Nuansa Juli Agustus September 2010

Click here to load reader

  • date post

    23-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    295
  • download

    12

Embed Size (px)

Transcript of Nuansa Juli Agustus September 2010

THE JAPAN FOUNDATION, JAKARTA Edisi Juli-Agustus-September 2010

1

2

PENGUMUMAN PERPUSTAKAANDiberitahukan kepada seluruh anggota dan pengunjung perpustakaan, bahwa penyusunan dan pengecekan kembali seluruh koleksi Perpustakaan tahun 2010 akan dilakukan sesuai jadwal dibawah ini : 1. Peminjaman buku terakhir hari Jumat 23 Juli 2010. Diharapkan buku-buku sudah dikembalikan pada hari Sabtu 21 Agustus 2010. 2. Mulai hari Senin tanggal 26 Juli 2010 s/d Sabtu tanggal 21 Agustus 2009 Perpustakaan buka seperti biasa tetapi TIDAK MEMINJAMKAN atau MEMPERPANANG PEMINJAMAN BUKU. 3. Selama diadakan pengecekan kembali koleksi Perpustakaan, maka PERPUSTAKAAN TUTUP mulai hari Senin 23 Agustus 2010 s/d hari Rabu 15 September 2010, termasuk libur Idul Fitri. 4. Hari Kamis 16 September 2010 PERPUSTAKAAN BUKA KEMBALI seperti biasa. 5. Selama bulan Ramadhan, Perpustakaan tutup pukul 17.00

lembaga nirlaba resmi pemerintah Jepang yang khusus menangani pertukaran budaya internasional dan berpusat di Tokyo dengan 22 kantor di 20 negara.

The Japan Foundation adalah

INFO PERPUSTAKAANJam buka perpustakaan :- Senin, Selasa, Kamis, Jumat - Sabtu (minggu I dan III) - Rabu - Sabtu (minggu II dan IV) - Minggu dan hari besar nasional Indonesia dan beberapa hari libur nasional Jepang : 09.30-18.00 : 09.00-12.30 : Tutup : Tutup : Tutup

Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. Perpustakaan The Japan Foundation, Jakarta

Staf perpustakaan tidak melayani pengunjung untuk hal berikut :- Pendaftaran anggota - Sirkulasi (Peminjaman/ Pengembalian - Audio Visual dan Fotocopy : 12.00 - 13.00 : 13.00 - 14.00 : 12.00 - 14.00

LIBUR !Kantor JF akan nggal TUTUP pada ta 010 17 Agustus 2 ber 2010 9 & 10 Septem

Dari RedaksiMinasama ogenkidesuka ? Apa khabar semuanya ? Edisi kali ini mewartakan beragam acara menarik yang menambah wawasan dan dapat anda ikuti. Namun, kami tetap menyarankan agar anda mengunjungi homepage kami, bergabung dalam FB atau pun milis kami karena cukup banyak acara lain yang terjadwalkan dan tidak sempat dimuat dalam buletin ini. Selamat menikmati dan menambah wawasan. Yoroshiku Redaksi

3

Ingin tahu kegiatan kami setiap saat ? Anda dapat mengunjungi web site kami di

http://www.jpf.or.id

atau bergabung dalam milis searah JF dengan mengirimkan e-mail kosong ke

[email protected] yahoogroups.com atau juga melalui facebook, NUANSA the Japan Foundation, JakartaKami akan mengunjungi anda setiap saat.Bila anda ingin memperoleh Nuansa secara GRATIS, silakan datang ke perpustakaan atau kantong-kantong budaya di kota Anda. Info : Natalia (021) 520-1266

info- Sudahkah anda juga bergabung dalam milis kami lainnya ? Milis J-I_Link merupakan kumpulan dari para anggota milis yang memiliki perhatian khusus terhadap kegiatan pengembangan Studi Jepang dengan segala macam dinamikanya. Silakan layangkan e-mail kosong anda ke : [email protected] - Kantong budaya di kota anda belum mendapatkan Nuansa ? kirimkan alamatnya agar kami dapat mengirimkannya secara cuma-cuma. - Tidak semua kegiatan the Japan Foundation, Jakarta dimuat dalam buletin kecil ini. Masih banyak kegiatan lain yang belum sempat dimuat. Oleh karenanya, kunjungi website kami atau buka Facebook yang selalu mengup-date kegiatan JF setiap saat. Cover Depan : Serial Naki Karya Maywa Denki, GM Na-Tate-Goto (Fish Harp) 1994 Alumunium, ABS, Lamp, Solenoid Cover Belakang : Twin Worl Acrylic on Canvas, 2003 Karya Atsushi Fukui

Untuk berlangganan Nuansa melalui pos, silakan datang untuk membayar TUNAI dana sebesar Rp. 20.000 (dua puluh ribu rupiah) sebagai sebagian ongkos kirim untuk masa dua tahun. The Japan Foundation, Jakarta Gedung Summitmas I lt. 3 Jl. Jend.Sudirman kav.61-62 Jakarta Selatan. T. 021-520-1266 F. 021-525-5159 Jam Kantor : Senin ~ Jumat, Pk. 08.30 ~ 16.30

4

FOURPLAY 9 ~ 22 Juli 2010eni itu jujur dan dari hati. Apa pun mediumnya dan bagaimana teknik pengerjaannya, sebenarnya yang penting adalah pesan yang dapat tersampaikan tanpa harus kehilangan karakternya yang khas. Berangkat dari pemikiran ini mahasiswa kriya dan seni kriya dari berbagai institusi kesenian di Indonesia mencoba memperkenalkan dan menunjukkan gaya dan karakter dari karya mereka masing-masing. Hal ini merupakan salah satu wujud dan dukungan mereka terhadap kesenian di Indonesia khususnya bidang kriya dan seni kriya.

S

Di Hall JF & Galeri Mini JF Gd.Summitmas I lt. 2 Jl.Jend.Sudirman kav.61-62 JKT Pk. 10:00-18:00 (Sabtu-Minggu, hari libur nasional TUTUP) Terbuka untuk UMUM. GRATIS Pembukaan : Jumat, 9 Juli 2010 Tanggal : 19.30 Acara : Akustik Performance Art, dll Info : Leo (0852) 8 777 333 7 Danny (0856) 9141 3658

FO(U)R merupakan gabungan dari 4 Universitas dari 4kota berbeda (ITB,IKJ,ISI Jogja, ISI Solo)

OBASUTE(Membuang Nenek) 24 ~ 26 Juli 2010Sabtu, 24 Juli 2010 : 20.00 ~ Minggu, 25 Juli 2010 : 16.00 ~ Senin, 26 Juli 2010 : 20.00 ~

5

P

entas teater yang diciptakan berdasarkan teater tradisi Jepang NOH, mengisahkan kebiasaan masyarakat Jepang seribu tahun lalu, yang konon membuang nenek tua ketika kemiskinan menjerat kehidupan mereka. Upaya ini terpaksa dilakukan untuk menghemat persediaan makanan. Konon, berdasarkan aturan adat, nenek yang sudah terlalu tua akan dibuang dengan cara ditinggalkan di gunung.

Pementasan Japon Theater Project Di Teater LUWES Fakultas Seni Pertunjukan IKJ Kompleks TIM. Jl, Cikin Raya no. 73 Info Tiket : Teater LUWES-IKJ (021) 315 9105 / 3193 4102 Diselenggarakan oleh Yayasan Peduli Indonesia Maksmur, Faculty of Performing Art Jakarta Institute of the Arts, didukung oleh the Japan Foundation, Nasional Demokrat. Penulis Cerita : Tomohiko Hara Penyanyi : Toshiaki Chiku Pemain : Tomohiko Hara, Ayuko Ando, Toshiaki Chiku, Kaoru Owaki, Yasutaka Wakiyama dan para mahasiswa IKJ.

Pementasan ini mengisahkan seorang baba (nenek) yang tengah menanti gilirannya dibuang ke gunung. Walau putranya enggan membuang baba, wanita tua ini bersikeras meminta untuk dibuang. Konon, aturan adat memperbolehkan anak membawa kembali baba pulang apabila ia masih dapat tertawa. Karena itu sang anak berupaya agar ibunya dapat kembali tertawa. Namun, baba tidak tertawa dan bersikeras untuk pergi ke gunung. Di perjalanan baba mengusir anaknya dan meminta untuk meninggalkannya. Baba pun melanjutkan perjalanan ke puncak gunung sendiri. Ketika bunga kamelia mekar di suatu hari dan jatuh ke kepala sang cucu, sadarlah ia jika harus melanjutkan tugas sang nenek.

6

UJIAN KEMAMPUAN BAHASA JEPANG (NIHONGO NOURYOKU SHIKEN) GELOMBANG KE-2 TAHUN 2010pat berbagai macam jenis peserta Ujian Kemampuan Bahasa Jepang (UKBJ), dan terlihat perubahan dari tujuan ujian itu sendiri, yaitu selain untuk mengukur kemampuan, juga untuk mendapatkan pekerjaan, kenaikan gaji, dan promosi jabatan. Permintaan dan saran seputar ujian pun dikeluarkan oleh berbagai pihak.

Beberapa tahun belakangan ini, terda-

N1 Dapat mengukur kemampuan sampai dengan level yang lebih tinggi dari ujian level 1 yang sekarang. Batas nilai kelulusannya kira-kira sama dengan ujian saat ini. N2 Kira-kira berada pada level yang sama dengan ujian level 2 sekarang. N3 Kira-kira berada di antara level 2 dan level 3 dari ujian yang sekarang. (baru) N4 Kira-kira berada pada level yang sama dengan ujian level 3 sekarang. N5 Kira-kira berada pada level yang sama dengan ujian level 4 sekarang. Selain itu, pada tahun 2010 ini UKBJ dengan system yang baru dilaksanakan 2 gelombang. Di Indonesia, Ujian untuk gelombang ke-1 hanya dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 4 Juli 2010. Sedangkan, UKBJ Gelombang ke-2 akan dilaksanakan di 7 kota di Indonesia atas kerjasama The Japan Foundation dengan lembaga Perguruan Tinggi /Persatuan Alumni dari Jepang di wilayah bersangkutan.

Berikut ini adalah informasi Pelaksanaan UKBJ Gelombang ke-2 Tahun 2010 di Indonesia : PELAKSANAAN UJIAN : MINGGU, 5 Desember 2010 PENDAFTARAN UJIAN : 18 Agustus s/d 23 September 2010 (Kecuali : Tgl 9 13 September 2010 dan hari Minggu) PERSYARATAN PESERTA UJIAN : 1. Mendaftarkan diri dengan cara mengisi formulir pendaftaran dan menempelkan pasfoto uk. 3x4 cm (2 lembar) pada formulir tersebut. 2. Melunasi biaya formulir & biaya ujian.

The Japan Foundation dan Japan Educational Exchange and Services telah merevisi isi dari UKBJ dan akan melaksanakan sistem ujian yang baru mulai tahun 2010. Dibandingkan dengan ujian sebelumnya, pada UKBJ dengan sistem yang baru ini terdapat beberapa poin revisi, yaitu antara lain : 1. Mengukur kemampuan komunikasi verbal untuk menyelesaikan soal Selain pada pengetahuan mengenai bahasa Jepang, ujian ini secara bersamaan juga menekankan pada kemampuan bahasa Jepang yang dapat diguna kan secara praktis. 2. Menambah level ujian dari 4 tingkatan menjadi 5 tingkatan Level ujian ditambah dari 4 tingkatan menjadi 5 tingkatan Berikut perbandingan level pada sistem ujian baru dengan ujian yang berlangsung sekarang.

THE LOSS OF THE REAL 18 Juli 1 Agustus 2010DAFTAR PANITIA UJIAN :Wilayah Pelaksana Alamat Jl. Radin Inten II, Pondok Kelapa, Jakarta Timur Kampus UNPAD, Jatinangor Kampus UGM Bulaksumur, Yogyakarta Kampus UNESA Lidah Wetan, Surabaya Jl. Nias No. 13, Sanglah, Denpasar Kampus USU Jl. Universitas No. 19, Medan Jl. Sumatera, Ulak Karang, Padang No. Telepon No. Fax

7

Residency, workshop, exhibition and performance Selasar Sunayo Art Space, Bandung (www.selasarsunaryo.com) Dalam rangkaian Nu-Substance Festival 2010 Bandung. Dunia sudah menjadi jejaring informasi tanpa dapat kita hindari. Abad 21 memiliki karakter hilang dari kenyataan. Dunia menjadi transparan, kenyataan pun menghilang, realitas obyek damn lingkungan yang dibentuk oleh media global; televise, internet dan budaya digital. Media menghubungkan kita satu kali tetapi setelah itu ia akan memisahkan kita dari kenyataan, dari manusia, obyek dan dan pengalaman lainnya. Seniman : Raqs Media Collective (India) Ralf Baecker (Jerman) Takao Minami (Japan) Daito Manabe (Japan) Exonemo (Japan) Drew Hemmet (UK) Widianto Nugroho (Indonesia) Ruangrupa (Indonesia) House of the Natural Fiber (Indonesia) Jaromil de Rojo (Netherland) Kurator : Agung Hujatnikajennong Takao Minami lahir tahun 1976 dan bekerja di Kyoto. Sejak tahun 2001 telah memulai pameran tunggal dan pameran bersama termasuk di Taipei, Changhua, Cologne,Daejeo n,Liverpool,Berlin,Linz, Athens,Los Angeles,Barcelona, Frankfurt,Canada,France dan lainnya. Peraih penghargaan dari berbagai lembaga di dalam dan luar negeri ini menuntaskan pendidikannya di Fakultas Psikologi Universitas DoshisaKyoto dan Media Art di International Academy of Media Arts and Sciences- Gifu. Daito Manabe lahir tahun 1976 dan bekerja di Tokyo. Menuntaskan pendidikan di Jurusan Matematika Fakultas Science Universitas Tokyo dan juga International Academy of Media Arts and Sciences. Selain berpentas di Jepang, Turntablist dan Sound Artist ini sangat aktif berkesenian dan kerap menyelenggarakan live performance sejak tahun 2004 di Linz, Amsterdam, Goteborg,Beijing,Marseille dan kota lainnya. Info : Reina (Common Room) 022-250 3404

Jabodetabek

PERSADA d/a.Universitas Darma Persada Universitas Padjadjaran

021-8647373

021-86900241

Jawa Barat

022-7796388

022-7796388

Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta

Universitas Gadjah Mada

0274-513096

0274-550451

Jawa Timur

Universitas Negeri Surabaya

031-7532809

031-7532809

Bali

Universitas Udayana

0813-23154215

0361-249458

Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

061-8223531

-

Sumatera Barat

Universitas Bung Hatta

0711-444660

0751-7055475

INFO : Panitia Ujian atau kantor The Japan Foundation, Jakarta (Bagian Bahasa Jepang #021-5201266).

8

Stop Motion AnimationWorkshop bersama : INAZUMI KIMIMASA

(C) Tomy Company Ltd.

The Japan Foundation, Jakarta bekerja sama dengan NICE-DAY memperkenalkan teknikStop Motion Animation di Jakarta dan bekerjasama dengan Yayasan SET dalam rangka LA Lights INDIE MOVIE 2010 di Bandung serta Jogjakarta. Pemateri : Inazumi Kimimasa (stop motion animator) dari NICE-DAY Jepang. INAZUMI KIMIMASA, lahir di Okayama-Jepang tahun 1982. Ia belajar Film Production & Stop Animation Production di Japan Academy of Moving Images http://www.eiga.ac.jp/index.html Setelah lulus bergabung dalam produksi Shisha no Sho (Book of the Dead) karya Kihachiro Kawamoto yang terkenal dengan Sangokushi di TV NHK, sekaligus mempelajari puppet animation. Saat ini Kimimasa bergabung dengan NICE+DAY. Karya Kimimasa saat ini sudah bertebaran di berbagai media termasuk iklan TV seperti : NHK Enterprise, PT. Takara Tomy, PT.Panasonic, Kewpie Corp dll. Kimimasa menangani karakter desain, puppet animation, clay animation, paper-cutout animation, shooting, lighting hingga menjadi total art director.

9JAKARTAWORKSHOP :Rabu, 28 Juli 2010 Pk.13:30-17:30 Hall JF, gd. Summitmas I lt. 2 Jl. Jend.Sudirman kav.61-62 Jak-Sel (seberang Ratu Plaza) *) Bersedia mengikuti seluruh proses workshop. *) Tersedia tempat bagi 30 orang OBSERVER usia >18th. (pendaftaran OBSERVER melalui LIA telepon 520-1266 mulai Senin, 5 Juli-19 Juli 2010, Setiap hari kerja)

Syarat peserta :

(C) NHK.NEP.NICE+DAY

*) Mengirim CV singkat melalui e-mail ke [email protected] selambatnya Selasa, 20 Juli 2010. Jumlah peserta hanya 20 orang. *) Mahasiswa/siswa yang tengah belajar animasi, telah menguasai dasar-dasar animasi, sudah pernah membuat karya animasi. *) Usia >18th. Membawa device/laptop dan digital camera.

BANDUNG & YOGYAKARTALECTURE & DEMONSTRATION di LA Lights INDIE MOVIE 2010 Peserta yang berminat dapat mendownload formulir dan mendaftar melalui : enjoyindiemovie.multiply.com dan la-lights.com, mulai 4 Juni 2010. Syarat peserta : Usia 18 - 30 tahun Jumlah peserta : max. 200 orang.

BANDUNGMinggu, 25 Juli 2010 Pk. 10:00-selesai Taman Budaya (Dago Tea House) Ruang Auditorium tertutup Jl. Bukit Dago Selatan No.36, Bandung Cp. Sasha : 022 2040358 / 2033256

(C) NICE+DAY

JOGJAKARTAMinggu, 1 Agustus 2010, Pk. 14:00-selesai Taman Budaya Yogyakarta - Lobby Gedung Societet Jl. Sriwedani No.1 Jogjakarta Cp. Ratna Mufida : 0817 277679 / 0274 6572017 (Rian)

10

Diskusi MinamataJumat 30 Juli 2010

JENESYS 2010Oleh : Elisa Sutanudjaja

Education in Sustainable Development (+Architorture/Architecture Tour)10 23 April 2010 : Tokyo, Kanagawa Prefecture (Sengawa Theater, Kanagawa Institute of Technology, Chifu, Tama Art University)*1, Yokohama, Kagoshima, Minamata, Shin-Minamata, Sasebo, Nozaki Island, Ojika Island, Nagasaki, Osaka, Kyoto, Tokyo) Ketika saya menginjakkan kaki saya di Jepang di minggu kedua April 2010, semua imajinasi saya akan Jepang menjadi kenyataan. Bangunan-bangunan yang selama ini hanya dapat saya nikmati dalam majalah arsitektur menjadi nyata. Saya akhirnya mampu merasakan ruang, mengalami pengalaman dan nuansa yang selama ini hanya berupa tulisan. Namun perjalanan arsitektur ini hanya sampingan dari perjalanan 13 hari saya di Jepang. Tentunya, pengalaman bertur arsitektur menjadi sangat bermakna, terlebih ketika 2 bulan sebelumnya, duo arsitek wanita Jepang, Kazuo Sejima dan Ryue Nishizawa/SANAA, meraih penghargaan tertinggi di bidang arsitektur yaitu Pritzker Prize. Rasanya sangat pantas jika perjalanan ini pun untuk menghormati pencapaian mereka dengan melakukan ziarah arsitektur ke bangunanbangunan SANAA dan arsitek-arsitek Jepang lainnya. Tujuan utama saya ke Jepang saat itu adalah untuk mewakili Indonesia dan institusi, dalam memberikan opini serta sumbangsih yang memperkuat pengetahuan akan pendidikan dalam pembangunan berkelanjutan. Disitu kami diharapkan untuk saling memberikan masukan dan belajar dari pengalaman masing-masing peserta, serta belajar pula dari perjalanan kami di Jepang. Semua itu dilakukan dari berbagai serial workshop, diskusi, kuliah dan presentasi.

Tempat: Hall The Japan Foundation Jakarta Gd. Summitmas 1 Lt. 2 Jl. Jend. Sudirman Kav. 61-62 Jakarta 12190 Pk. 13:30 ~ 17.00

alah satu hal yang akan dibahas dalam seminar ini adalah tragedi Minamata; apa yang dilakukan oleh masyarakat Minamata untuk bangkit kembali, bagaimana kondisi Minamata saat ini, dan apa tantangan yang mungkin akan dihadapi oleh masyarakat Minamata di masa depan, serta apa yang dapat dipelajari dari tragedi tersebut.

S

Terbuka untuk UMUM. GRATIS Tanpa tanda masuk Pembicara: Elisa Sutanudjaja(Universitas Pelita Harapan)

Reza Fahlevi

(Kementrian Lingkungan Hidup)

Selama itu, saya berkenalan dengan 23 orang peserta luar biasa dari berbagai negara Asia Pasifik serta banyak orang luar biasa dari Japan Foundation hingga temanteman dari NPO (Non Profit Organization) di Jepang lainnya. Kami tertawa bersama, berdialog dan bertukar pikiran bersama, bernyanyi bersama hingga menitikkan air mata bersama. Pengalaman di Minamata mengajarkan akan pentingnya keseimbangan dalam kehidupan. Bahwa pertumbuhan yang hanya bertumpu pada ekonomi saja justru pada akhirnya membawa kehancuran di semua bidang, termasuk ekonomi itu sendiri. Pengalaman merasakan kota, bertemu dengan orang-orang yang menjadi saksi Tragedi Minamata dan mendengar penderitaan serta perjuangan mereka untuk keluar dari derita dan stigma, memberikan begitu banyak inspirasi dan bukti akan kekuatan sosial yang sering kali dilupakan oleh banyak orang, termasuk pemerintah itu sendiri. Kekuatan kota Minamata bukan dari kemampuan dinas kebersihannya yang mampu memilah sampah hingga ke 78 bagian, bukan dari kemampuannya untuk membendung laut dan menimbun ikan-ikan terkontaminasi dan mengubahnya menjadi Ecopark; tetapi kekuatannya itu justru ada pada semangat hidup dan keinginan untuk bangkit dari keterpurukan. Lalu ketika kami berkunjung untuk satu malam di Sasebo, yang juga merupakan salah satu pangkalan Amerika Serikat di Asia, membuat saya bersimpati dengan perjuangan penolakan warga Jepang terhadap keberadaan pangkalan negara asing didalam teritori Jepang. Suasana di Sasebo begitu berbeda dibandingkan kota-kota yang kami kunjungi lainnya. Sementara pengalaman di Pulau Nozaki dan Pulau Ojika mengajarkan akan pentingnya untuk menghargai hal yang terkecil sekalipun. Betapa para penduduk menghargai hal sederhana dan sepele seperti tanduk rusa di pulau tak berpenghuni. Mereka tidak mengeksploiteasi menjual

tanduk rusa yang berceceran dimana-mana sebagai souvenir, justru mereka membiarkannya saja sebagai pemahaman mereka akan daur kehidupan. Nozaki yang tidak berpenghuni, demikian indah, ditengah ironi akan kekosongan pulau itu ditinggal oleh seluruh penduduknya 8 tahun yang lalu. Masalah inilah yang banyak menghantui kota-kota dan pulau-pulau kecil lain di Jepang: depopulasi dan generasi lanjut usia. Di Ojika pun ada satu sesi yang sangat saya sukai, yaitu ketika kami berdiskusi untuk menuangkan opini guna meningkatkan kehidupan di Nozaki: sekiranya strategi apa yang tepat untuk mengusahakan kehidupan berkelanjutan untuk masa depan Nozaki. Entah apakah saran kami berguna atau tidak, tapi saya merasa bersyukur dapat memberikan sesuatu kepada mereka yang telah memberi banyak pengalaman dan pengetahuan kepada kami. Di luar agenda resmi JENESYS, saya mampu menyisipkan agenda ziarah arsitektur tanpa mengganggu agenda utama. Terima kasih kepada fitur Google!, mulai dari google map, google search, google translate, serta berbagai situs mengenai kereta api dan stasiun di Jepang, saya mampu menjelajah isi kota dengan menggunakan transportasi umum tanpa sekalipun salah turun maupun salah naik bus/kereta. Dari agenda ziarah arsitektur itu saya mendapatkan warna lain dalam pemahaman saya tentang Jepang. Saya berinteraksi langsung dengan begitu banyak orang Jepang, mulai dari pertanyaan arah, nomor platform kereta hingga nomor halte bis dan bagaimana caranya memahami tarif bis. Perjalanan arsitektur saya meliputi berbagai macam bangunan dan kota, mulai dari museum terbuka di Kyoto, kuil Budha modern di Sasebo, teater terbaru Toyo Ito di pinggiran kota Tokyo, museum seni kontemporer karya Kengo Kuma di Nagasaki demi museum itu harus berhujan-hujan naik trem Nagasaki, interior stasiun baru oleh Tadao Ando di Shibuya hingga ke karya modernism Le Corbusier di ujung Taman Ueno.

Saya merasakan kebaikan hati seorang pemuda Jepang yang berusaha mengantarkan saya hingga sampai di tujuan, dan berusaha menjelaskan mengenai Chifu dengan susah payah. Kebaikan hati dan kesabaran orang Jepang menghadapi orang asing seperti saya di tengah kota Tokyo yang memiliki 616 stasiun dan entah berapa puluh perusahaan kereta serta ratusan jalur kereta ini, membuat saya berhasil menyelesaikan daftar kunjugan arsitektur saya yang sangat beragam. Tentu saja ketepatan waktu dan efisiensi transportasi umum di Jepang memberi kontribusi bagi keberhasilan perjalanan saya. Tentu saja saya mengalami pengalaman ala Lost in Translation, misalnya salah memesan makanan, salah paham dengan penjaga museum, atau ketika membeli barang. Namun yang terpenting, diakhir perjalanan saya mendapatkan 3 hal, yaitu pengetahuan, relasi baru dan fotofoto arsitektur!

11

12Selasa, 3 Agustus 2010Hall JF Summitmas 1, Lantai 2 Hall Jl. Jenderal Sudirman Kav. 61-62 Jakarta 12190 Indonesia Terbuka untuk UMUM. GRATIS I : 15.30-17.30 WIB (Pemutaran film + Perke nalan kegiatan J2Net) II : 19.30-21.00 WIB (Pemutaran film + After talk sutradara Miyuki Inoue) * Tempat duduk tersedia untuk 150 orang pertama yang datang

Endang Aripin

Ada yang mengalami kesulitan, harus ditolong.(Ayah mas Endang)

Pernahkah Anda mendengar tentang kisah heroik Mas Endang...?Agustus 2007, seorang siswa kerja praktik yang berasal dari Cirebon, Endang Aripin (21) terjun ke laut untuk menyelamatkan dua orang siswi Jepang yang tenggelam. Selanjutnya, nama mas Endang menjadi bagian dari kisah dari pantai di Provinsi Miyazaki, Jepang... Hampir tidak ada yang peduli dengan kisah kemanusiaan ini, hingga Miyuki Inoue seorang guru SD Jepang di Bandung ketika itu, membaca sebuah artikel di Jakarta Shimbun tentang peristiwa itu .Miyuki Inoe

13

Seminar ASBJI Korwil Jabodetabek XDiselenggarakan oleh Jurusan Bahasa Jepang Universitas Negeri Jakarta, ASPBJI Jabodetabek dan The Japan Foundation ompetisi Igo ini bertujuan tidak hanya semata-mata mencari pemenang terbaik tetapi lebih kepada tujuan untuk Latar Belakang mempererat persahabatanPembicara antar pemain. (Pertandingan IGO Internasional) Bermunculannya nama-nama pemain handal Naoyuki Kitani Seminar ini diselenggarakan di luar pe-igo Jepang membuktikan bahwa setahun sekali oleh ASPBJI Korwil -The Japan Foundationtelah terjadinya keberhasilan misi 8 Agustus 2010 Jabodetabek bekerja sama dengan Teori Pengajaran dan olahraga ini. pertukaran budaya melalui Pembuatan Pk. 07:45-16:30 universitas di wilayah Jabodetabek dan

Pengajaran dan Pembuatan Tes Dokkai

Hari Selasa Tanggal 3 Agustus 2010 Waktu 08.00 16.00 Tempat Aula Gedung Perpustakaan UNJ Jadwal Jl. Rawamangun Muka Hari Selasa Jakarta Pusat Tanggal 3 Agustus 2010Waktu 08.00 16.00 Tempat Registrasi & Perpustakaan UNJ Pembayaran Aula Gedung Waktu Paling lambat Jl. Rawamangun Muka 24 Juli 2010 Jakarta Pusat Biaya Rp. 60.000

Jadwal

7th IGO

Friendship Cup

K

Transfer ke rekening Registrasi & PembayaranBank Waktu BCA Cab. Kelapa Gading Paling lambat 24 Juli 2010 a/n Viana MeilaniRp. 60.000 Prasetio Biaya Acc No. 065-066-0153 Transfer ke rekeningBank BCA Cab. Kelapa Gading Sekretariat : a/n Viana Meilani Prasetio JurusanNo. 065-066-0153 Acc Bahasa Jepang

The Japan JF di Hall Foundation Jakarta guna meningkatkan mutu dan kemampuan Pendaftaran : para pengajar Bahasa Jepang di lembaga-lembaga pendidikan.2010 Paling lambat 23 Juli

Peserta ajar Materi Dokkai memiliki Info : kemampuan penyerapan yang berbedaEdwin (Federasi IGO Indonesia) beda, demikian pula metode evaluasi [email protected] hasil pengajarannya. Sehingga diperlukan wawasan bagi para Pengajar T. 0817-988-9345 dalam melakukan proses ajar dan Terbuka untuk Materi Dokkai. pembuatan tes untukUMUM.

Tes Dokkai

Indun Roosiani -Universitas Dharma PersadaPengajaran Dokkai dengan menggunakan buku New Approach (edisi dasar)

Pengajaran dan Pembuatan Diselenggarakan oleh Perhimpunan IGO Tes Dokkai& SHOUGI Jakarta, dengan kerjasama The Japan Foundation, Jakarta

(Berbagai Bangsa) Tanpa pungutan biaya. Tema (Khusus pe-IGO Indonesia)

Workshop : Diselenggarakan oleh Jurusan Bahasa Alur Pengajaran dan Pembuatan Jepang Universitas Negeri Jakarta, ASPBJI Tes Dokkai The Japan Foundation Jabodetabek dan

Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Gedung E, Sekretariat : Kampus A Jurusan Bahasa Jepang Universitas Negeri Jakarta Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Jl. Rawamangun Muka kav 4 Seminar ASBJI Korwil Jabodetabek X Gedung E, Kampus Frida Philiyanti Telp 021-71681471/085883171149 A Universitas Negeri Jakarta -Universitas Negeri Jakartae-mail : Jl. Rawamangun Muka kav 4 Pengajaran Dokkai dengan [email protected] Pengajaran dan Pembuatan Telp 021-71681471/085883171149 Strategi Yosoku

Seminar ASBJI Korwil Jabodetabek XTes Dokkai

Pengajaran dan Pembuatan Tes Dokkai

Diselenggarakan oleh Jurusan Bahasa Jepang Universitas Negeri Jakarta, ASPBJI Jabodetabek dan The Japan Foundation

Seminar ini diselenggarakan setahun sekali oleh ASPBJI Korwil Jabodetabek bekerja sama dengan universitas di wilayah Jabodetabek dan The Japan Foundation Jakarta guna meningkatkan mutu dan kemampuan para pengajar Bahasa Jepang di lembaga-lembaga pendidikan. Peserta ajar Materi Dokkai memiliki kemampuan penyerapan yang berbedabeda, demikian pula metode evaluasi hasil pengajarannya. Sehingga diperlukan wawasan bagi para Pengajar dalam melakukan proses ajar dan pembuatan tes untuk Materi Dokkai.

Latar Belakang

Naoyuki Kitani -The Japan FoundationTeori Pengajaran dan Pembuatan Tes Dokkai

Indun Roosiani -Universitas Dharma PersadaPengajaran Dokkai dengan menggunakan buku New Approach (edisi dasar) Frida Philiyanti -Universitas Negeri JakartaPengajaran Dokkai dengan Strategi Yosoku

e-mail : [email protected] Paling lambat 24 Juli 2010 Biaya Rp. 60.000 Transfer ke rekeningBank BCA Cab. Kelapa Gading a/n Viana Meilani Prasetio Acc No. 065-066-0153

Hari Selasa Tanggal 3 Agustus 2010 Waktu 08.00 16.00 Tempat Aula Gedung Perpustakaan UNJ Jl. Rawamangun Muka Jakarta Pusat

Jadwal

Registrasi & Pembayaran

Tema

Pengajaran dan Pembuatan Tes Dokkai

Workshop : Alur Pengajaran dan Pembuatan Tes Dokkai

Sekretariat : Jurusan Bahasa Jepang Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Gedung E, Kampus A Universitas Negeri Jakarta Jl. Rawamangun Muka kav 4 Telp 021-71681471/085883171149e-mail : [email protected]

14Pameran : 6~26 Agustus 2010 Pk. 10:00-18:00 Pembukaan : Jumat, 6 Agustus 2010 Pk. 10.30 ~ 12.00 Di Galeri Mini JF. Gd. Summitmas I lt. 2 Jl. Jend.Sudirman kav.61-62 Jakarta Selatan Terbuka untuk UMUM. GRATIS. Senin-Jumat pk. 10:00-18:00 Sabtu pk. 10:00-12:30 (Sabtu 14/8, Minggu dan hari libur nasional TUTUP) Workshop : Kamis, 19 Agustus 2010 Pk. 11:00~13:00 di R. Serbaguna JF Biaya Materi : Rp. 50.000,Pendaftaran Workshop sejak 5 Agustus 2010 (ditutup jika peserta sudah mencapai 30 orang) Tempat pendaftaran : Kantor JF. Gd. Summitmas I lt.3 Jl. Jend.Sudirman kav.61-62 Jak-Sel. (Senin-Jumat pk.10:00-16:00). Syarat peserta workshop : WNI Usia >21 Tidak membawa anak kecil Belum pernah mengikuti workshop Temari.

Pameran & WORKSHOP

TEMARIPertama di Indonesia !

(bola hias tradisional Jepang) Temari adalah simbol perfeksionisme diJepang. Temari kerap diberikan sebagai hadiah yang diberikan saat berbahagia. Dahulu temari juga dikenal sebagai bola kesayangan para ibu . Di sekitar tahun 1800 hingga 1950, temari adalah mainan yang dibuat untuk anak-anak.

Simbol kesempurnaan Di dalam simbol-simbol Cina, mutiara bercahaya sering tampak dalam genggaman naga. Mutiara adalah simbol kemakmuran atau pun kekuatan alam. Dalam parade tahun baru di Cina, biasanya boneka naga diarak memanjang bersama bola hias. Di depan gedung-gedung di Cina sering tampak sepasang patung singa menjaga pintu masuk. Singa betina tampak memeluk anaknya sedangkan singa jantan mencengkeram sebuah bola berhias. Kemungkinan temari diilhami dari bola sepak kulit gantung pria dewasa yang berasal dari Cina. Penggunaannya mirip dengan sandsack masa kini, namun digunakan untuk disepak, bukan ditinju. Bukti adanya permainan ini tercatat kitab peradilan kerjaaan tahun 644. Bentuk bola sepak gantung ini seperti gabungan dua bakpao yang ditangkupkan dan diikat menyatu. Kemungkinan bola itu berisi rambut kuda atau rangka bambu berbalut kulit kandung kemih binatang. Dalam perkembangan selanjutnya, bola berkembang menjadi bola lempar mainan anak-anak . Ketika perang berkecamuk, anak-anak kerap bermain di halaman atau di dalam rumah. Karena ditujukan untuk anak-anak maka bola dibuat dari gulungan

kain bekas atau tikar ataupun bahan rajut. Bagian terluar yang menjadi pembungkus adalah kain atau pun kertas yang dijahit rapih dengan beragam warna indah. Para wanita kerajaan di abad ke-17 bahkan mengadakan kontes bola tercantik dengan menggunakan beragam warna dan corak hiasan termasuk menggunakan teknik sulam Jepang yang halus menggunakan benang sutera. Corak taman dan bunga serta pohon menjadi favorit sementara corak lain adalah pola geometris seperti yang kerap kita lihat saat ini. Temari dengan sulaman halus ini tampaknya meniru kesempurnaan hiasan dalam mutiara bersinar yang menyimbolkan kebahagiaan dan kemakmuran. Di Jepang ada berbagai jenis temari; bola Kuke dari Hachinoe, Aomori yang merupakan bola kertas berlapis kain perca dengan patron yang kaya warna. Tipe lain adalah bola Tsugi yang dilapisi potongan kain berpola persegi panjang. Bola Goten dari Yamagata terbuat dari kertas dan katun berhias benang. Di masa lalu, bola-bola ini

dibuat oleh para dayang istana dan digunakan sebagai alat permainan di lingkungan istana namun sekarang bola ini lebih dikenal sebagai mainan rakyat. Temari memiliki masa lalu yang glamour di istana dan perlahan berubah menjadi seni kerajinan rakyat dan kerajinan rumahtangga seiring dengan bergantinya waktu dan kehidupan istana yang lebih konservatif. Mingei berarti kerajinan rakyat. Temari termasuk bagian dari hal ini. Mingei adalah kerajinan rakyat yang dibuat berdasarkan tujuan tertentu, kegunaan, keindahan dan digunakan oleh banyak orang dan jarang dibuat oleh seniman atau pun ahli kerajinan tangan. Sebagai kerajinan rumahan yang dibuat oleh kaum ibu dan nenek untuk menghibur para balita, tradisi temari mulai memudar lebih karena produksi mainan bola karet dan plastik yang lebih modern. Untuk mencegah kepunahannya, kini temari diproduksi di seluruh Jepang, terbuat dari kertas, gulungan kain atau pun katun yang dibebat dengan kain ataupun benang serta dihiasi dengan sulaman. Bola bola itu sekarang lebih mementingkan kompleksitas desain dan dibuat lebih sebagai hiasan dan tidak dimainkan lagi.

15

HASIL LOMBA PIDATO Tingkat Nasional ke-39

ada hari Sabtu, 12 Juni 2010 telah diselenggarakan Lomba Pidato Bahasa Jepang bagi Mahasiswa dan Umum Tingkat Nasional ke-39. Pesertanya berjumlah 14 orang yang terdiri dari mahasiswa bahasa Jepang, pemenang lomba pidato tingkat daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, yaitu wilayah Jabodetabek (3), Jawa Barat (3), Yogyakarta (2), Jawa Timur (2), Sumatera (2), Bali (1) dan Sulawesi (1) Acara yang diselenggarakan oleh the Japan Foundation, Jakarta bekerjasama dengan PERSADA (Persatuan Alumni dari Jepang) dan Radio Republik Indonesia serta dukungan JAL (Japan Airlines), Jakarta Japan Club, Panasonic, PT Hoyu Indonesia, Kracie, Kedutaan Besar Jepang dan JOEA (Japan Overseas Enterprise Association) ini diadakan di Auditorium Radio Republik Indonesia serta disiarkan secara nasional. . Peserta yang berhasil menjadi Juara I dan II, selain mendapat piala dan hadiah dari pendukung acara, juga mendapat hadiah tiket Pesawat Jakarta-Tokyo PP. untuk berkunjung ke Jepang selama satu minggu sebagai wakil dari Indonesia dalam acara ASEAN Speech Contest yang dilaksanakan di Tokyo pada pertengahan bulan Oktober 2010. Juara I Tema Juara 2 Tema Juara 3 Tema Juara 4 Tema : GINANIO RIVAYANTI BABAY (Universitas Dharma Persada, Jakarta) : Gomikara Ikiru Nihon kara Gomi ni Tsuite Manabu (Hidup dari Sampah : Belajar Pengelolaan Sampah dari Jepang) : AULIYA AGUNG BARKAH (Universitas Komputer Indonesia,Bandung) : Anata ha Hon o Kaotosurutoki Ichiban Saisho ni Doko o Mimasuka? (Apa yang Anda Lihat Pertama Kali Saat Membeli Sebuah Buku?) : YOZA ACHMAD ADIDAYA (Universitas Komputer Indonesia,Bandung) : Tsutaeyo Kansha no Kotoba (Mari Kita Ucapkan Terima Kasih) : DWINDA NAFISAH NURINSIYAH (Universitas Padjadjaran, Bandung) : Kyoumi kara Nihon go o Manabu (Belajar Bahasa Jepang dari Hobby)

P

16

Di hall JF as lt. 2 Gd. Summitm Tiket

GRATIS

Boku no Oyaji to Boku Rabu (Ayahku dan Aku)20101983/87 menit Sutradara : Toshi Nakahara Pemain : Natsuki Isao, Akemi Higashiyama,Miki Sanjo Sinopsis : Tatsuo kesal pada ayahnya yang tidak kunjung pindah rumah. Namun demikian ia sedikit terhibur ketika ayah mengatakan bahwa ada harta karun di rumah tua mereka. Ketika dicari, mereka tidak menemukan apa pun. Suatu hari, ibu menyuruh Tatsuo mencari sesuatu. Ternyata ia menemukan harta karun!.

18Agustus15.30 wib

h sejak 1 jam dapat diperole pemutaran sebelum di tempat. rteks eluruh film be S Indonesia. bahasa ngat bawa baju ha Silakan mem rpendingin. be karena ruang akan/minum ohon tidak m M unjukan. di ruang pert

17

Nijushi no Hitomi

Matteshimatta (12 Pasang Mata Bola) Tenkosei(Menunggu Akira) Jumat 20Agustus15.30 wib1985/97 menit Sutradara : Katsuhiko Fujii Pemain : Tetsuya Minagawa, Keizo Kanie, Wakaba Irie Sinopsis : Akira telah dua puluh tiga kali pindah sekolah. Ia adalah pemain teater keliling. Kesibukannya berteater membuatnya tidak bisa belajar dengan baik. Niatnya untuk belajar ternyata membuat buruk penampilannya di panggung, hingga ayahnya, pemimpin teater itu marah besar. Belakangan orangtua Akira mau memahami keinginan putranya untuk belajar. Film yang baik sekali untuk ditonton. Menggambarkan rasa setiakawan anakanak yang tengah beranjak dewasa, penyelesaian persoalan orangtua dan anak serta hal-hal mendidik lainnya.

Jiro Monogatari(Riwayat Jiro) Selasa 24Agustus15.30 wib

2010

20101987/129 menit

Sutradara : Yoshitaka Asama Pemain : Yuko Tanaka, Tatsuya Takeda, Sumie Sasaki Sinopsis : Hisako menjadi guru sekolah dasar tahun 1928 di pulau Shodo. Dengan duabelas murid. Ketiadaan dana membuat beberapa murid terpaksa mundur. Walau Hisako tidak menyukainya, perang yang berkecamuk membuat murid-murid terpanggil untuk menjadi tentara.. Ketika perang usai desa dipenuhi makam baru. Sekolah pun dimulai dengan murid yang tersisa.

1987/110 menit Sutradara : Tokihisa Morikawa Pemain : Masati Ise, Tsuyoshi Higuchi, Keioko Takahashi Sinopsis : Jiro dibesarkan oleh keluarga Ohama karena ibunya sakit-sakitan. Walau miskin mereka hidup dalam kebahagiaan. Ketika ibunya pulih, Jiro harus kembali ke rumah ibunya yang penuh aturan. Ayah yang menyayanginya kerja di luar kota sehingga jarang pulang. Ketika Jiro berkelahi membela kakak-kakaknya, ayah menundungnya. Namun, tidak dengan ibunya. Ia menuduh Ohama telah membuat Jiro menjadi liar. Ketika ibunya kembali sakit, Jiro merawatnya dan mulai memahami cinta ibu kepadanya

2010

Senin 23Agustus15.30 wib

18

Shonen Jidai(Masa Kecil)1990/117 menit Sutradara : Masahiro Shinoda Pemain : Tetsuya Fujita, Yuji Horioka, Matsuhisa Yamazaki Sinopsis : Ketika situasi kota memburuk akibat perang, Shinji Kazama mengungsi bersama keluarganya ke desa. Di desa ia bertemu dengan Takeshi, kepala geng yang segera menjadi sahabatnya. Namun demikian, di sekolah, Takeshi seolah-olah tidak mengenalnya bahkan cenderung memperlakukannya sebagai orang suruhan. Suatu hari Takeshi dipermalukan oleh anak yang merebut kekuasaannya. Shinji membantunya namun ia menolak uluran tangan itu. Ketika perang usai keluarga Shinji memutuskan untuk kembali hidup di kota..

Dokomademo Ikou1999/74 menit Sutradara : Akihiko Shiota Pemain : Yusaku Suzuki, Shingo Mizuno,Yuya Suzuki

(Ayo Jalan Terus)

Natsu no Pe-ji

(Kenangan Musim Panas)1990/92 menit Sutradara : Yoshihiro Oikawa Pemain : Seiki Izumi, Daiki Kondo, Masanobu Matsuda Sinopsis : Ippei, Hiroshi dan Taiheiyo bersepeda menuju gunung Myojin-dake. Bersama pak Machida, teman almarhum guru mereka, ketiga remaja ini mendaki gunung. Ketika pondok yang mereka tinggali roboh, mereka mengungsi ke sebuah gua, sementara pak Machida pergi ke desa mencari pertolongan. Keadaan menjadi gawat ketika isteri pak Machida yang ikut bersama mereka mengalami kontraksi karena kehamilannya. Ketiga remaja ini bahu membahu menolong kehadiran sebuah kehidupan baru..

Sinopsis : Awalnya Akira dan Koichi adalah sepasang sahabat yang duduk di kelas 5 SD. Ketika kenaikan kelas tiba, mereka tidak lagi sekelas. Meskipun awalnya mereka berpikir jika hal ini tidak mengganggu hubungan mereka, tetapi pada kenyatannya berbeda. Lingkungan dan temanteman yang berbeda membuat mereka masing-masing Agustus berkembang dan mendapat2010 kan jika 15.30 wib persahabatan pun dapat berubah.

Jumat 27

2010

Rabu 25Agustus15.30 wib

2010

Kamis 26Agustus15.30 wib

19

Pemutaran film Azemichi Road dalam KidsFFest 2010 Oleh : Fumie Nishikawa (Sutradara)Film Azemichi Road telah ditayangkan dalam KidsFFest 2010 dan saya bersyukur karena film ini telah meraih Penghargaan Khusus Juri. Pemutaran film ini merupakan yang pertama di Asia Tenggara dan hal ini sangat bermakna bagi saya. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada para penonton Indonesia yang dengan hangat telah menerima dan menikmati film saya. Azemichi Road telah ditayangkan dalam festival di berbagai negara (Amerika Utara, Korea Selatan dan Indonesia). Karena para pemainnya adalah para gadis remaja, film ini ditayangkan dalam festival film anakanak. Ketika itu setiap kali pergi ke luar negeri saya berangkat dengan harapan besar sambil berdebar menunggu respons dari penonton anak-anak di sana. Penonton Amerika Utara sangat antusias. Pada adegan puncak, mereka bersuit-suit. Penonton Korea Selatan menonton dengan tenang dan diam seperti di Jepang, tetapi dalam sesi tanya jawab, mereka memberikan banyak pertanyaan yang serius seperti suasana kelas sekolah. Sedangkan di Indonesia (bukan hanya anak-anak saja, tetapi banyak orang dewasa juga ikut menonton) saya terkesan dengan karakter penonton Indonesia yang begitu ramah dan terbuka pada sesi tanya jawab. Saya juga terharu karena panitia festival mengundang anak-anak sekolah tunarungu untuk nonton bareng yang menjadi pengalaman pertama di luar negeri. Suasana pemutaran bisa dilihat di situs web ini, silakan mengakses!Fumie (kiri) & Nia diNata (kanan)

(http://www.youtube.com/watch?v=H_NPs2qj1Cg) Sayang sekali saya hanya melewati pulau Bali yang konon indah sekali. Kali ni saya tinggal di Jakarta selama 1 minggu penuh. Jakarta merupakan kota metropolitan, tetapi suasananya berbeda dengan Tokyo. Bagi saya kunjungan pertama di Asia Tenggara ini terasa cukup eksotik dengan suasana negara asing. Di Jakarta, saya dikenalkan kepada para sineas Indonesia dan panitia festival. Alangkah baiknya jika suatu hari saya bisa syuting di sini, di alam yang kaya dengan pemandangan luar biasa. Saat ini di Jepang, industri perfilman semakin melesu, tetapi saya kaget sekali mengetahui betapa banyaknya jumlah sinekompleks di Jakarta!. Di Indonesia industri perfilman sangat dihargai sebagai salah satu hiburan penting dan masa depan perfilman Indonesia bisa dikatakan cerah. Saya rasa akan banyak film yang bersemangat dan terus diproduksi di Indonesia. Saya sempat bertatap muka dengan sutradara/produser film dan sekaligus pendiri KidsFFest, ibu Nia Dinata. Melalui pertemuan dengan beliau, saya memperoleh banyak masukan. Di dunia perfilman di Jepang, para sutradara saling bersaing, sementara di Indonesia para sineas saling menolong demi kemajuan industri perfilman, hal ini telah membukakan mata saya. Dalam situasi produksi film yang semakin sulit di dunia, kami, pihak Jepang pun, harus berusaha dan bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran para sineas Jepang. Saya berharap suatu hari akan mengunjungi Indonesia lagi melalui produksi film lainnya.

Azemichi Road

20

ORIGAMI

Workshops di Jakarta

Ruang Serbaguna Lt.2 of The Japan Foundation, Jakarta 30 September (Kamis) & 1 Oktober (Jumat) GRATIS hanya untuk 30 peserta/per-sesi September 30 (Kamis) 09:00-11:30 khusus undangan (Guru Pemula) 14:00-15:30 untuk UMUM Pemula October 1 (Jumat) 09:00-11:30 khusus undangan (Guru Advance) 14:00-15:30 untuk UMUM Tingkat lanjutan/ Advance

Workshopssehingga ditemukan juga bentuk yang tidak menggunakan kertas persegi serta menggunakan teknik memotong. Kali ini the Japan Foundation akan memamerkan origami dengan berbagai tingkat kesulitan karya dari para pakar origami dari Professional Origami Creator-Jepang. Pameran akan diselenggarakan di : Jakarta, Bandung, Medan dan Surabaya. Medan Bekerjasama dengan Konsulat Jenderal Jepang di Medan Jumat, 24 September 2010 Bandung Bekerjasama dengan PERSADA Bandung Minggu, 26 September 2010 Bekerjasama dengan Sanggar Origami Senin 27 dan Selasa 28 September 2010 Surabaya Bekerjasama dengan Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya Selasa 5 dan Rabu 6 Oktober 2010

Origami (), berasal dari kata ori

yang berarti melipat dan kami kami yang berarti kertas. Origami ini merupakan seni rakyat tradisional Jepang yang sudah dimulai sejak abad ke-17 dan mencapai puncak popularitasnya di pertengahan abad ke-19. Pada perkembangan berikutnya seni tradisi ini berkembang menjadi bentuk seni modern. Tujuan dari seni origami adalah untuk mentransformasikan lembar materi yang datar menjadi bentuk berdimensi melalui teknik melipat dan mematung tanpa menggunting ataupun menempel. Teknik dasar melipat origami sangat sedikit, tetapi dapat dikombinasikan dengan berbagai cara untuk menciptakan desain yang rumit. Bentuk origami tradisional Jepang yang paling dikenal mungkin burung bangau kertas. Umumnya, desain ini dimulai dengan menggunakan pakem origami, yaitu menggunakan selembar kertas persegi dengan warna ataupun corak beragam. Namun demikian, sesungguhnya, oerigami di era Edo 16031867), tidak dibuat menggunakan pakem yang ketat

Tim pengampuMakoto YAMAGUCHI Professional Origami Creator Secretary-General of Japanese Origami Academic Society, JOAS Founder of Gallery Origami House Miyuki KAWAMURA Professional Unit Origami Creator Eiko MATSUURA Designer Member of Japanese Origami Academic Society, JOAS

References Bekerjasama dengan JASSO dalam Japan Education Fair Sabtu, 2 Oktober 2010

Gallery Origami House : http://www.origamihouse.jp/ Blog of Makoto YAMAGUCHI http://yaplog.jp/origamihouse/Photo Gallery of Works by Ms. Kawamura http://origamigallery.fc2web.com/

Pameran (hanya di Jakarta)

Hall of The Japan Foundation, Jakarta 22 September - 11 Oktober 2010 Pk.10:00-18:00 (Senin-Jumat) Sabtu Minggu, hari libur nasional TUTUP. Terbuka untuk UMUM. Tanpa tanda masuk.

Makoto Yamaguchihttp://www.origamihouse.jp/ http://www.origami. gr.jp/ Lahir 1944 dan menuntaskan pendidikannya di universitas tahun 1968 dan bekerja di Eropa hingga 1972. Tahun 1973 aktif di Persatuan Origami Jepang dan menjadi ahli origami. 1989 mendirikan galeri origami, membuat penelitian dengan gaya baru,menulis buku origami berbahasa Jepang dan bahasa Inggris, berkeliling dunia dan mulai menyelenggarakan pertukaran seni origami dengan berbagai universitas dan lembaga di dalam maupun di luar negeri hingga saat ini. Karyanya dengan teknik rumit dan berbentuk 3 dimensi menjadi perhatian dunia internasional.Shoes. Karya : Makoto Yamaguchi

Miyuki Kawamura Lahir di Osaka tahun 1972, penulis bukubuku origami ini mulai aktif ber-origami sejak usia 2 tahun. 1993 ia berpartisipasi dalam Pameran Origami Internasional dan karyanya berjudul Twistar mendapatkan penghargaan. Tahun 1995 lulus dari Universitas Kobe Fakultas Ilmu Pengetahuan jurusan Fisika sebelum akhirnya aktif di acara TV nasional di Jepang dan memenangi pertandinganpertandingan origami di tingkat nasional.Twistar. Karya : Miyuki Kawamura

100 tahun Akira Kurosawa

21

Film : Mada Dayo Sutradara : Akira Kurosawa

Akira Kurosawa lahir 1910 dan mening-

Heart. Karya : Makoto Yamaguchi

Eiko Matsuura Lahir tahun 1972 dan menuntaskan pendidikannya di Universitas Kesenian Nagoya dan menggeluti dunia pembuatan serta desain kertas. Sejak 1999 bergabung dan aktif menjadi staff di Persatuan Origami Jepang.Karya-karya desain dan bukunya juga banyak mendapat pujian masyarakat.

gal dunia 1998 adalah sutradara, produser dan penulis skenario film. Ia telah menyutradarai 30 judul sepanjang 57 tahun karirnya di dunia film. Kurosawa mendapat pengakuan dunia salah seorang sutradara yang berpengaruh dan memberikan inspirasi di antara para sineas. Ia dianugerahi Academy Award Pencapaian Seumur Hidup di tahun 1989 sebagai apresiasi terhadap prestasinya memberikan inspirasi, memperkaya, menggembirakan, dan menghibur penonton, serta mempengaruhi banyak sineas di seluruh dunia. The Japan Foundation, Jakarta akan merayakan ulang tahun ke-100 Akira Kurosawa dengan memutarkan sejumlah filmfilmnya, bekerjasama dengan berbagai lembaga di Indonesai

Terbuka untuk UMUM. GRATIS. INFO : www.jpf.or.id ; NUANSA the Japan foundation, Jakarta ; [email protected] untuk mengetahui kepastian tempat dan waktu.

22

QFilmFest NEOP onThe Japan Foundation, Jakarta memberikan kesempatan kepada para seniman muda Indonesia untuk mengekpresikan karya mereka melalui program NEOPion. Program ini ditujukan bagi mereka ; Berusia 18-35 tahun Belum terlalu dikenal masyarakat luas. Memiliki karya seni orisinil yang belum banyak diketahui masyarakat umum. Bertanggung jawab penuh atas pengiriman dan display karya. Program triwulan-an ini dibuka 4 kali dalam setahun dan setiap pelamar berhak mengajukan lamaran untuk triwulan berikutnya. Seluruh lamaran berupa konsep, foto karya, data diri dan foto diri harus sudah diterima oleh tim seleksi NEOPion bertanggal di minggu pertama bulan Desember, Maret, Juni dan September setiap tahunnya. Formulir khusus dapat diambil di kantor JF atau pun di-download dari www.jpf.or.id Info lebih lengkap : Diana (021)520-1266 (setiap hari kerja)

Ikebana aliran OharaPameran karya siswa dan guru 30 September ~ 2 Oktober 2010 30 September : Pk. 13.00 - 18.00 wib 1 Oktober : Pk. 10.00 - 18.00 wib 2 Oktober : Pk. 10.00 - 12.30 wib Tempat : di Galeri Mini TERBUKA UNTUK UMUM. GRATIS Tanpa tanda masuk. Ikebana yang akan diperkenalkan oleh the Japan Foundation, Jakarta kali ini adalah aliran ohara. Aliran ini diciptakan oleh Unshin Ohara (1861-1916), pendiri Sekolah Ikebana Ohara. Ia mengeksplorasi ladang dan gunung-gunung serta mencoba untuk mengembangkan gaya ikebana untuk mengekspresikan keindahan pemandangan alam. Unshin juga mencari cara untuk menggunakan warna-warni cerah bunga impor yang mulai masuk ke Jepang. Hasil usaha eksplorasinya adalah teknik Moribana, langkah brilian pertama dari seni ikebana modern. Pada tahun 1897, karya pertama bergaya Moribana ini ditampilkan di depan publik

27,28,29,30 September 2010 di Galeri Mini dan Lobby Hall JF. pk.20:00-22:00 Terbuka untuk UMUM usia 18+ Tiket GRATIS dapat diperoleh sejak 1 jam sebelum pemutaran di ressepsionis Lobby Hall JF. Memutarkan filmfilm Jepang seputar kehidupan gay dan masalah hak azasi manusia (teks bahasa Indonesia) serta filmfilm bertema sama dari negara lainnya. Seluruh sinopsis film dan jadwal dapat dilihat melalui website www.jpf.or.id, Face Book : NUANSA the Japan Foundation, Jakarta , milis [email protected] yahoogroups.com.

Passage to the Future25 September-3 Oktober di berbagai tempat di Jakarta.Diselenggarakan oleh komite Jakarta Nippon Matsuri bekerjasama dengan PEMDA DKI dan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia dan didukung oleh Jakarta Japan Club serta berbagai perusahaan-perusahaan Jepang di Jakarta yang tergabung dalam Jakarta Matsuri no Kai. Acara yang bertujuan untuk mempererat persahabatan masyarakat Indonesia dan Jepang ini akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti ; bersepeda pagi bersama, festival pemutaran film animasi Jepang, kegiatan olahraga di berbagai tempat di Jakarta, simposium bertopik agama Buddha dan Islam, workshop origami oleh pakar origami dari Jepang, seminar dan simposium Japanologi, acara-acara pertukaran budaya dan student exchange fair. Puncak acara akan diselenggarakan di Monas dan akan diisi dengan kegiatan pasar malam, pesta kembang api dan beragam atraksi yang ditampilkan oleh berbagai kelompok masyarakat Indonesia dan Jepang. Info lebih lanjut : www.jpf.or.id , FB, mailing list menjelang penyelenggaraan acara.

23

SURABAYA :

26 September - 10 Oktober 2010

Emmitan Gallery Jl. Walikota Mustajab No. 76, Surabaya tel: 031-546-6611 web: www.emmitangallery.com Kerjasama Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya dan the Japan Foundation, Jakarta

Terbuka untuk UMUM. GRATIS

JAKARTA :

27 Oktober - 6 November 2010

Galeri Salihara Jl. Salihara No. 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan Telp: 021-789-1202 web: www.salihara.org Rabu, 27 Oktober 2010 Diskusi : pk.16:00~ 18:00 bersama Agung Hujatnika Jenong Pembukaan & ramah tamah pk. 18:30 Diskusi : Agung Hujatnika Jenong Moderator : Nirwan Dewanto Terbuka untuk UMUM. Tanpa tanda masuk. GRATIS.

Summer Tangerines Karya : Nobuyuki Takahashi. 1999. Oil on Canvas

ameran Passage to the Future: The Art of a New Generation from Japan, bertujuan untuk memperkenalkan sebuah aspek dari seni Jepang terkini kepada dunia internasional melalui karya para seniman generasi baru. Karya yang akan ditampilkan adalah lukisan, patung, fotografi,video dan instalasi dari 11 seniman yang telah menarik perhatian masyarakat sejak akhir pertengahan tahun 90-an. Mereka adalah ; Atsushi Fukui, Satoshi Hirose, Maywa Denki, Tomoyasu Murata, Tetsuya Nakamura, Masafumi Sanai, Katsuhiro Saiki, Tabaimo, Nobuyuki Takahashi, dan Miyuki Japanese Little Kitchen Yokomizo Karya : Tabaimo. 2003. Wood, Plastic, Japanese paper,3DVD Players and Monitors

P

24assage to the Future: The Art of a New Generation from Japan Perjalanan ke Masa Depan : generasi baru seni dari Jepang. Apakah anda pernah memikirkan secara serius seputar kenyataan jika Jepang tetap akan menjadi negeri dengan karya kerajinan tangan yang menakjubkan? Kalimat ini pernah disampaikan oleh Muneyoshi Yanagi lebih dari 80 tahun lalu, dan kini mendorong para generasi berikutnya untuk lebih memperhatikan danmenyadari keindahan karya kerajinan tradisional yang ada di sekitar mereka. Salah sebuah karya yang akan ditampilkan dalam pameran ini adalah karya Maywa Denki sebuah kelompok seni yang tampil layaknya sebuah perusahaan dan menjadi bintang baru di dunia manufaktur dan industri (lihat:cover Nuansa edisi ini). Nama Maywa Denki diambil dari nama perusahaan perakit peralatan elektronik yang dahulu dijalankan oleh ayah Nobumichi Tosa, pimpinan kelompok ini. Anggota kelompok ini mengenakan seragam kerja biru dan menamakan karya seni mereka produksi , studio sebagai pabrik dan diri mereka sebagai pegawai perusahaan. Mengadopsi gaya dari lingkungan kecil pabrik di Jepang yang menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang cepat, mereka mengusung aktivitas unik yang melampaui batas-batas seni konvensional seperti di antaranya serial Naki (detector ikan ). Karya ini masingmasing mengkombinasikan material yang mewakili produksi industrial dalam bentuk artistic. Sepintas karya-karya ini tampak sebagai benda surealis. Tampak mengadaada, fitur yang dicocokkan seperti kabel, busur dan anak panah, harpa elektrik akan membingungkan bagi pengamatnya.

P

JEPANG HOI-HOIPameran Karya FotografiHall The Japan Foundation, Jakarta Jl. Jend.Sudirman kav.61-62 Jakarta Selatan Pembukaan dan diskusi

Jalan-jalan bersama Ray Nayoan, Solomon Sihombing, dan Yulian ArdhiMengalami Jepang merupakan pengalaman luar biasa yang dirasakan oleh masyarakat asing saat mengunjungi Jepang. Kejutan dan sensasi yang didapat lebih dari yang diperoleh melalui suguhan media mengenai Jepang. Melalui pameran yang menampilkan karya fotografi ini, ketiga seniman - Ray Nayoan, Solomon Sihombing, dan Yulian Ardhi - hendak mencoba berbagi rasa Mengalami Jepang ini layaknya berbagi foto dan cerita perjalanan wisata kepada keluarga dan teman-teman terdekat. Ray, Solomon, dan Yulian bukanlah fotografer profesional, namun memiliki minat yang besar akan fotografi. Karya fotografi yang akan ditampilkan merupakan hasil rekaman mereka pada saat jalan-jalan di beberapa kota di Jepang pada saat yang tidak bersamaan. Jepang yang ditangkap melalui lensa ketiga seniman ini adalah Jepang dalam keseharian masyarakat modernnya, termasuk interaksi antar sesama, suasana lingkungan, dan budaya masyarakat setempat. Karya foto yang akan dipamerkan tidak terbatas pada media cetak, namun disajikan juga dalam media video, dan media tiga dimensi (diorama). Dan dengan karya-karya tersebut, pengunjung diajak untuk menjelajahi jalanan di beberapa kota di Jepang dan merasakan apa yang dirasakan Ray, Solomon, dan Yulian.

15-25 Oktober 2010

15 Oktober 2010Terbuka untuk UMUM Pk. 10.00 18.00 (Sabtu Minggu TUTUP) Info : Julian 0813-111 078 11

GRATIS

Terima kasih Pameran Pendidikan Jepang Bunda ITA !!!! (Japan Education Fair)khir bulan Juni 2010, Widjajanti Tundjung yang akrab dipanggil bunda Ita akan mengambil pensiun dini. Bunda Ita yang telah bertugas di JF sejak tahun 1988 ini telah sangat banyak memberikan sumbangsihnya. Director General dan segenap staff JF mengucapkan terima kasih banyak atas kerjasamanya yang baik selama ini.

25

A

Jakarta :2 Oktober 2010 ( Sabtu )Pk. 10:00-16:00. Terbuka untuk UMUM. GRATIS Balai Sidang Jakarta Convention Center Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Indonesia

ntuk memberikan informasi terbaru dan benar kepada masyarakat Indonesia yang menaruh minat menimba ilmu di Jepang maka Japan Student Services Organization (JASSO) dan Perhimpunan Alumni dari Jepang (PERSADA) bekerjasama dengan the Japan Foundation, Jakarta dan didukung oleh Kedutaan Besar Jepang di Indonesia serta Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya menyelenggarakan acara Pameran Pendidikan Jepang (Japan Education Fair) yang melibatkan 15 Universitas Negeri, 11 Universitas Swasta terbesar dan 11 Lembaga Bahasa terbaik di Jepang. Dalam kegiatan ini para pengunjung dapat memperoleh ; Konsultasi perorangan : langsung dengan wakil dari lembaga/Universitas dan Sekolah Tinggi yang berpartisipasi di dalam kegiatan ini seputar sistem, pendidikan, prosedur pendaftaran, karakteristik pendidikan di Jepang, dll. Orientasi : penjelasan program beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho) oleh Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, presentasi pengalaman belajar di Jepang dari PERSADA, dll.

U

Surabaya :3 Oktober 2010 ( Minggu )Pk. 10:00-16:00. Terbuka untuk UMUM. GRATIS Sheraton Surabaya Hotel Jl. Embong Malang 25-31, Surabaya, Indonesia

26

Jakarta memiliki sejumlah koleksi buku notasi musik klasik yang merupakan donasi dari NPO Music Sharing untuk membangun dan mempromosikan pendidikan musik klasik di Indonesia. Koleksi buku musik ini terdiri dari bukubuku yang berisikan partitur musik klasik karya musisi ternama seperti J.S. Bach, Mozart, Beethoven, dll. untuk alat musik Biola. Ketigapuluhsatu judul buku ini mencakup dari metode dan teknik berlatih Biola seperti dalam 42 Capricci for Violin Solo (Paganini), atau The School of Violintechnics (Schradieck), kemudian ada juga partitur untuk Piano seperti dalam Sonatas for Piano and Violin (Mozart), serta partitur musik konser/orkestra seperti Violin Concerto in E major (J.S. Bach). Karena layanan koleksi ini bersifat tertutup, maka untuk dapat memilih dan melihatnya kami menyediakan daftar judul dan fotokopi halaman judul masing-masing buku. Selanjutnya koleksi ini dapat dilihat dan difotokopi dalam jumlah terbatas oleh para pengguna perpustakaan, namun tidak dapat dipinjam untuk dibawa pulang. Sebelum menggunakannya, anggota perpustakaan dapat menunjukkan kartu anggotanya dan bagi non-anggota dimohon untuk menunjukkan kartu identitas / tanda pengenal lain. Bagi pengguna dari luar daerah Jabodetabek, dimohon agar menghubungi kami terlebih dahulu sebelum berencana datang ke perpustakaan, agar layanan fotokopi lebih efektif. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi perpustakaan The Japan Foundation Jakarta di nomor telepon 021-520.1266 atau email : [email protected] http://www.jpf.or.id (klik perpustakaan)

Perpustakaan The Japan Foundation,

KOLEKSI PARTITUR MUSIK KLASIK VIOLA

Daftar Partitur Musik KlasikNo Musician Etude 1 Carl Flesch 2 Kreutzer 3 Rode 4 Dont 5 Paganini Method Etude 6 Sevcik 7 8 9 Schradieck Schradieck Schradieck Title Scale system 42 Studies for violin 24 Caprices for violin Studies and caprices for violin 24 capricci for violin solo Change of position and prepatory scale studies The school of violin-technics Book I The school of violin-technics Book II The school of violin-technics Book III Complete scale-studies for the violin

Tentang NPO MUSIC SHARING : MUSIC SHARING bercikal bakal sebagai kantor cabang Tokyo dari Midori and Friends, sebuah organisasi yang didirikan di New York pada tahun 1992 oleh Midori Goto, seorang pemain biola terkenal di kalangan internasional. Pada tahun 2002, MUSIC SHARING disahkan oleh Pemerintah Metropolitan Tokyo dan diakui sebagai sebuah organisasi nonprofit independen di Jepang. Misi MUSIC SHARING adalah membuat musik klasik dan musik tradisional Jepang dengan nilai artistik yang tinggi menjadi mudah digeluti oleh anak-anak. Program-program MUSIC SHARING mencakup Program Perjanjian Komunitas Internasional atau International Community Engagement Program (ICEP), dengan Midori dan musisi profesional lainnya berperan sebagai artis yang berpartisipasi didalamnya. Mereka mengunjungi 3 kota di Indonesia yaitu Jakarta, Yogyakarta dan Medan, sejak tangal 21 Desember hingga 29 Desember 2008 dengan bantuan dari the Japan Foundation, Tokyo. MUSIC SHARING terselenggara semata-mata berdasarkan kontribusi kedermawanan individu, lembaga dan korporasi (sumber : www.musicsharing.jp)

10 Schradieck

Piece 11 Tomasso Vitali Chaconne in G minorfor violin and basso continuo 12 Veracini Sonata in E minor for violin and piano 13 Franck Sonata for Piano and Violin in A major 14 J.S. Bach Six Sonatas dan Partitas for Violin Solo 15 Mozart Sonatas for Piano and Violin vol. I 16 Mozart Sonatas for Piano and Violin vol. II 17 Mozart Sonatas for Piano and Violin vol. III 18 Beethoven Sonatas for Piano and Violin vol. I 19 Beethoven Sonatas for Piano and Violin vol. II 20 Brahms Sonatas for Piano and Violin 21 Ysae Six sonatas for Violin Solo Concerto 22 J.S. Bach 23 J.S. Bach 24 Mozart 25 Mozart 26 Mozart 27 Mozart 28 Mendelssohn Bartholdy 29 30 31 Lalo Bruch Saint-Saens Violin concerto in a minor Violin concerto in E major Violin concerto no.1 in B major Violin concerto no.3 in G major Violin concerto no.4 in D major Violin concerto no.5 in A major Concerto in E minor (for violin and orchestra) Symphonie espagnole op.21 Violin concerto in g minor Violin concerto no.3 in b minor

27

Director General beserta seluruh staff the Japan Foundation, Jakarta mengucapkan ; SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H Mohon maaf lahir dan bathin..

28PRANGKO BERLANGGANAN KP JAKARTA MAMPANG 12700 NO 38/PRKB/JKTM/WILPOS IV/2010