PAPARAN KEPALA BAPPEDA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

of 117/117
PAPARAN KEPALA BAPPEDA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Pada Acara: 1 Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2010-2015 Palangka Raya, 17 Februari 2011
  • date post

    01-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    141
  • download

    1

Embed Size (px)

description

PAPARAN KEPALA BAPPEDA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH. Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2010-2015. Pada Acara :. Palangka Raya, 17 Februari 201 1. OUTLINE. - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of PAPARAN KEPALA BAPPEDA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

RAKERDA TAHUN 2011

PAPARAN KEPALA BAPPEDA PROVINSI KALIMANTAN TENGAHPada Acara:1Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2010tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2010-2015

Palangka Raya, 17 Februari 2011OUTLINEProses Penyusunan RPJMD sesuai Permendagri 54 Tahun 2010Substansi Perda tentang RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2010-2015Permasalahan dan Isu-isu StrategisVisi, Misi, Tujuan dan SasaranKebijakan Umum dan Program Pembangunan DaerahKerangka Pendanaan RPJMD 2010-2015Indikator Kinerja Daeraha. Aspek Kesejahteraan Masyarakatb. Aspek Pelayanan Masyarakatc. Aspek Daya Saing2Proses Penyusunan RPJMD sesuai Permendagri No 54 Tahun 201031BAGAN ALIR TAHAPAN DAN TATACARA PENYUSUNAN RPJMD PROVINSI(Lampiran III Permendagri No.54 2010)Persiapan Penyusunan RPJMDPengolahandata dan informasi Perumusan Permasalahan Pembangunan DaerahRancangan Awal RPJMDMusrenbang RPJMDKonsultasi rancangan akhir RPJMD dengan MENDAGRIRancangan Akhir RPJMDPembahasan dan penetapan Perda RPJMD VISI, MISI dan Program KDHPenelaahan RPJPD PROVPenelaahan RPJMN dan RPJMD Provinsi daerah lainnyaPerumusan Tujuan dan SasaranPerumusan Penjelasan visi dan misiPerumusan Strategi dan arah kebijakan PerumusanIndikasi rencana program prioritas yang disertai kebutuhan pendanaanPembahasan dengan DPRD utk memperoleh masukan dan saran

Perumusan Kebijakan umum dan program pembangunan daerahPelaksanaan Forum Konsultasi PublikAnalisis pengelolaan keuangan daerah serta kerangka pendanaanAnalisis Gambaran umum kondisi daerahHasil evaluasi capaian RPJMDPenelaahan RTRW prov. Dan RTRW prov. lainnyaPenyusunan Rancangan Renstra SKPDRancangan RPJMDAnalisis isu-isu strategisPembahasan dgn SKPD ProvinsiPenyelarasan program prioritas dan kebutuhan pendanaan

Penetapan Indikator Kinerja Daerah4TAHAPAN PENYUSUNAN RPJMD PROVINSIRancangan AwalMusrenbangRancangan AkhirPenetapanPersiapanRancangan Awal RPJMDRancangan RPJMDTAHAPAN PENYUSUNAN Renstra SKPD PROVINSIPerumusan Ranc. AwalProgram & pagu indikatifRancangan RPJMDPelaksanaan MusrenbangBerita Acara Kesepakatan Musrenbang RPJMDBerita Acara Kesepakatan Musrenbang RPJMDPerumusan Ranc. AkhirGubernurRancangan Akhir RPJMDKonsultasi & Penyemp. Rancangan Akhir RPJMDPerumusan Ranc. Perda Ranc. Renstra SKPDKonsultasi & penyemp.MendagriPerda RPJMD5Substansi Perda Nomor 1 Tahun 2011 tentang RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2010-201562Perda Nomor 1 Tahun 2011 tentang RPJMD Prov. Kalteng Tahun 2010-2015 ini meliputi Batang Tubuh, Penjelasan dan Lampiran (Substansi RPJMD) sebagai berikut:

BATANG TUBUH

BAB I Ketentuan Umum terdiri dari 1 pasal (Pasal 1)

BAB II Ruang Lingkup RPJM Daerah terdiri dari 2 pasal (Pasal 2 dan Pasal 3) BAB III Sistematika RPJM Daerah terdiri dari 2 pasal (Pasal 4 dan Pasal 5)7BAB IV Pengendalian dan Evaluasi terdiri dari 1 pasal (Pasal 6)

BAB V Perubahan Rencana Pembangunan Daerahterdiri dari 3 pasal (Pasal 7, 8 dan Pasal 9)

BAB VIKetentuan Penutup terdiri dari 2 pasal (Pasal 10 dan Pasal 11)

8B.PENJELASAN

I. Umum II. Pasal demi pasal

LAMPIRAN (Substansi RPJMD)

BAB I PENDAHULUANBAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAHBAB IIIGAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH SERTA KERANGKA PENDANAANBAB IVANALISIS ISU-ISU STRATEGISBAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARANBAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNANBAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAHBAB VIIIINDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DISERTAI KERANGKA PENDANAANBAB IXPENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAHBAB XPENUTUP

9Sistematika Penulisan RPJMD Provinsi Kalteng Tahun 2010-2015BAB I.PENDAHULUAN1.1.Latar Belakang1.2.Dasar Hukum Penyusunan1.3.Hubungan Antar dokumen1.4.Sistematika Penyusunan RPJMD1.5.Maksud dan TujuanBAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH2.1.Aspek Geografi dan Demografi2.2.Aspek Kesejahteraan Masyarakat2.3.Aspek Pelayanan Umum2.4.Aspek Daya saing Daerah10BAB III.GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH SERTA KERANGKA PENDANAAN3.1Kinerja Keuangan Masa Lalu3.1Kebijakan Pengelolaan Keuangan Masa Lalu3.2Kerangka Pendanaan

BAB IV.ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS4.1Permasalahan Pembangunan4.2Isu Strategis

BAB V.VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN5.1Visi5.2Misi5.3Tujuan dan Sasaran

11BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN6.1 Arah Kebijakan6.2 Strategi

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH7.1 Kebijakan Umum7.2 Program Pembangunan Daerah

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DISERTAI KERANGKA PENDANAAN8.1 Program Prioritas 8.2 Pagu indikatif12BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH9.1 Aspek Kesejahteraan Masyarakat9.2 Aspek Pelayanan Umum9.3 Aspek Daya Saing Daerah

BAB XPENUTUP10.1 Pedoman Transisi10.2 Kaidah Pelaksanaan13Permasalahan dan Isu Strategis143I. PERMASALAHANA. Penyediaan infrastrukturB. Pengembangan Ekonomi lokalC. Kualitas dan keterjangkauan PendidikanD. Kesejahteraan SosialE. Pengembangan Kapasitas BirokrasiF. Masalah pengelolaan sumberdaya alam

II. ISU STRATEGISA. Kebijakan internasionalB. Kebijakan NasionalC. Kebijakan regionalD. Komitmen Internasional terhadap Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim Global15A. Masalah penyediaan InfrastrukturBelum terwujudnya sistem dan jaringan transportasi, komunikasi, dan informatika yang mendukung aktifitas ekonomi kerakyatan. Masih terbatasnya infrastruktur pengairan yang mendukung ketahanan pangan Belum optimalnya pemanfaatan sumber energi untuk masyarakat.Masih rendahnya kualitas infrastruktur terutama prasarana jalan dan jembatan, serta prasarana lalu lintas air antarkabupaten/kota.Luasnya wilayah Kalimantan Tengah yang dihuni oleh penduduk relatif sedikit dan terpencar-pencar menyebabkan pelayanannya menjadi sulit. 16B Masalah Pengembangan Ekonomi LokalPengelolaan pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, serta kehutanan belum dikelola secara profesional dan sebagian besar masih dikelola secara tradisional.Masih rendahnya produktifitas pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, serta kehutanan.Belum terselenggaranya sistem perekonomian kerakyatan yang terpadu.Masih rendahnya kualitas pengembangan pemasaran pariwisata dan pengelolaan destinasi wisata.Masih rendahnya kualitas kelembagaan dalam pelayanan penanaman modal.17Masalah Pengembangan Ekonomi LokalMasih rendahnya kualitas iklim usaha, promosi dan kerjasama investasi.Terbatasnya akses koperasi dan UMKM kepada sumberdaya produktif (bahan baku, permodalan, teknologi, sarana pemasaran serta informasi pasar).Masih rendahnya produktifitas dan daya saing produk koperasi dan UMKM.Belum optimalnya penyelenggaraan kemitraan usaha antara ekonomi kerakyatan dengan ekonomi skala besar.Pengelolaan Sumber Daya Alam yang tidak memenuhi kaidah-kaidah teknis menyebabkan terjadinya degradasi lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap sektor-sektor lain 18C. Masalah kualitas & keterjangkauan pendidikan Kondisi geografis Kalimantan Tengah yang begitu luas dan sulit dijangkau diperlukan strategi khusus dalam mewujudkan pelayanan pendidikan yang prima.Tingkat pelayanan pendidikan kepada publik masih perlu ditingkatkan terutama pelayanan pendidikan pada masyarakat di daerah pedalaman/ terpencil/terpinggir.Kompetensi dan relevansi serta daya saing lulusan satuan pendidikan perlu ditingkatkan.Masih rendahnya kualitas dan kuantitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.19D. Masalah bidang kesejahteraan sosial Tingginya angka kematian bayi, balita dan ibu melahirkan serta tingginya proporsi balita kurang gizi.Tingginya kesenjangan status kesehatan dan akses terhadap pelayanan kesehatan antar wilayah, gender dan kelompok pendapatan.Terjadinya beban ganda penyakit yaitu pola penyakit yang diderita masyarakat sebagian besar adalah penyakit infeksi menular.Masih perlunya ditingkatkan kualitas kependudukan dan ketenagakerjaan, keluarga kecil berkualitas serta pemuda dan olah raga di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.20E. Masalah pengembangan kapasitas birokrasi Pelaksanaan otonomi daerah yang masih setengah-setengah, antara lain dengan masih banyaknya instansi Pemerintah di daerah (kanwil-kanwil) menyebabkan proses koordinasi masih lemah.Kurangnya peran Gubernur selaku wakil Pemerintah di daerah.Masih adanya kebijakan pembangunan oleh Pemerintah yang kurang berpihak ke Wilayah Indonesia Bagian Timur.Masih diperlukan pemeliharaan dan peningkatan kerukunan hidup antar suku, ras dan agama yang berkelanjutan serta masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang Wawasan Kebangsaan. Belum optimalnya kinerja kelembagaan masyarakat dalam menciptakan ketertiban dan ketentraman umum.21E. Masalah pengembangan kapasitas birokrasi Ketentraman dan ketertiban masih perlu diciptakan secara lebih efektif untuk menjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan.Kurang efektifnya mekanisme pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan, serta masih lemahnya peran serta masyarakat dalam pengambilan keputusan khususnya di bidang pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.Pembangunan di sektor lingkungan hidup belum menjadi isu sentral pembangunan.Masih belum optimalnya produktivitas pemanfaatan dan pengendalian ruang sesuai aturan hukum yang berlaku.22F. Masalah pengelolaan sumberdaya alam

Potensi sumberdaya alam Kalimantan Tengah yang berlimpah berupa wilayah yang luas, sumber daya hutan, pertanian, perikanan, kelautan, perkebunan, pertambangan, kawasan gambut dan lain sebagainya belum sepenuhnya dapat dikelola secara optimal.Masih banyak ijin-ijin pengelolaan sumberdaya alam yang telah dikeluarkan pemerintah namun belum sepenuhnya didayagunakanPendayagunaan sumberdaya alam umumnya masih pada tahap menghasilkan bahan mentah atau komoditas primer yang mempunyai nilai tambah yang rendah

23F. Masalah pengelolaan sumberdaya alam4.Pola pendayagunaan sumberdaya alam yang cenderung tidak terkendali berakibat pada berbagai kawasan, seperti kawasan lahan gambut dan kawasan HoB serta kawasan strategis yang mempunyai fungsi daya dukung lingkungan lainnya yang merupakan sumberdaya alam yang tak ternilai akan terancam, serta terdegradasi semakin meluas dan pada akhirnya akan memberikan dampak negatif terhadap perubahan iklim global.24Isu strategis Kebijakan InternasionalMeningkatnya kerjasama ekonomi yang ditandai dengan lahirnya Forum Kerjasama Regional dalam bidang ekonomi seperti APEC, EEC, ASEAN, AFTA, G-8 dan lain sebagainya. Penghormatan terhadap hak-hak individu terlalu ditonjolkan sehingga dapat mengorbankan hak-hak masyarakat secara keseluruhan Adanya kesadaran masyarakat dunia untuk menjaga dan memelihara planet bumi karena ada indikasi telah terjadinya degradasi lingkungan yang mengglobal Komitmen MDGs yang ditetapkan pada UN Summit tahun 1990 oleh PBB 25Isu strategis Kebijakan Nasional Isu demokratisasi yang cenderung melebihi porsinya, dimana masyarakat menuntut peran yang lebih besar dalam berbagai aspek pembangunan Keterbatasan Sumber Daya Energi Listrik Dalam Mendukung Pengembangan Ekonomi Lokal Isu Hak Asasi Manusia (HAM) yang ditandai dengan dibentuknya beberapa lembaga yang menangani HAMIsu Lingkungan hidup, dengan meningkatnya pencemaran dan kerusakan Lingkungan Hidup Isu Otonomi Daerah, dengan ditetapkanya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan di Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004.26Isu strategis Kebijakan Regional Tantangan untuk meningkatkan derajat ekonomi kawasan dengan tetap menjaga isu tentang kelestarian lingkungan alam :1) Optimalisasi pengembangan sektor dan komoditas unggulan berbasis sumber daya alam lokalAdanya kesenjangan pembangunan antarwilayah3)Degradasi sumber daya alam dan lingkungan hidup dan mitigasi bencana4)Masih rendahnya perkembangan jumlah dan usaha koperasi dan UKM sebagai dasar penguatan struktur dan fundamental perekonomian di daerah.5)Masih tingginya kebutuhan investasi di sektor strategis di wilayah pusat-pusat pertumbuhan6)Masih belum optimalnya perkembangan produktivitas dan pendapatan masyarakat di sektor pertanian dalam arti luas

27Isu strategis Kebijakan Regional Kendala infrastruktur dan keterjangkauan berbagai kawasan:

1)Terbatasnya kuantitas dan kualitas prasarana perhubungan2)Lemahnya integrasi jaringan infrastruktur multimoda3)Lemahnya aksesibilitas wilayah-wilayah pedalaman4)Masih banyaknya infrastruktur strategis yang harus dibangun dan dikembangkan untuk membuka keterisolasian dan percepatan pembangunan wilayah.

28Isu strategis Kebijakan Regional Rendahnya mutu layanan umum:

1)Masih belum meratanya jangkauan pelayanan dasar pendidikan dan rendahnya mutu pelayanan pendidikan di daerah perdesaan dan pedalaman di Kalimantan Tengah2)Masih belum optimalnya cakupan layanan kesehatan dasar dan kualitas pelayanan kesehatan di pusat-pusat yankesmas di daerah3)Masih belum optimalnya cakupan layanan kesejahteraan sosial dan kinerja pelayanan sosial di pusat-pusat pelayanannya4)Masih belum optimalnya cakupan layanan pendidikan dan kualitas pembelajaran di pusat-pusat pendidikan di daerah5)Masih belum meratanya jangkauan pelayanan kesehatan dasar dan rendahnya mutu pelayanan kesehatan di daerah perdesaan dan pedalaman di Kalimantan Tengah.

29Isu strategis Kebijakan Regional Masih banyaknya desa tertinggal serta lemahnya daya dukung dan kualitas SDM pedesaan:

1)Rendahnya kualitas dan produktifitas tenaga kerja

2)Masih tingginya Jumlah desa tertinggal (895 desa) atau 61,81% dengan kondisi terbatas bidang infrastruktur, akses pendidikan, akses kesehatan, perekonomian rakyat yang belum berkembang serta kelembagaan desa dan kelembagaan masyarakat yang masih rendah.

30Isu strategis Komitmen Internasional Terhadap Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim GlobalPemerintah Indonesia telah menentukan target penurunan emisi karbonnya sebesar 26 persen pada tahun 2020 dan meningkat menjadi 41 persen apabila ada dukungan nyata negara-negara majuSebagai bagian dari upaya penurunan emisi karbon tersebut, Pemerintah Indonesia telah menandatangani Letter of Intens Kerjasama Indonesia-Norwegia di bidang Kehutanan dan Perubahan iklim. Kerjasama ini akan membantu Indonesia dalam mengelola sumberdaya hutan secara lestari sekaligus mengurangi gas rumah kaca yang keluar dari kegiatan deforestasi dan kerusakan lahan gambut.

31Isu strategis Komitmen Internasional Terhadap Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim GlobalPresiden RI telah menunjuk Provinsi Kalimantan Tengah sebagai provinsi percontohan untuk melaksanakan tahapan awal pengurangan emisi karbon dari kegiatan deforestasi dan degredasi atau lebih dikenal dengan istilah REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation), pada Sidang Kabinet tanggal 23 Desember 2010.Terpilihnya Kalimantan Tengah didasarkan pada kombinasi hasil evaluasi kualitatif dan kuantitatif dimana terlihat bahwa Kalimantan Tengah merupakan provinsi ketiga terluas dalam hal penutupan hutan serta kawasan gambutnya dan sedang menghadapi tantangan nyata deforestasi dan kerusakan gambut

32Isu strategis Komitmen Internasional Terhadap Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim GlobalPenunjukkan Kalimantan Tengah sebagai provinsi percontohan pelaksanaan REDD+ akan membawa implikasi yang luas. Kalimantan Tengah harus mampu mengelola kompleksitas dari implementasi tersebut yang antara lain mencakup reformasi birokrasi untuk menjamin terwujudnya transparansi dan anti korupsi, penegakan hukum dalam memberantas pembalakan liar, penataan batas kawasan hutan, integrasi data bidang kehutanan, perkebunan, pertambangan dan pertanian pada tingkat Kabupaten/Kota. Melalui kerjasama Indonesia-Norwegia, Pemerintah Norwegia akan mendukung dalam hal transformasi kelembagaan dan penguatan kapasitas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam melaksanakan tugas-tugas tersebut.

33Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran 344 Meneruskan dan Menuntaskan Pembangunan Kalimantan Tengah agar Rakyat lebih Sejahtera dan Bermartabat demi Kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Visi RPJMD Kalimantan Tengah (2011 2015)35Sinergi dan Harmonisasi Pembangunan Kewilayahan Kalimantan Tengah melalui pemantapan Rencana Penataan Ruang Provinsi (RTRWP) secara berkelanjutan dengan memperhatikan kesejahteraan rakyat dan lingkungan hidup.Menciptakan pendidikan berkualitas dan terakses serta merata.Menjamin dan Meningkatkan kesehatan masyarakat yang merata dan mudah dijangkau. Pembangunan dan peningkatan infrastruktur yang menjangkau kantong-kantong pemukiman penduduk dan memfasilitasi pembangunan ekonomi rakyat. Pengembangan dan penguatan ekonomi Kerakyatan yang saling bersinergi dan berkelanjutan. Pelembagaan sistem penguatan kapasitas SDM masyarakat dan pemerintah. Terciptanya kerukunan dan kedamaian serta sinergitas dan harmonisasi kehidupan bermasyarakat di Kalimantan Tengah.MISI RPJMD KALIMANTAN TENGAH (2011 2015)1234567361234567MISI VISIHubungan Visi & Misi37Pendidikan Berkualitas, Terakses, & Merata2Kesehatan Merata & Terjangkau3Infrastruktur menuju Pemukiman & Ekonomi Rakyat4Ekonomi Kerakyatan Sinergi & Berkelanjutan5Penguatan SDM Masyarakat & Pemerintahan6Kerukunan, Kedamaian, Sinergi, & Harmonisasi Masyarakat7Sinergi dan Harmonisasi Pembangunan Kewilayahan Kalimantan Tengah1BermartabatSejahteraMISI VISIMemahami Kecukupan Misi untuk Mencapai Visi38Pendidikan Berkualitas, Terakses, & Merata2Kesehatan Merata & Terjangkau3Infrastruktur menuju Pemukiman & Ekonomi Rakyat4Ekonomi Kerakyatan Sinergi & Berkelanjutan5Penguatan SDM Masyarakat & Pemerintahan6Kerukunan, Kedamaian, Sinergi, & Harmonisasi Masyarakat7Sinergi dan Harmonisasi Pembangunan Kewilayahan Kalimantan Tengah1Memahami Misi sebagai komitmen kepada Stakeholders & faktor kunci PembangunanPemprov terkait, Pemkab, & pemkotPemerintah PusatSarana - Prasarana Transportasi & KomunikasiAparatur Pemprov KaltengMasyarakatPelaku usaha & ekonomi kerakyatanMISI 39Menghubungkan MISI ke TUJUANPendidikan Berkualitas, Terakses, & Merata2Kesehatan Berkualitas, Merata, & Terjangkau3 Infrastruktur menuju Pemukiman & Ekonomi Rakyat4 Ekonomi Kerakyatan Sinergi & Berkelanjutan5Penguatan SDM Masyarakat & Pemerintahan6Kerukunan, Kedamaian, Sinergi, & Harmonisasi Masyarakat7Sinergi dan Harmonisasi Pembangunan Kewilayahan1MISI tata ruang untuk lestari sumber daya alam2 Revitalisasi cluster ekonomi provinsi & kab/kota1 Sistem & jaringan transp., kom., & informatika7Infrastruktur pengairan utk ketahanan pangan8Sumber energi untuk masyarakat9 Kemitraan usaha ekonomi rakyat & skala besar11Sistem perekonomian yg terpadu10Daya saing masyarakat12 Kapasitas & kinerja aparatur pemerintah13Soliditas antarkelompok masyarakat14TUJUAN(lima tahun) Sistem Pendidikan bermutu & terjangkau3 Infrastruktur pendidikan ke pelosok wilayah4Infrastruktur kesehatan dasar hingga ke pelosok wil.6 Sistem layanan kesehatan dasar yang bermutu & terjangkau540MisiTujuanSasaranIndikatorSinergi dan harmonisasi Pembangunan Kewilayahan Kalimantan Tengah melalui pemantapan Rencana Penataan Ruang Provinsi (RTRWP) secara berkelanjutan dengan memerhatikan kesejahteraan rakyat dan lingkungan hidup.Revitalisasi dan terciptanya cluster-cluster ekonomi unggulan di tingkat propinsi maupun kabupaten/kotaTeridentifikasinya cluster-cluster ekonomi unggulan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.PDRBJumlah Cluster EkonomiTumbuhnyacluster-cluster ekonomi unggulan daerah yang belum berkembang.PDRBJumlah Cluster EkonomiTerselenggaranya penataan ruang yang memperhatikan keberlanjutan sumberdaya wilayahTerwujudnya rencana tata ruang yang selaras dengan arah pengembangan ekonomi unggulan daerah dan mengarusutamakan lingkunganDokumen RTRWDiperolehnya persetujuan dari pemerintah pusat yang mendukung kota Palangka Raya sebagai pusat pemerintahan NKRI.Dokumen RTRW Kota PalangkarayaPersetujuan Pemerintah PusatTerpeliharanya kelestarian lingkungan hidupData kualitas udara dan airDokumen KLHS, RPP LH, SLHD, NSDA Rekomendasi Komda REDD dan Dewan Daerah Perubahan IklimMenghubungkan TUJUAN ke SASARAN 41Menghubungan TUJUAN ke SASARANMisiTujuanSasaranIndikatorMenciptakan pendidikan berkualitas dan terakses serta merataTerselenggaranya sistem pendidikan yang bermutu dan terjangkau.Meningkatnya kesejahteraan dan kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.Jumlah Guru yang memenuhi kualifikasi S1/D-IVJumlah tenaga kependidikan yang memenuhi kualifikasi S1/D-IVRupiah per-pendidikRupiah per-tenaga kependidikanPenataan sistem pendidikan yang efektif dan efisien.APSRasio ketersediaan sekolah/penduduk usia sekolahRasio guru/muridAngka Putus SekolahAngka KelulusanAngka MelanjutkanPenduduk yang berusia >15 Tahun melek huruf (tidak buta aksara)2. Tersedianya infrastruktur pendidikan hingga ke pelosok wilayah.Tersedianya sarana dan prasarana bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikanJumlah sarana dan prasarana untuk tenaga pendidikJumlah sarana dan prasarana untuk tenaga kependidikanTersedianya akses infrastruktur menuju pusat-pusat pendidikan.Sekolah pendidikan SD/MI kondisi bangunan baikSekolah pendidikan SMP/MTs dan SMA/SMK/ MA kondisi bangunan baik42Menghubungan TUJUAN ke SASARANMisiTujuanSasaranIndikatorMenjamin dan meningkatkan kesehatan masyarakat yang merata dan mudah dijangkauMeningkatnya sistem layanan kesehatan dasar yang bermutu dan terjangkau.Tersedianya standar pelayanan kesehatan.Regulasi standar pelayanan kesehatanMeningkatnya kualitas dan kuantitas layanan tenaga kesehatan.Rasio dokter per satuan pendudukRasio tenaga medis per satuan pendudukJumlah Dokter yang memiliki ijin praktekTersedianya akses infrastruktur Kesehatan dasar hingga ke pelosok wilayah.Tersedianya sarana dan prasarana kesehatan.Rasio posyandu per satuan balitaRasio puskesmas, poliklinik, pustu per satuan pendudukRasio Rumah Sakit per satuan pendudukTersedianya akses infrastruktur kesehatan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.Ruas jalan43Menghubungan TUJUAN ke SASARANMisiTujuanSasaranIndikatorPembangunan dan peningkatan infrastruktur yang menjangkau kantong-kantong pemukiman penduduk dan memfasilitasi pembangunan ekonomi rakyat.Terwujudnya sistem dan jaringan transportasi, komunikasi, dan informatika yang mendukung aktifitas ekonomi kerakyatan.Terwujudnya sistem transportasi (SISTRAWIL), informasi dan komunikasi wilayahDokumen SISTRAWILTerwujudnya jaringan transportasi serta komunikasi dan InformatikaSarana penunjang jaringan transportasi, komunikasi dan informatikaTerwujudnya peningkatan kelas bandara Tjilik Riwut dan Bandara Penunjang di Kalimantan TengahDitetapkannya bandara Tjilik Riwut Sebagai bandara embarkasi hajiTersedianya infrastruktur pengairan yang mendukung ketahanan pangan.Terpeliharanya dan terbangunnya infrastruktur pengairan makro dan mikro, serta pencetakan sawah.Luas Pengairan/irigasiLuas pecetakan sawahTersedianya pemanfaatan sumber energi untuk masyarakat.Tersedianya payung hukum bidang ketenagalistrikan dan energi.Perda/Perkada tentang Kelistrikan dan energiTersedianya sumber daya energi yang terjangkau.Jumlah dan jenis energi alternatif yang dikembangkan44Menghubungan TUJUAN ke SASARANMisiTujuanSasaranIndikatorPengembangan dan penguatan ekonomi kerakyatan yang saling bersinergi dan berkelanjutanTerselenggaranya sistem perekonomian kerakyatan yang terpadu.Tersedianya regulasi dan fasilitasi yang mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan.Perda/Perkada bidang ekonomi Penguatan kelembagaan ekonomi rakyat.Persentase koperasi aktifJumlah UKM non BPR/LKM UKMJumlah BPR/LKMMeningkatkan kemampuan managerial pelaku ekonomi kerakyatan.Jumlah pelatihan Terciptanya produktifitas pada sektor ekonomi berbasis sumber daya lokal.PDRBTerselenggaranya kemitraan usaha antara ekonomi kerakyatan dengan ekonomi skala besar.Terlaksananya program pembangunan daerah berbasis kemitraan usaha.Jumlah kemitraanMeningkatkan daya saing dan orientasi eksport komoditas-komoditas lokal.Jumlah ekspor komoditas lokal45Menghubungan TUJUAN ke SASARANMisiTujuanSasaranIndikatorPelembagaan sistem penguatan kapasitas SDM masyarakat dan PemerintahMeningkatnya daya saing masyarakat.Peningkatan ketrampilan masyarakat yang menunjang kegiatan ekonomi.Jumlah PelatihanMeningkatnya kapasitas dan kinerja aparatur pemerintah.Peningkatan kapasitas dan kinerja aparatur secara terencana dan sistematis.Jumlah pelatihanTerciptanya kerukunan dan kedamaian serta sinergitas dan harmonisasi kehidupan bermasyarakat di Kalimantan TengahTerwujudnya soliditas antar kelompok masyarakatTerwujudnya kehidupan bermasyarakat yang rukun, damai dan sejahtera di bumi Tambun Bungai.Angka kriminalitasJumlah unjuk rasaSikap toleransiMeningkatnya pemahaman dan penghargaan terhadap adat istiadat lokal.Jumlah grup kesenianJumlah gedung kesenian46Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah475Strategi I:Penataan ruang yang mendukung pengembangan ekonomi unggulan daerah yang mengarusutamakan lingkungan hidupKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD PenanggungjawabPengembangan ekonomi unggulan direncanakan terlebih dahulu dalam tata ruang yang memperhatikan pelestarian alam dan lingkungan.Berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menghasilkan tata ruang yang juga untuk penyiapan kota Palangka Raya sebagai pusat pemerintahan NKRIProgram pengembangan cluster ekonomiPDRBJumlah clusterBadan Perencanaan Pembangunan DaerahProgram Perencanaan Tata RuangDokumen RTRWP Dinas Pekerjaan Umum3)Program Pemanfaatan RuangDokumen detail rencana pengembangan kawasan strategis provinsi4)Program Pengendalian Pemanfaatan RuangDokumen laporan pengendalian RTRWP5)Program penyiapan Kota Palangka Raya sebagai pusat pemerintahan NKRIDokumen RTRW Kota Palangka RayaGerakan masyarakatDokumen RDTR Kota Palangka RayaBadan Perencanaan Pembangunan DaerahSekretariat Daerah48Strategi I:Penataan ruang yang mendukung pengembangan ekonomi unggulan daerah yang mengarusutamakan lingkungan hidup Kebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab6)Program pengendalian pencemaran dan perusakan lingkunganData kualitas airData kualitas udaraData limbah Bahan Beracun Berbahaya (B3), Badan Lingkungan Hidup7)Program peningkatan kualitas dan akses informasi sumber daya alam dan LHDokumen Rancangan Peraturan Pemerintah Lingkungan Hidup (RPPLH)Dokumen KLHS, NSDADokumen informasi sumber daya mineralTerselenggaranya pengelolaan sistem informasi geografis untuk menunjang sektor pertambanganBadan Lingkungan Hidup8)Program penyiapan pengembangan wilayah pertambanganTerselenggaranya pengelolaan sistem informasi geografis untuk menunjang sektor pertambanganDinas Pertambangan dan EnergiSambungan49Strategi I:Penataan ruang yang mendukung pengembangan ekonomi unggulan daerah yang mengarusutamakan lingkungan hidupKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab9)Program Peningkatan kualitas dan akses informasi sumber daya mineral dan batubara, migas dan panas bumiTersedianya data potensi bahan galianDinas Pertambangan dan Energi10)Program mitigasi dan adaptasi bencana serta perubahan iklimRekomendasi Komda REDDRekomendasi Dewan Daerah Perubahan IklimBadan Lingkungan HidupSambungan50Strategi II:Perbaikan sistem dan akses pendidikanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD PenanggungjawabPerbaikan sistem bagi tenaga pendidik dan kependidikan untuk merangsang dan meningkatkan motivasi pengabdian dan prefesionalisme dalam berkerja.Peningkatan kapasitas organisasi dan manajerial dan dukungan infrastruktur data dan informasi pendidikanPeningkatan dukungan saran dan prasarana pendidikan serta infrastruktur pendidikan secara bertahapProgram Peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikanJumlah guru bersertifikasi 11.687 orang.Persentase kualifikasi pendidik SD/SDLB 83,54 persen, SMP/SMPLB 98,45 persenDinas Pendidikan2)Program peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikanRupiah alokasi kesejahteraan lebih dari 7000 guru di daerahDinas Pendidikan3)Program Peningkatan kapasitas Sumber daya aparatur Rata-rata jam latihan per orang per tahun dinas pendidikanDinas Pendidikan4)Program peningkatan Manajemen Pelayanan PendidikanJumlah jenis pelatihan 10 kegiatanDinas Pendidikan5)Program pengembangan data/informasiTersedianya database pendidikan tiap kabupaten, kota dan provinsi sebanyak 75 dokumenDinas Pendidikan51Strategi II:Perbaikan sistem dan akses pendidikanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab6)Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun Jumlah penerima Beasiswa 15.000 siswaRupiah beasiswa Rp. 7.500.000.000,Jumlah buku 75.000 Dinas Pendidikan7)Program Pendidikan MenengahJumlah Penerima beasiswa 35.000 siswaRupiah Beasiswa Rp. 27.300.000.000,-Dinas Pendidikan8)Program pengembangan budaya baca dan pembinaan perpustakaan Jumlah anggota/pengunjung 319.366 orangJumlah perpustakaan 1.247 unitJumlah buku 569.071 judulBadan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi9)Program pembangunan sarana dan prasarana pendidikanTerbangun dan terehabnya rumah dinas kepala sekolah, guru dan penjaga sekolah SD, SMP, SMA, SMK 295 paket. Sekolah pendidikan SD/MI kondisi bangunan baikSekolah pendidikan SMP/MTs dan SMA/SMK/MA kondisi bangunan baikDinas PendidikanSambungan52Strategi II:Perbaikan sistem dan akses pendidikanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab10)Program pembangunan jalan dan JembatanKoordinasi program pembangunan jalan dan jembatan, khusus yang menjadi kewenangan kabupaten/kotaTerbangunnya jalan dan jembatan khususnya yang menjadi kewenangan provinsi secara bertahap dan berkesinambungan

Dinas Pekerjaan Umum11)Program pengadaan alat angkutan jalan rayaJumlah trayek menuju kawasan pendidikanDinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika12)Program pengadaan alat angkutan airJumlah trayek menuju kawasan pendidikanDinas Perhubungan, Komunikasi dan InformatikaSambungan53Strategi III:Perbaikan sistem dan akses kesehatanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD PenanggungjawabPerbaikan regulasi dan standarisasi pelayanan kesehatan;Peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga kesehatan;Peningkatan dan dukungan sarana dan prasarana serta infrastruktur bidang kesehatan secara bertahapProgram standarisasi pelayanan kesehatanRegulasi Standar Pelayanan KesehatanMeningkatnya mutu layanan kesehatan Akreditasi RSUD dr. Doris Sylvanus menjadi RS Type B PendidikanDinas Kesehatan2)Program Upaya Kesehatan Masyarakat Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat dan terlaksananya upaya pencegahan kesehatan masyarakatDinas Kesehatan3)Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Meningkatnya persentase keluarga dengan pola hidup bersih dan sehat Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Rumah Sakit (PKMRS) Dinas Kesehatan54Strategi III:Perbaikan sistem dan akses kesehatanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab4)Program peningkatan pelayanan kesehatan ibu melahirkan dan anakMeningkatnya ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan ibu dan reproduksi serta pelayanan kesehatanPelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK)Dinas Kesehatan5)Program peningkatan pelayanan kesehatan anak balitaMeningkatnya ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan anak balitaDinas Kesehatan6)Program peningkatan pelayanan kesehatan lansiaMeningkatnya pelayanan kesehatan lansiaDinas Kesehatan7)Program Peningkatan Pelayanan tenaga Kesehatan Rasio dokter per satuan penduduk Jumlah layanan tenaga kesehatanRasio tenaga medis per satuan penduduk Rasio dokter ber-ijin praktekDinas KesehatanSambungan55Strategi III:Perbaikan sistem dan akses kesehatanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab8)Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana tenaga kesehatan.Jumlah peralatan pendukung kesehatanJumlah sarana dan prasarana tenaga kesehatanDinas Kesehatan9)Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana kesehatanRasio Rumah Sakit per satuan penduduk Rasio puskesmas, poliklinik, pustu per satuan pendudukDinas Kesehatan10)Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Infrastruktur KesehatanKoordinasi program pembangunan jalan dan jembatan, khusus yang menjadi kewenangan kabupaten/kotaDinas Pekerjaan Umum11)Program pembangunan rumah ibadah dan fasilitas sosialRasio rumah sakit per satuan pendudukRasio rumah ibadah per satuan pendudukDinas Pekerjaan UmumSambungan56Strategi IV:Penataan sistem dan jaringan transportasi, komunikasi, dan informatikaKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD PenanggungjawabPerbaikan regulasi dan pengaturan bidang transportasi, komunikasi, dan informatika;Pengembangan dan perbaikan infrastruktur dan sarana/prasarana transportasi, komunikasi, dan informatika dengan tetap memperhatikan prioritas pada daya dukungnya bagi pengembangan ekonomi lokal dan kerakyatanProgram penyusunan sistem transportasiPerda/Perkada Sistem transportasiDinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika2)Program penyusunan sistem Komunikasi dan InformatikaPerda/Perkada Sistem Komunikasi & InformatikaDinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika3)Program Pembangunan jalan dan jembatanPanjang jalan dilalui kendaraan Roda 4 menuju pemukimanPanjang jalan dilalui kendaraan Roda 4 menuju sentra industri rakyatJumlah jembatan yang menghubungkan antar daerah industriJalan penghubung dari ibukota provinsi dengan ibukota kabupaten, atau antar ibukota kabupaten, juga ibukota kabupaten dengan jalan nasional serta ke daerah strategis provinsi/pelabuhanDinas Pekerjaan Umum57Strategi IV:Penataan sistem dan jaringan transportasi, komunikasi, dan informatikaKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab4)Program rehabilitasi/pemeliharaan jalan dan jembatan Jumlah perbaikan-perbaikan jalan Jumlah perbaikan jembatanDinas Pekerjaan Umum5)Program pembangunan/pengadaan sarana dan prasarana perhubungan Jumlah terminal bus, halte, dermaga pelabuhan, dan bandaraDinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika6) Program pembangunan jaringan komunikasi dan informatika Jumlah daerah/desa yang terlayani jaringan teleponDinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika7)Program pembangunan/pengadaan sarana dan prasarana komunikasi dan Informatika Jumlah tower komunikasiDinas Perhubungan, Komunikasi dan InformatikaSambungan58Strategi IV:Penataan sistem dan jaringan transportasi, komunikasi, dan informatikaKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab8)Program rehabilitasi/pemeliharaan sarana dan prasarana komunikasi dan informatikaJumlah perbaikan-perbaikan terhadap sarana dan prasarana komunikasiDinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika9)Program peningkatan pelayanan perhubunganJumlah penumpang yang di layani per-tahunDinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika10)Program Peningkatan prasarana dan fasilitas perhubungan.Jumlah perencanaan/studi, sarana dan prasarana transportasiDinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika11)Program peningkatan prasarana fasilitas transportasi udaraJumlah master planJumlah perencanaan fasilitas prasarana dan keselamatan Bandar udara Dinas Perhubungan, Komunikasi dan InformatikaSambungan59Strategi V:Pengembangan infrastruktur pengairanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD PenanggungjawabPembangunan dan Pemeliharaan infrastruktur pengairan makro dan mikro serta pencetakan sawahProgram pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan lainnya.Rasio Jaringan IrigasiLuas irigasi dalam kondisi baikLuas Sawah tercetak Dinas Pekerjaan Umum2)Program pembangunan saluran drainase/gorong-gorong Panjang jalan yang memiliki trotoar dan drainase/saluran pembuangan air (minimal 1,5 m)Dinas Pekerjaan Umum3)Program pembangunan turap/talud/bronjongPembangunan turap di wilayah jalan penghubung dan aliran sungai rawan longsor lingkup kewenangan kotaDinas Pekerjaan Umum60Strategi VI:Pengembangan sumber energi untuk masyarakatKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD PenanggungjawabPenyediaan prasarana pembangkit listrik yang memprioritaskan pengembangan ekonomi kerakyatan &interkoneksi jaringan listrik dengan sistem se Kalimantan Program pembinaan dan pengembangan bidang ketenagalistrikan dan energiPembangunan PLTU/PLTH/PLPHJumlah rumah di daerah yang dialiri listrikTersedianya jaringan bawah tanahDinas Pertambangan dan Energi61Strategi VII:Menyelenggarakan sistem dan kemitraan ekonomi kerakyatanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD PenanggungjawabPenguatan pilar dan fundamentasi sistem ekonomi kerakyatan yang berbasis sumber daya dan bahan baku lokal;Pengembangan ekonomi kerakyatan disokong oleh industri kecil dan menengah serta koperasi yang handal;Peningkatan produksi dan perluasan jaringan pemasaran dalam rangka peningkatan daya saing,Pengembangan kemitraan usaha antara ekonomi kerakyatan dengan ekonomi skala besarPengembangan industri kecil dan menengahProgram Peningkatan akses terhadap sumber daya produktifSinergi program dan kegiatan KUMKMDinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah2)Program Pengembangan Industri Kecil dan MenengahPertumbuhan Industri Kontribusi industri rumah tangga terhadap PDRB sektor IndustriCakupan bina kelompok pengrajinDinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah3)Program Peningkatan Iklim Usaha yang Kondusif bagi Koperasi dan UMKMPeningkatan KUMKM dalam mengembangkan usahaDinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah4)Program Penguatan Kelembagaan KoperasiJumlah Koperasi aktifDinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah62Strategi VII:Menyelenggarakan sistem dan kemitraan ekonomi kerakyatanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab5)Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama InvestasiJumlah Nilai Investasi berskala Nasional (PMDN/PMA)Jumlah investor berskala nasional (PMDN/PMA)Badan Penanaman Modal Daerah6)Program penguatan Kelembagaan KoperasiPersentase koperasi aktifDinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah7)Program Pengembangan Lembaga Ekonomi PedesaanJumlah koperasi pedesaanDinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah8)Program Pengembangan dan Pengendalian Perikanan TangkapProduksi perikanan tangkap 53.371 tonDinas Perikanan dan KelautanSambungan63Strategi VII:Menyelenggarakan sistem dan kemitraan ekonomi kerakyatanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab9)Program Kerawanan dan Kewaspadaan PanganDokumen, Pemantauan dan Peta Rawan PanganJumlah desa Mandiri PanganBadan Ketahanan Pangan10)Pengembangan dan Pemberdayaan Lumbung Pangan MasyarakatJumlah Lumbung PanganBadan Ketahanan Pangan11)Program Peningkatan Kesejahteraan PetaniNilai Tukar PetaniKontribusi Produksi kelompok petani terhadap PDRBDinas Pertanian dan Peternakan12)Program Peningkatan Daya Saing SDM Koperasi dan UMKMJumlah diklat bagi KUKMDinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah13)Program perlindungan konsumen dan pengamanan perdaganganProduk makanan dan minuman aman di konsumsiProduk halal yang berlabelDinas Perindustrian dan Perdagangan Sambungan64Strategi VII:Menyelenggarakan sistem dan kemitraan ekonomi kerakyatanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab14)Program Peningkatan Ketahanan Pangan Pertanian/PerkebunanRasio produksi pangan dengan kebutuhan panganBadan Ketahanan Pangan15)Program Peningkatan Kesempatan KerjaRasio daya serap tenaga kerjaPersentase jumlah tenaga kerja dibawah umur Partisipasi angkatan kerja perempuanDinas tenaga kerja dan transmigrasi16)Program Peningkatan Peran Perempuan di PerdesaanPartisipasi angkatan kerja perempuanPersentase partisipasi perempuan di lembaga pemerintah desaBadan Pemberdayaan Masyarakat dan DesaSambungan65Strategi VII:Menyelenggarakan sistem dan kemitraan ekonomi kerakyatanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab17)Program Peningkatan Penerapan Teknologi PertanianJumlah terapan teknologi pertanianDinas Pertanian dan peternakan18)Program Peningkatan Penerapan Teknologi PerkebunanJumlah terapan teknologi perkebunanDinas Perkebunan19)Program Peningkatan Produksi PertanianJumlah Produksi pertanianDinas Pertanian dan peternakan20)Program Peningkatan Produksi PerkebunanJumlah Produksi perkebunanDinas Perkebunan21)Program Pemberdayaan Penyuluh PertanianJumlah pelatihan pada penyuluh pertanianDinas Pertanian dan peternakan22)Program Pemberdayaan Penyuluh Perkebunan LapanganJumlah pelatihan pada penyuluh perkebunan lapanganDinas PerkebunanSambungan66Strategi VII:Menyelenggarakan sistem dan kemitraan ekonomi kerakyatanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab23)Program Peningkatan Produksi Hasil PeternakanJumlah ternak pertahunDinas Pertanian dan peternakan24)Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi PeternakanJumlah pemasaran ternak pertahunDinas Pertanian dan peternakan25)Program Pengembangan WirausahaTerbentuknya kawasan minapolitan di 13 lokasiDinas Kelautan dan Perikanan26)Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi PertanianJumlah pemasaran hasil pertanian pertahunDinas Pertanian dan peternakan27)Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi PerkebunanJumlah pemasaran hasil perkebunan pertahunDinas PerkebunanSambungan67Strategi VII:Menyelenggarakan sistem dan kemitraan ekonomi kerakyatanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab28)Program Peningkatan Penerapan Teknologi PeternakanJumlah terapan teknologi peternakanDinas Pertanian dan peternakan29)Program Pemanfaatan Potensi Sumber Daya HutanJenis dan jumlah hasil pengelolaan sumber daya hutanKontribusi sektor kehutanan terhadap PDRBDinas Kehutanan30)Program Perencanaan dan Pengembangan HutanDokumen perencanaan dan kebijakan pengembangan hutanDinas Kehutanan31)Program Pengelolaan Sumberdaya Laut dan PesisirTertatanya dan dimanfaatkannya kawasan pesisirDinas Kelautan dan perikananSambungan68Strategi VII:Menyelenggarakan sistem dan kemitraan ekonomi kerakyatanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab32)Program Pengawasan dan Pengendalian SDKPMenurunnya tindakan Illegal fishing 40%Dinas Kelautan dan perikanan33)Program penumbuhan Industri agroJumlah industri agro pertahun Dinas Perindustrian dan Perdagangan34)Program Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya Produksi perikanan budidaya 414.009 tonDinas Kelautan dan perikanan35)Program Peningkatan Daya Saing Produk PerikananVolume produk olahan hasil perikanan 56.408 tonDinas Kelautan dan perikanan36)Program rehabilitasi Hutan dan lahanBerkurangnya lahan kritis pada Daerah Aliran SungaiDinas Kehutanan37) Program Pengembangan Agribisnis dan Keamanan PanganBerkembangnya agribisnis produk pangan lokalBadan Ketahanan PanganSambungan69Strategi VII:Menyelenggarakan sistem dan kemitraan ekonomi kerakyatanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab38)Program ketahanan pangan dan gizi keluargaNaiknya cadangan pangan dan status gizi keluargaBadan Ketahanan Pangan39)Program peningkatan efesiensi perdagangan dalam negeriTerjalin kontak dagang produk lokalromosi produk unggulan daerahDinas Perindustrian dan PerdaganganSambungan70Strategi VIII:Peningkatan daya saing masyarakatKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab1. Peningkatan keterampilan masyarakat yang menunjang perekonomian melalui efektifitas fungsi BLK, dan sejenisnya.2. Rekruitmen, diklat bagi tenaga penyuluh, instruktur serta fasilitator.3. Peningkatan produktivitas tenaga kerja melalui peningkatan ketrampilan dan sarana produksi.4. Peningkatan sarana dan prasarana, fasilitasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka penguatan dan pengembangan kapasitas lembaga kemasyarakatan.

Program pendidikan non formalJumlah pelatihan 80 paketDinas Pendidikan2)Program pembinaan eks penyandang penyakit sosial (eks narapidana, PSK, narkoba dan penyakit sosial lainnyaTerselenggaranya bimbingan sosial dan pelatihan keterampilan berusaha bagi eks penyandang penyakit sosial 65 orang (Loka Bina Karya, Bimbingan Napza)Dinas Sosial3)Program peningkatan kualitas dan produktifitas tenaga kerja Jumlah pelatihanDinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi 4)Program Peningkatan Kesempatan KerjaJumlah lapangan kerjaDinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi 7171Strategi VIII:Peningkatan daya saing masyarakatKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab5)Program Perlindungan dan Pengembangan Lembaga KetenagakerjaanDokumen/regulasi tentang perlindungan pekerjaDinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi 6)Program peningkatan iklim usaha Usaha yang Kondusif bagi Koperasi dan UMKMDokumen/regulasiDinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah7)Program Peningkatan Akses Terhadap Sumberdaya ProduktifJumlah KUMKM terakses untuk pembiayaanDinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah8)Program Peningkatan Daya Saing SDM Koperasi dan Usaha Mikro Kecil MenengahJumlah pelatihanDinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan MenengahSambungan7272Strategi VIII:Peningkatan daya saing masyarakatKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab9)Program Perlindungan dan Pengembangan Lembaga KetenagakerjaanDokumen/regulasi tentang perlindungan pekerjaDinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi10)Program pengembangan kerjasama pengelolaan kekayaan budayaJumlah kerjasama dibidang kebudayaanDinas Kebudayaan dan Pariwisata11)Program peningkatan peran serta kepemudaan Jumlah kegiatan kepemudaan 230 kegiatanDinas pemuda dan olahraga12)Program peningkatan upaya penumbuhan kewirausahaan dan kecakapan hidup pemudaJumlah wirausahawan muda 300 orangDinas pemuda dan olahraga13)Program pembinaan dan pemasyarakatan olah ragaJumlah club olahraga yang dibentuk 34 klub Dinas pemuda dan olahragaSambungan7373Strategi VIII:Peningkatan daya saing masyarakatKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab14)Program peningkatan keberdayaan masyarakat pedesaan Jumlah fasilitasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desaBadan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa15)Program peningkatan partisipasi masyarakat dalam membangun desaJumlah partisipasi masyarakat dalam membangun desa Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa16)Program pengembangan produk dan pemasaran bagi koperasi dan UMJumlah KUMKM mengikuti panduan/promosi dan kemitraanDinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan MenengahSambungan7474Strategi IX:Peningkatan kapasitas aparatur dan standar operasional birokrasiKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD PenanggungjawabPeningkatan kapasitas aparatur dilakukan secara terencana dan sistematis, dihubungkan dengan perencanaan karier untuk menghasilkan layanan dan kinerja yang lebih baikProgram peningkatan kapasitas aparatur Percepatan layananBadan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan 75Strategi X:Penguatan sendi budaya dan kearifan lokal yang mendukung aktivitas pembangunanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD PenanggungjawabPengembangan dan penguatan peran budaya lokal dalam aktivitas sosial dan ekonomi kemasyarakatan;Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kamtibmas dan pemberantasan penyakit masyarakat.Pembuatan regulasi dalam rangka Penggunaan simbol-simbol adat dalam bidang seni dan budaya dalam acara-acara resmi pemerintahanPelaksanaan Sosialisasi tentang budaya dan kesenian lokal dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan wawasan budaya lokalProgram kemitraan pengembangan wawasan kebangsaan Jumlah kemitraanSeminar, sarasehan, diskusi dan sosialisasi Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat 2)Program peningkatan pemberantasan penyakit masyarakat (pekat)Angka kriminalitasSatuan Polisi Pamong Praja3)Program peningkatan keamanan dan kenyamanan lingkunganAngka kriminalitasKerjasama dengan korem, polda, siswa dan mahasiswaSatuan Polisi Pamong Praja4)Program pemeliharaan Kamtibmas dan pencegahan tindak kriminalJumlah linmas per-10000 pendudukDeteksi dini setiap tahunSatuan Polisi Pamong Praja76Strategi X:Penguatan sendi budaya dan kearifan lokal yang mendukung aktivitas pembangunanKebijakan UmumProgram Pembangunan DaerahIndikatorSKPD Penanggungjawab5)Program pengembangan wawasan kebangsaanJumlah Siswa, mahasiswa, ormas/LSMBadan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat 6)Program pendidikan politik masyarakatKerjasama dengan ormas/LSM, partai politik dan lembaga legislatifBadan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat7)Program Pengembangan kekayaan dan keragaman Budaya Jumlah pelatihanDinas Kebudayaan dan Pariwisata8)Program Pengelolaan Kekayaan dan keragaman BudayaJumlah pelatihanDinas Kebudayaan dan PariwisataSambungan77Kerangka Pendanaan RPJMD 2011-2015786 Kerangka Pendanaan untuk lima tahun ke depan (Periode 2011-2015)Berdasarkan realisasi pelaksanaan APBD beberapa tahun sebelumnya, maka prediksinya adalah sebagai berikut:PendapatanPendapatan diprediksi dan diupayakan untuk tumbuh sebesar 15%, untuk memenuhi kebutuhan belanja, baik langsung maupun tidak langsung,BelanjaBelanja Tidak Langsung, Pemenuhan akan belanja tidak langsung harus diprioritaskan , karena merupakan belanja wajib. Nilainya selalu meningkat, karena adanya kebijakan baik nasional maupun daerah, seperti kenaikan gaji dan kenaikan-kenaikan tunjangan pegawai negeri lain. Belanja tidak langsung diprediksikan naik sebesar 15%,Belanja LangsungBesarnya belanja langsung yang digunakan untuk membiayai kegiatan pembangunan, besarnya tergantung pada besarnya belanja tidak langsung dan kebijakan adanya defisit atau surplus. Dengan tingkat pendapatan meningkat sebesar 15% dan belanja tidak langsung sebesar 15%, maka belanja langsung yang benar-benar dapat digunakan untuk membiayai pembangunan akan semakin berkurang jumlahnya (dapat dilihat pada tabel berikut)PembiayaanKebijakan defisit masih diperlukan untuk dapat memperbesar kapasitas belanja langsung dalam rangka membiayai program/kegiatan sesuai visi dan misi daerah lima tahun ke depan.

79NO.URAIANAPBD TAHUN 2011PREDIKSI 5 TAHUN KE DEPAN20122013201420151.Pendapatan1.705.516.480.0001.961.343.952.0002.255.545.500.0002.593.877.325.0002.982.958.950.0002.Belanja Tidak langsung879.913.774.863967.905.152.3491.064.695.667.5841.171.165.234.3431.288.281.757.7773.Belanja Langsung838.102.705.137,001.007.788.799.650,701.207.299.832.415,771.441.662.090.657,351.716.427.192.223,084.Defisit/Surplus -12.500.000.000-14.350.000.000-16.450.000.000-18.950.000.000-21.750.000.0005.APBD 1.718.016.480.0001.975.693.952.0002.271.995.500.0002.612.827.325.0003.004.708.950.000Dikurangi belanja:6.BL Pendidikan237.086.274.240272.645.765.376313.535.379.000360.570.170.850414.649.835.1007.BL, Listrik, PDAM dll23.807.700.71328.416.143.62833.543.410.80239.546.198.68346.563.670.5598.BL, makan minum Pgwi20.523.879.92525.456.937.22431.048.514.38637.641.061.87345.394.656.2489.BTL pendidikan176.242.001.089201.766.777.006231.026.812.765264.583.663.341303.057.127.78510.BTL wajib ( belanja pegawai dan belanja bagi hasil )560.973.212.812616.599.486.439678.259.435.083746.085.378.591820.693.916.45111.Prioritas misi104.263.104.018168.160.983.270202.254.591.098248.933.142.968280.038.400.40612.Kapasitas riil kemampuan keuangan595.120.307.203662.647.859.057782.327.401.666915.467.760.2131.094.311.376.449Tabel : Kapasitas Riil Kemampuan Keuangan Daerah untuk Mendanai Program Pembangunan Daerah 8080Kapasitas riil kemampuan keuangan merupakan hasil dari Pendapatan ditambah dengan besarnya defisit (untuk anggaran defisit) dikurangi dengan belanja tidak langsung, belanja langsung bidang pendidikan (yg diprediksikan 13% dari belanja), belanja langsung wajib untuk pembayaran listrik, telepon, PDAM dan lain-lain serta belanja makan dan minum pegawai.

Kapasitas riil kemampuan keuangan daerah dapat ditingkatkan dengan:1. meningkatkan pendapatan daerah terutama dari PAD, memanfaatkan peluang karena telah dikeluarkannya Undang-undang Noomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah yang telah ditindaklanjuti dengan ditetapkannya Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 7 Tahun 2010 tentang Pajak Daerah,2. menekan kenaikan belanja tidak langsung.81NO.URAIANAPBD TAHUN 2011PREDIKSI 5 TAHUN KE DEPAN20122013201420151.Kapasitas riil kemampuan Daerah595.120.307.203662.647.859.057782.327.401.666915.467.760.2131.094.311.376.4492.Pagu Program/Kegiatana.Misi 13.653.813.0006.467.194.3007.423.913.73010.400.755.103 11.239.545.613b.Misi 2 168.884.387.519178.310.658.900196.122.656.790216.547.305.669251.700.362.410c.Misi 3 2.119.800.000 10.579.780.00013.396.958.00014.726.653.80016.239.319.180d.Misi 474.274.479.81477.600.961.62094.194.035.535111.382.345.033129.581.739.110e.Misi 541.245.388.85050.285.987.53558.833.224.79983.162.318.21590.972.738.161f.Misi 617.710.702.27522.787.262.45329.612.636.66632.586.574.85536.336.958.088g.Misi 7800.373.4503.126.510.7953.435.066.8753.773.473.8124.467.669.137Jumlah308.688.944.908349.158.355.603403.018.492.395472.579.426.487540.538.331.6993.Pagu Program/Kegiatan Tupoksi (SPM)

286.431.362.295313.489.503.454379.308.909.271442.888.333.726553.773.044.750Tabel : Kapasitas Riil Kemampuan Keuangan Daerah untuk Mendanai Program dan Kegiatan sesuai Visi dan Misi Provinsi Kalimantan Tengah82Indikator Kinerja Daerah83Aspek Kesejahteraan MasyarakatAspek Pelayanan UmumAspek Daya Saing7No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 2015Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi1.Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Umum, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian1.1Pertumbuhan PDRB (%)6,476,76,97,17,37,57,51.2.Laju inflasi provinsi (%)9,516,05,04,03,02,52,51.3.PDRB per kapita (Juta Rp.)16,5***18,521,024,027,531,031,01.4.Angka Kemiskinan (%)6,774,53,53,02,52,02,01.5.Tingkat Pengangguran Terbuka (%)3,883,53,02,752,5221.5.Ranking IPM Nasional7***776655Kesejahteraan Sosial1.Pendidikan1.1.Angka melek huruf (%)98,8499,0099,2099,4099,6099,8099,801.2.Angka rata-rata lama sekolah (tahun)8,09***8,208,508,708,909,109,10Tabel 9.1Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Kesejahteraan Masyarakat84No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 2015Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi2.Kesehatan2.1.Angka Kelangsungan Hidup Bayi970***9759809859909959952.2.Angka Usia Harapan Hidup (tahun)71,10***71,3071,5071,7071,9072,1072,102.3.Persentase Balita Gizi Buruk (%)16,81616161515153.Ketenagakerjaan3.1Rasio Penduduk yang Bekerja (%)96,1296,5097,0097,2597,5098,0098,00Seni Budaya dan OlahragaKebudayaan1.1Jumlah grup kesenian (sanggar seni)1681731781831881931931.2Jumlah gedung10161717171717Pemuda dan Olahraga2.1Jumlah Klub olahraga505670848484842.1Jumlah gedung olahraga1515151616161685No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 2015I.Pelayanan Urusan Wajib1.Pendidikan1.1.Pendidikan dasar:SD/MI1.1.1.Angka partisipasi sekolah98.7298.7798.8298.8798.9298.9799.021.1.2.Rasio ketersediaan sekolah/penduduk usia sekolah89.0589.5590.0590.5591.0591.5591.551.1.3.Rasio guru terhadap murid1 : 131 : 151 : 171 : 191 : 221 : 241 : 241.1.4Prosentase guru SD/SDLB berkualifikasi S1/D4, dan bersertifikasi35.4545.6555.9465.7975.1683.5483.541.1.5Angka partisipasi murni dan paket A98.7298.8298.8698.8999.0199.0499.041.1.6Angka partisipasi kasar114.43115.50116.50117.50118.50119.50119.50SMP/MTs1.1.1.Angka partisipasi sekolah82.0984.5985.7988.5991.2895.0095.001.1.2.Rasio ketersediaan sekolah/penduduk usia sekolah45.1844.6844.1843.6843.1842.6842.681.1.3.Rasio guru terhadap murid1 : 151 : 161 : 171 : 181 : 201 : 221 : 221.1.4Prosentase guru SMP/SMPLB berkualifikasi S1/D4, dan bersertifikasi55.0059.1668.7979.5389.4698.4598.451.1.5Angka partisipasi kasar dan paket B91.2292.4293.6294.4295.6296.8298.021.1.6Angka partisipasi murni84.4684.5184.5684.6184.6684.7184.761.2.Pendidikan menengahTabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum86No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 20151.2.1.Angka partisipasi sekolah62.2463.2464.2465.2466.2467.2467.241.2.2.Rasio ketersediaan sekolah terhadap penduduk usia sekolah25.2525.0024.7524.5024.2524.0024.001.2.3Rasio guru terhadap murid1 : 141 : 161 : 171 : 181 : 191 : 201 : 201.2.4Prosentase guru SMA/SMALB/SMK berkualifikasi S1/D4, dan bersertifikasi65.2374.5879.1685.4692.8498.0098.001.2.5Prosentase sekolah SMA/SMALB/SMK melaksanakan e-pembelajaran (e-learning)5.008.0012.0014.0016.0020.0020.001.2.6Prosentase APK PLB setara SMALB53.3355.8357.0358.2359.4360.6361.831.2.7Angka partisipasi kasar65.0966.0967.0968.0969.0970.0970.091.2.8Angka partisipasi murni62.2463.2464.2465.2466.2467.2467.242.Kesehatan2.1Rasio posyandu per satuan balita10.67***10.7210.7710.8210.8710.9210.922.2Rasio puskesmas per satuan penduduk0.08***0,080,090,100,100,100,102.3Rasio pustu per satuan penduduk0.43***0,450,450,450,450,450,452.4Rasio rumah sakit per satuan penduduk0.08***0,080,080,080,080,080,082.5Rasio dokter per satuan penduduk0.27***0.370.470.570.670.770.77Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum87No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 20152.6Rasio tenaga medis per satuan penduduk2.53**82.732.933.133.333.533.532.7Persentase rumah tinggal bersanitasi56.73***61.7366.7371.7376.7381.7381.732.8Umur Harapan Hidup (UHH)71.10***71.3071.5071.7071.9072.1072.102.9Angka Kematian Bayi per 1000 Kelahiran Hidup30***292827262523/10002.10Angka Kematian Ibu per 100.000 Kelahiran Hidup228***226200180150102102/100.0002.11Prevalensi Gizi Buruk pada Anak (%)16.70***1616161515152.12AKABA per 1000 Balita34***343434333232/10003.Pekerjaan Umum3.1Panjang jalan dalam kondisi baik1.084,35 Km1.133,35 km1.197,90 Km1.269,15 Km1.349,95 Km1.436,70 Km1.436,70 Km3.2Rasio Jaringan Irigasi dan rawa224.020 Ha32.400 Ha33.345 Ha33.375 Ha34.960 Ha31.940 Ha390.040 Ha3.3Rasio tempat ibadah per satuan penduduk1 : 1961 : 1771 : 1581 : 1401 : 1211 : 1021 : 1023.4Persentase rumah tinggal bersanitasi (%)24,0126,0628,1130,1632,2134,2834,283.5Rasio tempat pemakaman umum per satuan penduduk ****-------3.6Rasio tempat pembuangan sampah (TPS) per satuan penduduk1 : 1.6671 : 1.5011 : 1.3341 : 1.1671 : 1.0001 : 8341 : 8343.7Rasio rumah layak huni1 : 4,141 : 4,081 : 4,021 : 3,961 : 3,91 : 3,841 : 3,84Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum88No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 20153.8Rasio permukiman layak huni (%)9595,4095,8096,2096,6097,00973.9Panjang jalan dilalui Roda 4 (Km)1.642,961.642,961.664,961.679,961.696,961.716,961.716,963.10Jalan Penghubung dari ibukota kecamatan ke kawasan pemukiman penduduk (minimal dilalui roda 4)11.05711.51011.51311.51611.51911.52211.5223.11Panjang jalan kabupaten dalam kondisi baik( > 40 Km/Jam ) (Km)6.0006.1006.2006.3006.4006.5006.5003.12Panjang jalan yang memiliki trotoar dan drainase/saluran pembuangan air ( minimal 1,5 m) (Km)1001031051071101131133.13Sempadan jalan yang dipakai pedagang kaki lima atau bangunan rumah liar (Km)5,04,64,23,83,43,03,03.14Sempadan sungai yang dipakai bangunan liar****-------3.15Drainase dalam kondisi baik/ pembuangan aliran air tidak tersumbat (m)35.8051.3431.4001.4001.5001.5007.143Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum89No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 20153.16Pembangunan turap di wilayah jalan penghubung dan aliran sungai rawan longsor lingkup kewenangan kota ****-------3.17Luas irigasi Kabupaten dalam kondisi baik (Ha)35.50356.13865.68887.288109.288135.338453.743.18Lingkungan Pemukiman (Ha)1.607.1131.623.1841.639.4161.655.8101.672.3681.689.0921.689.0924.Perumahan4.1Rumah tangga pengguna air bersih (Unit)128.487161.527194.568227.608260.649293.690293.6904.2Rumah tangga pengguna listrik (Unit)284.310298.634322.180340.573359.574372.982372.9824.3Rumah tangga bersanitasi (%)24,0126,0628,1130,1632,2134,2834,284.4Lingkungan pemukiman kumuh (%)54,64,23,83,4334.5Rumah layak huni (Unit)544.231553.897563.563573.229582.895592.562592.5624.6Rumah tangga pengguna air bersih (Unit)128.487161.527194.568227.608260.649293.690293.6905.Penataan Ruang5.1Rasio Ruang Terbuka Hijau per Satuan Luas Wilayah ber HPL/HGB71111155.2Rasio bangunan ber- IMB per satuan bangunan****-------Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum90No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 20155.3Ruang publik yang berubah peruntukannya****-------6.Perencanaan Pembangunan6.1Tersedianya dokumen perencanaan RPJPD yg telah ditetapkan dengan PERDA (Dokumen)1-----16.2Tersedianya Dokumen Perencanaan RPJMD yg telah ditetapkan dengan PERDA (Dokumen)-1----16.3Tersedianya Dokumen Perencanaan RKPD yg telah ditetapkan dengan PERKADA (Dokumen)11111156.4Penjabaran Program RPJMD kedalam RKPD (Dokumen)11111157.Perhubungan7.1Jumlah arus penumpang angkutan umum (PnP)119.511.749100.000150.000175.000200.000215.000120.351.7497.2Load Factor Angkutan Jalan (%)506070707070707.3Jumlah uji KIR angkutan umum (Unit)21.86720025020025025023017Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum91No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 20157.4Jumlah Angkutan Laut (Unit)191222332037.5Jumlah Angkutan Udara (Rute Regional dan Nasional) (Armada)1112222207.6Jumlah Angkutan Jalan (AKAP & AKDP) (Unit)20010101010102507.7Jumlah Angkutan Sungai (Unit)4781505050505050317.8Jumlah Terminal Angkutan Jalan(Type A dan B) (Buah)1002111157.9Jumlah Bandara (Buah)911111147.10Jumlah Dermaga Sungai (Buah)118666661487.11Jumlah Pelabuhan Laut (Buah)1022222207.12Kepemilikan KIR angkutan umum (Unit)21.86720020020020020022.8677.13Lama pengurusan uji kelayakan angkutan umum (KIR) (Hari)22111117.14Biaya pengujian kelayakan angkutan umum (Rp.)60.00060.00075.00075.000100.000100.000100.0007.15Pemasangan Rambu Lalu Lintas Jalan (Unit)6733003003003003002173Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum92No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 20157.16Pemasangan Rambu Sungai (Unit)54240040040040040025427.17Pemasangan Rambu SBNP (Unit)700101015151208.Lingkungan Hidup8.1Perbaikan Peringkat Indeks Kualitas Lingkungan Hidup22171273338.2Pemantauan dan Pengawasan Lingkungan Hidup (Jumlah Kabupaten/Kota)999910108.3Peningkatan kualitas akses informasi SDA, keanekaragaman hayati dan LH7777778.4Pemantauan, pengendalian dan pendataan kawasan ekosistem pesisir dan laut (jumlah lokasi)666666308.5Penyelesaian perselisihan/sengketa lingkungan hidup (%)5080901001001001008.6Mitigasi dan adaptasi perubahan iklim (jumlah Kabupaten/kota)133332149.Pertanahan9.1Persentase luas lahan bersertifikat (%)6,236,56,947,297,657,837,83Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum93No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 20159.2Penyelesaian kasus tanah Negara7171788651041049.3Penyelesaian izin lokasi ****-------10Kependudukan dan Catatan Sipil10.1Rasio penduduk berKTP per satuan penduduk5460708090959510.2Rasio bayi berakte kelahiran4555657585959510.3Rasio pasangan berakte nikah ****-------10.4Kepemilikan KTP968.3451.075.9381.255.2621.434.5851.613.9081.703.5691.703.56910.5Kepemilikan akta kelahiran per 1000 penduduk****-------10.6Ketersediaan database kependudukan skala provinsiManualManualDigitalDigitalDigitalDigitalDigital10.7Penerapan KTP Nasional berbasis NIK12 Kab/Kota2 Kab/Kota----14 Kab/Kota11.Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak11.1Persentase partisipasi perempuan di lembaga pemerintah (%)1,851,871,891,921,941,961,9611.2Partisipasi perempuan di lembaga swasta (%)33,0833,1033,1233,1433,1633,1833,1811.3Rasio KDRT0,00140,00120,00100,0080,0060,0040,004Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum94No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 201511.4Persentase Jumlah Tenaga kerja dibawah umur (%)0,570,550,530,510,490,470,4711.5Partisipasi angkatan kerja perempuan (%)34,9334,9534,9734,9935,0135,0335,0311.6Penyelesaian pengaduan perlindungan perempuan dan anak dari tindakan kekerasan (%)10010010010010010010012.Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera12.1Rata-rata jumlah anak per keluarga0,790,760,730,700,670,640,6412.2Rasio akseptor KB22,7322,7522,7722,7922,8122,8322,8312.3Cakupan peserta KB aktif (Orang)298.910313.859345.241379.765417.742459.516459.51612.4Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I191.474181.901172.805164.165155.956148.158148.15813.Sosial13.1Sarana sosial seperti panti asuhan, panti jompo dan panti rehabilitasi (Unit)10010010010011012053013.2PMKS yg memperoleh bantuan social (Orang)1.2751.2751.2751.2751.2751.2756.37513.3Penanganan penyandang masalah kesejahteraan social (Kasus)1201202202202202201.000Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum95No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 201514Ketenagakerjaan14.1Angka partisipasi angkatan kerja53455057560062565065014.2Angka sengketa pengusaha-pekerja per tahun (Kasus)14050506010010036014.3Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (%)69,8674,0075,0076,0077,0078.0078,0014.4Pencari kerja yang ditempatkan (Orang)3.1423.5005.0007.50010.00012.50012.50014.5Tingkat pengangguran terbuka (%)3,883,53,02,752,52214.6Keselamatan dan perlindungan174.9752002002003003001.20014.7Perselisihan buruh dan pengusaha terhadap kebijakan pemerintah daerah (Kasus)-102025252510515.Koperasi Usaha Kecil dan Menengah15.1Persentase koperasi aktif (%)74,3477798285878715.2Jumlah UKM non BPR/LKM UKM (Unit)41.61341.70041.90042.20042.50042.70042.70015.3Jumlah BPR/LKM (Unit)6370809010011011015.4Usaha Mikro dan Kecil (Unit)274.788275.000285.000295.000310.000350.000350.000Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum96No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 201516.Penanaman Modal16.1Jumlah investor berskala nasional (PMDN/PMA) (Unit)37438739240742343843816.2Jumlah nilai investasi berskala nasional (PMDN dalam Milyar Rupiah /PMA dalam US $ Ribu)19.860/5.01821.000/6.50022.700/7.30023.600/8.70025.400/9.80026.700/10.40026.700/10.40016.3Rasio daya serap tenaga kerja (%)25,627303235373716.4Kenaikan / penurunan Nilai Realisasi PMDN (milyar rupiah)91,63959595959747717.Kebudayaan17.1Penyelenggaraan festival seni dan budaya212121717.2Sarana penyelenggaraan seni dan budaya ****------17.3Benda, Situs dan Kawasan Cagar Budaya yang dilestarikan49048848748648548448418.Kepemudaan dan Olahraga18.1Jumlah organisasi pemuda6262626565656018.2Jumlah organisasi olahraga4242424242424218.3Jumlah kegiatan kepemudaan506060657075230Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum97No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 201518.4Jumlah kegiatan olahraga27303540455020018.5Gelanggang / balai remaja (selain milik swasta)Keterangan : Gedung Pertemuan, Sanggar Pramuka, Kedai Pramuka, Mess Pramuka, Pondok Pemuda, Gedung KNPI, Bumi Perkemahan3333343435353518.6Lapangan olahraga (lapangan Volly, sepak bola, bulu tangkis, basket)20721021522022523023019.Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri19.1Kegiatan pembinaan terhadap LSM, Ormas dan OKP (Ormas/LSM)15015020020020020020019.2Kegiatan pembinaan politik daerah (Parpol)3838383838383820.Otonomi Daerah,Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan PersandianTabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum98No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 201520.1Rasio jumlah Polisi Pamong Praja per 10.000 penduduk ****7073737575757520.2Jumlah Linmas per Jumlah 10.000 Penduduk (Orang)3030303030303020.3Rasio Pos Siskamling per jumlah desa/kelurahan1010101010101020.4Pertumbuhan ekonomi (%)6,48*6,76,97,17,37,57,520.5Kemiskinan (%)6,774,53,53,02,52,02,020.6Sistem informasi Pelayanan Perijinan dan adiministrasi pemerintah****-------20.7Penegakan PERDA****--505560606020.8Cakupan patroli petugas Satpol PP****--303030303020.9Tingkat penyelesaian pelanggaran K3 (ketertiban, ketentraman, keindahan) di Kabupaten****------20.10Petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kabupaten (Orang)11.62112.78314.06115.46717.01318.71418.71420.11Cakupan pelayanan bencana kebakaran kabupaten****-------Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum99No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 201520.12Tingkat waktu tanggap (response time rate) daerah layanan Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) ****-------20.13Cakupan sarana prasarana perkantoran pemerintahan desa yang baik21o paket220 paket231 paket243 paket255 paket268 paket1217 paket20.14Sistim Informasi Manajemen Pemda****-------20.15Indeks Kepuasan Layanan Masyarakat****-------21.Ketahanan Pangan21.1Regulasi ketahanan pangan (Pergub)221121721.2Ketersediaan pangan utama (surplus beras dalam ton)93.33095.74097.18098.64099.630101.120101.12022.Pemberdayaan Masyarakat dan Desa22.1Rata-rata jumlah kelompok binaan lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM)2,73456828,722.2Rata-rata jumlah kelompok binaan PKK2,833,964,905,836,7327,22Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum100No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 201522.3Jumlah LSM15020020020020020020022.4LPM Berprestasi (%)6,737,408,148,959,8510,8351,922.5PKK aktif (Unit)1.4701.4801.4941.5081.5221.5369.01022.6Posyandu aktif (Unit)11011512112713314063622.7Swadaya Masyarakat terhadap Program pemberdayaan masyarakat (Paket)5626186807488239054.33622.8Pemeliharaan Pasca Program pemberdayaan masyarakat (Paket)2602732873013163321.50923.Statistik23.1Buku Kalimantan Tengah Dalam Angka111111123.2Buku PDRB Kalimantan Tengah111111124.Kearsipan24.1Pengelolaan arsip secara baku (Box)4.6505.4306.2106.9907.77085.550116.60024.2Peningkatan SDM pengelola kearsipan (Orang)72839410511612759725.Komunikasi dan Informatika25.1Jumlah jaringan komunikasi****-------Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum101No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 201525.2Desa dering/Telepon Pedesaan (Unit)113110082505050146325.3Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK)1324444415225.4Warung masyarakat Informasi100000125.6Pusat Komunitas Kreatif0143331425.7M-CAP (Mobile Capacity Acces Point)100000125.8M-PLIK (Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan)060000625.9Data Center100000125.10Media Center100000125.11Rasio wartel/warnet per 10.000 penduduk0.6530.6670.6900.7000.7180.7370.73725.12Jumlah surat kabar nasional/lokal5/65/65/65/65/65/65/625.13Jumlah penyiaran radio/TV lokal59/1659/1659/1659/1659/1659/1659/1625.14Web site milik pemerintah daerah1515151515151525.15Pameran/expo****-------26.Perpustakaan26.1Jumlah perpustakaan (Unit)1242152272272272271.24726.2Jumlah pengunjung perpustakaan per tahun (Orang)269.366279.366289.366296.366309.366319.366319.366Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum102No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 201526.3Koleksi buku yang tersedia di perpustakaan daerah (Jumlah Judul)85.52186.65091.65096.750101.650106.850569.071II.Pelayanan Urusan Pilihan1.Pertanian dan Peternakan1.1.Luas tanam tanaman pangan1.1.1.Padi sawah (Ha)139.156140.548141.953143.373144.806146.254146.2541.1.2.Padi ladang (Ha)65.48866.14366.80467.47268.14768.82968.8291.1.3.Jagung (Ha)4.7254.7724.8204.8684.9174.9664.9661.1.4.Kedelai (Ha)3.4943.5293.5643.6003.6363.6723.6721.1.5.Kacang Tanah (Ha)9069159249339439529521.1.6.Kacang Hijau (Ha)1111,1111,2211,3311,4511,5611,561.1.7.Ubi Kayu (Ha)6.1406.2016.2636.266.3896.4536.4531.1.8.Ubi Jalar (Ha)1.4361.4501.4651.4801.4941.5091.5091.2.Luas Panen tanaman pangan1.2.1.Padi sawah (Ha)146.964148.434149.918151.417152.931154.461154.4611.2.2.Padi ladang (Ha)100.100101.10110.112103.133104.164105.206105.2061.2.3.Jagung (Ha)3.2323.2643.2973.3303.3633.3973.3971.2.4.Kedelai(Ha)2.1622.184.2.205 2.2282.2502.2722.2721.2.5.Kacang Tanah (Ha)9239329429519609709701.2.6.Kacang Hijau (Ha)2042062082102122142141.2.7.Ubi Kayu (Ha)6.4626.5276.5926.6586.7246.7926.7921.2.8.Ubi Jalar (Ha)1.3771.3911.4051.4191.4331.4471.447Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum103No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 20151.3.Produktivitas tanaman pangan1.3.1.Padi sawah (Kwintal/Ha)30,7431,0531,3631,6731,9931,3132,311.3.2.Padi ladang (Kwintal/Ha)19.6919.8920.0920.2920.4920.6920.691.3.3.Jagung (Kwintal/Ha)28.7829.0729.3629.6529.9530.2530.251.3.4.Kedelai (Kwintal/Ha)11.5411.6611.7711.8912.0112.1312.131.3.5.Kacang Tanah (Kwintal/Ha)11.1711.2811.3911.5111.6211.7411.741.3.6.Kacang Hijau (Kwintal/Ha)8.248.328.418.498.578.668.661.3.7.Ubi Kayu (Kwintal/Ha)118.17119.35120.55121.75122.97124.20124.201.3.8.Ubi Jalar (Kwintal/Ha)70.9971.7072.4273.1473.8774.6174.611.4.Produksi tanaman pangan1.4.1.Padi sawah (Ton per Hektar)451.762456.280480.842465.451470.105474.806474.8061.4.2.Padi ladang (Ton per Hektar)197.110199.081201.072203.083205.113207.165207.1651.4.3.Jagung (Ton per Hektar)9.3039.3969.4909.5859.6919.7789.7781.4.4.Kedelai (Ton per Hektar)2.4942.5192.5442.3702.5952.6212.6211.4.5.Kacang Tanah (Ton per Hektar)1.0311.0411.0521.0621.0731.0841.0841.4.6.Kacang Hijau (Ton per Hektar)1681701711731751771771.4.7.Ubi Kayu (Ton per Hektar)76.36177.12577.89678.67579.46280.25680.2561.4.8.Ubi Jalar (Ton per Hektar)9.7769.8749.97210.07210.17310.27510.2751.5.Luas Panen Tanaman Hortikultura1.5.1.Buah-Buahan (Ha)10.16210.26410.36610.47010.57510.68010.680Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum104No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 20151.5.2.Sayuran (Ha)11.82211.94012.06012.18012.30212.42512.4251.5.3.Tanaman Hias (M2)13.04813.17913.31013.44413.57813.71413.7141.5.4.Tanaman Obat (M2)1.096.7941.107.7621.118.8401.130.0281.141.3291.152.7421.152.7421.6.Produksi Tanaman Hortikultura 1.6.1.Buah-Buahan (Kg)1.746.9311.764.4011.782.0451.799.8651.817.8641.683.0421.683.0421.6.2.Sayuran (Kg)313.768316.905320.074323.275326.508329.773329.7731.6.3.Tanaman Hias (Tangkai)55.46156.01656.57657.14257.71358.29058.2901.6.4.Tanaman Obat (Kg)2.519.5152.544.7102.570.1572.595.8592.621.8172.648.0352.648.0351.7.Populasi Ternak 1.7.1.Sapi Potong (Ekor)75.09876.59877.74778.91380.09781.29881.2981.7.2.Kerbau (Ekor)17.0552.59419.11319.30419.49719.69219.6921.7.3.Kambing (Ekor)48.46051.28851.54451.80252.06152.32152.3211.7.4.Domba (Ekor)1.8166.1873.2033.2193.2353.2513.2511.7.5.Babi (Ekor)176.659407.169413.277419.476425.768432.154432.1541.7.6.Ayam Buras (Ekor)4.556.9879.844.0929.975.86310.075.62210.176.37810.278.14210.278.1421.7.7.Ayam Ras Petelur (Ekor)64.78656.69356.97657.26157.54857.38357.3831.7.8.Ayam Ras Pedaging (Ekor)4.469.1984.617.1704.686.4284.756.7244.828.0754.900.4964.900.4961.7.9.Itik (Ekor)291.789458.134462.715467.342472.016476.736476.7361.8.Produksi Ternak1.8.1.Sapi Potong (Ton)5.2445.2945.3735.4545.5365.6195.6191.8.2.Kerbau (Ton)7137137207277357427421.8.3.Kambing (Ton)7257267307337377417411.8.4.Domba (Ton)4804807824854874904901.8.5.Babi (Ton)2.5772.5802.6192.6582.6982.7382.7381.8.6.Ayam Buras (Ton)5.2505.2605.3135.3665.4195.4745.474Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum105No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 20151.8.7.Ayam Ras Petelur (Ton)4364374394414444464461.8.8.Ayam Ras Pedaging (Ton)4.9764.9805.0555.1315.2075.2865.2861.8.9.Itik (Ton)7978028108188268358351.9.Kontribusi sub sektor tanaman pangan terhadap PDRB (%)5,14***5,55,65,85,96,06,01.10.Kontribusi sub sektor peternakan terhadap PDRB (%)3,86***4,04,24,54,75,05,01.11Peningkatan pertumbuhan sektor pertanian dalam PDRB Kalteng (%)4,29***rata rata 4,0 persen per tahun1.12Kontribusi sektor pertanian (palawija) terhadap PDRB28,2***2726252424241.13Kontribusi sektor perkebunan (tanaman keras) terhadap PDRB12,21***12,5012,7513,0013,2513,513,51.14Kontribusi produksi kelompok petani terhadap PDRB****1.15Cakupan bina kelompok petani****2.Perkebunan2.1.Peningkatan produktifitas perkebunan dari potensi produksi di lapangan (%)75151419202085Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum106No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 20152.2.Penerimaan devisa eksport per tahun dari komoditas perkebunan (US$ Juta)801001001001001005002.3.Peningkatan jumlah SDM perkebunan berkualitas (%)1534445202.4.peningkatan pendapatan petani kebun (Capaian rata-rata US$/KK/Tahun)1,500-2,000400-800400-800400-800400-800400-8002000-40002.5.Penyerapan tenaga kerja baru di sektor perkebunan (jumlah tenaga kerja baru/tahun)15,00030,00030,00030,00030,00030,000150,0002.6.Peningkatan pertumbuhan sub sektor sektor perkebunan (%)5,49***66,26,56,86,82.7.Penumbuhan sentra sentra komoditas wilayah pengembangan perkebunan (jumlah sentra pengembangan perkebunan)1322332122.8.Peningkatan Pemanfaatan Lahan Terlantar (Ha/Tahun)150150150150150150750Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum107No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 20153.Kelautan dan Perikanan3.1.Peningkatan Produksi perikanan budidaya (Ton)23,65934,96250,72979,625118,484130,209130,2093.2.Peningkatan hasil Tangkapan dalam setiap upaya penangkapan (Ton)101,999103,264,30105,069,90106,867,00108,443,05110,069,69110,069,693.3.Peningkatan tingkat konsumsi ikan masyarakat (Kg)35,7236,0836,4436,8037,1737,5537,553.4.Peningkatan volume produk olahan hasil perikanan (Ton)9,5239,999,10,49911,02411,57513,311,13,311,3.5.peningkatan produksi benih ikan (Juta ekor)107,667155,992216,585325,532470,290527,059527,0594.Kehutanan4.1.Penataan kawasan hutan (Jumlah peta penataan kawasan hutan)-44444204.2.Pendataan sumberdaya hutan (jumlah dokumen)-222222Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum108No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 20154.3.Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Kawasan Hutan (jumlah dokumen laporan)275050505050504.4.Pengujian dan Pengendalian Peredaran Hasil Hutan (unit)-4056565656564.5.Pengendalian pemanfaatan dan pengembangan jasa lingkungan dari hutan alam (jumlah dokumen)11111154.6.Pembedayaan masyarakat local di sekitar kawasan hutan (orang)3030303030301504.7.Pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (paket kegiatan)11111154.8.Pencegahan, pengendalian dan penindakan illegal logging (frekuensi pengamanan hutan)11111154.9.Penghijauan dan reboisasi ( jumlah batang pohon bibit)-5,32020,00025,00030,00040.000120.3204.10Peningkatan peran masyarakat dalam pembangunan kehutanan (jumlah orang)-4040404040200Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum109No.FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun 20155.Pariwisata5.1Kunjungan wisata35,40135,47535,60035,80035,95036,10036,1005.2Kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB (%)1,321,321,401,501,551,601,606.Perdagangan6.1Kontribusi sektor Perdagangan terhadap PDRB (%)21,4222222,52323236.2Ekspor Bersih Perdagangan (US $)148,559,164150,679220155,220,149158,801,319160,220,429162,879,416162,879,4166.3Cakupan bina kelompok pedagang/usaha informal****252530303030307.Perindustrian7.1Kontribusi sektor Industri terhadap PDRB7,628,59,5111315157.2Kontribusi industri rumah tangga terhadap PDRB sektor Industri****-------7.3Pertumbuhan Industri, (unit)5,6495,7895,9996,2796,6297,0497,0497.4Cakupan bina kelompok pengrajin39330035038241047519178.Ketransmigrasian8.1Transmigran swakarsa (KK)5050505050502508.2Kontibusi transmigrasi terhadap PDRB (%)10102020203030Tabel 9.2Penetapan Indikator Kinerja Daerah berdasarkan Aspek Pelayanan Umum110No,FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun2015I.Kemampuan Ekonomi1.Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Umum, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian1.1.Pengeluaran konsumsi rumah tangga per kapita****-------1.2.Pengeluaran konsumsi non pangan perkapita****-------1.3.Produktivitas total daerah**** -------2.Pertanian-------2.1Nilai tukar petani (%)103,73105106107109110110Tabel 9,3Penentuan Indikator berdasarkan Aspek Daya Saing Daerah111No,FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun2015II.Fasilitas Wilayah/Infrastuktur1.Perhubungan1.1.Rasio panjang jalan per jumlah kendaraan****-------1.2.Jumlah orang/ barang yang terangkut angkutan umum (Orang/Barang)119.513.879/8.545.183 1.170/2002.370/4003.570/6004.770/1.7005.970/3.400 119.519.849/8.548.583 2.Penataan Ruang2.1.Ketaatan terhadap RTRW (%)83,78590959899992.2.Luas wilayah produktif (Juta Ha)2 2,12,2 2,3 2,4 2,52,5 2.3Luas wilayah industri (Ha)152025303540 402.4Luas wilayah kebanjiran (Ha)1,364,5231,364,5231,364,5231,364,5231,364,5231,364,5231,364,523 2.5Luas wilayah kekeringan****-------Tabel 9,3Penentuan Indikator berdasarkan Aspek Daya Saing Daerah112No,FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun20152.6Luas wilayah perkotaan (Ha)289,000 296,225 303,630 311,220 319,000 326,975 326,9753.Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian3.1Jenis dan jumlah bank dan cabang (Unit)1551601701801902002003.2Jenis dan jumlah perusahaan asuransi dan cabang (Unit)353537383940403.3Jenis, kelas, dan jumlah restoran (Buah)2432452502602702853003.4Jenis, kelas, dan jumlah penginapan/ hotel (Buah)317320330340350360360Tabel 9,3Penentuan Indikator berdasarkan Aspek Daya Saing Daerah113No,FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun20154.Komunikasi dan Informatika4.1Rasio ketersediaan daya listrik (%)1061371251501501531534.2Persentase rumah tangga yang menggunakan listrik (%)49,853,358,564,569,576764.2aRasio desa berlistrik (%) 61,664,469,274,979,586,486,44.3Persentase penduduk yang menggunakan HP/telepon (%)76,07777879808181III.Iklim Berinvestasi1Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan PersandianTabel 9,3Penentuan Indikator berdasarkan Aspek Daya Saing Daerah114No,FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun20151.1Angka kriminalitas 3,1542,9022,6702,4562,2602,0792,0791.2Jumlah demo****1.3Lama proses perijinan (Ijin/Hari)7/377/377/377/377/377/377/371.4Jumlah dan macam pajak dan retribusi daerah (Perda/%; Retribusi Daerah/%) 7/109,23;3/99,887 /110;3/1007 /112;3 /1007 /114;3 /1007/117;3 /1007 /119;3/1007 /119;3 /1001.5Jumlah Perda yang mendukung iklim usaha (Perda)----111.6Persentase desa berstatus swasembada terhadap total desa (%)30,0433,4936,9440,4043,8547,3030,04Tabel 9,3Penentuan Indikator berdasarkan Aspek Daya Saing Daerah115No,FOKUS/BIDANG URUSAN/ INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAHKondisiKinerja pada awal periode RPJMDTarget Capaian Setiap TahunKondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2015Tahun 2010Tahun 2011Tahun 2012Tahun 2013Tahun 2014Tahun2015IV.Sumber Daya Manusia1Ketenagakerjaan1.1Rasio lulusan S1/S2/S3 (%) 3173203253303353403401.2Rasio lulusan S1/S2/S3 (%)11,9912,4912,9913,4913,9914,4914,991.3Rasio ketergantungan (%)5251,55150,55049,549,5Tabel 9,3Penentuan Indikator berdasarkan Aspek Daya Saing Daerah116Keterangan:* : Data sampai Triwulan II-2010,** : Data sampai Juli 2010,*** : Data Tahun 2009**** :Data tidak tersedia

SEKIAN DANTERIMA KASIH117