New Microsoft Word Document

Click here to load reader

  • date post

    17-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    221
  • download

    2

Embed Size (px)

description

n

Transcript of New Microsoft Word Document

MAKALAHIman Kepada Qada dan Qadar

DI SUSUN OLEH :Nama: Fitrah Fajriani HamingNis: 7536Kelas: XII MIA 4

SMA NEGERI 5 KENDARITAHUN AJARAN 2014/2015

KATA PENGANTAR

Segala Puji dan Syukur kami Ucapkan Kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bahwasanya kami telah dapat membuat Makalah Tentang Iman Kepada Qada dan Qadar walaupun banyak sekali hambatan dan kesulitan yang kami hadapi dalam menyusun makalah ini, dan mungkin makalah ini masih terdapat kekurangan dan belum bisa dikatakan sempurna dikarenakan keterbatasan kemampuan kami.Oleh karena itu kami sangat mengharapkan ktitik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak terutama dari Bapak/Ibu Guru supaya kami dapat lebih baik lagi dalam menyusun sebuah makalah di kemudian hari, dan semoga makalah ini berguna bagi siapa saja terutama bagi teman-teman yang hobi atau ingin lebih tahu lebih banyak tentang tari kreasi nusantara.

Kendari,September 2015

Penulis

DAFTAR ISI

Kata Pengantar

Daftar isi

BAB I PENDAHULUANA. Latar BelakangB. Tujuan PembuatanC. Rumusan Masalah

BAB II PEMBAHASANA. Identitas TariB. Konsep TariC. Gerak TariBAB III PENUTUPA. KesimpulanB. Saran

DAFTAR PUSTAKA

BAB IPENDAHULUAN

A. Latar belakangTari adalah gerak tubuh seseorang secara birama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkapkan perasaan, maksud dan pikiran.Sebuah tarian sebenarnya merupakan perpaduan dari beberapa buah unsur, yaitu wiraga (raga), wirama (irama), dan wirasa (rasa). ketiga unsur ini melebur menjadi bentuk tarian yang harmonis dan unsur yang paling utama dan membangun sebuah tarian adalah gerak.Tari kreasi adalah tari-tari yang dikembangkan sesuai dengan perkembangan zaman dan diberi nafas indonesia baru.Tari kreasi baik sebagai penampilan utama maupun sebagai tarian latar hingga kini terus berkembang dengan iringan musik yang bervariasi, sehingga muncul istilah tarian modern.Pengalaman pribadi merupakan modal dasar yang sangat penting dalam menggarap sebuah karya seni, baik seni tari, karawitan dan lainnya. Tanpa didasari pengalaman yang pernah dialami secara langsung oleh seorang pencipta atau penggarap, maka akan kesulitan dalam merancang sebuah garapan apapun bentuknya. Penciptaan sebuah karya seni didorong oleh aspek budaya dan pelestarian warisan budaya leluhur, serta didorong keinginan untuk mendobrak pola budaya yang memungkinkan untuk menemukan pola-pola baru berdasarkan pengalaman-pengalaman hidup.Didukung oleh potensi Desa Banjar Suri, lingkungan tempat tinggal penggarap, yang merupakan salah satu desa mempunyai potensi pendidikan khususnya seni tari memotivasi siswa dalam belajar menari. Hasil yang ditekuni bermanfaat tersendiri bagi kehidupan penggarap sehingga bisa tampil di panggung-panggung saat perpisahan dan festival. Selama menyelami berbagai jenis tari tradisional maupun tari kreasi di masyarakat, penggarap sangat tertarik untuk menekuni Tari jaipong. Ketertarikan ini muncul karena penggarap sudah biasa menarikannya, sehingga tarian tersebut sudah terkuasai dan sangat nyaman untuk digerakan. Terinspirasi oleh tari tradisional tersebut, maka penggarap ingin mengembangkannya menjadi sebuah tari kreasi.Oleh karena itu guru sebagai piata tari ingin mengembangkan seni tari tradisional yaitu tari kreasi baru yang bersumber pada tari tradisi yaitu Jaipong.

B. Tujuan1. Untuk mengetahui apa saja identitas dalam tari kreasi nusantara2. Untuk mengetahui konsep tari kreasi nusantara3. Untuk mengetahui gerak tari kreasi nusantaraC. Rumusan masalah1. Apa saja identitas dalam tari kreasi nusantara ?2. Bagaimana konsep tari kreasi nusantara ?3. Bagaimana gerak tari kreasi nusantara ?

BAB IIPEMBAHASAN1. IDENTITAS TARIJudul : Tari Persahabatan Tema : Persahabatan Antar Beragam Suku dan Budaya Nusantara Durasi : 5 menit 27 detikPementasan : tari Persahabatan dilakukan oleh 4 orang dengan gerakan yang bervariasi dan berekpresi. Dipentaskan dengan didukung oleh iringan musik. Makna : simbolik

2. KONSEP TARI TEMATarian ini bertemakan persahabatan yang memiliki arti bahwa tarian ini menceritakan tentang kerukunan antar suku, bangsa dan budaya nusantara. Dalam tarian ini, gerakan kerukunan dilakukan secara berkelompok dengan menampilkan berbagai gerakan khas tari nusantara. Menggambarkan tentang bagaimana kerukunan antar sesama dengan keanekaragaman suku dan budaya yang ada. SINOPSISTarian ini menggambarkan tentang persahabatan antar suku, bangsa dan budaya nusantara yang menampilkan berbagai gerakan gerakan khas tari nusantara seperti Tari Tor-Tor asal Batak, Sumatra barat dan Tari Saman asal Nanggroe Aceh Darussalam. Hal tersebut di tunjukan dengan menampilkannya berkelompok / bersama-sama, yaitu dengan gerakan berjalan, bergandengan tangan, dan berbagai gerakan khas tari nusantara, dll.Gerakan tari ini juga sebagai perwujudan bahwa pentingnya kerukunan antar sesama dan menggambarkan penghargaan antar sesama dalam lingkup sosial.

JENIS TARIJenis tari persahabatan adalah tari Kreasi atau eksperimental. Tari persahabatan merupakan tarian yang dapat digolongkan ke dalam tari modern.

3.GERAK TARI

1.1 Gerakan pertama penari melangkah maju dengan baris sejajar sambil melenggak-lenggokan tangan dan pinggul sesuai irama musik.

1.2 kemudian penari melangkah ke kanan dan kiri dengan posisi badan serong di ikuti lenggokan gerak tangan dan pinggul.

2.1 penari mundur ke belakang beberapa langkah dengan posisi sejajar meluruskan barisan. Posisi badan tegap ke depan sambil mengangkat kedua tangan sejajar dengan dada.

2.2 kemudian di ikuti arah pandangan mata penari mengayunkan tangan ke kanan dan ke kiri dengan posisi badan yang tetep tegap.

3.1 Kemudian posisi badan tegap kembali seperti semula, penari melangkah ke kanan dan ke kiri dengan gaya tolakan ke samping kanan dan kiri atas kepala sambil di ikuti arah pandangan mata penari.

1.1 penari membuat variasi barisan sejajar ke belakang dengan posisi badan yang sama.Selanjutnya, penari melangkah berselang-seling ke kanan dan kiri dengan gerak ayunan tangan sejajar dada.

1.2 Kemudian penari kembali pada posisi semula, dengan gaya tolakan tangan yang di ayunkan ke samping kanan dan kiri atas penari berputar membentuk variasi melingkar.

5.1 Penari saling bertautan tangan dengan langkah kaki berselang-seling ke sisi kanan dan kiri.

5.2 Kemudian, dengan menepukkan tangan salah satu kaki diangkat sambil melangkah maju mundur ke kanan dan kiri.

5.3 Selanjutnya, Penari membentuk variasi kotak dengan berlawanan arah pasangan masing-masing sambil menepukkan tangan.

6.1 Penari saling berhadapan dengan posisi berlutut sambil berselang seling menjetikkan jari ke samping kanan dan kiri.

6.2 Kemudian, dengan variasi kotak penari menjetikkan tangan berselang-seling ke atas dan bawah.

7.1 Penari kembali berdiri sambil melenggak-lenggokan tangan ke kanan dan kiri atas membentuk variasi melingkar.

7.2 kemudian, dengan gaya tangan yang sama penari membentuk barisan sejajar ke depan dan ditutup dengan posisi hormat penari.

BAB IIIPENUTUPA. KesimpulanTari adalah gerak tubuh seseorang secara birama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkapkan perasaan, maksud dan pikiran.Sebuah tarian sebenarnya merupakan perpaduan dari beberapa buah unsur, yaitu wiraga (raga), wirama (irama), dan wirasa (rasa). ketiga unsur ini melebur menjadi bentuk tarian yang harmonis dan unsur yang paling utama dan membangun sebuah tarian adalah gerak.Tari kreasi adalah tari-tari yang dikembangkan sesuai dengan perkembangan zaman dan diberi nafas indonesia baru.Tari kreasi baik sebagai penampilan utama maupun sebagai tarian latar hingga kini terus berkembang dengan iringan musik yang bervariasi, sehingga muncul istilah tarian modern.B. SaranDiharapkan agar pembaca dapat menyempurnakan gerakan karena sesungguhnya gerakan yang penulis buat belum sempurna.