PANDUAN PENGAJUAN PROPOSAL BARU KOMPETITIF

download PANDUAN PENGAJUAN PROPOSAL BARU KOMPETITIF

of 18

  • date post

    09-Dec-2016
  • Category

    Documents

  • view

    236
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of PANDUAN PENGAJUAN PROPOSAL BARU KOMPETITIF

  • Hal 1 dari 18 Panduan Pengajuan Proposal Baru Penelitian Kompetitif Nasional Untuk Pendanaan 2017

    PANDUAN PENGAJUAN PROPOSAL BARU PROGRAM PENUGASAN PENELITIAN KOMPETITIF NASIONAL

    UNTUK PENDANAAN 2017

    Panduan ini ditujukan untuk program penugasan penelitian kompetitif nasional yang meliputi skema

    penelitian: Penelitian Fundamental (PF), Penelitian Kerja Sama Luar Negeri dan Publikasi Internasional

    (PKLN), Penelitian Berbasis Kompetensi (PBK), Penelitian Strategis Nasional (STRANAS), Penelitian Sosial,

    Humaniora, dan Pendidikan (PSHP), Penelitian Penciptaan dan Penyajian Seni (P3S), Penelitian Masterplan

    Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), Riset Andalan Perguruan Tinggi dan

    Industri (RAPID), Penelitian Unggulan Strategis Nasional (PUSNAS), Penelitian Tim Pascasarjana (PPS),

    Penelitian Disertasi Doktor (PDD), Penelitian Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul

    (PMDSU) dan Penelitian Pascadoktor (PPD).

    I. KRITERIA PENGUSULAN

    Kriteria Tim peneliti, Waktu Penelitian dan Pendanaan Penelitian secara ringkas untuk setiap skema dapat

    dilihat dalam Tabel 1 berikut ini.

    Tabel 1. Kriteria Tim Peneliti, Waktu Penelitian dan Pendanaan Penelitian

    No Skema Penugasan Syarat Tim Peneliti Waktu

    (Tahun) Biaya

    (Juta Rp)

    1 Penelitian Fundamental (PF)

    Ketua peneliti adalah dosen sekurang-

    kurangnya berkualifikasi S-2 dengan jabatan

    fungsional lektor atau berpendidikan doktor

    Anggota peneliti sebanyak 1-2 orang

    2-3

    50-100

    2 Penelitian Kerja Sama Luar Negeri dan Publikasi Internasional (PKLN)

    Ketua peneliti bergelar doktor

    Anggota peneliti 1-2 orang

    Satu anggota peneliti dari PT harus bergelar

    doktor

    2-3

    150-200; dana mitra luar negeri in kind/in

    cash

    3 Penelitian Berbasis Kompetensi (PBK)

    Ketua peneliti bergelar doktor

    Anggota peneliti maksimum berjumlah 2 orang

    Salah satu anggota peneliti harus bergelar

    doktor.

    2-3

    100-150

    4 Penelitian Strategis Nasional (STRANAS)

    Ketua peneliti bergelar doktor

    Anggota peneliti sebanyak 1-3 orang

    Salah satu anggota peneliti harus bergelar

    doktor.

    2-3

    75-100

    5 Penelitian Sosial, Humaniora, dan Pendidikan (PSHP)

    Ketua peneliti bergelar doktor atau S-2 lektor

    kepala

    Anggota peneliti sebanyak 1-3 orang

    Salah satu anggota peneliti harus bergelar

    doktor atau S-2 lektor kepala

    2-3

    100-150

    6 Penelitian Penciptaan dan Penyajian Seni (P3S)

    Ketua peneliti bergelar doktor atau S-2 lektor

    kepala

    Anggota peneliti sebanyak 1-3 orang

    Salah satu anggota peneliti harus bergelar

    doktor atau S-2 lektor kepala

    2-3

    150-200

    7 Penelitian Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

    Ketua peneliti berasal dari PT bergelar

    doktor atau S-2 lektor kepala

    Anggota peneliti minimum 1 dan maksimum 3

    orang

    Satu anggota peneliti dari PT harus bergelar

    doktor.

    2-3

    150-200

  • Hal 2 dari 18 Panduan Pengajuan Proposal Baru Penelitian Kompetitif Nasional Untuk Pendanaan 2017

    Lanjutan Tabel 1.

    No Skema Penugasan Syarat Tim Peneliti Waktu

    (Tahun) Biaya

    (Juta Rp)

    8 Riset Andalan Perguruan Tinggi dan Industri (RAPID)

    Ketua peneliti berasal dari PT bergelar doktor

    Anggota peneliti dari PT sebanyak 1-3 orang

    Satu anggota peneliti dari PT harus bergelar

    doktor

    Anggota peneliti dari mitra tidak wajib

    ada dan maksimum sebanyak 2 orang.

    3

    300-500,

    Incash :

    Mitra min.

    10%; PT

    min.

    15%)

    9 Penelitian Unggulan Strategis Nasional (PUSNAS)

    Ketua peneliti bergelar doktor

    Anggota peneliti sebanyak 2-5 orang

    Salah satu anggota peneliti dari PT harus

    bergelar doktor

    Maksimum 2 anggota peneliti berasal dari

    praktisi (mitra).

    2-3

    500-1.000

    10 Penelitian Tim Pascasarjana (PPS)

    Ketua peneliti bergelar doktor

    Anggota peneliti sebanyak 1-2 orang

    Salah satu anggota peneliti harus bergelar doktor

    2-3

    150-200

    11 Penelitian Disertasi Doktor (PDD)

    Seorang mahasiswa aktif program doktor. 1 50-60

    12 Penelitian Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU)

    Ketua peneliti adalah promotor mahasiswa yang dibimbing di program PMDSU yang telah registrasi, mahasiswa sudah dinyatakan lulus perkuliahan Semester 1, dan sedang menempuh kuliah di Semester 2 serta akan memulai penelitian di tahun yang sedang berjalan

    Anggota tim peneliti adalah kopromotor dan

    mahasiswa bimbingannya di program PMDSU

    3

    50-60

    13 Penelitian Pascadoktor (PPD)

    Doktor baru pengusul harus memiliki

    publikasi di jurnal internasional bereputasi peneliti pengarah adalah dosen berpendidikan

    doktor dengan jabatan akademik minimal lektor kepala dan memiliki h-index 2 yang didapatkan dari lembaga pengindeks internasional bereputasi

    2

    200-250

    Sumber: Panduan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di Perguruan Tinggi Edisi X Tahun 2016 Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Ditjen Risbang Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Keterangan: Untuk Penyusunan RAB mengacu pada Standar pembiayaan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 33/PMK.02/2016 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2017.

    II. KETENTUAN UMUM

    1. Ketua peneliti/pelaksana adalah dosen tetap UGM yang mempunyai Nomor Induk Dosen Nasional

    (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu

    Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

    2. Anggota peneliti/pelaksana adalah dosen yang harus mempunyai NIDN atau NIDK, sedangkan

    anggota peneliti/pelaksana bukan dosen harus dicantumkan dalam proposal.

    3. Proposal diusulkan melalui Direktorat Penelitian dan disahkan oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian dan

    Pengabdian Kepada Masyarakat dan selanjutnya dikirim ke DRPM dengan cara diunggah melalui

    SIMLITABMAS.

    4. Setiap dosen boleh mengusulkan dua proposal penelitian (satu proposal sebagai ketua dan satu

    proposal sebagai anggota atau dua proposal sebagai anggota pada skema yang berbeda) dan dua

    proposal pengabdian kepada masyarakat (satu proposal sebagai ketua dan satu proposal sebagai

    anggota atau dua proposal sebagai anggota pada skema yang berbeda).

  • Hal 3 dari 18 Panduan Pengajuan Proposal Baru Penelitian Kompetitif Nasional Untuk Pendanaan 2017

    5. Khusus untuk dosen/peneliti yang memiliki H-Index Scopus 2 ( 2) yang didapatkan dari lembaga

    pengindeks internasional bereputasi dapat mengajukan proposal penelitian hingga maksimal empat

    proposal (dua sebagai ketua dan dua sebagai anggota; atau satu sebagai ketua dan tiga sebagai

    anggota; atau empat sebagai anggota).

    6. Mekanisme dan tahapan proses dalam pengusulan proposal harus sesuai dengan skema yang dipilih

    dengan format standar mengacu pada Buku Panduan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian

    Kepada Masyarakat Edisi X Tahun 2016.

    7. Seluruh tahapan pengusulan (pengisian identitas dan pengunggahan proposal) harus dilakukan

    sebelum batas akhir waktu dan tanggal yang telah ditetapkan oleh DRPM.

    8. Dosen yang telah mendapatkan hibah ditahun pengusulan sebelumnya dan akan mengusulkan hibah

    ditahun selanjutnya maka terlebih dahulu harus melengkapi dan menyelesaikan semua kewajiban

    pelaksanaan administrasi hibah di tahun sebelumnya, seperti laporan akhir, penggunaan anggaran,

    borang capaian, artikel ilmiah, dan poster melalui SIMLITABMAS. Apabila Pengusul belum memenuhi

    atau tidak dapat menyelesaikan salah satu atau seluruh kewajiban tersebut, maka usulannya tidak

    dapat di proses pada tahapan seleksi.

    9. Penilai (reviewer) boleh mengusulkan proposal, namun tidak boleh menjadi penilai pada skema hibah

    yang diusulkan.

    10. Tahap pengusulan Program Penelitian secara daring (online) sampai dengan 30 Mei 2016 (semua

    proses sudah selesai dilakukan).

    11. Pengajuan pengusulan untuk seluruh skema dilakukan secara daring (online) melalui SIMLITABMAS

    dengan alamat http://simlitabmas.ristekdikti.go.id

    III. TATA CARA PENGAJUAN PROPOSAL

    A. Mekanisme Tahapan Pengusulan Oleh Dosen Sebagai Pengusul

    1. Pengusul harus mempunyai password dan username untuk dapat mengajukan pengusulan

    penelitian secara daring (online) melalui SIMLITABMAS dengan alamat

    http://simlitabmas.ristekdikti.go.id.

    Bagi pengusul yang belum mempunyai password dan username dapat mengajukan permohonan ke

    Direktorat Penelitian melalui email lit-lppm@ugm.ac.id dengan menyertakan nama lengkap, NIDN dan

    skema penelitian yang akan diajukan menggunakan email pribadi karena password dan username

    bersifat rahasia.

    2. Pengisian Identitas Pengusul, yaitu proses pengisian identitas dan pemilihan skema hibah yang

    akan diikuti oleh pengusul ke SIMLITABMAS setelah mendapatkan username dan password. Apabila

    pengisian identitas pengusul telah lengkap, maka pengusul diwajibkan mengunduh dan mencetak

    lembar pengesahan isian identitas untuk dilakukan pengesahan oleh Pimpinan (Wakil Rektor Bidang

    Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktur Penelitian, Dekan Fakultas, Direktur

    Sekolah, Kepala LPPT, Kepala PIAT dan Kepala Pusat Studi). Rambu-rambu isian identitas untuk