Organization Development

download Organization Development

of 30

  • date post

    31-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    51
  • download

    0

Embed Size (px)

description

Organizational Development

Transcript of Organization Development

BAB 1PENDAHULUAN

1.1 Pengertian Pengembangan Organisasi

Organisasi berasal dari kata organon dalam bahasa Yunani yang berarti alat. Pengertian organisasi telah banyak disampaikan para ahli, tetapi pada dasarnya tidak ada perbedaan yang prinsip. Berikut merupakan pengertian organisasi menurut beberapa ahli.a. Menurut Fred Luthans (1981)

Organization development is a response to change, a complex educational strategy intendet to change the belifs, attitutes, values, and structure of organizations so that they can better adapt to new technologies, markets, and challanges, dizzying rate of change itself.

(Pengembangan organisasi adalah suatu jawaban terhadap perubahan, dan suatu strategi pendidikan kompleks yang diharapkan dapat merubah kepercayaan, sikap, nilai, dan susunan organisasi, sehingga organisasi lebih baik dalam menyesuaikan dengan teknologi, pasar, dan tantangan yang baru, serta perputaran yang cepat dari perubahan itu sendiri.)

b. Menurut Stephen P. Robbins (1996)

Organization development is a collection of planned-change intervention, builts on humanistic-democratic values that seek to improve organizational effectiveness and employee well-being.

(Pengembangan organisasi adalah kumpulan perubahan terencana yang dibangun dari nilai demokrasi kemanusiaan yang bertujuan untuk meningkatkan keefektivan organisasi dan kesejahteraan karyawan.)c. Menurut Richard Beckhard (1969)

Pengembangan Organisasi(OD) adalah

1)Suatu usaha yang direncanakan,

2) Luasnya organisasi,

3) Diatur dari atas ke bawah,

4) Meningkatkan efektifitas organisasi,

5) Intensif dan direncanakan di dalam proses organisasi dengan menggunakan ilmu pengetahuan tentang tingkah laku manusia.1.2 Fungsi Pengembangan OrganisasiFungsi pengembangan organisasi adalah untuk membawa perubahan di dalam organisasi agar dapat meningkatkan efektifitas organisasi yang didasari oleh ilmu pengetahuan. Suatu organisasi harus mampu mengarahkan anggotanya agar dapat beradaptasi dengan baik. Hal ini bertujuan agar semua anggota mampu memanfaatkan dampak positif dari berbagai pembaharuan tersebut dengan pengembangan diri dan pengembangan organisasi.1.3 Pengembangan dalam OrganisasiMunculnya pengembangan organisasi dilatarbelakangi karena kondisi dan keadaan yang dinamis, serta adanya suatu perubahan yang muncul sesuai dengan perkembangan. Pengembangan organisasi ini bertujuan untuk membuat organisasi lebih efektif dan efisien. Berikut merupakan beberapa hal yang perlu dikembangkan dalam organisasi :a. StrukturalStruktur suatu organisasi didefinisikan sebagai tugas yang secara formal dibagikan, dikelompokkan, dan dikoordinasi. Pengembangan menghasilkan perubahan, perubahan tersebut dapat mengubah satu atau lebih unsur utama dalam desain suatu organisasi. Semakin banyak aturan dan prosedur dapat dilaksanakan untuk meningkatkan pembakuan (standardisasi).

Perubahan juga dapat memperkenalkan modifikasi utama dalam desain struktural yang sebenarnya. Perubahan mencakup suatu pergeseran dari suatu struktur sederhana ke struktur berdasarkan tim atau penciptaan suatu desain matriks. Pengembangan struktur memepertimbangkan perancangan ulang pekerjaan atau jadwal.

Pengembangan struktural dalam hubungannya dengan perubahan keorganisasian berkenaan dengan tindakan manajemen dalam usahanya meningkatkan efektivitas dengan mengadakan perubahan dalam struktur formal dari hubungan tugas dan wewenang. Struktur menciptakan hubungan manusiawi dan sosial yang kemudian dapat menjadi tujuan bagi para anggota organisasi. Perubahan struktural mempengaruhi beberapa segi dari ketentuan formal tentang tugas dan wewenang. b. TeknologiPengembangan teknologi biasanya mencakup dikemukakannya peralatan, alat, atau metode baru, otomatisasi, atau komputerisasi. Otomatisasi merupakan suatu perubahan teknologi yang menggantikan orang dengan mesin. Perubahan tekonologis paling tampak belakangan ini adalah komputerisasi yang berkembang.c. Sumber Daya Manusia (SDM)

Pengembangan organisasi meliputi suatu intervensi yang dirancang untuk mengubah orang dan sifat dasar serta kualitas hubungan kerja mereka. Perubahan sikap dan perilaku anggota organisasi lewat proses komunikasi, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah. Pengembangan SDM membantu individu dan kelompok dalam organisasi untuk bekerja sama secara lebih efektif.

Pengembangan SDM adalah proses meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM. Peningkatan kualitas SDM dapat dilakukan melalui pengamalan agama, peningkatan kesejahteraan, peningkatan pendidikan, peningkatan pelatihan, peningkatan kesehatan, peningkatan kesempatan kerja, pengendalian kependudukan, peningkatan lingkungan hidup, dan perencanaan karier.BAB 2SASARAN PENGEMBANGAN ORGANISASIAdapun tujuan sasaran OD menurut Egan (2002) yang mana diidentifikasikannya menjadi 10 variabel yang berhubungan dengan definisi OD, yaitu:

a. Pembaruan kemajuan organisasi.

Pembaruan organisasi untuk kemajuan organisasi bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti yang dikatakan Robbins (1996) : 1. Sifat pekarja, 2. Teknologi, 3. Krisis Ekonomi, 4. Kompetisi, 5. Tren Sosial,6. Politik dunia.

b. Melaksanakan perubahan budaya organisasi.

Warren Bennis (1969) berpendapat bahwa inti dalam mempelajari OD adalah budaya organisasi. Ia menggunakan 4 kata yang merupakan komponen dari budaya organisasi, yaitu : kepercayaan, sikap, penilaian, dan struktur. Kemudian pendapat ini dikembangkan oleh Edgar Schein (1980) dalam teori cultural iceberg.

Perilaku, Norma

Kepercayaan, Penilaian

Pemikiran

Gambar gunung es di atas diketahui bahwa perilaku dan norma yang terletak sejajar dengan pucuk gunung es yang kecil dan terlihat ini menunjukkan bahwa perilaku dan norma relativ lebih mudah dirubah. Berbeda dengan kepercayaan dan penilaian yang terletak di bawah permukaan air, ini jelas lebih besar dan dalam, menunjukkan bahwa lebih sulit dirubah daripada perilaku dan norma. Kemudian yang paling dasar yaitu pemikiran merupakan yang paling sulit dirubah karena memang hal ini yang mendasari dari suatu perilaku.

Organisasi yang memiliki budaya organisasi kuat akan mampu membawa perusahaan bertahan lama atau tetap utuh. Budaya organisasi kuat adalah budaya dimana nilai-nilai inti organisasi dipegang secara intensif dan dianut bersama secara meluas anggota organisasi (S.P Robbin, 1997).c. Mempertinggi profitabilitas dan daya saing.

Menurut Brigham dan Houston (2001) profitabilitas adalah hasil bersih dari serangkaian kebijakan dan keputusan. Hasil yang dimaksud adalah produksi baik berupa barang atau jasa. Semakin tinggi profitabilitas dalam suatu organisasi semakin tinggi efisiensi organisasi tersebut dalam memanfaatkan fasilitas organisasi. Organisasi diharapkan bisa mempertinggi daya saing organisasi agar bisa lebih baik dari organisasi saingan.d. Menjamin kesehatan dan kesejahteraan organisasi dan pekerja.

Selain mengembangkan dalam hal produksi, OD harus memperhatikan kesehatan dah kesejahteraan organisasi dan anggotanya, sehingga dengan keadaan yang sehat dah sejahtera diharapkan mampu bekerja secara optimal.

Menurut Blake dan Mouton (1905) dalam teori managerial grid dikatakan bahwa organisasi yang baik itu apabila telah mencapai level team management yaitu gaya management yang memadukan orientasi yang tinggi baik kepada manusia maupun produksi. Pedekatan kerja tim diarahkan untuk mencapai hasil yang optimal melalui partisipasi, keterlibatan dan komitmen bawahan secara penuh.e. Mempermudah pembelajaran dan pengembangan.

Pembelajaran dan pengembangan di dalam OD merupakan suatu proses yang penting, karena perubahan dimulai dari tahap pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan tahap pengembangan. Proses pengembangan organisasi diharapkan bisa mempermudah proses pembelajaran dan pengembangan tersebut, seperti memberikan fasilitas atau sarana yang menunjang agar proses tersebut mudah dilaksanakan.

Pada saat membangun organisasi, semua unsur seperti pekerja dan sumber daya yang ada harus mendukung dan menyesuaikan diri dengan perubahan itu agar hasil yang diinginkan bisa tercapai.f. Memperbaiki pemecahan masalah.

Pada proses OD pemecahan masalah merupakan hal yang perlu diperbaiki karena dalam perkembangan sendiri membuat banyak permasalahan. Apabila dalam proses OD tersebut masalah yang ada bisa terselesaikan maka semakin mudah suatu organisasi mengalami kemajuan. Sebaliknya apabila dalam pemecahan masalah banyak yang belum terselesaikan maka perlu adanya perbaikan dalam pemecahan masalah tersebut.g. Meningkatkan efektivitas.

Efektivitas organisasi pada dasarnya merupakan hasil dari aktivitas organisasi yang dipusatkan pada tiga faktor utama yaitu orang, struktur, dan teknologi. Faktor orang didefinisikan sebagai sikap, ketrampilan kepemimpinan, komunikasi, dan skrakteristik SDM dalam organisasi. Pengendalian organisasi, seperti kebijakan dan prosedur merupakan faktor struktural, sementara faktor teknologi adalah suatu peralatan atau proses yang membantu anggota organisasi dalam melaksanakan tugasnya. Orang yang tepat harus dilengkapi dengan struktur dan teknologi yang semestinya untuk memaksimalkan efektifitas organisasih. Memulai dan mengatur perubahan.

OD memerlukan change agent atau agen perubah. Dalam suatu organisasi umumnya disebut HRD atau Human Resource Development. HRD merupakan orang yang mengetahui bagaimana membuat orang dalam organisasi terlibat untuk memecahkan masalah mereka sendiri. Maka dari itu tugas HRD tidak lain adalah memulai dan mengatur dalam proses OD.

i. Memperkuat sistem dan proses perbaikan.

Organisasi bisa dipandang sebagai sistem sosial karena bergantung pada interaksi orang. Penerapan organisasi dalam suatu model sistem yang diawali dengan input (informasi, orang) kemudian ditindak melalui proses transformasi (met