Nasionalisme di Indonesia

download Nasionalisme di Indonesia

of 19

  • date post

    30-Jul-2015
  • Category

    Education

  • view

    247
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Nasionalisme di Indonesia

1. Pengayaan Sejarah 2. Ciri perlawanan BangsaIndonesia 3. Faktor-faktor yang mempengaruhi munculnyanasionalisme : Faktor dari dalam (internal) Faktor dari luar (eksternal) 4. Kemajuan Politik di Indonesia dapatDilihat dengan bermunculannyaPartai-partai yang mengatas namakanBangsa Indonesia. Partai-partaitersebutlah yang menjadi motorpergerakan nasional di Indonesia 5. Penderitaan dan kesengsaraan akibatimperialismemuncul dan berkembangnya imperialisme didunia membawa perubahan yang sangat besardalam kehidupan masyarakat, khususnya diwilayah Indonesia. Pelaksanaan imperialisme diwilayah ini menimbulkan kesengsaraan danpenderitaan bagi bangsa pribumi, karena kaumpenjajah hanya berusaha untuk mengerukkeuntungan demi kejayaan bangsanya sendiri.Kesengsaraan dan penderitaan inilah yangmenjadi alasan atau pendorong munculnyaperiawanan-perlawanan bangsa Indonesia. 6. Golongan terpelajar muncul dimana-manasebagai akibat dari perkembangan danpeningkatan pendidikan. Akibat lanjut daripenyebaran kaum terpelajar di dalammasyarakat, timbullah berbagai gerakanyang menentang penjajah. Oleh karena itu,kaum terpelajar pribumi tampil di ataspanggung politik dan menjadi penggerakatau pimpinan pergerakan nasional bangsaIndonesia. 7. Munculnya Paham-PahamBaruMunculnya paham-paham baru di Eropa,Amerika, dan Timur tengah yang masukke Indonesia seperti liberalisme,demokrasi, nasionalisme, sosialisme, danpan-islamisme yang mempercepattimbulnya nasionalime Indonesia.LiberalismeNasionalismeSosialismeDemokrasiPan-islamisme 8. misalnya adanya All Indian NationalCongress 1885 dan Gandhisme diIndia, adanya Gerakan Turki Muda diTurki oleh Kemal Attaturk, lalu lahirnyanasionalisme di Filipina yangdipelopori oleh Dr. Jose Rizal 9. 1905 10. Organisasi Pergerakan Nasional 11. Wahidin Soedirohoesodo dan Soetomo (Ketua)Batavia, Rabu 20 Mei 1908Tujuan Mengupayakan hubungan kekeluargaan atas segenapBudi Utomobangsa Bumi Putera. Mengadakan perbaikan pelajaran di sekolah sekolah. Mendirikan badan wakaf yang akan mengumpulkandana untuk belanja anak-anakJenis Organisasi Moderat, Kooperatif 12. Haji SamanhudiAkhir tahun 1911 di Solo (Awalnya bernama Sarekat Dagang Islam) Mengembangkan Jiwa dagang dikalangan Pribumi Muslim Memberikan bantuan kepada anggota-anggota yangmenderita kesulitan modal dalam berusaha. Memajukan rakyat dengan cara persaudaraan dan tolong-menolongSarekat Islamsesama muslimTujuanJenis Organisasi Radikal, Non-kooperatif 13. Douwes Dekker, dr. Cipto Mangukusomo dan Soewardi SoejaningratBandung, 25 Desember 1912 Membangun patriotisme semua amggota terhadap tanahair yang telah membangun lapangan hidup kepada mereka Menghapuskan kolonialisme dan eksploitasi Belanda atasrakyat Hindia Belanda Mempersiapkan kehidupan rakyat yang merdekaTujuanJenis Organisasi Radikal, Non-kooperatifIndische Partij 14. H.J.F.M. Sneevliet, H.W. Dekker, Semaun, dan Darsono.9 Mei 1914 (namanya masih ISDV), 23 Mei 1920 (jadi PKI)Tujuan Mendirikan negara Komunis Indonesia Mendapatkan anggota sebanyak mungkin, yangdilaksakan dengan menyusupi Ajaran Marxismeke dalam tubuh SI. Menyebarkan ajaran Marxisme ke IndonesiaJenis Organisasi Radikal, Non-kooperatifPartai Komunis Indonesia 15. Sutan Kasayangan, Moh. Hatta, dan R.N. Suroto1908 di Belanda.Tujuan Tujuannya adalah memajukan kepentingan-kepentinganbersama orang-orang pribumi dan nonpribumi bukaneropa di negeri Belanda. Berusaha agar masalah Indonesia mendapatkan perhatiandari dunia internasional. Berjuang untuk kemerdekaan IndonesiaJenis Organisasi Radikal, Non-kooperatifPerhimpunan Indonesia 16. KH Ahmad Dahlan18 November 1912Tujuan Memurnikan ajaran Islam Mengajak masyarakat untuk berbuat sesuai Al Quran danhadis Menegakkan syariat IslamJenis Organisasi Radikal, KooperatifMuhammadiyah 17. I.r Soekarno (Ketua)Bandung , 4 Juli 1927Tujuan Tujuan utamanya adalah bekerja untuk Kemerdekaan Indonesia. Meningkatkan nasib kaum marhaen (kelas sosial rendah) Menetapkan garis politik memperbaiki keadaan politik, ekonomidan sosial dengan kekuatan sendiri, antara lain denganmendirikan sekolah-sekolah, poliklinik-poliklinik, bank nasional,perkumpulan koperasi, dan sebagainya.Jenis Organisasi Radikal, Non-KooperatifPartai Nasional Indonesia 18. Sumber : http://rifkysunandi.blogspot.sg/2012/11/macam-macam-pergerakan-di-indonesia.html http://id.wikipedia.org/wiki/Nasionalisme_Indonesia Buku Sejarah Kelas XI Kurikulum 2013Bagi yang mau meng-copy presentasi ini, tolong doakan yang buat agar diberikan umur panjang,kecerdasan, masuk surga, sukses.Design : Ifan Islami SMAN 33 JakartaFb.me/ifanislami1Aamiin