Oracle Solaris

download Oracle Solaris

of 23

  • date post

    11-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    488
  • download

    3

Embed Size (px)

Transcript of Oracle Solaris

TUGAS MANDIRIMata Kuliah : Sistem Operasi

Erlina 090110012

Dosen : Junita Manik Universitas Putera Batam 2011

Bab I

PendahuluanA. Latar Belakang Masalah Secra umum, Sistem operasi adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi boot diri. Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem berkas. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur schedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu. Sun Microsystem Inc adalah perusahaan IT dari USA yang memproduksi hardware dan software. Beberapa software mereka yang terkenal adalah Java, serta operating system Sun solaris yang akan dibahas dalam makalah ini. B. Maksud dan Tujuan Tujuan dari makalah ini adalah agar pembaca dapat lebih mengenal tentang Sistem Operasi Sun Solaris mulai dari sejarah, komponen dasar, penggunaan desktop sampai ke perbandingan dengan OS sejenis.

Bab II Pembahasan1. Sejarah

Solaris adalah Unix sistem operasi awalnya dikembangkan oleh Sun Microsystems yang merupakan versi untuk sistem UNIX. Ia menggantikan sebelumnya SunOS pada tahun 1992 Solaris. Oracle, seperti yang sekarang dikenal, telah dimiliki oleh Oracle Corporation sejaks akuisisi Oracle dari Sun pada Januari 2010. Solaris dikenal dengan skalabilitas, terutama pada SPARC sistem, dan untuk yang berasal berbagai fitur inovatif seperti DTrace , ZFS dan Waktu Slider. Solaris mendukung berbasis SPARC dan x86 -based workstation danserver dari Sun dan vendor lainnya, dengan dilakukan upaya untuk port ke platform tambahan. Solaris disertifikasi terhadap Spesifikasi Single Unix . UNIX merupakan salah satu sistem operasi (operating system, OS) yang populer sebagai server. Hal ini disebabkan oleh populernya internet. Kenapa hal ini terjadi, karena UNIX adalah sistem operasi pertama yangmenerapkan protokol TCP/IP (aturan standard internet) pada proyek yangsponsori oleh DARPA

(departemen pertahanan AS) untuk menghubungkan antarkomputer dalam suatu jaringan. UNIX yang dipakai saat itu adalah UNIX BSD versi 4.2.1 Unix awalnya dikembangkan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchiepada tahun 1969 di laboratorium AT&T Bell. Saat itu, ada proyek yang kurangsukses dengan nama MULTICS. Sistem UNIX yang dikembangkan di atas DECPDP-7 ini diberi nama UNIX sebagai sindiran terhadap MULTICS. Pada mulanyasistem ini dikembangkan dalam bahasa assembly. Akan tetapi, karena portabilitasnya rendah sehingga sulit dikembangkan di sistem lain, maka oleh Dennis Ritchie dikembangkan dengan bahasa pemograman baru yang disebut bahasa C pada tahun 1973. Sistem UNIX kemudian berkembang di lingkungan perguruan tinggi dan mulai bermunculan variasi dari sistem UNIX ini. Varian yang utama adalah UNIX BSD, yang merupakan singkatan dari BerkeleySoftware Distribution yang dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Berkeleyyang bernama Bill Joy, dan UNIX System V.2 Dari perkembangan UNIX ini lahirlah Solaris dalam kurun waktu sebagai berikut; 1965 : Bell Laborotaries bergabung dengan MIT dan General Electric mengembangkan Multics 1970 : Ken Thompson dan Dennis Ritchie mengembangkan UNIX 1973 : UNIX ditulis ulang dalam bahasa C 1975 : Versi license pertama UNIX BSD diluncurkan. 1979 : Bill Joy memperkenalkan Berkeley Enhancements sebagai BSD 4.1 1982 : Sun Microsystem berdiri(Sun singkatan dari Stanford University Network). Di perusahaan inilah Bill Joy sang pengembang UNIX BSD bergabung. SUN OS merupakan sebuah versi UNIX yang digunakan dalam workstation-workstation Sun Microsystems yang dirilis pada tahun 1982. Setelah merilis SunOS versi 4, Sun

Microsystems mengubah kode UNIX BSD yang sebelumnya mereka gunakan dengan kode UNIX System V, setelah mendapatkan lisensi dari pemegang lisensi UNIX waktu itu, AT&T. Perubahan ini menjadikan namanya berubah menjadi Solaris versi 2, dari yang seharusnya SunOS 5. Sehingga, secara tidak langsung, SunOS pun dianggap sebagai Solaris versi 1.x. Istilah SunOS masih digunakan sebagai istilah yang merujuk kepada inti dari Solaris. Nomor versi inti SunOS dianggap sebagai versi Solaris 5.{nomor versi Solaris}. Sebagai contoh, Solaris 10, dapat disebut sebagai SunOS 5.10. Man page Solaris juga dinamai sebagai SunOS, meski istilah SunOS tidak lagi digunakan dalam dokumentasi marketing Sun Microsystems. 1983 : Sun Microsystem memperkenalkan SunOS 1984 : Sekitar 100.000 situs UNIX tersebar di seluruh dunia seperti System V releas 4 yang merupakan versi gabungan dari UNIX. 1987 : AT&T dan Sun mengumumkan bahwa mereka bekerjasama dalam sebuah proyek untuk menggabungkan varian Unix yang paling popular di pasaran saat itu: BSD, System V, dan Xenix. Sehingga terbentuklah Unix System V Release 4 (SVR4). 1991 : 04/09 Sun mengumumkan bahwa mereka akan menggantikan Unix yang dikembangkan dari BSD, SunOS4, dengan sebuah produk berbasis SVR4 yang secara internal dinamai sebagi SunOS 5, Namun nama baru yang dikenalkan saat produk tersebut mulai dipasarkan adalah Solaris 2. Sementara itu SunOS 4.1.x rilis mikro dinamai sebagai Solaris 1, nama Solaris digunakan oleh Sun secara khusus merujuk pada produk yang berbasis SRV4, SunOS 5.0, dan rilis-rilis berikutnya. 1992 : Sun memperkenalkan Solaris, yang berbasis System V, Release. SunOS yang berbasis BSDF UNIX, akan di nonaktifkan. 1993 : Novell membeli UNIX dari AT&T. 1994 : Solaris 2.4 tersedia dipasaran international.

2004 : Solaris 10 diluncurkan di pasaran. Pada versi ini Sun berencana untuk menjadikan Solaris sebagai open source. Pada versi ini Solaris dapat menjalankan aplikasi-aplikasi yang jalan pada Linux secara native. Padaversi sebelumnya, untuk dapat menjalankan aplikasi yang jalan di Linux pada Solaris harus diinstall suatu package yang disebut Janus dan dijalankan sebagai suatu service.3 Dari berbagai macam versi UNIX yang ada saat ini tidak ada yang menyamai Solaris dari segi penggunaan yang luas dalam segala industri. Hal ini,disebabkan karena sejak berdirinya pada tahun 1982 Sun Microsystem fokus pada pengembangan UNIX, dan tampaknya tidak akan pernah berpindah dari UNIX operating system.

Versi minor SunOS yang dirilis oleh Sun disertakan dalam penamaan Solaris; misalnya Solaris 2.4 yang merupakan Sun OS 5.4. Namun setelah versi Solaris 2.6, Sun menghilangkan angka "2" di depan kodifikasi versinya, sehingga rilis SunOS 5.7 dinamai sebagai Solaris 7 dan rilis SunOS 5.10 sebagai Solaris 10. Setelah proses akuisisi Sun oleh Oracle pada bulan januari 2010, Solaris menjadi lebih dikenal sebagai Oracle Solaris. Sistem operasi Solaris dikenal secara luas karena skalabilitas yang dimilikinya, utamanya pada sistem komputer berbasis SPARC, dan sejumlah fitur-fitur inovatif yang dibawanya seperti DTrace, ZFS

(Zettabyte File System), dan Time Slider. Sistem operasi ini dapat dijalankan di atas prosesor x86 baik 32bit atau 64bit (berbasis instruksi Amd64), serta prosesor SPARC baik yang diproduksi oleh Sun ataupun Fujitsu. Solaris terdaftar sebagai sistem operasi yang kompatibel dan memenuhi spesifikasi Single Unix Specification. Solaris dalam sejarahnya dikenal sebagai perangkat lunak yang dikembangkan berbasis kode sumber tertutup, kemudian pada bulan Juni 2005 Sun Microsystem merilis sebagian besar basis kode di bawah lisensi CDDL dan mendirikan proyek sumber terbuka OpenSolaris. Dengan konsep yang dimiliki oleh OpenSolaris, kita dapat melakukan : Free redistribution : Setiap user bisa membeli atau memberikan secara bebas software tersebut oleh dirinya sendiri atau sebagai bagian dari kumpulan distributor. Derived Works : Setiap orang bisa mengubah kode dan mendistribusikan kembali untuk umum. No Discrimination : Kode disediakan untuk semua orang agar bisa dikembangkan. OpenSolaris memiliki beberapa kelebihan yang menarik, diantaranya : ZFS adalah Fasilitas Restore Mirip seperti feature Restore di sistem operasi Windows. Banyak tool observasi dan debugging, misal seperti tool monitoring system, modular debugger (MDB), dynamic tracing (D-Trace) Memiliki beberapa bentuk virtulasasi, selain virtualisasi pada tingkat system operasi seperti virtualisai pada Solaris Zone, OpenSolaris juga mendukung virtualisasi untuk Xvm hypervisor, Logical Domains (LDoms), virtualbox dan bisa juga jalan pada VMware dan beberapa framework virtualisasi yang lainnya.

Mempunyai tingkat skalabilitas yang tinggi. OpenSolaris dapat berjalan pada single prosesor maupun multiprosesor dengan ratusan CPU dan RAM dengan ukuran terabyte

Integrasi AMP stack (Apache, MySQL, PHP) untuk menjalankan web server

Melalui OpenSolaris Sun ingin membuat sebuah komunitas pengembang dan pengguna atas sistem operasi tersebut. Setelah Oracle melakukan akuisisi Sun Microsystem pada bulan Januari 2010, Oracle memutuskan untuk menghentikan distribusi OpenSolaris dan model pengembangannya. Atas keputusan oracle tersebut, komunitas OpenSolaris kemudian menanggapinya dengan membuat turunan distribusi OpenSolaris melalui proyek OpenIndiana yang merupakan bagian dari yayasan Illumos. Namun meski demikian, di mulai dari rilis Solaris 11, pembaruan atas kodekode sumber Solaris akan tetap didistribusikan oleh Oracle dibawah lisensi CCDL setelah versi penuh biner dirilis. Oracle