Optimalisasi Pertumbuhan Otak Anak

of 29/29
Oleh: Desiyani Nani, S.Kep, Ns, M.Sc Optimalisasi Pertumbuhan Otak Anak
  • date post

    28-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    39
  • download

    3

Embed Size (px)

Transcript of Optimalisasi Pertumbuhan Otak Anak

  • Oleh: Desiyani Nani, S.Kep, Ns, M.ScOptimalisasi Pertumbuhan Otak Anak

  • Kapan organ otak mulai terbentuk?

    Dimulai saat usia kehamilan 8 minggu. Susunan saraf pusat atau otak merupakan organ yang pertama kali terbentuk. Pada awalnya dimulai dengan pembentukan lempeng saraf (neural plate) pada sekitar hari ke-16 kehamilan. Kemudian, lempeng saraf ini menggulung membentuk tabung saraf (neural tube) pada hari ke-22. Lalu, mulailah diproduksi sel-sel saraf.Pada hari ke35 kehamilan atau sekitar minggu kelima, mulai terlihat cikal-bakal otak besar di ujung tabung saraf. Selanjutnya, terbentuklah batang otak, otak kecil dan bagian-bagian lainnya.

  • Mulai usia delapan minggu kehamilan, terjadilah produksi sel saraf luar biasa cepatnya, kira-kira mencapai 250 ribu per detik. Pertumbuhan dan perkembangan otak juga berlangsung cepat sekali, terutama mulai di trimester ketiga, kira-kira saat kehamilan berumur 25 minggu hingga anak berusia 2 tahun.

  • Pertumbuhan Otak Janin

  • Hasil Penelitian Pada usia 8 bulan, otak bayi memiliki sekitar 1000 triliun sambungan saraf. Pada usia 10 tahun, jumlah itu berkurang menjadi hanya 500 triliun atau kurang dari itu.

  • Pertumbuhan OtakBermiliar-miliar sel otak dan konektor-konektornya bertambah ketika otak berkembang. Sel-sel otak bertanggung jawab mengirimkan dan menerima pesan-pesan yang akan membantu mengembangkan IQ anak Anda dan keterampilan-keterampilan bahasa dan motoriknya.

  • Bagaimana tahap perkembangan otak?1. Poliferasi Pada awalnya, bentuk sel saraf (neuron) masih sederhana. Kemudian, mengalami pembelahan sehingga menjadi banyak. Inilah yang disebut proses penambahan (poliferasi) sel saraf. Proses proliferasi ini berlangsung pada usia kehamilan sekitar 4-24 minggu. Proses poliferasi sel saraf selesai/berhenti pada waktu bayi lahir.

  • 2. Migrasi Setelah proses poliferasi, sel saraf akan mengalami migrasi atau berpindah ke tempatnya masing-masing. Ada yang menempati wilayah depan, belakang, samping, dan bagian atas otak. Percepatan pertumbuhannya juga berbeda-beda. Kemampuan otak setiap anak juga berbeda. Proses migrasi sebenarnya berlangsung sejak kehamilan 16 minggu sampai akhir bulan ke-6. Proses migrasi ini terjadi secara bergelombang. Artinya, sel saraf yang bermigrasi lebih awal akan menempati lapisan dalam dan yang bermigrasi berikutnya menempati lapisan luar (korteks serebri).

  • 3. Diferensiasi Pada akhir bulan ke-6 kehamilan, lempeng korteks sudah memiliki komponen sel saraf yang lengkap. Seiring dengan itu juga sudah tampak adanya diferensiasi. Yaitu perubahan bentuk, komposisi dan fungsi sel saraf menjadi enam lapis seperti pada orang dewasa. Sel saraf kemudian berubah menjadi sel neuron yang bercabang-cabang dan juga berubah menjadi sel penunjang (sel glia). Sel penunjang ini tumbuh banyak setelah sel saraf menjadi matang dan besar. Fungsi sel glia juga mengatur kehidupan individu sehari-hari.

  • 4. Sinaps Selanjutnya terjadi pembentukan jalinan saraf satu dengan yang lainnya (sinaps). Setelah menjalani mielinisasi (proses pematangan selubung saraf), sinaps makin bertambah banyak. 5. Mielinisasi Proses pematangan selubung saraf (myelin) yang disebut mielinisasi masih terus berkembang. Proses ini terjadi terutama beberapa saat sebelum terjadi kehamilan. Pematangan selubung saraf mencapai puncaknya ketika bayi berumur satu tahun. Setelah bayi lahir terjadi pertumbuhan serabut saraf. Lalu, terjadi peningkatan jumlah sel glia yang luar biasa serta proses mielinisasi.

  • Berat OtakSumber: Dobing J, at all. Arch Dis Child 1973; 48, 757-767Rata-rata ketika baru lahir berat otak bayi adalah 350 gram. (25% otak dewasa)Kemudian, menginjak usia 1 tahun bertambah menjadi 1.200 gram. (70% otak dewasa)

  • Para ahli ilmu saraf telah menegaskan bahwa derap pertumbuhan terbesar otak mencapai akhirnya sekitar usia 10 tahun ~ A Child Brain Majalah TIME ~

  • Pertumbuhan Otak

  • Jaringan otak anak yang mendapatkan banyak stimulasi akan berkembang mencapai 80% pada usia 3 tahun !

  • Tanpa stimulasi, otak menjadi tidak terolah. Akibatnya, jaringan saraf (sinaps) yang jarang atau tidak terpakai akan musnah. Di sinilah pentingnya pemberian stimulasi secara rutin. Mengapa harus rutin? Karena setiap kali anak berpikir atau mengfungsikan otaknya, maka akan terbentuk sinaps baru untuk merespons stimulasi tersebut. Berarti, stimulasi yang terus-menerus akan memperkuat sinaps yang lama sehingga otomatis membuat fungsi otak akan makin baik.Mengenai stimulasi ini, para peneliti di Baylor College of Medicine, Houston, Amerika Serikat menunjukkan bahwa anak yang tidak banyak distimulasi maka otaknya akan lebih kecil 30 persen dibandingkan anak lain yang mendapatkan rangsangan secara optimal.

  • Tahun-tahun pra sekolah (3-6 tahun) adalah tahun-tahun vital

    50% kemampuan belajar dikembangkan dalam empat tahun pertama kehidupan, 30% lagi sampai usia 8 tahun dan 20% sisanya pada usia 18 tahun. Segala yang kita pelajari kemudian berkembang dari pola-pola yang dibakukan pada tahun-tahun tersebut.

  • Perkembangan Otak

  • Otak Kanan dan Otak Kiri yang terstimulasi dengan baik

  • Otak Depan Bawah (Prefrontal)Fungsi: area yang menentukan suatu Rencana dilaksanakan atau tidak. Tersimpan nilai-nilai agama, moral, adat-istiadat yang menjadi rambu-rambu tindakan yang dipelajari sejak kecil.

    Otak Kiri Fungsi: area yang menentukan kemampuan berbahasa dalam menjelaskan ide-ide. Disebut pula daerah logika matematika.

    Otak KananFungsi: Melihat kemampuan seni seperti melukis, membuat puisi, novel, berkata-kata halus dalam berbahasa.

    Otak KecilFungsi: area yang melibatkan pemikiran (kognitif); perasaan (afektif); kemandirian (otonom); fokus, Perhatian (atensi); pemimpin, pengambil keputusan (eksekutif); dan memori.

    Sirkuit Penghargaan (Reward) Fungsi: Ada zat kimia dalam otak yang disebut dopamin. Zat inilah yang membuat anak memiliki rasa senang, bahkan ketagihan dalam belajar.

    Sirkuit Papetz (Emosi dan Memori)Fungsi: Jalur utama pada otak besar dan berperan mengontrol emosi.

  • Bagaimanakah susunan otak itu? Secara sederhana, otak dibagi dalam 2 bagian, yaitu otak besar dan otak kecil. Otak besar berperan penting dalam kemampuan berpikir dan tingkat kecerdasan seseorang. Sedangkan otak kecil memiliki tanggung jawab sebagai pengontrol koordinasi dan keseimbangan. Selanjutnya, struktur otak terbagi menjadi 2 bagian, yaitu otak kiri dan kanan. Masing-masing memiliki fungsi berbeda. Otak kiri berkaitan dengan fungsi akademis seperti belajar berhitung (matematika), logika, membaca, menulis, menganalisa, dan mengembangkan kemampuan daya ingat. Sementara, otak kanan berkaitan dengan kreativitas, seperti seni atau olahraga.

  • Faktor yang mempengaruhi Perkembangan Otak Anak 3-5 tahun1. faktor genetik, 2. asupan nutrisi,3. kasih sayang, dan4. stimulasi.

  • Asupan NutrisiASI mengandung banyak zat yang diperlukan seperti protein dan asam amino, AA-DHA, Gangliosida (GA), kolin, dan zat gizi mikronutrien lainnya.Sediakan makanan yang bergizi untuk mengejar perkembangan otak anak Anda yang cepat, yang mengandung: Asam Lemak omega3 dapat menghambat reaksi inflamasi yang meningkat, misalnya pada rematoid arthritisAsam linoleat dan asam linolenat adalah asam-asam lemak esensialTaurin mendorong perkembangan konektor-konektor (sinapsis-sinapsis) sel otak dan juga penting untuk penglihatanKolin mendorong perkembangan konektor-konektor (sinapsis-sinapsis) sel otak dan penting untuk belajar dan daya ingatZat besi dapat membantu dan mencegah anemia defisiensi zat besi, Zat besi berperan dalam proses myelinisasi; sintesis neurotransmitter, serotonin, dopamine, epinephrine, dan norepinephrine; serta metabolisme neuron di otak. Oleh karena itu kekurangan zat besi sejak dalam kandungan sampai umur 2 tahun akan mengganggu perkembangan cabang-cabang dan sambungan (sinaps) antara sel-sel otak.Seng sangat penting untuk pertumbuhan selAsam folat mendukung pembentukan dan pemeliharaan selaput sel otak

  • Kasih SayangLingkungan yang aman dan nyaman, adalah lingkungan yang sangat dibutuhkan dalam proses perkembangan otaknya dan berilah respon saat bayi sedang menangis maupun sedang mengoceh; Pengalaman positif, adalah pengalaman yang diterima setiap hari sangat membantu perkembangan otak anak, antara lain, pengalamankegiatan bersama anak,kegiatan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengajak anak ke pasar atau ke toko sangat penting untuk pembentukan jaringan perkembangan sel otak.

  • Istirahat cukupAnak perlu banyak istirahat mengingat pertumbuhan dan perkembangannya sangat tergantung dari tidur, Tanpa tidur yang cukup, anak tidak akan tumbuh secara optimal, karena pada saat inilah terjadi perbaikan (repair) sel-sel otak dan kurang lebih 80 persen hormon pertumbuhan diproduksi.

  • StimulasiBerbicaralah tentang cuaca, cucian atau apa pun lainnyaMembacalah bersama-sama dan anak Anda akan mulai melihat hubungan antara simbol-simbolhuruf dan simbol-simbol ucapan (huruf-huruf dan kata-kata)Bermainlah permainan cerdas dengan menyediakan mainan-mainan yang sesuai dengan umur seperti balok-balok, teka-teki, boneka-boneka dan mainan-mainan aman lainnya yang mudah ditangani, mengasyikkan dan merangsang

  • StimulasiMenurut sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh American Psychological Association (APA), anak yang dikenalkan pelajaran musik dari kecil, kemampuan otaknya akan lebih tajam dibanding anak seusianya, bahkan saat mereka tidak lagi memainkan alat musik. Terapi Murottal: baik untuk stimulasi tumbuh kembang,

  • Tanpa mempunyai bekal ilmu pengetahuan yang cukup, orangtua akan mengalami kesulitan untuk mendidik dan mengasuh anak menjadi anak yang cerdas dalam segi fisik maupun mentalnya.

    * SEKIAN & TERIMA KASIH*