PANDANGAN MASYARAKAT BANGSAWAN LOMBOK · PDF file Kata Kunci: Pernikahan, Bangsawan, dan...

Click here to load reader

  • date post

    30-Jul-2020
  • Category

    Documents

  • view

    3
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PANDANGAN MASYARAKAT BANGSAWAN LOMBOK · PDF file Kata Kunci: Pernikahan, Bangsawan, dan...

  • PANDANGAN MASYARAKAT BANGSAWAN LOMBOK TERHADAP

    KONSEP KAFA’AH DALAM PERNIKAHAN

    (Studi Pada Masyarakat Lombok di Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur

    Nusa Tenggara Barat)

    SKRIPSI

    Oleh:

    M. Budi Satriawan

    NIM. 13210136

    JURUSAN AL-AHWAL AL-SYAKHSHIYYAH

    FAKULTAS SYARI’AH

    UNIVERSITAS ISLAM NEGERI

    MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

    2017

  • PANDANGAN MASYARAKAT BANGSAWAN LOMBOK TERHADAP

    KONSEP KAFA’AH DALAM PERNIKAHAN

    (Studi Pada Masyarakat Lombok di Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur

    Nusa Tenggara Barat)

    SKRIPSI

    Oleh:

    M. Budi Satriawan

    NIM. 13210136

    JURUSAN AL-AHWAL AL-SYAKHSHIYYAH

    FAKULTAS SYARI’AH

    UNIVERSITAS ISLAM NEGERI

    MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

    2017

  • i

    PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI

    Demi Allah,

    Dengan kesadaran dan rasa tanggung jawab terhadap pengembangan keilmuan,

    peneliti menyatakan bahwa skripsi dengan judul:

    PANDANGAN MASYARAKAT BANGSAWAN LOMBOK TERHADAP

    KONSEP KAFA’AH DALAM PERNIKAHAN

    (Studi Pada Masyarakat Lombok di Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur

    Nusa Tenggara Barat)

    Benar-benar merupakan karya ilmiah yang disusun sendiri, bukan duplikat atau

    memindah data milik orang lain, jika dikemudian hari terbukti bahwa skripsi ini

    ada kesamaan baik isi, logika maupun datanya, secara keseluruhan maupun

    sebagian, maka skripsi dengan gelar sarjana yang diperoleh karenanya, batal demi

    hukum.

  • ii

    HALAMAN PERSETUJUAN

    Setelah membaca dan mengoreksi skripsi saudara M. Budi Satriawan NIM:

    13210136 mahasiswa Jurusan Al-Ahwal Al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah

    Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, dengan judul:

    PANDANGAN MASYARAKAT BANGSAWAN LOMBOK TERHADAP

    KONSEP KAFA’AH DALAM PERNIKAHAN

    (Studi Pada Masyarakat Lombok di Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur

    Nusa Tenggara Barat)

    Maka pembimbing menyatakan bahwa skripsi tersebut telah memenuhi syarat-syarat

    ilmiah untuk diajukan dan diuji pada Majelis Dewan Penguji Skripsi.

    Malang,

    Ketua Jurusan Al-Ahwal Al-Syakshiyyah

    Dr. Sudirman, MA.

    NIP. 197708222005011003

    Malang, 17 Februari 2017

    Mengetahui, Dosen Pembimbing,

    Dr. Fakhruddin, M.HI.

    NIP. 197408192000031002

  • iii

  • iv

    MOTTO

    ــْونَُ وَُ لِْلَخبِْيثـِْينَُ َاْلخـَبِيـْثــاَتُ َباتُ وَُ لِْلَخبِْيثاَتُِ ْالَخبِْيث يِّ الطَّ بِْينَُ يِّ ب ْونَُ وَُ لِلطَّ يِّ َباتُِ الطَّ يِّ لِلطَّ

    Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan

    laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan

    wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan

    laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).

  • v

    KATA PENGANTAR

    Pertama dan yang paling utama, tidak lupa saya mengucapkan puja dan puji

    syukur atas kehadirat Allah SWT. yang senantiasa melimpahkan kepada kita nikmat

    kesehatan yang tiada tandingannya. Sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi

    yang berjudul “Pandangan Masyarakat Bangsawan Lombok Terhadap Konsep

    Kafa’ah Dalam Pernikahan” (Studi Pada Masyarakat Lombok di Kecamatan

    Sakra Kabupaten Lombok Timur NTB) dengan baik.

    Shalawat serta salam tetap tercurahkan kepada penerang kita, suri tauladan

    kita yang patut untuk diikuti yakni Nabi Muhammad SAW. yang senantiasa kita

    nantikan syafaatnya dihari akhir nanti. Beliau yang telah membimbing kita dari

    zaman yang gelap menuju zaman yang terang benderang, dari zaman peperangan

    hingga zaman yang penuh dengan cinta dan kasih sayang.

    Penyusunan Skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi tugas akhir dari

    perkuliahan sebagai wujud partisipasi penulis dalam mengembangkannya, serta

    mengaktualisasikan ilmu yang telah diperoleh selama menimba ilmu dibangku

    perkuliahan, sehingga dapat bermanfaat bagi penulis sendiri, bagi fakultas dan bagi

    masyarakat pada umumnya.

    Penulis juga mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada

    semua pihak yang telah membantu kami dalam menyelesaikan tugas ini, baik secara

    langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu, penulis akan menyampaikan

    ucapan terimakasih, khususnya kepada yang terhormat:

    1. Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, selaku rektor Universitas Islam Negeri (UIN)

    Maulana Malik Ibrahim Malang.

    2. Dr. H. Roibin, M.Hi, selaku Dekan Fakultas SyariahUniversitas Islam Negeri

    Maulana Malik Ibrahim Malang.

  • vi

    3. Dr. Sudirman, MA, selaku Ketua Jurusan Al Ahwal Al Syakshiyyah Fakultas

    SyariahUniversitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

    4. Dr. Fakhruddin, M.Hi., selaku dosen pembimbing penulis yang tiada lelah

    memberikan masukan, kritik, saran dan arahan dalam penulisan Skripsi ini.

    5. Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag., selaku dosen wali penulis selama menempuh

    kuliah di Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

    Malang. Terima kasih penulis haturkan kepada beliau yang telah

    membimbing, memberikan saran dan juga motivasi selama menempuh

    perkuliahan.

    6. Segenap Dosen Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik

    Ibrahim Malang yang telah menyampaikan pengajaran, membimbing,

    mendidik, serta mengamalkan ilmunya dengan ikhlas. Semoga Allah SWT

    memberikan pahala-Nya kepada beliau semua.

    7. Staf serta Karyawan Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana

    Malik Ibrahim Malang, penulis ucapkan terima kasih atas partisipasinya

    dalam penyelesaian skripsi ini.

    8. Terima kasih juga penulis sampaikan kepada para teman kuliah serta semua

    pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan penelitian ini yang tidak

    mungkin kami sebutkan satu persatu.

    Penulis sebagai manusia biasa yang takkan pernah luput dari salah dan dosa,

    menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu,

    dengan penuh kerendahan hati, penulis sangat mengharap kritik dan saran demi

    kesempurnaan Skripsi ini.

    Malang, 06 Juni 2017

    M. Budi Satriawan

  • vii

    PEDOMAN TRANSLITERASI

    A. Konsonan

    dl = ض tidak dilambangkan = ا

    th = ط b = ب

    dh = ظ t = ت

    (koma menghadap keatas) „ = ع tsa = ث

    gh = غ j = ج

    f = ف h = ح

    q = ق kh = خ

    k = ك d = د

    l = ل dz = ذ

    m = و r = ر

    z = ز

    n = ن

    s = ش

    w = و

    sy = ش

    h = ه

    y = ي sh =ص

    Hamzah (ء) yang sering dilambangkan dengan alif, apabila terletak di

    awal kata, maka dalam transliterasinya mengikuti vokalnya, tidak dilambangkan,

    namun apabila terletak di tengah atau akhir kata, maka dilambangkan dengan tanda

    koma di atas (‟), berbalik dengan koma („) untuk pengganti lambang “ع”.

  • viii

    B. Vokal, Panjang dan Diftong

    Setiap penulisan Bahasa Arab dalam bentuk tulisan latin vokal fathah ditulis

    dengan “a”, kasrah dengan “i”, dlommah dengan “u”, sedangkan bacaan panjang

    masing-masing ditulis dengan cara berikut :

    Vokal (a) panjang = â misalnya قال menjadi qala

    Vokal (i) panjang = i misalnya قيم menjadi qila

    Vokal (u) panjang = u misalnya دون menjadi duna

    Khusus untuk bacaan ya‟ nisbat, maka tidak boleh digantikan dengan

    “î”,melainkan tetap ditulis dengan “iy” agar dapat menggambarkan ya‟ nisbat

    diakhirnya. Begitu juga untuk suara diftong, wawu dan ya‟ setelah fathah ditulis

    dengan “aw” dan “ay”. Perhatikan contoh berikut :

    Diftong (aw) = و misalnya قول menjadi qoulun

    Diftong (ay) = ي misalnya خير menjadi khayrun

    C. Ta’ marbûthah (ة)

    Ta‟ marbûthah (ة) ditransliterasikan dengan “t” jika berada di tengah kalimat,

    tetapi apabila ta‟ marbûthah tersebut berada di akhir kalimat, maka

    menjadi “h” misalnya انرسانة نهمدرسة menjadi menggunakan dengan ditransliterasikan

    al risalat li al-mudarrisah, atau apabila berada di tengah-tengah kalimat yang terdiri

    dari susunan mudlaf dan mudlafilayh, maka ditransliterasikan dengan menggunakan t

    yang disambungkan dengan kalimat berikut, misalnya فى رحمة هللا menjadi fi

    rahmatillah.

  • ix

    D. Kata Sandang dan Lafadh al-Jalâlah

    Kata sandang berupa “al” (ال) ditulis dengan huruf kecil, kecuali terletak di

    awal kalimat, sedangkan “al” dalam lafadh jalalâh yang berada di tengah-tengah

    kalimat