Pak Tengku

download Pak Tengku

of 23

  • date post

    08-Nov-2014
  • Category

    Documents

  • view

    71
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Pak Tengku

Pak tengku, Coba dicek di ASME B31 code, saya lupa section berapa, kalo gak salah ada tertulis di situ, test pressure tidak boleh menyebabkan yielding. Jadi sebelum menuliskan spek, sebaiknya salah satu algoritma saat perhitungan wall-thickness juga mengecek berapa hoop nya. Max. 90% dari SMYS. Salam, teddy susanto psn-melbourne

> Rekan2 yg terhormat, > Saya ada pertanyaan mendasar yaitu: Menurut ASME B31.3 Hydrotest > Pressure adalah tidak boleh kurang dari 1.5 x Design Pressure dan > berdasarkan ASME B31.4 Hydrotest Pressure tidak boleh kurang dari 1.25 > x Design Pressure. Pertanyaan saya kenapa justru kita melakukan Test > di atas besaran Design Pressure? Hydrotest Pressure adalah salah satu > tujuannya untuk mengecek Leakage/kebocoran, apakah pipa tidak akan > langsung bocor bila di test diatas design pressure? > Mohon pencerahannya dari rekan2 sekalian. > > Tengku SyahdilanSePakat dgn pk Teddy, B31 code mensyaratkan hydrotest pressure tidak boleh menyebabkan stress > 90%SMYS. JAdi Pak,stress akibat design pressure drancang tidak d perbatasan SMYS. Seringkali dibatasi 72% SMYS bahkan 60%SMYS. Please refer to code B31. Yakinlah, bila udah dilakukan stress analysis, de el el. tekanan hydrotest jarang bikin bocor pipa/vessel kecuali bilamana materialnya abal2an or analysisny kurang mumpuni. Terima kasih atas masukan dari rekan2 semuanya. Namun saya sampai sekarang terkadang masih bingung antara penggunaan rumus P = 2(SE)t/Do-2Yt (ASME B31.1) dan P = 2(0.72 x E x Sy)t/Do (ASME B31.4) bukankah rumus diatas untuk menentukan MAOP, kemudian bagaimana kita menentukan Design Pressure dari pipa ataupun proses itu sendiri? sbg contoh saat ini saya sedang mengerjakan project pipeline dan saya melanjutkan pekerjaan piping engineer terdahulu yg baru saja dimulai, namun tidak ada tercatat berapa design pressure dan Design Temp. hanya tekanan dari pompa di jetty 100 Psi. apakah dari operating pressure ini kita bisa menentukan angka pasti Design pressure dari system? malah saya lihat material sudah dipilih pada rating 150# namun berapa design pressurenya tidak tercatat?bukankah seharusnya kita tahu angka pasti dari design pressure baru kita bisa menentukan rating material dan lalu

membuat spec? Material pipa A106 Gr B Sch 40, t= 0.280 inch Mohon pencerahannya...... Design pressure dari suatu pressurized system (entah itu Pressure Vessel, Piping System, ataupun Pipeline) selalu ditentukan sejak awal desain dibuat. Dasar penentuannya bisa bervariasi, tapi pada prinsipnya selalu memperhitungkan kemungkinan tekanan (pressure) tertinggi yang mungkin terjadi pada pressurized system dimaksud (untuk B31.3, bisa dibaca pada paragraf 301.2.2., B31.4 pada para 401.2, B31.8 lupa, ASME VIII D1 pada UG-21). Itu dulu yang harus dipegang mengenai design pressure. Mengenai Hydrotest Pressure, ini lain lagi ceritanya, lebih berkaitan ke berapa kekuatan aktual pressurized system tersebut (MAWP or MAOP) yg resmi (dgn kata lain tersertifikasi/terbukti). Tapi intinya, untuk mematok berapa nilai MAWP (untuk Piping & Pressure Vessel) atau MAOP (untuk pipeline), maka perlu ditest untuk membuktikan kekuatan si pressurized system tersebut. Mengapa lebih tinggi X kali dari MAWP/MAOP? tujuannya adalah untuk memberi beban lebih pada finished form dari pressurized system tersebut (setelah selesai pengelasan dan NDT test clear). JIka lolos uji (biasanya ditandai dengan tidak ada adanya kebocoran DAN tidak adanya deformasi permanent), maka pressurized system tersebut layak diberi sertifikat "teruji" untuk MAWP/MAOP yang ditentukan itu. DP menjadi MAWP/MAOP ini pun ada ceritanya tersendiri... ok terimakasih atas pencerahan nya pak.. kalau boleh saya ingin tahu lagi, kira2 waktu penahanan (mgkn istilah teknik nya retention time ya pak? ) untuk hydrotest itu gimana cara menentukan nya Pak?apakah umum nya 3 jam gitu atau bgmn? mohon pencerahannya

Pak Andreas, Merefer B31.3, hydrotest 1.5x, pneumatic 1.1x. Menambahkan komentar lainnya, tujuan hydrostatic test, (saya bicara pipa, untuk pipeline, ahli pipeline bisa menambahkan), sbenearnya dan yang terutama "BUKANLAH UNTUK MENGUJI JOINTS DAN WELDS BAKAL BOCOR ATAU TIDAK", tapi untuk "memberi semacam 'pre-stress' terutama pada flange-gasket" pada margin integirty di atas design pressure. Sehingga bila terjadi upset pressure, pressure containtment masih tersedia. Dalam stress analisis, pressure containment/hoop stress adalah primary stress, yang bersifat non-self limiting, potensial energi pressure akan membesar ekivalen dengan pressure integrity si pipa, sampai akhirnya melewati yield-UTS, failure point-dan bursting sesuai hukum hook.

Menjawab pertanyaan Pak Tengku, mengapa perhitungan pressure bisa berbeda dari satu code ke code yang lainnya adalah karena tiap code memberi penekanan dan esensi yang berbeda terhadap safety factor yang diberikan, B31.3 menjadi sangat konservative, karena dia tidak mengenal faktor region plus pertimbangan ekonomi karena jarak pipeline yang berskala kilometer, apakah dia melewati remote location, jalan raya yang ramai dilewati orang, dsb seperti pada codes punyanya pipeline. B31.3 memandang perlu memberikan faktor yang lebih besar, karena lokasi piping berada di dalam plant sehingga efek kerugian dan resiko jika piping kehilangan pressure containtment terhadap fasilitas juga lebih besar. > hmmm,, > mungkin mau samaain persepsi dulu .. > > Hydrotest itu bukan nya 1.3 * MAWP (Maximum Allowable Pressure ) ya? > dan bukannya Pneumatic Test itu yang baru 1.5 * MAWP ? > > Design pressure mah sependek yang saya tahu hubungan nya dengan operating > pressure. > > besarya 10 % diatas OP atau sekitar 30 KPa diatas OP..? > Pak Tengku Yth. > > Angka design pressure, seperti angka design engineering lainnya adalah > batas maksimum yang masih dapat ditolerir dalam pengoperasian suatu > komponen. Batas design ini pada umumnya mencakup tambahan faktor toleransi > yang disebut dengan "nilai margin". > > Jadi contoh suatu jembatan didisain untuk menahan beban operasi 10 ton. > Maka dalam analisis dimaksukkan faktor keamanan misal dengan margi 5 ton > sehingga dikatakan batas design 15 ton. > > Nah terkait dengan uji kekuatan termasuk untuk pressure vessel, yang lebih > tinggi dari nilai design itu e.g. 1,5 x saya kira sekedar untuk lebih > meyakinkan bahwa kondisi itu sangat aman untuk beban operasi normal yang > direncanakan (nilai konservativ) > > Demikian pendapat saya, > Salam Hydrotest itu bukan nya 1.3 * MAWP (Maximum Allowable Pressure ) ya? dan bukannya Pneumatic Test itu yang baru 1.5 * MAWP ? Design pressure mah sependek yang saya tahu hubungan nya dengan operating pressure. besarya 10 % diatas OP atau sekitar 30 KPa diatas OP..?

Pak Andreas, Kalau yang di refer Pak Tengku adalah ASME B31.4, maka hydrotest pressure adalah 1.25 x internal design pressure dengan durasi not less than 4 hours (untuk piping system yang akan dioperasikan at hoop stress of more than 20% of SMYS). Menambahkan yang di informasikan Pak Teddy sebelumnya, pada saat piping system di test pada pressure yang dapat menyebabkan hoop stress melebihi 90% of SMYS, maka harus ada special care untuk prevent overstrain. Lebih detailnya silakan refer ke ASME B31.4 Chapter VI Inspection and Testing, paragraph 437.4 Test Pressure. Salam, Didik

1.19.2010LEAVE A COMMENT

Maximum Allowable Working Pressure (MAWP) Oleh Administrator

Tanya - iwan febrianto

Mohon pencerahan :

Sesuai rumus ketebalan pipa :

t =tc + th + Pi Do /(2(SE+Pi Y)

dimana Pi adalah design pressure

1. Jika kita ada data kondisi operasi maka kondisi design pressurenya berapa?

2. MAWP pipa dari table API RP 14 E apa bedanya dengan design pressure? bagaimana hubungannya dengan thickness hasil rumus diatas.

Terimakasih

Tanggapan 1 - Teguh Santoso

MAWP adalah kondisi maksimum operasi yang diperbolehkan. Design pressure selalu lebih besar dari MAWP. Ini untuk mengakomodasi ketidak sempurnaan pengerjaan atau cacat material.. biasanya setting PSV akan berada di bawah nilai MAWP. Ini sebagai proteksi juga. FYI, dalam disain ada parameter lain yaitu corrosion allowance..CMIIW.

Tanggapan 2 - Rifai, Boorham (Jakarta)

Maaf Mas Teguh, AFAIK, design pressure adalah tekanan maksimum yg mungkin akan dicapai selama pengoperasian equipment (vessel/piping?) dan digunakan sebagai basis utk perancangan equipment (vessel/piping?). Ketebalan vessel (/piping?) dihitung dgn menggunakan design pressure, dan hasil perhitungannya dicocokkan dgn standar ketebalan dan jenis material vessel (/piping?). Utk tiap2 jenis material dan ketebalannya, memiliki rentang operasi pressure - temperature maksimum yg berbeda2. Maksimum pressure ini yg dinamakan MAWP. Karena itu, design pressure < t=" Pi" mawp =" design">010 110% MOP

Tanggapan 6 asoulisa

MAWP bisa lebih besar daripada design P?

Mungkin maksudnya MAP.

Tanggapan 7 Allan

Ya, coba baca Di buku "Pressure Safety Design Practices for Refinery and Chemical Operations" cukup detail di jelaskan.

Berikut kutipan nya

"......The design pressure is never greater than maximum allowable working pressure. In the case where the actual metal thickness available for strenght is not known, the design pressure is assumed to be equal to the maximum allowable working pressure......".

Tanggapan 8 - Bakti Kumoro

quote : (design pressure tidak akan lebih besar dari MAWP)"

beneran nih mas Allan ??

bisa jebol semua tuh mas kalau design pressure < MAWP.......

Tanggapan 9 MahadiCapa

Betul mass, beberapa code/rules hampir sama tentang MAWP : 1.1 DP untuk pneumatic test dan 1.3 DP untuk hydrostatic test.

Tanggapan 10 - muhammad rifai

yang ini hubungannya bagaimana ya?... kok ny