Outline Pkm-k Ppa

of 13

  • date post

    30-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    93
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Outline Pkm-k Ppa

OUTLINE PKM-Kewirausahaan (PKM-K)

A. Judul Nata de melonase sebagai makanan alternatif pengolahan limbah tetes tebu dan kulit melon

B. Latar belakangIndonesia merupakan bagian dari kawasan Asia Tenggara yang memiliki kekayaan alam yang berlimpah. Salah satu kekayaan alam tersebut adalah tanaman melon. Tanaman melon banyak terdapat di kawasan Asia salah satunya di Indonesia. Tanaman melon dapat tumbuh subur didaerah yang memilki iklim tropis, tetapi masyarakat Indonesia pada umumnya masih belum banyak mengerti fungsi alternatif lain dari manfaat tanaman melon selain sebagai buah untuk dikonsumsi.Buah melon memiliki banyak manfaat, diantaranya untuk kesehatan hingga kecantikan, tanaman melon merupakan tanaman buah yang berasal dari kawasan Asia (termasuk Indonesia), Afrika (Madagaskar), Amerika Selatan dan Tengah. Beragam jenis warna melon yang banyak dibudidayakan di kawasan Indonesia seperti di daerah Bogor dan lain-lain. Buah melon mempunyai banyak manfaat mulai dari buah, daun, kulit, dan batangnya yang juga dapat dimanfaatkan. Misalnya, kulitnya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang terjangkau harganya. Kulit melon juga dapat dimanfaatkan untuk membuat cuka melalui proses fermentasi alkohol dan asam cuka. Buah melon juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Menurut para ahli gizi, buah melon banyak mengandung kalsium, lemak, kalium mineral, vitamin, karbohidrat dan protein. Kandungan inilah yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan dan kecantikan. Ditinjau dari segi kesehatan, buah melon dapat mengatasi anemia karena mengandung zat besi yang cukup banyak, kandungan asam triptopthan yang diubah menjadi serotonin (zat yang dapat mengubah suasana hati) dapat mengatasi depresi dan stres, sedangkan kandungan vitamin B6 di dalamnya dapat mengatur kadar glukosa dalam darah. Kandungan antikoagulan yang disebut dengan adenosine juga mampu menghentikan penggumpalan sel darah yang dapat memicu timbulnya penyakit stroke atau jantung. Kandungan karotenoid pada buah melon yang tinggi dapat mencegah kanker dan menurunkan resiko serangan kanker paru-paru karena merupakan senyawa utama penyerang penyakit kanker. Melon dapat digunakan untuk merawat kecantikan kulit dengan memanfaatkan buahnya sebagai masker wajah serta dapat mengatasi rambut rusak. Dalam "Medicinal Uses of Bananas" menyebutkan melon dapat menyembuhkan anemia, menurunkan tekanan darah, menambah tenaga untuk berpikir, kaya serat untuk membantu sistem saraf, dapat membantu perokok untuk menghilangkan pengaruh nikotin, stres, mencegah stroke, mengontrol temperatur badan terutama bagi ibu hamil, menetralkan keasaman lambung, dan sebagainya.

Tabel 1. Kandungan nutrisi pada buah melonNoZat GiziKandungan

1Kalori21,0 kal

2Protein0,6 g

3Lemak0,1 g

4Karbohidrat5,1 g

5Kalsium15,0 mg

6Besi0,5 mg

7Vitamin A640,0 SI

8Vitamin B10,03 mg

9Vitamin B20,02 mg

10Vitamin C34,0 mg

11Niasan0,8 g

12Serat 0,3 g

13Air 93,5 g

Sumber: Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI

Pada umumnya masyarakat kurang memanfaatkan secara maksimal melon yang ternyata mempunyai potensi nilai ekonomi yang tinggi. Melon lebih banyak dimanfaatkan hanya buah saja. Mereka tidak tahu bahwa ternyata kulit melon yang selama ini mereka buang sebagai limbah, ternyata dapat bernilai guna salah satunya dapat diolah menjadi Nata de Melonase.Nata de Melonase adalah minuman nata yang menggunakan bahan dasar kulit melon dan tetes tebu sebagai kombinasi dalam pembuatan nata . Molasses (tetes tebu) berfungsi sebagai viabiltas (kemampuan hidup) bakteri karena dapat menambah suplai sumber karbon dan nitrogen dalam bahan baku pembentukan nata yang lebih baik dan cepat yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan bakteri Acetobacter xylinum sehingga menghasilkan nata yang lebih tebal dan warna yang menarik. Acetobacter xylinum dapat tumbuh dengan baik pada kondisi aerob, yaitu perlu adanya oksigen bebas dari udara dan dalam suasana asam (pH 3-4). Fermentasi dilakukan dalam wadah dengan permukaan luas dan tertup untuk mencipakan suasana aerob.Berdasarkan uraian diatas, penulis bermaksud untuk melakukan pemanfaatan kulit buah melon yang dikombinasikan dengan tetes tebu (molasses) sebagai minuman nata yang berserat tinggi seperti minuman nata yang menjanjikan perolehan profit. Selain itu, pemanfaatan melon ini juga dapat untuk menambah penghasilan bagi mahasiswa dan meningkatkan daya kreativitas mahasiswa. Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan ini diberi judul NATA DE MELONASE SEBAGAI MAKANAN ALTERNATIF PENGOLAHAN LIMBAH TETES TEBU DAN KULIT MELON

C. Perumusan masalahPermasalahan yang muncul dalam usaha ini adalah bagaimana cara memanfaatkan kulit melon dan tetes tebu sebagai nata yang memiliki nilai ekonomis di masyarakat?

D. Tujuan Memanfaatkan kulit melon dan tetes tebu sebagai nata yang memiliki nilai ekonomis dimasyarakat.

E. Luaran yang diharapkan Luaran yang diharapkan pada usaha ini adalah roduksi Nata de Melonase dapat meningkat karena merupakan produk minuman baru dari kombinasi antara limbah kulit melon dan tetes tebu, mampu menyerap tenaga kerja baru sehingga dapat mengurangi pengangguran, dan memiliki tekstur yang lebih tebal, warnanya lebih menarik, serta rasa yang bervariasi sehingga mampu menarik perhatian konsumen.

F. Kegunaan1. Bagi Masyarakata. Mengolah limbah kulit melon dan tetes tebu sebagai Nata de Melonaseb. Menciptakan peluang usaha bagi masyarakat karena dapat membuka lapangan usaha.2. Bagi Mahasiswa.a. Meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam membuka peluang usahab. Memberikan pengetahuan tentang cara pembuatan Nata de Melonase3. Bagi Pengembangan Keilmuana. Menciptakan variasi baru pengolahan natab. Membuat nata dengan bahan dasar limbah

G. Gambaran usaha Ide Awal usahaDi Indonesia terdapat berbagai jenis tanaman melon yang tumbuh. Sebagian besar orang hanya memanfaatkan melon sebagai kudapan setelah makan. Sebagai gambaran umum, di kota Malang ini banyak sekali sektor usaha kecil yang menjual minuman dari bahan utama buah melon, misalnya jus melon, campuran es buah, dan lain-lain. Tetapi dari sebagian besar sektor usaha kecil tersebut masih jarang yang memanfaatkan kulit melon untuk diolah menjadi minuman yang memiliki nilai ekonomis. Kenyataannya yang ada di kota Malang, peluang tersedianya bahan baku bagi pembuatan nata dari kulit melon sangat besar, oleh karena limba yang tidak terpakai dapat diolah menjadi nata yang dikombinasikan dengan tetes tebu karena disisi lain limbah tetes tebu juga melimpah dan memiliki potensial ekonomis. Limbah tetes tebu merupakan hasil sampingan dari pengolahan gula. Nata de Melonase merupakan minuman nata yang mengkombinasikan limbah kulit melon dengan tetes tebu sehingga lebih bermanfaat secara ekonomis. Deskripsi Usaha Usaha Nata de Melonase ini memiliki peluang besar untuk dijadikan usaha wiraswasta. Usaha Nata de melonase masih tergolong minuman nata dengan variasi baru. Selain itu Nata de melonase menggunakan bahan baku kulit melon dan tetes tebu yang harganya lebih ekonomis karena dari bahan baku yang kurang dimanfaatkan ( limbah ). Nata de Melonase mempunyai beberapa variasi rasa, sehingga dapat meningkatkan daya tarik konsumen untuk membelinya. Variasi tersebut sesuai dengan rasa sirup yang digunakan pada Nata, de Melonase diantaranya: 1. Minuman nata rasa cocopandan.2. Minuman nata rasa lecy.3. Minuman nata rasa strawberry Langkah- Langkah Pemasaran1. ProdukNata de Melonase ini merupakan minuman nata dengan variasi baru yang mengkombinasikan kulit melon dengan tetes tebu. Produk ini merupakan minuman kaya serat yang dapat menyehatkan dan memperbaiki proses pencernaan, sehingga dapat mencukupi kebutuhan serat harian tubuh. Nata de Melonase ini dapat meningkatkan nilai jual limbah kulit melon dan tetes tebu. Nata de Melonase dikemas dalam cup dengan volume 250 ml.

Gambar. Kemasan Nata de Melonasi 2. Harga Harga mempengaruhi daya beli masyarakat. Harga yang kami tawarkan untuk setiap cup Nata de Melonase Rp. 2.500,00 dengan berbagai variasi rasa. Harga tersebut kami harapkan terjangkau bagi masyarakat luas.

3. Promosi Promosi diharapkan dapat membuat produk yang dihasilkan cepat dikenal masyarakat sehingga meningkatkan hasil produksi, Promosi yang dilakukan antara lain : Promosi melalui brosur atau pamflet yang berisi tentang produk Nata de Melonase dengan cara disebarkan di area kampus dan warung-warung disertai produk yang dihasilkan. Promosi melalui media surat kabar dan dunia elektronik yaitu mengenalkan produk dengan menerbitkannya dalam surat kabar dan situs internet sehingga dikenal oleh masyarakat luas. Promosi melalui gerai yang ada di minimarket, swalayan atau toko-toko yang berada disekitar kota malang. Promosi melalui face to face, yang berawal dari teman sekitar kampus UMM.

4. TempatLokasi untuk menjual Nata De Melonase, kami memilih di sekitar kampus III Universitas Muhammadiyah Malang. Pemilihan lokasi tersebut karena lokasinya yang strategis dan jalur menuju Kota Batu yang merupakan salah satu kota pariwisata di Jawa Timur.

5. Strategi Pengembangan UsahaStrategi pengembangan usaha Nata De Melonase antara lain dapat ditempuh dengan cara sebagai berikut:1. Ada upaya sosialisasi pengembangan dan cara pembuatan Nata de Melonase kepada masyarakat sekitar kampus umumnya dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang khususnya. Hal ini dapat dilakukan karena proses pembuatan Nata de Melonase yang mudah dan tidak memerlukan biaya yang mahal.2. Mempromosikan produk dalam bentuk multimedia dan media masa agar dapat diakses oleh berbagai pihak.3. Mengoptimalkan perkembangbiakan bakteri Acetobacter xylinum untuk meningkatkan produksi nata.

Analisis Usaha Tabel 2. Analisa Usaha NATA DE MELONASEi. Investasi

NoNamaVolume (kg)/ (lt)/(buah)(m)Satuan (Rp)Jumlah (Rp)

1Kulit Buah Melon80 300