New edisi kedua 2014

download New edisi kedua 2014

of 16

  • date post

    01-Apr-2016
  • Category

    Documents

  • view

    223
  • download

    6

Embed Size (px)

description

KUIK Newsletter Edisi Kedua 2014

Transcript of New edisi kedua 2014

  • Kantor Urusan Internasional dan Kemitraan Edisi II Tahun 2014

    Mahasiswa Victoria University Praktik Mengajar di Yogyakarta Sementara itu, TK dan SD Model Kabupaten Sleman menjadi laboratorium mengajar untuk Rachael Higgs, Jessica Ingram (Pendidikan Anak Usia Dini/Pendidikan Sekolah Dasar) dan Mia Carlton (pendidikan jasmani dan kesejahteraan). Di tingkat sekolah menengah atas, Ghalia Abdullatif (Sejarah dan Bahasa Inggris) dan Mariam Latif (sastra Inggris dan Kesehatan) mengajar bahasa Inggris di SMAN 9 Yogyakarta. Selain itu, Madeleine Connop yang memiliki spesialisasi kesehatan dan humaniora mengajar IPS di sekolah tersebut. Selama praktik mengajar, mahasiswa menyusun rencana pembelajaran dalam kurikulum 2013. Dengan menerapkan ilmu dari negara asal, mahasiswa juga menggunakan teknologi pendidikan dan metode pengajaran efektif selama di kelas. Melalui kegiatan ini, kami berharap Indonesia dan Australia memahami satu sama lain tentang sosial budaya dan proses pendidikan dari kedua negara, ungkap Prof. Dr. Wawan Sundawan S u h e r m a n , M . E d . , K e t u a L e m b a g a Pengembangan dan Penjamin Mutu Pendidikan (LPPMP) UNY. (febi)

    ua belas mahasiswa dari Victoria University mengajar selama 2 minggu di sekolah-Dsekolah sekitar DIY, dari TK hingga SMA.

    Mahasiswa program Pendidikan semester 4 hingga semester 8 dari berbagai spesialiasasi ini berparaktik mengajar selama dua minggu di Indonesia. Di minggu pertama (28-31/5/2014), mahasiswa berobservasi di kelas yang akan mereka ajar. Di minggu kedua (24-28/5/2014), mereka melakukan praktik mengajar. Mahasiswa kami sangat antusias mengajar di sini. Kami mengucapkan terima kasih kepada UNY yang telah menghubungkan Victoria University dan sekolah-sekolah di Yogyakarta, Ungkap Dr. Mark Vicars, Dosen pembimbing dari Victoria University. Adalah Adam Devenish (Musik dan Bahasa Inggris), Sonia Wilson (Seni Kreatif dan Drama) dan Jessica Boucher (Pendidikan jasmani dan kesehatan) yang mengajar di SD N Percobaan 2 Depok. Adam dan Sonia mengajar musik dan tari sedangkan Jessica mengajar di mata pelajaran penjaskes.Tyran Dillon (Bahasa Inggris, Studi Masyarakat dan Lingkungan), Nicole McInerney dan Denay Rose Mitsios (Pendidikan Anak Usia Dini) mengajar penjaskes di SD N Giwangan.

    Siswa-siswa antusias menyambut kedatangan dua Mahasiswa Victoria yang praktik mengajar selama 2 minggu di TK-SD Model Kabupaten Sleman.

    Jessica Boucher, mahasiswa PPL Victoria University, memandu siswa mengerja-kan tugas saat pelajaran Bahasa Inggris di SD N Percobaan 2.

    Dok.

    KUIK

    Dok.

    KUIK

    UNY Jalin Kerjasama dengan 6 Universitas Amerika Serikat baca di hal. 15

    Sosialisasi Rencana Strategis UNY tahun 2015-2019

    baca di hal. 5

  • Urusan Internasional dan KemitraanKUIK UNY2

    Monitoring Mahasiswa Kerjasama UNY-Provinsi Sumatera Selatan

    berakhir, atau pemberian beasiswa diperpanjang sampai dengan semester 9, terang Dr. Suyanta. M.Si. Efektivitas bimbingan menjadi kunci menyelesaikan skripsi, imbuh Prof. Dr. Moerdiyanto, M.Pd., M.M. menjelaskan solusi tentang masa studi. Karena itulah ia meminta mahasiswa agar aktif dalam berkomunikasi dengan dosen pembimbing. Menurut Dr. Suyanta, M.Si., proses seleksi yang lebih ketat juga sangat diperlukan. Pasalnya, persaingan antarmahasiswa di jurusan-jurusan favorit sangat kompetitif. Calon penerima beasiswa pun harus mempunyai dasar ilmu yang relevan dengan program studi yang dipilih, mengingat tingkat kesulitan materi perkuliahan yang akan dipelajari, tambahnya. Di sisi lain, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan bangga karena 3 dari 32 mahasiswa Kerjasama dapat lulus dalam waktu kurang dari empat tahun, bahkan di antaranya mendapatkan Indeks Prestasi Tertinggi pada wisuda periode 1 Maret 2014. Namun, 29 mahasiswa lain masih berjuang untuk menyelesaikan studinya dan menghadapi kendala-kendala penulisan tugas akhir. Hj. Meilia Rosani, S.H, M.H. terus menekankan pentingnya mahasiswa memperhatikan target masa studi, Dengan batasan empat tahun menyelesaikan kuliah dan sebagai batas pemberian beasiswa, kami berharap hal itu dapat menjadi semangat bagi para mahasiswa lain untuk segera menyelesaikan studinya. Ia berharap agar mahas i swa Ker jasama segera kembal i membangun daerahnya. Lulusan program kerjasama Sumatera Selatan ini akan mengabdi selama beberapa tahun di sekolah menengah kejuruan di provinsi pemilik ikon jembatan Ampera ini.(yla/febi)

    Demi pencapaian target studi 4 tahun b a g i m a y o r i t a s m a h a s i s w a Kerjasama, proses seleksi yang lebih ketat dan efektivitas bimbingan tugas menjadi solusinya.

    abu, 5 Maret 2014, Rombongan Seksi Pembinaan SMK Dinas Pendidikan RSumatera Selatan (Sumsel) melakukan

    monitoring mahasiswa kerjasama di Ruang Rapat Senat Timur, Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta. Hj. Meilia Rosani, S.H., M.H., Kasi Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Sumsel, mengawali diskusi pada monitoring ini dengan menyampaikan permasalahan yang ditemui oleh mahasiswa selama studinya di UNY, yaitu penyelesaian studi, masa pemberian beasiswa, dan sistem perekrutan mahasiswa kerjasama dari Sumsel. Selain itu, topik diskusi adalahkesulitan-kesulitan yang ditemui mahasiswa terkait dengan penyelesaian tugas akhir, toleransi masa studi dari Dinas Pendidikan Sumsel, dan biaya pendidikan yang perlu ditambahkan dalam program beasiswa selama ini belum mencakup biaya KKN-PPL, study tour, dan wisuda. Menanggapi hal tersebut, Dr. Suyanta, M.Si., Wakil Dekan I Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Prof. Dr. Moerdiyanto, M.Pd., M.M., Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi, sepakat bahwa aturan yang mengharuskan mahasiswa harus kembali setelah empat tahun perlu dikaji ulang mengingat rata-rata mahasiwa UNY baru menyelesaikan studinya dalam waktu lebih dari empat tahun. Sebaiknya, mahasiswa diperbolehkan menyelesaikan tugas akhirnya terlebih dahulu meskipun masa pemberian beasiswanya sudah

    Prof. Dr. Moerdiyanto, M.Pd., M.M. menawarkan solusi tentang problematika mahasiswa kJrjasama di UNY.

    Dok.

    KUIK

  • Students Sit-In dan Guest Lecturing Dosen Infrastructure University Kuala Lumpur di UNY

    Sebanyak 2 dosen mendampingi 14 mahasiswa mengikuti rangkaian program sit-in yang berlangsung dari tanggal 18--22 Maret 2014.

    Palaniandy juga memberikan kuliah mengenai penelitian di bidang pendidikan bertajuk Current Issues in Educational Research: Enhancing Classroom Dynamics di Program Pascasarjana UNY.

    Dalam rangkaian program sit-in kali ini, para mahasiswa dari IUKL berkesempatan untuk mengunjungi obyek wisata candi Prambanan pada hari pertama kedatangan mereka di Yogyakarta. Setelah mengikuti kuliah di Fakultas Ekonomi, mahasiswa dan dosen pendamping dari IUKL mengunjungi Candi Borobudur dan Museum Merapi. Turut menghadiri acara ini, Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama, Prof. Suwarsih Madya, Ph.D., dan Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kemitraan (KUIK), Dr.Ing-. Satoto E. Nayono, M.Eng., M.Sc. (yla)

    niversitas Negeri Yogyakarta menyambut dosen dan mahasiswa dari Infrastructure UUniversity Kuala Lumpur dalam program Sit-

    In di Fakultas Ekonomi kali ini. Pembukaan program ini berlangsung pada hari Rabu (9/03/2014) di Ruang Teater Museum Pendidikan Indonesia. Peserta program ini disambut oleh Dr. Sugiharsono, M. Si., Dekan Fakultas Ekonomi. Beliau mengucapkan selamat datang kepada peserta program sit-in serta memberikan sedikit gambaran mengenai rangkaian kegiatan sit-in di fakultas termuda di UNY ini. Pada hari Kamis, 20 Maret 2014, para mahasiswa mengikuti kuliah dalam bahasa Etika Bisnis, Pemasaran Internasional, Ekonomi Indonesia, Audit Manajemen, Komunikasi Bisnis, dan Strategi Belajar. Di samping itu, Associate Professor Dr. Seloamoney

    Urusan Internasional dan Kemitraan KUIK UNY 3

    Perhatian Bupati Malinau dalam Monitoring Mahasiswa Kerjasama

    emerintah Malinau berkunjung ke Yogyakarta hari Senin, 24 Maret 2014 dalam rangka Pmonitoring mahasiswa Kerjasama dari

    Kabupaten Malinau. Pemerintah Malinau yang datang adalah Bupati Malinau, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malinau beserta jajaran. Pihak UNY memberikan laporan keuangan dan laporan kemajuan belajar mahasiswa kerjasama asal Malinau selama di UNY. Salah satu hasil laporan menyebutkan bahwa 31 mahasiswa asal Malinau yang kuliah di UNY rata-rata memiliki IPK yang sangat memuaskan.

    Selain itu, 5 mahasiswa asal Malinau yang berprestasi diberikan tambahan beasiswa untuk mendorong motivasi mereka dalam belajar. Dalam kesempatan ini Dr. Yansen. TP., M.Si., Bupati Malinau menyampaikan bahwa fokus beasiswa yang diberikan oleh Pihak Kabupaten Malinau adalah bidang pendidikan dan kesehatan yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat di Malinau.

    Ia mengharapkan Beasiswa kerjasama pendidikan S1 ini dapat mendukung lulusan yang berilmu dan terampil di bidangnya. Dengan mempert imbangkan aspek-aspek tersebut mahasiswa Malinau diharapkan dapat menjadi mahasiswa yang berilmu, terampil serta dapat menyelesaikan studi tepat waktu atau bahkan lebih cepat dari waktu normal. Adapun pejabat Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Rektor III, Wakil Rektor IV, Wakil Dekan FIP, FMIPA, FIS, Kepala Biro Akademik, tiga Staf Ahli Wakil Rektor I, Kabid dan Sekbid Kemitraan Dalam Negeri serta jajaran pejabat UNY. Selain dihadiri pejabat dan mahasiswa UNY, mahasiswa POLTEKES Yogyakarta dan beberapa mahasiswa lainnya asal Malinau yang kuliah di Yogyakarta pun turut hadir. (aji)

    Mahasiswa IUKL sempat mengikuti diskusi dengan ormawa se-FIS UNY selama sit in di FIS UNY.

    Dok.

    KUIK

    Mahasiswa Kerjasama Malinau bersama Bupati Malinau (tengah) dan Jajaran UNY

    Dok.

    KUIK