NASKAH PUBLIKASI ANALISIS PENGARUH RASIO terdiri dari rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio...

download NASKAH PUBLIKASI ANALISIS PENGARUH RASIO terdiri dari rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio leverage

of 18

  • date post

    08-Apr-2019
  • Category

    Documents

  • view

    214
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of NASKAH PUBLIKASI ANALISIS PENGARUH RASIO terdiri dari rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio...

NASKAH PUBLIKASI

ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP

PERUBAHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR

SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR

DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2007-2011

Oleh:

FITRIA MAHARANI

NIM : B 100 100 270

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2014

HALAMAN PENGESAHAN

Yang bertanda tangan dibawah ini telah membaca Naskah Publikasi ini dengan

judul:

ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP

PERUBAHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR

INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAPAT DI BURSA EFEK

INDONESIA TAHUN 2007-2011

Disusun Oleh :

FITRIA MAHARANI

B. 100 100 270

Penandatangan berpendapat bahwa Naskah Publikasi tersebut telah memenuhi

syarat untuk diterima.

Surakarta, Februari 2014

Pembimbing Utama

(Imron Rosyadi SE, MSi)

Mengetahui,

Dekan Fakultas Ekonomi

Universitas MuhammadiyahSurakarta

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan yang

terdiri dari Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Total Assets Turnover, Return On

Asset, dan Return On Equity terhadap perubahan laba pada perusahaan manufaktur

dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2007-2011. Penelitian ini menggunakan

sampel dari perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam kelompok di Bursa Efek

Indonesia tahun 2007-2011. Metode pengambilan sampel menggunakan metode

purposive sampling. Dari metode tersebut diperoleh 28 sampel perusahaan yang

memenuhi kriteria untuk digunakan sebagai sampel penelitian.

Model analisis yang digunakan adalah teknik regresi linear berganda. Hasil

analisis menunjukkan bahwa rasio keuangan yang terdiri dari Current Ratio, Debt to

Equity Ratio, Total Assets Turnover, Return On Asset, dan Return On Equity secara

simultan berpengaruh signifikan terhadap perubahan laba. Hasil analisis secara

parsial Debt to Equity Ratio, dan Total Assets Turnover berpengaruh signifikan

terhadap perubahan laba, sedangkan Current Ratio, Return On Assets, dan Return On

Equity tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan laba. Hasil penelitian

menunjukkan 24,3 % variasi variabel perubahan laba dapat dijelaskan oleh variabel

Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Total Assets Turnover, Return On Asset, dan

Return On Equity.Sedangkan sisanya 75,7% variasi variabel perubahan laba

dijelaskan oleh faktor lain diluar model.

Key word : Current Ratio, Debt to Equity, Total Assets Turnover, Return On Asset,

Return On Equiy dan Perubahan Laba.

I. PENDAHULUAN Perusahaan yang sehat adalah perusahaan yang dapat bertahan dalam

kondisi ekonomi apapun, yang terlihat dari kemampuanya dalam memenuhi

kewajiban-kewajiban finansialnya dan melaksanakan operasinya dengan stabil serta

dapat menjaga kontinuitas perkembangan usahanya dari waktu ke waktu. Suatu

perusahaan umumnya didirikan untuk memperoleh kemampuan laba yang maksimal

agar kelangsungan hidup perusahaan dapat dipertahankan dan berkembang dengan

baik dalam pencapaian tujuan tersebut manajemen atau pimpinan perusahaan selalu

dihadapkan pada berbagai masalah, baik yang bersifat teknis, administratif, maupun

finansial.

Analisis laporan keuangan adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk

memberikan informasi-informasi tentang laporan keuangan. Informasi yang biasa

diperoleh setelah melakukan analisis laporan keuangan diantaranya adalah informasi

yang biasa diperoleh setelah melakukan analisis laporan keuangan diantaranya

adalah informasi rasio-rasio keuangan, perubahan laba perusahaan, dan posisi

keuangan perusahaan. Rasio keuangan digunakan untuk membantu para investor

dalam mengambil keputusan, dimana dalam rasio ini dilakukan membantu para

investor dalam mengambil keputusan, dimana dalam rasio ini dilakukan

perbandingan antara risiko dan tingkat imbal balik dari perusahaan. Rasio keuangan

sendiri terdiri dari rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio leverage (Solvabilitas), rasio

profitabilitas (Sartono, 1999:121).

Rasio likuiditas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi

kewajiban jangka pendek. Rasio aktivitas menggambarkan seberapa efisiensi

perusahaan dalam mengoptimalkan aktiva. Rasio leverage (solvabititas) mengukur

kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka panjang. Rasio profitabilitas

menggambarkan seberapa besar kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam

kegiatan operasionalnya.

Dalam pengaruh perubahan tidak cukup hanya menggunakan rasio keuangan

untuk itu perlu mempertimbangkan faktor ukuran perusahaan yang merupakan salah

satu alat untuk mengukur besar kecilnya perusahaan. Berdasarkan uraian diatas maka

penelitian ini berjudul : Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap

Perubahan Laba Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi

Yang Terdaftar Dibursa Efek Indonesia Tahun 2007-2011

Rumusan Masalah

Berdasarkan pada latar belakang masalah diatas, maka permasalahan yang

dapat dirumuskan dalam penelitian ini adalah :

1. Apakah rasio likuiditas, rasio leverage, rasio aktivitas, rasio profitabilitas

berpengaruh secara parsial terhadap perubahan laba ?

2. Apakah rasio likuiditas, rasio leverage, rasio aktivitas, rasio profitabilitas

berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan laba ?

Tujuan Penelitian

1. Mengetahui apakah rasio likuiditas, rasio leverage, rasio aktivitas, rasio

profitabilitas secara parsial pengaruh kinerja keuangan terhadap perubahan laba.

2. Mengetahui apakah rasio likuiditas, rasio leverage, rasio aktivitas, rasio

profitabilitas secara parsial signifikan pengaruh kinerja keuangan terhadap

perubahan laba.

II. LANDASAN TEORI Laporan keuangan

Laporan keuangan adalah hasil akhir dari proses akuntansi yang dapat

digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi dengan pihak-pihak yang

berkepentingan dengan posisi keuangan, kinerja, dan perubahan posisi keuangan

suatu perusahaan.

Tujuan laporan keuangan

Tujuan laporan keuangan untuk tujuan umum adalah memberikan informasi

tentang posisi keuangan, kinerja dan arus kasperubahan yang bermanfaat bagi

sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam rangka membuat keputusan-

keputusan ekonomi serta menunjukkan pertanggung jawaban (srewardship)

manajemen atas pengguna sumber-sumber daya yang dipercayakan kepada mereka

(IAI, 2004:12).

Jenis-jenis laporan keuangan

Laporan keuangan yang lengkap terdiri dari komponen-komponen berikut

ini (IAI, 2002) antara lain : Neraca, Laporan Rugi Laba, Laporan Perubahan Ekuitas,

Laporan Arus Kas.

Manfaat Laporan Keuangan

Laporan keuangan dibuat guna memberikan informasi yang bertujuan untuk

pengambilan keputusan ekonomis. Para pemakaian laporan akan menggunakannya

untuk meramalkan, membandingkan dan menilai dampak keuangan yang timbul dari

keputusan ekonomis yang diambilnya.

Analisis Rasio Keuangan

Analisis rasio keuangan adalah analisis yang menghubungkan perkiraan

neraca dan laporan laba rugi terhadap satu dengan lainnya, yang memberikan

gambaran tentang sejarah perusahaan serta penilaian terhadap keadaan perusahaan

tertentu. Berdasarkan ruang lingkup dan tujuan, menurut Robert Ang (1997 dalam

Pribawati, 2007) mengelompokkan rasio keuangan antara lain :

Macam-macam Rasio Keuangan :

1. Rasio Likuiditas (liquidity Ratio)

Radio likuiditas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi

kewajiban jangka pendek.

2. Rasio aktivitas (activity ratio)

Rasio aktivitas menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengefisienkan

aktivanya.

3. Rasio solvabilitas (leverage ratio)

Rasio solvabilitas sering disebut rasio leverage. Rasio ini menunjukkan

kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka panjangnya.

4. Rasio profitabilitas (profitability ratio)

Rasio profitabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan

keuntungan. Macam-macam rasio profitabilitas.

Rasio likuuiditas

a. Current ratio (Rasio lancar)

Current ratio merupakan perbandingan antara aktiva lancar (current ratio

assets) dengan hutang lancar (current liabilities). Nilai current ratio yang tinggi

menunjukkan bahwa perusahaan mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya

(Martono dan Agus Harjito, 2008).

Rasio aktivitas

a. Total Assets Turnover (Perputaran Total Aktiva)

Perputaran total aktiva (total asset turnover), menunjukkan sejauh mana

perusahaan dapat mengoptimalkan aktivanya. Nilai total asset turnover yang

tinggi ini menunjukkan perusahaan dapat mengoptimalkan aktivanya (Hanafi,

2004).

Rasio solvabilitas

a. Debt to Equity Ratio (DER)

Debt to Equity Ratio (DER) adalah perbandingan total hutang dengan total

modal sendiri. Nilai debt to equity ratio yang tinggi, ini menunjukkan bahwa

risiko keuangan perusahaan tinggi, dan hal ini akan mengakibatkan para calon

investor akan menghindari karena hanya sedikit return yang diperoleh

(Hermawan, 2012).

Rasio profitabilitas