New 166 - LIT...¢  2017. 10. 2.¢  166 LIT Salatiga LAPORAN AKHIR PENELITIAN...

download New 166 - LIT...¢  2017. 10. 2.¢  166 LIT Salatiga LAPORAN AKHIR PENELITIAN ¢â‚¬¢ P .nJilJlt¢»angan Enkapsulasi

of 49

  • date post

    31-Oct-2020
  • Category

    Documents

  • view

    5
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of New 166 - LIT...¢  2017. 10. 2.¢  166 LIT Salatiga LAPORAN AKHIR PENELITIAN...

  • 166

    LIT Salatiga LAPORAN AKHIR PENELITIAN

    • P�.nJilJlt»angan Enkapsulasi Delta Endotoksin Bacillus · thuringiensis H-14 Galur Lok.al untuk Pengeiidalian Jentik · Nyamuk Vektor

    (UNTUK KALANGAN TERBATAS)

    Oleh: Blondine Ch.P

    DALAi BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN VEKTOR DAN RESERVOIR PENY AKIT

    BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN RI

    2011

  • LAPORAN AKHIR PENELITIAN

    , Pengembangan Enkapsulasi Delta Endotoksin Bacillus �

    {!!IJ,�Jfiltensis H-14 Galur Lokal untuk PeQgendalian ��nti.k Nyamuk Vektor

    ·-

    (UNTUK KALANGAN TERBATAS)

    Oleh: Blondine Ch.P

    BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN VEKTOR DAN RESERVOIR PENY AKIT

    BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN RI

    2011

  • KEMENTERIAN IiESEHArfAN REPUBLIK INDONESI1 SADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN

    BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN VEKTOR DAN RESERVOIR PENYAKI JI. Hasanudin No. 123 PO. BOX 200, Salatiga 5072 l

    Telcpon :(0298) 327096; 312107, Faksimile :(0298) 322604; 312107 E-mail : b2p2vrp@litbang.depkes.go.id

    SURAT KEPUTUSAN � ' ;� .WALA BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

    .>;/ ... ��;�· VEKTOR DAN RESERVOIR PENYAKIT· NOMOR : HK.00.07Nll/2977/2010

    TENT ANG

    Penelitian dengan judul "Pengembangan Enkapsulasi Delta Endotoksin Bacillus thuringiensis H-14 Galur Lokal untuk Pengendalian Jentik Nyamuk Vektor"

    MENIMBANG: 1. Bahwa dalam rangka peningkatan kinerja riset di lingkungan Sadan

    Penelitian dan Pengembangan Kesehatan yang berfokus pada bidang prioritas teknologi kesehatan khususnya program pengendalian vektor dan reservoir penyakit, maka dipandang perlu dilakukan penelitian.

    2. Bahwa mereka yang namanya tercantum dalam Surat Keputusan ini dipandang cakap untuk melaksanakan penelitian tersebut.

    MENGINGAT: 1. Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor

    1353/MENKES/PER/IX/2005 tertanggal 14 September 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor d

  • KEMENTERIAl\T KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA SADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN

    BALA! BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN VEKTOR DAN RESERVOIR PENYAKIT JI. Hasanudin No. 123 PO. BOX 200, Salatiga 50721

    Telepon :(0298) 327096; 312107, Faksimile :(0298) 322604; 312107 E-mail : b2p2vrp@litbang.depkes.go.id

    �. f - �·., . Ketiga • -i1:f.? 1femua pengeluaran untuk pelaksanaan Surat l

  • KEMEN'l'ERIAN IIBSEHA11AN REPUBLll{ INDONESl SADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN

    BALA! BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN VEKTOR DAN RESERVOIR PENYA! JI. Hasanudin No. 123 PO. BOX 200, Salatiga 50721

    Telepon :(0298) 327096; 312107, Faksimile :(0298) 322604; 312107 E-mail : b2p2vrp@lilbang.depkes.go.id

    SUR AT PERSET UJUAN PELAKSANAAN PEN ELITIAN

    NO. LB. 02.0SNll/2908/2010

    Persetujuan pelaksanaan penelitian ini diberikan atas dasar ketentuan yang diatur dalam pasal di bawah ini:

    1. Judul pene!itian

    2. Tujuan

    3. Ketua Pelaksana

    4. Waktu pelaksanaan

    SAB I

    IKHTISA R

    Pengembangan Enkapsulasi Delta Endotoksin Bacillus thuringiensis H-14 Galur Lokal untuk Pengendalian Jentik Nyamuk Vektor

    Mendapatkan enkapsulasi delta endotoksin B. thuringiensis H-14 galur lokal untuk pengendalian jentik nyamuk vektor Ora. Blondine Christina P, M.Kes

    3 Januari 2011 s/d 31 Desember 2011

    BAB II

    BI AYA

    1. Seluruh pembiayaan yang timbul sebagai akibat dari pelaksanaan kegiatan penelitian dibebankan pada Daftar lsian Pelaksanaan Anggaran Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan ReseNoir Penyakit (OIPA B2P2VRP) Tahun Anggaran 2011 Nomor 0813/024-11.2.01/13/2011 tertanggal 20 Oesember 2010.

    2. Biaya tersebut diperinci dalam pos pengeluaran sebagai berikut: a. Belanja Bahan : Rp 47.410.000,- b. Honor yang terkait dengan output kegiatan : Rp 32.950.000,- c. Belanja Barang Non Operasional Lainnya : Rp 7.090.000,- d. Belanja Perjalanan Lainnya "'"-: '-'R=p _1;...;:6=2:.:...::. 5o...:: 5;...::; 0..:...:.0o...::O;...::;O.._,- e. Jumlah seluruhnya : Rp 250.000.000,-

    3. Penyediaan biaya untuk keperluan penelitian tersebut akan diberikan secara bertahap dan merupakan uang yang harus dipertanggungjawabkan oleh Ketua Pelaksana. Cara pertanggungjawaban harus sesuai dengan peraturan yang berlaku dan atas petunjuk pelaksanaan yang diberikan oleh Kepala.

    8 A 8 Ill P ELA K SA N A A N

    Mengenai pelaksanaan pembiayaan diatur sebagai berikut : 1. Ketua Pelaksana mengajukan Surat Permintaan Pembayaran kepada Kepala melalui

    Kepala Sub Bagian Tata Usaha.

    2. Kepala memberikan persetujuan pembayaran setelah persyaratan yang dikaitkan dengan pengajuan surat permintaan pembayaran dipenuhi secara lengkap oleh Ketua Pelaksana.

  • KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONES: SADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN

    BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN VEKTOR DAN RESERVOIR PENYA. JI. Hasanudin 'No. 123 PO. BOX 200, Salatiga 50721

    Telepon :(0298) 327096; 312107, Faksimile :(0298) 322604; 312107 E-mail : b2p2vrp@litbang.depkes.go.id

    BAB IV

    �· ' .i-:,.0 �:'- PENGAWASAN ,.;;�:� - 1. Pengawasan terhadap pelaksanaan penelitian Tahun 2011 dilakukan oleh Kepala

    seiaku Penanggungjawab yang bertanggung jawab kepada Kepala Badan PenelitiaF: dan Pengembangan Kesehatan.

    2. Pengawasan dapat di!akukan sewaktu-waktu dan Ketua Pelaksana wajib memberikan kesempatan serta memberikan keterangan yang diminta.

    3. Apabila dipandang perlu, Kepala Sadan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan dapat melakukan atau menunjuk pejabat lain untuk melakukan pengawasan.

    BAB V PELAPORAN

    1. Ketua Pelaksana wajib memberikan laporan pertanggungjawaban keuangan setiap 3 (tiga) bulan dan harus diterima oleh Kepala paling lambat tanggal 5 (lima), bulan berikutnya dan melaporkan kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

    2. Ketua Pelaksana wajib memberikan laporan kemajuan penelitian setiap 3 (tiga) bulan dan sesuai dengan ketentuan pelaporan yang berlaku.

    3. Ketua Pelaksana wajib membuat laporan akhir penelitian yang terdiri dari: a. Laporan Administrasl b. Laporan Hasil Penelitian c. Abstrak Hasil Penelitian d. Executive Summary (ringkasan untuk pengambilan keputusan pimpinan) dan paling

    lambat diserahkan pada Januari 2012.

    BAB VI PERSYARATAN LAIN

    1. Segala penemuan dan hasil penelitian ini menjadi milik Sadan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

    2. Hasil penelitian ini harus diterbitkan di dalam "Bulletin Penelitian Kesehatan", apabila naskah ilmiah hendak diajukan ke majalah lain, supaya terlebih dahulu dimintakan persetujuan dari Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

    3. Apabila naskah ilmiah tersebut hendak diajukan di dalam suatu pertemuan ilmiah supaya terlebih dahulu dimintakan persetujuan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

    BAB VII SANKSI

    1. Apabila laporan pertanggungjawaban keuangan dan laporan kemajuan penelitian tidak masuk pada waktu yang telah ditentukan, maka tidak akan diberikan uang muka pada bulan berikutnya.

    2. Selama Ketua Pelaksana belum menyelesaikan laporan akhir, maka ia tidak akan dipertimbangkan menjadi Ketua Pe!aksana untuk penelitian berikutnya.

  • ..a. JLA...j .1.1 .a..a....1 .i. • ..a. ..._. .a. .,..._r:Ll • ..1.1 .. 1...:nJ ..l...:J ..11...1.1'1 .I. .t:l._L 11 .I L� .I U ll 1-.J J.Jli.. 1l \' 1J \J l \ID �. BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN

  • KA TA PENGANT AR

    Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah

    memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan

    pefielitian dan penulisan Japoran akhir penelitian dengan sumber dana DlPA, Badan �. ' ._ ·

    .

    - �.,�,1 1_,f f-I::ithalf'gf�ementerian Keschatan tahun anggarnn 2011. · Laponm akhir �peneiitian "Pe11gembangm1 Enkapsulasi Delta Endoioksin Bacillus thuringien�is H-14 Galur Lokal untuk

    Pengedalian Jentik Nyamuk Vektor disusun sebagai pertanggungjawaban ilmiah dan

    berakhimya kegiatan penelitian yang penulis lakukan pada tahun anggaran 2011.

    Penulis menyadari dalam menyelesaikan penelitian ini banyak kelemahan dan jauh

    dari sempuma, maka saran dan kritik ke arah kesempurnaan sangat penulis harapkan.

    Harapan penulis penelitian ini dapat bem1anfaat dan digunakan bagi pengelola

    program sebagai bahan pertimbangan dalam manajemen penggunaan larvasida m'ikrobia B.

    thuringiensis serotipe 14 (H-14) galur lokal sebagai tindakan alternatif terhadap pengurangan dan selektivitas penggunaan insektisida kimia.

    Salatiga, Desember 2011 Penulis

    Blondine Ch. Pattipeilohy

    vii

    --- - .=: §::-�::........�-=-� ---===:::-=:: __ =::::=:_�--==- -- �--==-::;... ___ ____ "'i?"':�� - -=--� � = �-----==-- = _- -- - -- �==- -=-=-------==-�=�- -

  • RINGKASAN EKSEKUTIF

    Pengembangan Eokapsulasi Delta Eodotoksin Bacillus thuringiensis H-14 Galur Lokal untuk Pengedalian Jentik Nyamuk Vektor

    Blondioe Ch. P, Retno Am bar Yuniarti, Yusnita Mirna Anggraeni

    .. ' • . "' ·"$,li'11: � �� � '�;-

  • enkapsulasi spora dan kristal protein toksin B. thuringiensis H-14 galur lokal dalam fonnula

    granul 3