Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

of 36 /36

Embed Size (px)

description

FOREXimf Magz akan membahas topik tentang ketatnya persaingan Jokowi versus Prabowo untuk menduduk kursi no 1 RI. Bagaimana nasib rupiah di tengah perebutan kursi RI-1 ? Temukan jawabannya dengan mengunduh edisi terbaru FOREXimf Magz. Selamat Menikmati.

Transcript of Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

Page 1: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1
Page 2: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

1

Di pertengahan tahun 2014 ini, majalah “IMTrader” berganti nama menjadi “FOREXimf Magz”. Mudah-mudahan perubahan ini bisa diikuti oleh peningkatan kualitas sehingga akan lebih bermanfaat bagi Anda, pembaca setia kami. Kami pun berupaya menyajikan topik-topik yang mengikuti perkembangan informasi terkini. Dalam beberapa pekan terakhir ini, topik tentang Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto mendominasi obrolan di masyarakat. Mulai dari obrolan santai di pos ronda hingga perdebatan panas di internet. Namun itu adalah hal lain. Kami lebih tertarik untuk menelaah bagaimana kira-kira reaksi pasar finansial akan merespon pilpres kali ini.

Rupiah dan IHSG pernah bersama-sama menguat pasca pengumuman pencalonan Jokowi sebagai calon presiden. Kejadian tersebut oleh sebagian pelaku pasar finansial disebut-sebut sebagai “Jokowi Effect”. Namun kemudian ternyata elektabilitas Prabowo pun perlahan menyusul Jokowi. Setidaknya demikian menurut hasil survei Lembaga Indikator Politik yang dirilis bulan Mei lalu. Survei di bulan Maret 2014 menyebutkan bahwa Prabowo baru mendapat dukungan 20%, sedangkan Jokowi 55,4%. Namun pada bulan Mei, Prabowo mendapat 23,8% dukungan dan Jokowi hanya mendapat 39,7% dukungan responden.

Ketatnya persaingan Jokowi versus Prabowo ikut andil dalam menekan rupiah. Pada saat tulisan ini dibuat (10 Juni 2014, pukul 14.00 WIB), USD diperdagangkan di kisaran 11.800 rupiah per USD, melemah sekitar 550 poin sejak mencapai level terkuat tahun 2014 yaitu level 11.250 per USD.

Memang ada kemungkinan pelemahan rupiah ini juga dilatarbelakangi defisit neraca perdagangan April 2014 yang mencapai USD 1,96 miliar. Namun yang jelas kalangan investor tentu berharap bahwa Presiden Republik Indonesia kelak adalah sosok yang mampu menciptakan kebijakan yang positif untuk ekonomi. Siapakah ia? Kita tunggu saja bulan dpan.

Editorial EKO TRIJUNIEDITOR IN CHIEF

Susunan RedaksiPendiri : PT. International Mitra Futures• Pemimpin Umum • Editor In Chief • Kontributor • Layout & Design • Marketing & Distribusi

: Freddy Chandra : Eko Trijuni: Adi Nugroho, Fredy Rodo, Garry Adrian, Rizal Perwira, Dandun Wintolo : Arbianto, Andreas Lim : Eka Saputra, Donna

Page 3: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

2

.

Daftar IsiNASIB RUPIAH DI TENGAHPEREBUTAN KURSI RI-1Hasil pemilihan umum legislatif telah dirilis. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menempati urutan pertama diikuti Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

ECB MEMBUAT SEJARAH: BUNGA SIMPANAN NEGATIF!

APAKAH SUDAH SAATNYAMEMBELI EMAS?

NIKKEI BERPOTENSI MENGUAT DIDORONG KEBIJAKAN PEMERINTAH JEPANG

PAHAMI KETAHANAN DANA UNTUK MEMINIMALKAN RESIKO

MENCARI PROFIT DENGAN SISTEM TRADING SEDERHANA CROSS MA

YELLEN: “SEKTOR TENAGA KERJA KURANG MEMUASKAN”

ECB PANGKAS BUNGA: AKANKAH EURO TERTEKAN LAGI?

PSIKOLOGISTRADING

TRIVIAQUIZ

BANGEDU

3-6FUNDAMENTALINDONESIA

FUNDAMENTALGLOBAL

MARKET OUTLOOK FOREX

FUNDAMENTALBURSA SAHAM ASIAMARKET

OUTLOOK GOLD

SEPUTARNON FARM PAY ROLLS

POJOKEDUKASI20-26

27-29 31-3230

7-8

14-16

9-11

17-19

12-13

Isi Artikel ditulis hanya untuk kepentingan edukasi. Setiap transaksi yang dilakukan untuk membeli, menjual, ataupun menahan posisi dan lainnya atas suatu jenis kontrak perdagangan apapun berdasarkan isi dari artikel majalah ini adalah atas pertimbangan dan keputusan pembuat transaksi.

Page 4: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

3

Fundamental Indonesia GARRY ADRIANJUNIOR ANALYST FOREXIMF

Nasib RupiahDi Tengah Perebutan Kursi RI-1

Setelah koalisi terbentuk, kini partai-partai politik tengah mengusung calon presiden dan wakil presidennya menjelang pemilihan umum Presiden yang akan dilaksanakan tanggal 9 Juli 2014. Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dipastikan akan bertarung melawan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla.

“Jokowi Effect” Mereda?Pada awal-awal penetapan Jokowi menjadi calon presiden yang diusung oleh PDI-P, terjadi fenomena yang menarik di pasar finansial Indonesia, di mana rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat dalam waktu yang bersamaan. Sekedar catatan, rupiah dan IHSG biasanya bergerak berlawanan arah; jika yang satu menguat, yang lain akan melemah dan sebaliknya.

Fenomena ini kemudian dikenal dengan istilah “Jokowi Effect”. Istilah ini muncul dilatarbelakangi oleh keyakinan sebagian besar pelaku pasar bahwa majunya Jokowi sebagai calon presiden akan memberikan pengaruh yang positif bagi iklim investasi dan bisnis di Indonesia. Berdasarkan pemantauan di platform IM Futures Trader, rupiah sempat menguat hingga ke kisaran 11.250 terhadap USD (tanggal 17 Maret 2014), sementara IHSG sempat menguat hingga kisaran 4900-an di tanggal yang sama.

Hasil pemilihan umum legislatif telah dirilis. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menempati urutan pertama diikuti Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Page 5: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

4

Fundamental Indonesia

Kondisi rupiah saat artikel ini ditulis (10 Juni 2014), terpantau bergerak di kisaran 11.800 terhadap USD, yang artinya melemah sekitar 550 poin sejak penguatan yang terjadi pada tanggal 17 Maret lalu. Disinyalir, semakin ketatnya persaingan antara Jokowi-Kalla dengan Prabowo-Hatta turut menekan rupiah. Belum adanya capres-cawapres dominan dalam perebutan kursi RI-1 membuat para investor cenderung berhati-hati dan terus memantau perkembangan politik di Indonesia.

Jokowi vs PrabowoPopularitas Jokowi terletak pada gayanya yang sederhana dan berbeda dari para elitis yang telah lama mendominasi Indonesia. Keputusannya untuk memilih Jusuf Kalla sebagai wakil presiden terlihat membantu untuk membawa

kepercayaan bisnis yang kuat untuk tiket presiden. “Pemilih berpikir (Kalla) akan menjadi cocok bersama Jokowi yang baru di pentas nasional dan Kalla dianggap sebagai sosok berpengalaman dalam pemerintahan,” menurut Douglas Ramage, seorang analis di Jakarta, kepada Reuters. “Mereka saling melengkapi satu sama lain.”

Sedangkan Prabowo merupakan sosok seorang pemimpin yang kuat dikenal menjunjung tinggi nilai nasionalisme. Terlebih lagi, di pemilihan presiden nanti, Prabowo di dukung oleh koalisi yang lebih besar daripada kompetitornya. Jika ia terpilih menjadi presiden, ia berjanji menempatkan fokus utamanya untuk mengangkat sektor pertanian.

Page 6: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

5

Secara garis besar, prospek rupiah untuk jangka panjang masih akan ditentukan oleh hasil final pemilihan presiden, kabinet yang terbentuk dan program-program yang akan dijalankan. Meskipun secara sporadis pasar akan “bergembira” jika tokoh yang diinginkan oleh pasar muncul sebagai pemenang pemilu, namun untuk selanjutnya nasib rupiah juga akan ditentukan oleh susunan kabinet serta kebijakan-kebijakan terkait ekonomi.

Bayang-Bayang Defisit Neraca Perdagangan

Indonesia masih belum terlepas dari bayang-bayang defisit neraca perdagangan. Menjelang perayaan Idul Fitri pada akhir Juli nanti, Indonesia diperkirakan akan menambah volume impor. Keberhasilan di bulan Februari dan Maret mencatatkan surplus, tidak

diikuti neraca yang positif pada bulan April. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, defisit neraca perdagangan bulan April 2014 mencapai US$ 1,96 miliar.

David Sumual, ekonom Bank Central Asia mengatakan, “Defisit perdagangan ini juga bisa berefek buruk ke pasar, kepercayaan investor bisa melorot dan efeknya dana-dana ‘panas’ bisa kabur.“ Ekonom Samuel Asset Management Lana Soelistyaningsing menambahkan, “Bila defisit neraca perdagangan ini terus berlanjut, rupiah bisa kian terpuruk. Apalagi, sumber valuta asing datang dari hasil ekspor.”

Dari sisi eksternal, kondisi rupiah pun berada dalam baying-bayang penguatan dolar AS seiring dengan membaiknya perekonomian di negeri Paman Sam tersebut. Tingkat

Fundamental Indonesia

Page 7: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

6

pengangguran di Amerika Serikat sudah turun ke level 6.3% dan laju inflasi telah meningkat hingga 2% ,menurut data yang di rilis bulan Mei kemarin. Hal tersebut dapat dijadikan acuan bagi The Fed untuk mengakhiri program stimulusnya di akhir tahun 2014 dan mulai menaikkan suku bunganya pada tahun 2015. Belum lagi, Bank Sentral Eropa (ECB) yang mulai bersiap untuk melakukan pelonggaran dan Bank of Japan yang diperkirakan akan menambah program stimulusnya, yang dapat menambah daya tarik dolar AS. Kilau dolar yang semakin mengkilat ini dapat mempengaruhi rupiah dalam beberapa waktu ke depan.

Tinjauan Teknikal

Secara teknikal, setelah alami penguatan dalam beberapa waktu kemarin, pergerakan rupiah pada grafik mingguan terpantau mengalami pelemahan dan berada dikisaran 11.800 an. Pergerakan harga belum bisa menembus area support dinamis dari moving average dan memantul mengincar area resistance 11.884. Tekanan bullish diperkirakan akan terus berlanjut jika resistance 11.884 berhasil ditembus oleh rupiah dan berpeluang untuk mengincar area resistance berikutnya dikisaran 12.034 – 12.276.Kondisi indikator teknikal menunjukkan sinyal jenuh beli pada grafik weekly. Berhati-hatilah, jika rupiah terus tertahan di bawah resistance 11.884, karena hal tersebut dapat memicu penguatan rupiah mengincar area support di kisaran 11.641 – 11.249.

Fundamental Indonesia

Gambar grafik pergerakan harga USD/IDR (Sumber: IM Futures Trader)

Page 8: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

7

Fundamental Global GARRY ADRIANJUNIOR ANALYST FOREXIMF

ECB Membuat Sejarah: Bunga Simpanan Negatif!

Selain itu, Mario Draghi pun mengumumkan paket kebijakan lainnya untuk melawan ancaman deflasi. Di antaranya adalah menyediakan 400 miliar euro dalam bentu pinjaman lunak untuk disalurkan kepada usaha kecil melalui bank-bank zona euro. Selain itu juga mempersiapkan pasar bagi sekuritisasi atas pinjaman yang disalurkan kepada usaha kecil dan menyuntikkan likuiditas ke pasar dengan menghentikan program sterilisasi obligasi pemerintah yang dibeli pada periode krisis 2011-2012.

Melihat respon pasar, ada indikasi bahwa ECB sedang mempersiapkan Quantitative Easing (QE) sebagai langkah selanjutnya. Mario Draghi pun

Akhirnya, European Central Bank (ECB) membuat kejutan. Berdasarkan keterangan resmi ECB, pada tanggal 5 Juni 2014 lalu ECB menurunkan tingkat suku bunga simpanan menjadi minus 0.10% dari sebelumnya nol. Selain itu, ECB juga memangkas tingkat suku bunga acuan sebesar 10 basis point menjadi 0.15% dari sebelumnya 0.25%. Kebijakan ini bisa dikatakan sebagai sejarah karena ECB menjadi bank sentral pertama yang menerapkan suku bunga deposito negatif.

menegaskan bahwa ECB siap bertindak lebih jauh jika diperlukan.

Alasan Kebijakan

Penurunan suku bunga dilakukan, terlihat belum memberikan dampak signifikan untuk zona eropa. Kenyataannya masih banyak bank yang memarkir uangnya di bank sentral karena situasi ekonomi yang masih lesu dan resiko besar menghadapi kerugian.

Belum lagi laporan inflasi yang dirilis pada tanggal 3 Juni 2014, di mana data CPI Flash m/m di bawah perkiraan. Sebelumnya diperkirakan akan sama dengan bulan sebelumnya yaitu sebesar 0,7%. Namun ternyata hasil rilis adalah sebesar 0.5%. Hal tersebut memaksa

Page 9: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

8

Fundamental Global

Presiden ECB Mario Draghi dan rekan-rekannya berpikir lebih keras lagi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Eropa yang stagnan dan tingkat inflasi yang masih berada di bawah target 2% untuk delapan bulan berturut-turut.

“Kami tidak akan membiarkan nilai inflasi serendah itu terlalu lama”, kata Draghi. Gongnya, ECB menurunkan suku bunga dengan tujuan meningkatkan daya beli konsumen dan mempermudah kredit bagi pengusaha.

Respon Euro

Setelah ECB merilis kebijakannya, Euro terpantau mengalami pelemahan terhadap dolar AS hingga ke kisaran 1.3500 yang merupakan level terendah dalam empat bulan terakhir. Namun beberapa jam kemudian, Euro terlihat merangkak naik seakan-akan pasar telah mengantisipasinya.

Spekulasi pasar mengenai kebijakan ECB sudah berlangsung begitu lama. Bahkan satu bulan menjelang di umumkan kebijakan ini pun, euro sudah tertekan

begitu dalam sehingga pasar siap akan kemungkinan apapun. Stephen Gallo, analis Bank of Montreal mengatakan, “Kendati ECB telah mengumumkan kebijakannya, Euro masih bergerak pada level yang sama dengan hari-hari sebelumnya. Jika ECB ingin terus melemahkan Euro, tampaknya mereka perlu menerapkan program quantitative easing (QE) seperti yang dilakukan The Fed.”

1.Quantitative Easing: Kebijakan moneter yang biasanya digunakan oleh bank sentral untuk mencegah turunnya money supply atau meningkatkan jumlah uang yang beredar saat kebijakan moneter yang standar atau biasa dilakukan tidak efektif. Langkah yang diambil bank sentral akan membeli aset aset finansial dari bank komersial.

2.Deflasi: suatu keadaan di mana terdapat peristiwa penurunan harga barang secara terus menerus atau terjadi peningkatan nilai mata uang.

3.Inflasi: suatu keadaan dimana harga barang mengalami kenaikan secara terus menerus atau terjadi penurunan nilai mata uang.

Glossary :

Page 10: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

9

Market Outlook Forex

ECB Pangkas Bunga: Akankah Euro Tertekan Lagi?

ECB juga mengambil langkah mengejutkan dengan memangkas bunga simpanan dari nol menjadi negatif. Dengan demikian, ECB menjadi bank sentral pertama yang melakukan hal tersebut. Ini berarti ECB akan mengenakan biaya pada bank untuk uang yang mereka simpan di bank sentral. Teorinya, hal tersebut akan memberikan insentif bagi masyarakat dan pebisnis yang akan meminjam uang dari bank.

Sementara itu, Bank of England menahan suku bunga acuan di 0,5% dan melanjutkan program stimulus sebesar £375 milyar. Keputusan ini telah diperkirakan oleh pasar sebelumnya. Di

European Central Bank (ECB) mengambil langkah yang tak biasa demi membantu pemulihan ekonomi, termasuk pemangkasan suku bunga dan kebijakan pinjaman lunak untuk bisnis. Kekhawatiran akan tingkat inflasi yang sangat rendah bisa mengancam pemulihan ekonomi kawasan Eropa membuat ECB memangkas suku bunga acuan ke level terendah dalam sejarah yaitu 0,15%.

bulan sebelumnya, BoE merilis laporan inflasinya dan memberikan sinyal bahwa bank sentral Inggris tersebut akan menunggu setidaknya hingga tahun depan untuk menaikkan suku bunga.

Di kuartal pertama 2014, tingkat pengangguran di Inggris berkurang dari 6,9% menjadi 6,8%. Pertumbuhan gaji pun meningkat melebihi inflasi untuk pertama kalinya sejak tahun 2010. Tingkat inflasi sendiri naik untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan terakhir menjadi 1,8% di bulan April. Sementara itu, indeks harga perumahan Halifax naik 3,9% di bulan Mei, yang merupakan peningkatan terbesar dalam hampir setahun terakhir.

EKO TRIJUNISENIOR ANALYST FOREXIMF

Page 11: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

10

Market Outlook Forex

Tinjauan Teknikal EUR/USD

Dilihat dari grafik harian, euro masih terlihat berada dalam tekanan dan masih berpeluang untuk bergerak semakin rendah menuju support 1.3502. Tekanan bearish diperkirakan akan menjadi semakin besar jika support tersebut tembus dan berpotensi akan menekan euro semakin rendah lagi hingga kisaran 1.3385-1.3255.

Meskipun stochastic telah memberikan sinyal bearish, namun perhatikan bahwa CCI telah berada di area jenuh jual. Maka dari itu waspadai juga kemungkinan pull-back ke area resistance yang berada di kisaran 1.3689-1.3805. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area resistance tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 1.3620-1.3505.

Sebaliknya, bias bulanan akan berubah menjadi bullish jika resistance 1.3805 tembus. Jika itu terjadi, euro kemungkinan akan menguat kembali menuju kisaran 1.3875-1.3990.

Page 12: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

11

Market Outlook Forex

GBP/USD Koreksi terjadi pada GBP/USD dan mulai membentuk pola “bullish falling wedge” di grafik harian (perhatikan area merah muda). Ada kemungkinan koreksi akan terjadi lagi ke area support 1.6667 seiring indikasi jenuh beli yang terlihat di stochastic harian, sebelum harga kembali rebound untuk menguji area 1.6793.

Meskipun demikian, pola “bullish falling wedge” akan terkonfirmasi sinyal harga berhasil tembus ke atas area merah muda tersebut dan berpotensi akan diikuti oleh penguatan poundsterling menuju kisaran 1.6870-1.6995. Sebaliknya, bias bulanan justru akan berubah menjadi bearish jika support 1.6667 tembus dan kemungkinan besar akan menekan poundsterling ke kisaran 1.6590-1.6464.

Page 13: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

12

Market Outlook Gold

Hal ini seiring dengan maraknya aksi jual setelah secara teknikal emas berhasil tembus ke bawah level $1,250 per troy ounce untuk pertama kalinya sejak 4 Februari.

Pelemahan yang dialami oleh emas ini seiring dengan sikap para trader yang mulai bosan dengan situasi di Ukraina. Selain itu, adanya pernyataan dari pejabat Federal Reserve yang tentang kemungkinan naiknya suku bunga di Amerika Serikat seiring membaiknya data-data ekonomi. Sentimen pelaku pasar yang melihat positifnya bursa saham yang masih akan berlanjut juga ikut menekan permintaan emas sebagai safe-haven.

Data ekonomi AS yang sempat dirilis memberikan optimisme bahwa data di kuartal ke dua ini akan lebih baik daripada kuartal pertama. Pasar melihat kenyataan bahwa data-data ekonomi kunci yang dirilis menunjukkan perkembangan yang positif setelah jeleknya data akibat faktor cuaca yang terjadi AS. Hal tersebut mendukung penguatan US dollar dan di sisi lain menekan emas.

Harga emas yang sempat menguat mendekati level $1,300 saat meningkatnya ketegangan di Ukraina beberapa bulan sebelumnya. Hal tersebut membuat investor melakukan risk-aversion (menghindari resiko) dengan beralih ke emas sebagai

ADI NUGROHOSENIOR ANALYST FOREXIMF

ApakahSudah Saatnya Membeli

Emas? Harga emas tercatat mengalami

penurunan mendekati level terendahnya dalam empat bulan terakhir. Untuk periode bulanan harga emas tercatat mengalami

penurunan sebesar 3.5% yang merupakan penurunan terbesar

sejak bulan November 2013.

Page 14: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

13

sarana safe-haven. Namun ketertarikan investor terhadap emas mulai berkurang saat pemilihan Presiden di Ukraina yang memunculkan harapan pemimpin baru akan mampu menyelesaikan ketegangan antara Moscow dan Kiev.

Saat ini para investor fokus terhadap perekonomian dari negara adikuasa Amerika Serikat terkait dengan program stimulusnya serta data-data ekonomi dari negara tersebut. Selain itu rally yang terjadi di bursa saham juga menjadi fokus. Apabila rally berlanjut dan data ekonomi cukup bagus, tekanan atas harga emas kemungkinan akan berlanjut.

Tinjauan Teknikal

Minggu di awal bulan Juni menjadi awal yang menarik yaitu emas yang akhirnya berhasil menembus support kuat di area $1265 – $1270. Emas saat ini masih dalam bias bearish dan tengah menguji support di level $1235.47. Perhatikan level support ini karena jika berhasil ditembus maka harga emas akan melanjutkan pelemahan dan kemungkinan besar akan mengejar kisaran level $1187.13.

Namun waspadai juga kemungkinan koreksi, sebab stochastic oscilator dan CCI yang berada di area oversold mendukung hal tersebut. Perhatikan resistance di level 1265.38 yang jika berhasil ditembus maka akan membuka peluang bagi pullback ke resistance berikutnya di level 1289.55.

Market Outlook Gold

Page 15: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

14

FundamentalBursa Saham Asia

RIZAL PRAWIRASENIOR ANALYST FOREXIMF

Kebijakan Bank Sentral: Pelonggaran Kualitatif dan Kuantitatif

Sejak suku bunga acuan dipertahankan berada di level 0,1% dalam jangka lama, Bank Sentral Jepang tidak memiliki senjata lagi untuk mendongkrak roda ekonomi dan membebaskan Jepang dari jeratan deflasi. Namun ketika Gubernur Bank Sentral Jepang Haruhiko Kuroda mengadopsi program pelonggaran kualitatif dan kuantitatif pada tanggal 4 April tahun 2013 lalu, arah kebijakan dan sasaran ekonomi termasuk mentargetkan inflasi tahunan sebesar 2% sudah menunjukkan hasilnya.

NIKKEI BERPOTENSI MENGUAT DIDORONG KEBIJAKAN PEMERINTAH JEPANG

Sejak Shinzo Abe memilih Haruhiko Kuroda menjadi gubernur Bank Sentral Jepang di awal tahun 2013, ekonomi Jepang menunjukkan perbaikan signifikan dan mulai keluar dari 15 tahun jeratan deflasi.

Page 16: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

15

Haruhiko Kuroda mengatakan kebijakan ekonomi longgar tersebut dapat mencapai 3 sasaran yang akan memberi efek nyata pada ekonomi Jepang di tahun mendatang. Pertama, menurunkan suku bunga jangka pendek maupun jangka panjang. Kedua, mempengaruhi investor untuk membeli aset lain. Ke tiga, membalikan deflasi menjadi inflasi.

Salah satu wujud program tersebut berupa pembelian obligasi pemerintah secara masif. Hasilnya adalah suku bunga jangka panjang yang rendah dan stabil. Dalam waktu yang sama, hingga awal bulan Juni 2014 ini kebijkan moneter ini sudah terbukti efektif. Data indeks harga konsumen bulan Maret menunjukkan tingkat inflasi diluar bahan makanan segar naik 1,3% selama setahun. Perkembangan ini menurut Kuroda berdampak pada konsumsi dan investasi.

Menaikkan Pajak Penjualan

Per 1 April kemarin, pajak penjualan naik sebesar 3% dari 5% menjadi 8%. Kenaikan pajak ini jauh sebelumnya sudah disosialisasikan kepada masyarakat, sehingga pada akhir bulan Maret konsumsi rumah tangga naik sebesar 7,2% mengantisipasi

kenaikan harga barang di bulan April.Data penjualan ritel pun menunjukkan kenaikan sebesar 11%.

Setelah pajak dinaikan, data ekonomi yang dirilis pemerintah pada bulan April menunjukkan penjualan ritel Jepang anjlok 4,4%, sedangkan tingkat inflasi diluar bahan makanan segar naik menjadi 3,2%. Di lain pihak, belanja rumah tangga juga turun 4,6%. Tetapi menurut data terbaru konsumsi masyarakat Jepang mengalami recovery cukup cepat khususnya untuk pembelian mobil

FundamentalBursa Saham Asia

Page 17: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

16

dan sektor ritel.

Implikasinya, menurut Kuroda, ekonomi Jepang akan sedikit mengalami kontraksi untuk periode April-Juni mendatang. Namun ekpektasi inflasi kini melampaui target pemerintah sebesar 2%, sehingga banyak ekonom meyakini dua kuartal terakhir tahun 2014 inflasi dan ekonomi Jepang akan meningkat sesuai target pemerintah.

Gejala Positif

Proyeksi inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang semakin nyata di Jepang mendorong para pebisnis untuk memulai investasi karena tak ingin ketinggalan. Menurut data pemerintah, tahun ini perusahaan-perusahaan Jepang memiliki rekor cadangan uang sebesar 75 triliun yen atau sebesar 728 milyar dollar yang siap dibelanjakan.

Mitsubishi Estate menggelontorkan investasi modal sebesar 900 milyar yen dalam pengerjaan sektor konstruksi. Toyota Motor juga berencana membelanjakan modal sebesar 1,02 triliun yen untuk membangun pabrik dan peralatan. NEC juga melihat profit nampak di depan mata dan menaikan investasi modal sebesar 23% dalam tahun 2014. NEC akan berinvestasi dalam perbaikan infrastruktur khususnya berkaitan dengan Olimpiade Musim Panas tahun 2020 di Jepang. Japan Tobaco juga berencana belanja sebesar 400 milyar yen di tahun ini.

Kaitannya dengan pergerakan indeks saham Nikkei, dalam situasi normal, ekpektasi ekonomi Jepang yang positif ini tentu akan menaikan indeks saham nikkei dalam periode mendatang.

FundamentalBursa Saham Asia

Page 18: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

17

Seputar Non-FarmPayrolls

FREDY RODOSENIOR ANALYST FOREXIMF

Yellen:“Sektor Tenaga

Kerja Belum Memuaskan”

Tingkat pengangguran di negara Paman Sam tersebut juga masih berada di level rendah hampir enam tahun ketika ekonomi mengalami kontraksi.

Lapangan pekerjaan di Amerika Serikat berhasil bertambah sebanyak 217.000 pekerjaan pada bulan Mei. Hal tersebut berhasil mendorong angka non-farm payrolls melewati puncak pra-resesi. Data bulan Mei tersebut sekaligus juga merupakan peningkatan yang ke-4 kalinya secara berturut-turut.

Grafik Pertumbuhan Sektor Tenaga Kerja AS. Sumber: Forexfactory.com

Page 19: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

18

Tingkat PenghasilanRata-rata tingkat penghasilan per jam pekerja di AS juga ikut naik sebesar 0,2 persen menjadi $24.38 per jam pada bulan Mei. Di bulan sebelumnya, penghasilan rata-rata per jam warga AS adalah $24.33/jam. Dari data-data yang ada, terlihat bahwa penghasilan per jam rata-rata naik sebanyak 2,1 persen selama 12 bulan terakhir.

Menurut data dari Departemen Tenaga Kerja AS yang dirilis di Washington, pada bulan April data non-farm payrolls mengalami peningkatan sebanyak 282.000. Tingkat pengangguran untuk bulan Mei tidak mengalami perubahan, yaitu tetap di angka 6,3 persen.

Seputar Non-FarmPayrolls

Grafik Tingkat Pengangguran AS. Sumber: Forexfactory.com

Tabel data penghasilan rata-rata per jam (hourly earnings) pekerja di AS, Sumber www.bls.gov

Page 20: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

19

Seputar Non-FarmPayrolls

Prospek Stimulus

Meningkatnya sektor tenaga kerja AS memberikan kesempatan pembuat kebijakan Federal Reserve untuk terus memperkecil stimulus moneter.

Meskipun demikian, pertumbuhan lapangan pekerjaan tidak diikuti oleh pertumbuhan upah atau gaji. Akselerasi pertumbuhan gaji yang lebih rendah itu menguatkan pandangan Ketua Fed Janet Yellen bahwa masih ada sedikit pelambatan yang terjadi di pasar tenaga kerja AS. Terlebih lagi, ketika tingkat belanja konsumen yang bergerak lebih cepat tidak diimbangi oleh peningkatan upah.

“Untuk sementara kondisi di pasar tenaga kerja AS telah lumayan membaik tetapi masih jauh dari memuaskan,” kata Yellen kepada Komite Ekonomi di Kongres AS pada tanggal 7 Mei lalu.

Page 21: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

20

Pojok Edukasi

Seperti diketahui, indikator moving average bisa dipergunakan untuk menentukan support dan resistance. Selain itu, moving average juga bisa dipergunakan untuk menentukan trend pergerakan harga dan mencari sinyal Buy atau Sell. Caranya adalah dengan memanfaatkan perpotongan dua garis moving average yang digunakan.

Nah, kali ini kita akan mengulas pemanfaatan perpotongan moving average.

Sistem Trading “Cross MA” •Spesifikasi : - Tingkat kompleksitas: simpel dan sederhana - Indikator teknikal yang dipakai: exponential moving average dengan 3 setting - Konsep: perpotongan garis moving average - Time Frame: mana saja - Support Produk: semua subyek perdagangan

ADI NUGROHOSENIOR ANALYST FOREXIMF

Mencari Profit Dengan Sistem Trading Sederhana Cross MAPada kesempatan kali ini kita akan mengulas salah satu sistem trading yang sederhana dan mudah untuk dipahami bahkan oleh para pemula sekalipun. Sistem trading ini hanya menggunakan satu jenis indikator yaitu Moving Average.

Page 22: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

21

•Langkah Penggunaan: -Buka Chart dan pilih time frame -Masukkan indikator EMA dengan periode 10 (Fast) dan diberi warna merah -Masukkan indikator EMA dengan periode 25 (Medium) dan diberi warna biru -Masukkan indikator EMA dengan periode 50 (Slow) dan diberi warna Kuning Catatan: Pilihan warna tidak mengikat, terserah Anda.

•Rules atau Aturan Masuk Posisi : 1.Masuk Posisi Buy Jika : -Jika EMA 10 memotong EMA 25 dan EMA 50 dari bawah ke atas

2.Masuk Posisi Sell Jika : -Jika EMA 10 memotong EMA 25 dan EMA 50 dari atas ke bawah

3.Close Posisi : Close posisi jika EMA 10 menyentuh EMA 25 atau Close posisi jika EMA 10 memotong EMA 25

Pojok Edukasi

CATATAN : 1.Untuk Stop Loss yaitu di swing high atau swing low sebelumnya 2.Jangan masuk posisi 30 menit sebelum rilis data ekonomi meskipun ada sinyal 3.Sistem ini akan sangat bagus saat market dalam kondisi trending. Hati-hati apabila market dalam kondisi ranging atau sideways karena akan sering memberikan false signal. 4.Kekurangan dari moving average: kita harus meluangkan waktu untuk mengamati grafik agar tidak kehilangan momen. Untuk mengatasi hal ini, apabila Anda tidak punya banyak waktu gunakan time frame 1 jam ke atas.

Page 23: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

22

Sebelum digunakan di real account alangkah bijak apabila anda coba terlebih dahulu sistem trading ini di demo account, karena satu sistem trading cocok buat trader A belum tentu cocok buat trader B. Untuk melatih skill anda bukalah demo account di website kami www.foreximf.com.

Pojok Edukasi

Page 24: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

23

Pojok Edukasi DANDUN WINTOLOJUNIOR ANALYST FOREXIMF

Pahami Ketahanan Dana Untuk Meminimalkan Resiko

Sebelum bertransaksi pada perdagangan berjangka, Anda perlu memahami dan mempelajari cara meminimalkan resiko kerugian juga memaksimalkan keuntungan. Jadi untuk sukses pada perdagangan berjangka mau tidak mau harus terus belajar. Nah, pada kesempatan ini mari kita coba ketahui dan pahami tentang ketahanan dana.

Untuk memahami ketahanan dana kita mulai dari konversi dari dollar menjadi pips. Pips kita definisikan sebagai satuan terkecil dalam harga, di mana 1 pip bernilai $1 (menggunakan harga dengan ketelitian 5 angka dibelakang koma untuk mata uang).

Jadi misalkan dana sebesar $10,000 dikonversi menjadi pips akan bernilai 10.000 pips. Bila kita kaitkan dengan ketahanan dana, mengandung maksud bahwa dana $ 10,000 mampu menahan pergerakan harga maksimal 10.000 pips ke atas atau ke bawah. Jelasnya adalah dana akan habis bila harga bergerak 10.000 pips ke arah berlawanan dari posisi yang kita transakasikan. Ini sederhananya.

Tetapi perlu dicatat, detailnya adalah untuk menghitung ketahanan dana, dana awal harus dikurangi dahulu oleh biaya margin per lot. Ketahanan dana akan semakin berkurang bila lot yang ditransaksikan semakin besar. Perhatikan tabel di bawah ini:

Page 25: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

24

Pojok Edukasi

KetahananDana***

$Balance*

$Margin

$Equity**

$ PipsLot

1000

1000 9000

4000

2333

15001000

9000

8000

7000

60005000

9000

8000

7000

60005000

2000

3000

40005000

1

2

345

*balance = dana awal , **equity = balance – margin ***ketahanan dana = pips : lot

Dari tabel diatas terlihat, jika lot yang ditransaksikan semakin banyak maka ketahanan dana semakin kecil. Dengan modal $ 10,000 jika ditransaksikan 1 lot maka ketahanan dananya adalah 9.000 pips, bila 2 lot 4.000 pips dan bila ditransaksikan 5 lot ketahanan dananya hanya 1.000 pips.

Mari kita buat ilustrasinya: Pak Dandun bertansaksi EURUSD dengan dana awal (balance) $10,000 kemudian mengambil posisi Buy (open) diharga 1.36000. Mari kita lihat sampai harga berapa ketahanan dana Pak Dandun bila ditransaksikan 1 lot, 2 lot, 3 lot, 4 lot dan 5 lot.

KetahananDana

$Balance*

$Margin

$Harga OpenBuy

Equity**$ PipsLot

10000

1000 9000

4000

2333

15001000

HargaKetahanan

Dana

1.27000

1.32000

1.33667

1.345001.35000

9000

8000

7000

60005000

9000

8000

7000

60005000

2000

3000

40005000

1

2

345

1.36000

Page 26: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

25

Pojok Edukasi

Dari hasil perhitungan dalam tabel di atas, ketika bertransaksi dengan 1 lot maka ketahanan dana Pak Dandun sampai harga 1.27000 (1.36000 dikurangi 9000 pips), bila 2 lot hanya sampai harga 1.32000 dan seterusnya.

Dari hasil di atas juga terlihat bila Pak Dandun transaksi dengan 1 lot sangat aman, bila dengan 2 lot juga masih relatif aman. Tetapi tidak disarankan transaksi lebih dari 2 lot, karena resiko menjadi semakin besar. Perhatikan grafik EURUSD dengan timeframe DAILY disertai harga ketahanan dana Pak Dandun di bawah ini:

Mengapa bisa dikatakan aman atau semakin beresiko? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut silakan perhatikan tabee berikut, yang memperlihatkan data range pergerakan harga harian dalam pips (average-max-min) untuk bulan Mei 2014.

Page 27: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

26

Pojok Edukasi

Dari table di atas terlihat bahwa harga maximal pergerakan range harian EURUSD sebesar 1600 pips. Jika dengan modal $10,000 dan transaksi 1 lot, berarti mem-punyai ketahanan dana sebesar 9000 pips, masih jauh dari jangkauan pergerakan harga maksimal. Lain halnya bila ditransaksikan 5 lot, yang berarti hanya mempu-nyai ketahanan dana sebesar 1000 pips. Jika salah posisi maka resiko kerugian bah-kan kehilangan semua dana semakin besar, karena berada dalam jangkauan range pergerakan harga maksimalnya.

Jadi sebelum melakukan transaksi hitunglah dahulu sampai harga berapa ketahan-an dana Anda, dan bijaksanalah menggunakan lot. Semakin banyak lot yang ditran-saksikan, maka resiko akan semakin besar.

Page 28: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

27

Baru Cut Loss? Selamat, Anda

SemakinDekat Pada

Kesuksesan!“Rome wasn’t built in a day.”

Pernahkah Anda mendengar pepatah Inggris tersebut? “Roma tidak dibangun dalam waktu sehari”, begitu kira-kira terjemahannya. Makna yang tersirat di dalamnya adalah untuk membangun segala sesuatu yang hebat – atau mengesankan – membutuhkan waktu yang panjang.

Tidak ada hal hebat yang terjadi secara instan. Piramida Giza di Mesir, Tembok Raksasa di China, Candi Borobudur di Magelang, bahkan Burj Khalifa yang megah di Dubai itu tidak dibangun dalam waktu singkat. Semua membutuhkan proses: mulai dari perencanaan, desain, perhitungan dan kerja keras yang panjang. Hasilnya? Anda bisa lihat sendiri kemegahannya dan dunia pun mengakuinya.

Demikian pula dengan bisnis. Microsoft tidaklah sebesar sekarang ketika Bill Gates memulai perusahaan tersebut. Berkshire Hathaway milik Warren Buffet – investor terkaya di dunia yang juga adalah sahabat Bill Gates – bahkan dimulai dari sebuah kamar tidur dari sebuah rumah sederhana di

EKO TRIJUNISENIOR ANALYST FOREXIMFPsikologi Trading

Page 29: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

28

Omaha. Bob Sadino memulai Kemchick dari berjualan telur ayam dari pintu ke pintu. Perusahaan-perusahaan dan orang-orang tersebut tidak tiba-tiba menjelma menjadi “raksasa bisnis”. Tidak ada peri baik hati yang datang kepada mereka di malam hari dan memberikan semua harta yang mereka miliki hingga saat ini. Ada tahapan-tahapan yang mereka lalui – bahkan di antaranya cukup mengenaskan – sebelum mereka menjadi milyarder seperti sekarang. Dalam trading – forex atau komoditas – juga demikian. Tidak ada seorang trader pun yang tiba-tiba menjadi “maha-trader” secara ajaib. Semua trader hebat yang pernah ada pun melewati berbagai tahapan dalam “karir trading” mereka. Ada proses yang mereka lalui dan proses tersebut amatlah panjang. Mereka juga pernah berada di level pemula, dan kerja keras serta tekad yang pantang menyerahlah yang menjadikan mereka “super-trader” seperti sekarang ini.

Sebut saja Alexander Elder, Jesse Livermore, Ed Seykota atau bahkan

George Soros pun pernah mengalami kerugian dalam transaksi mereka. Puluhan, bahkan mungkin ratusan kali kerugian (loss) menghiasi sejarah transaksi mereka. Namun mereka tidak berhenti hanya karena hal tersebut, karena mereka sangat sadar bahwa kerugian (resiko) merupakan bagian yang tak terpisahkan dari trading. Mereka menerima kenyataan tersebut dan dengan gigih berupaya untuk memperbaiki dan meningkatkan kemampuan mereka. Toh akhirnya mereka tetap bisa mengukuhkan eksistensi mereka sebagai trader yang sukses, karena mereka selalu bisa menemukan pelajaran baru dari kerugian yang mereka derita. Selanjutnya, mereka menjadi tahu hal-hal apa saja yang harus mereka hindari.

Satu hal yang tak boleh dilupakan ketika mengalami kerugian adalah segera lakukan cut loss sebelum kerugian menjadi semakin besar. Tentu saja ini harus disesuaikan dengan modal yang Anda miliki. Jika Anda memiliki modal $10,000 dan hanya mengalokasikan

Psikologi Trading

Page 30: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

29

kerugian sebesar 10% dari modal itu, maka cut loss-lah ketika kerugian sudah mencapai $1,000. Bahkan Ed Seykota sendiri pernah berkata, “The elements of good trading are cutting losses, cutting losses, and cutting losses.” Jangan lupa, Ed Seykota berhasil sebagai trader dengan filosofi seperti itu.

Selain itu, para trader sukses juga membangun sistem trading mereka secara bertahap. Semua butuh proses, bukan seperti Alibaba yang menjadi kaya dalam semalam setelah menemukan goa penyamun yang penuh harta. Sistem yang mereka miliki lahir dari pengalaman dan percobaan yang tidak sebentar. Uji coba dan evaluasi senantiasa dilakukan untuk memperoleh sistem trading yang benar-benar pas dengan style mereka.

Jadi, hambatan-hambatan kecil maupun besar, juga kerugian-kerugian dalam setiap transaksi Anda, sebenarnya bukan merupakan akhir dari perjalanan trading Anda. Lihatlah trader-trader besar itu sebagai contoh yang nyata. Yang perlu Anda lakukan adalah selalu belajar dari pengalaman dan meningkatkan pengetahuan Anda tentang teknik dan trik dalam trading. Tidak hanya sistem trading atau teknik melakukan analisa, namun juga teknik dalam menguasai emosi (psikologi trading) dan teknik mengelola modal yang Anda miliki. Beruntung, Anda memiliki FOREXimf.com yang memiliki tim khusus untuk membantu Anda belajar, berlatih, mengevaluasi dan meng-upgrade kemampuan Anda. Manfaatkanlah sekarang juga.

Psikologi Trading

Page 31: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

30

Halo Traders,

Berbicara mengenai analisa fundamental, tidak dapat dipisahkan dari data-data ekonomi suatu negara. Biasanya analisa ini diwakili oleh berita (news) yang berulang secara periodik dan mampu menggerakan pasar pada saat itu. Trivia quiz kali ini tentang hal-hal seputar analisa fundamental. Bisakah Anda menjawabnya? Yuk, luangkan waktu sejenak untuk mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:

1.Reserve Bank of Australia menurunkan suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin dari 2.75% menjadi 2.50%. Transaksi apa yang sebaiknya Anda lakukan pada AUD/ USD? Mengapa? 2.Apa itu Non-Farm Payrolls dan bagaimana Anda mengambil peluang dari data tersebut?

Bagaimana? Anda bisa kan menjawab semuanya pertanyaan di atas? Tenang, bagi Anda yang belum tahu jawabannya, akan kami sediakan di edisi mendatang. Atau, apabila Anda tidak sabar menunggu terbitnya edisi bulan depan, Anda bisa bertanya melalui fasilitas chat yang disediakan di website kami yakni di www.foreximf.com.Tim Riset & Edukasi kami selalu siap membantu. Salam.

Pertanyaan Bulan Ini

Trivia Quiz

Jawaban : Descending Triangle

Gambar Gambar 2

Jawaban : Ascending Triangle

Jawaban Bulan yang lalu.

Page 32: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

31

Pojok Bang Edu

Salam untuk Bang Edu,

Saya Rahmat dari Surakarta.Saya baru mengenal trading forex sekitar 6 bulan lalu. Saya sangat tertarik sekali dengan trading forex dan kebetulan hampir semua teman-teman saya di kantor bertransaksi Forex.

Saya ingin bertanya mengenai edukasi forex karena menurut pendapat teman-teman saya, edukasi terbaik adalah langsung bertransaksi dengan menggunakan uang real, apakah benar pendapat tersebut? Saya jadi bingung…

[email protected]

Bang Edu menjawab :

Salam kenal dengan Pak Rahmat.

Terima kasih atas pertanyaannya dan Pak Rahmat bertanya kepada orang yang tepat.

Saya kira mengenai pendapat tersebut salah besar. Mengapa saya katakan demikian? Karena pada prinsipnya trading forex adalah aktivitas bisnis yang harus dan bisa dipelajari oleh semua orang. Artinya sebelum melakukan aktivitas bisnis apapun, hendaknya kita harus mempelajari dengan baik dan benar sehingga kita dapat mengontrol kondisi bisnis yang kita lakukan.

Penggunaan akun demo dapat dilakukan ketika kita belajar untuk memahami bisnis trading forex. Kita harus tahu bagaimana mengelola resiko, modal, serta kapan kita harus bertransaksi. Jika Pak Rahmat ingin mengerti lebih dalam lagi pada bisnis trading forex, kami dari FOREXimf mempunyai tools untuk melakukan edukasi dengan cara webinar online. Namun jika Anda ingin melakukan edukasi dengan tatap muka, Anda bisa menghubungi kami di 0821 1505 1612.

Semoga sukses.

Page 33: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

32

Pojok Bang Edu

Halo Bang Edu,

Saya Subianto S dari Kotawaringin, Kalimantan Tengah.

Salam profit.

Saya sudah bertransaksi forex selama hampir 1 tahun terakhir dan semakin saya pelajari analisa teknikal semakin saya jatuh cinta pada trading forex karena memang ternyata trading forex dapat dipelajari.

Pertanyaan saya saat ini hanya satu, indikator teknikal apa yang benar-benar dapat dipergunakan untuk trading forex ? Itu saja.

Terima [email protected]

Bang Edu menjawab :

Halo Pak Subianto, salam kenal.

Terima kasih untuk pertanyaan Bapak. Sebenarnya ini adalah pertanyaan yang paling sering muncul. Perlu diketahui bahwa setiap indikator teknikal memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing.

Ada dua jenis indikator: “lagging” dan “leading”. Indikator “lagging” selalu terlambat memberikan sinyal dan bergerak sesuai dengan trend (misalnya MACD, moving average). Indikator “leading” berciri memberikan sinyal yang cepat namun sering memberikany sinyal palsu. Yang termasuk indikator “leading misalnya adalah stochastic dan CCI.

Untuk itu bisa disiasati dengan menggabungkan kedua jenis indikator tersebut, dengan maksud untuk mengisi kekurangan dari masing-masing jenis indikator. Dengan demikian kita sudah bicara mengenai “sistem trading”. Namun perlu Pak Subianto ingat bahwa sistem trading yang baik adalah sistem yang paling mudah untuk dimengerti sehingga bisa memberikan hasil yang konsisten. Cobalah terlebih dahulu di demo account untuk menemukan sistem yang terbaik yang sesuai dengan gaya trading Pak Subianto sendiri.

Semoga membantu.

Page 34: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

33

Page 35: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

34

Page 36: Nasib Rupiah ditengah perebutan KURSI RI-1

35