OSTEOPOROSIS. Data Tentang Osteoporosis Dan Sumber Untuk Fisioterapi

download OSTEOPOROSIS. Data Tentang Osteoporosis Dan Sumber Untuk Fisioterapi

of 56

  • date post

    05-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    436
  • download

    5

Embed Size (px)

Transcript of OSTEOPOROSIS. Data Tentang Osteoporosis Dan Sumber Untuk Fisioterapi

Osteoporosis Osteoporosis adalah penyakit tulang yang mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah, disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulangyang dapat akhirnya menimbulkan kerapuhan tulang. PENGERTIAN Osteoporosis merupakan penyakit kelainan metabolik tulang yang ditandai dengan berkurangnya kepadatan tulang secara progresif, sehingga kekuatan menjadi sangat berkurang dan mudah terjadi patah tulang. Kerapuhan tulang terjadi jika masa tulang mulai berkurang, sehingga tulang menjadi rapuh dan keropos. Tulang mengandung beberapa mineral anatara lain kalsium dan fosfat. Bagian tubuh mana yang sering terkena Osteoporosis? 1. Tulang Punggung 2. Tulang jari tangan 3. Tulang pangkal paha FAKTOR PENYEBAB OSTEOPOROSIS Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab atau faktorfaktor yang beresiko terkena osteoporosis, antara lain : Wanita lebih beresiko daripada pria Berusia di atas 50 tahun Wanita yang sudah berhenti haid Kekurangan hormon estrogen Mengalami pengangkatan rahim / ovarium Kurang kalsium Kurang sinar matahari dan kurang vit. D Riwayat keluarga ada yang osteoporosis Perawakan kurus, tulang kecil Orang asia lebih beresiko dibanding orang eropa Perokok Peminum kopi dan cola / minuman bersoda Peminum alkohol Macam-macam osteoporosis : 1. Osteoporosis Primer Osteoporosis primer merupakan sindrom osteoporosis yang terjadi pada wanita paska menopause (post menopause osteoporosis) serta juga pada pria berusia lanjut (senile osteoporosis). Post menopause osteoporosisterjadi karena berkurangnya hormon estrogen yang bertugas membantu mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang. Gejalanya bisa timbul pada usia 51-75 tahun, meskipun tidak semua wanita memiliki risiko yang sama untuk terkena penyakit ini. Sedangkan senile osteoporosis kemungkinan terjadi akibat berkurangnya kalsium dan ketidakseimbangan antara kecepatan hancurnya tulang dan pembentukan tulang baru. 2. Osteoporosis Sekunder Sementara osteoporosis sekunder adalah osteoporosis yang disebabkan oleh berbagai hal antara lain oleh kelainan endokrin, gangguan fungsi hati, ginjal, defisiensi vitamin D, gangguan hematologi, kelainan saluran cerna dan berbagai macam obat-obatan. Proses menurunkan kepadatan tulang secara perlahan ini seringkali tidak menimbulkan gejala. Itu sebabnya osteoporosis disebut the silent disease. Jika kepadatan tulang sangat berkurang sehingga tulang menjadi sangat rapuh bahkan hancur, akan timbul nyeri dan kelainan bentuk tulang. 3. Meski jarang, osteoporosis dapat pula terjadi pada anak-anak karena beberapa sebab : 1. Kurangnya asupan kalsium saat kehamilan dan menyusui

2. Kegemukan 3. Kurang gerak 4. Kurang mendapat sinar matahari pagi Anak-anak yang tinggal di wilayah perkotaan, seperti Jakarta, memiliki risiko yang lebih besar mengalami osteoporosis dini. Ini dikarenakan mereka dihadapkan pada dua kondisi yang kurang menguntungkan. Pertama, kurangnya lahan untuk bermain dan bermunculannya bermacam permainan berbasis elektronik membuat anak-anak jarang melakukan aktifitas fisik. Mereka lebih asyik bermain games di computer atau play station yang dilakukan dalam posisi duduk, daripada bermain bola atau bermain tali yang mengandalkan kepandaian berlari dan melompat. Padahal aktifitas fisik, seperti berlari dan melompat sangat bermanfaat untuk memperkuat kepadatan tulang. Kedua, pilihan permainan yang terbatas menggiring anak-anak untuk lebih banyak beraktivitas di dalam ruang. Mereka jarang bertemu langsung dengan sinar matahari pagi dan sore. Sementara paparan sinar matahari pagi dan sore hari dapat membantu tubuh menghasilkan vitamin D. Tubuh sangat membutuhkan asupan vitamin D untuk memperlancar proses penyerapan kalsium di dalam usus. Kasus osteoporosis pada anak-anak dapat dikenali dengan mengamati gejala-gejala berikut : 1. Biasanya ditandai dengan sakit pada tulang tangan dan kaki. 2. Bentuk kaki yang tidak lurus sehingga berbentuk huruf X atau O. 3. Kaki sering kram.

Penyebab OsteoporosisPosted on September 6, 2012

Apakah

Anda

mencari

tahu

apa

yang

menyebabkan

Osteoporosis? Anda mungkin akan terkejut ketika mengetahui bahwa banyak faktor yang berkontribusi terhadap kondisi Osteoporosis. Misalnya, penurunan estrogen saat menopause merupakan salah satu penyebabnya. Ada juga karena faktor genetik. Jika ibu atau nenek Anda memiliki osteoporosis, maka kemungkinan Anda lebih tinggi untuk memiliki Osteoporosis. Makan dengan pola makam yang rendah kalsium, kurang berolahraga, dan merokok merupakan faktor lain yang dapat menyebabkan osteoporosis. Sangat penting untuk mengetahui semua faktor yang dapat menyebabkan osteoporosis sehingga Anda dapat mengambil langkah-langkah preventif untuk menghentikan penyakit ini sebelum berkembang atau Anda mengalami patah tulang. Apakah Osteoporosis Dimulai Pada Masa Kanak-kanak? Pada masa kanak-kanak dan remaja, tubuh secara terus-menerus merusak tulang tua dan membangun kembali tulang baru. Tubuh melakukannya melalui proses yang disebut remodeling. Selama waktu ini, tubuh membangun tulang lebih banyak daripada menghilangkannya, sehingga tulang tumbuh dan menjadi kuat. Anda sering mendengar betapa pentingnya mendapatkan cukup kalsium bagi wanita. Hal tersebut sama pentingnya, bahkan mungkin lebih penting bahwa anak-anak dan remaja mendapatkan asupan kalsium yang

cukup untuk meningkatkan proses pembentukan tulang. Penting juga bagi mereka untuk berlatih setiap hari untuk membangun tulang yang kuat. Kapankah Osteoporosis Biasanya Terjadi Pada Wanita? Bagi kebanyakan wanita, pertumbuhan puncak tulang antara usia 25 sampai 30 tahun. Beberapa wanita mungkin lebih awal dari itu tergantung pada faktor-faktor risiko osteoporosis. Ketika pertumbuhan puncak tulang dicapai, maka pada titik tertentu, biasanya sekitar usia 35 tahun, wanita mulai kehilangan kepadatan tulang. Walaupun kepadatan tulang hilang sebagian setiap tahunnya, laju kehilangan tersebut meningkat secara dramatis dalam lima sampai 10 tahun setelah menopause. Kemudian, selama beberapa tahun, laju kecepatan kerusakan tulang yang terjadi jauh lebih besar daripada pembangunan tulang baru. Ini adalah proses yang akhirnya menyebabkan osteoporosis. Selama waktu tersebut, meskipun tulang Anda mungkin masih cukup kuat untuk mencegah patah tulang yang tidak umum dan tidak memiliki tanda-tanda osteoporosis, keropos pada tulang dapat terdeteksi dengan tes kepadatan tulang. Apakah Osteoporosis Terjadi Juga Pada Pria? Ya benar, pria juga mendapatkan osteoporosis. Bahkan, sekitar 1,5 juta pria di atas usia 65 tahun mengalami osteoporosis. Osteoporosis biasanya dimulai sekitar 10 tahun kemudian pada pria dibandingkan wanita. Osteoporosis pada pria tetap sama dengan wanita yaitu sama-sama menyakitkan dan membuat tidak aktif. Seberapa Umum Osteoporosis Pada Masa Sekarang? Osteoporosis sekarang ini menjadi semakin umum. Di antara orang-orang berumur 50 tahun dan lebih tua, 55% diantaranya memiliki risiko signifikan untuk osteoporosis. Contohnya di Amerika Serikat, lebih dari 10 juta pria dan wanita mengalami osteoporosis, dan hampir 34 juta lagi diperkirakan memiliki massa (kepadatan) tulang yang rendah. Hal tersebut menempatkan mereka pada posisi risiko tinggi untuk osteoporosis. Faktor Risiko untuk Osteoporosis Tingkat kehilangan tulang bervariasi dari satu orang dengan yang lain. Umumnya sekitar setengah baya, tulang menjadi lebih tipis. Seberapa cepat atau seberapa lambat Anda kehilangan tulang tergantung pada sejumlah faktor:

Apakah Anda pernah mengalami patah tulang setelah usia 40 tahun Tingkat aktivitas Anda Berapa banyak asupan kalsium yang Anda dapatkan? Riwayat keluarga Anda Riwayat Anda meminum obat tertentu. Kebiasaan gaya hidup Anda, seperti apakah Anda merokok atau berapa banyak alkohol yang Anda konsumsi Terjadinya menopause

Menopause, Estrogen, dan Osteoporosis

Estrogen sangat penting untuk mempertahankan kepadatan tulang pada wanita. Ketika tingkat estrogen menurun setelah menopause, kecepatan kehilangan tulang meningkat. Hal ini dapat terjadi pada menopause alami atau menopause awal jika Anda melakukan bedah pengangkatan ovarium. Selama lima sampai 10 tahun pertama setelah menopause, wanita bisa kehilangan sampai 2% sampai 4% kepadatan tulang setiap tahunnya. Hal itu berarti wanita dapat kehilangan sebanyak 25% sampai 30% dari kepadatan tulang mereka selama kurun waktu itu. Pengeroposan tulang dipercepat setelah menopause merupakan penyebab utama osteoporosis pada wanita. Bagi wanita, memiliki tulang sekuat mungkin sebelum memasuki menopause adalah perlindungan terbaik terhadap patah tulang. Dapatkan Osteoporosis Dicegah? Satu dari setiap tiga perempuan yang hidup sampai usia 90 tahun akan mematahkan pinggul karena osteoporosis. Pria juga rentan. Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah osteoporosis dan menghindari patah tulang yang menyakitkan. Misalnya, pastikan Anda mendapatkan banyak kalsium dalam pola makan harian Anda. Anda bisa mendapatkan kalsium baik dari makanan maupun suplemen. Anda juga dapat memeriksa faktor risiko osteoporosis Anda dan mengendalikan apa yang bisa diubah atau diperbaiki. Jika Anda membutuhkan obat, dokter Anda dapat memberikan rekomendasi tentang penggunaan obat osteoporosis. Satu hal yang sangat penting yang dapat Anda lakukan adalah pastikan Anda mendapatkan banyak latihan. Latihan menahan beban dapat merangsang sel-sel untuk membuat tulang baru. Dengan meningkatkan berat bantalan latihan, maka Anda mendorong tubuh Anda untuk membentuk lebih banyak tulang. Hal ini dapat menunda atau bahkan membalikkan proses destruktif osteoporosis yang mengakibatkan patah tulang yang menyakitkan. Dengan menambahkan latihan kekuatan pada latihan Anda akan meningkatkan kekuatan otot dan fleksibilitas Anda sehingga mengurangi kemungkinan jatuh.

Sekilas Fakta Mengenai OsteoporosisPosted on September 5, 2012

Sekilas Mengenai Osteoporo