    sebagai upaya untuk membendung dan menjaga agar negara-negara

    tersebut tidak berubah menjadi negara komunis.

    D

  • 1.4 Ekonomi Pembangunan Islam ⚫

    3. Sebagai usaha untuk meningkatkan hubungan ekonomi. Bantuan yang

    diberikan oleh negara maju kepada beberapa negara berkembang sebagai

    cara mempercepat pembangunan ekonomi dipandang sebagai salah satu

    alat untuk mempererat hubungan ekonomi diantara negara maju dan

    negara berkembang. Hubungan baik ini akan berimplikasi pada posisi

    istimewa negara bekas penjajah tersebut pada negara bekas jajahan,

    sehingga negara bekas penjajah masih dapat mengembangkan pasar

    untuk hasil-hasil industri mereka.

    4. Berkembangnya keinginan untuk membantu negara berkembang.

    Negara-negara maju berkeinginan untuk membantu negara berkembang

    agar usaha pembangunan ekonomi dapat cepat tercapai. Bentuk bantuan

    tersebut ada yang berupa hibah ataupun pinjaman lunak. Hibah yang

    diberikan ada yang berbentuk bantuan dana adapula yang berbentuk

    bantuan teknik, bantuan tenaga ahli, bantuan penelitian, dan bantuan

    dalam bentuk material.

    Todaro (2000) menyebutkan bahwa ekonomi pembangunan membahas

    berbagai hal mulai dari cara-cara alokasi sumber daya produktif langka

    seefisien mungkin serta kesinambungan pertumbuhannya dari waktu-ke

    waktu. Kemudian menaruh perhatian pada mekanisme-mekanisme perubahan

    yang terjadi dalam sektor ekonomi, sosial, politik, dan kelembagaan, dimana

    seluruh mekanisme ini bertujuan dalam terciptanya suatu perbaikan standar

    hidup secara cepat dan berskala luas bagi masyarakat di Asia, Afrika, dan

    Amerika Latin yang selama ini masih menghadapi masalah-masalah terkait

    pembangunan ekonominya.

    Menurut Sukirno (2006) ekonomi pembangunan dapat didefinisikan

    sebagai suatu bidang studi dalam ilmu ekonomi yang mempelajari tentang

    masalah-masalah ekonomi di negara-negara berkembang dan kebijakan-

    kebijakan yang perlu dilakukan untuk mewujudkan pembangunan ekonomi.

    Jadi, pada dasarnya ekonomi pembangunan merupakan analisis mengenai

    berbagai:

    1. masalah ekonomi yang dihadapi negara berkembang;

    2. kebijakan yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut dan

    mempercepat tingkat pembangunan ekonomi.

  • ⚫ EKSA4204/MODUL 1 1.5

    Disamping kedua aspek yang paling pokok tersebut, analisis dalam

    Ekonomi Pembangunan memperhatikan pula:

    1. asumsi-asumsi dasar yang diperlukan dalam suatu proses pembangunan

    ekonomi;

    2. karakteristik perubahan kegiatan ekonomi dalam proses pembangunan;

    3. faktor-faktor utama dan penting dalam suatu proses pembangunan

    ekonomi.

    Sumit