narasi baru

download narasi baru

of 35

  • date post

    19-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    20
  • download

    1

Embed Size (px)

description

profil kesehatan

Transcript of narasi baru

DEPARTEMEN KESEHATAN RI

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmatNya sehingga dapat menyelesaikan Profil Kesehatan Kabupaten Pamekasan Tahun 2011 yang merupakan hasil pencapaian program kesehatan di Kabupaten Pamekasan Tahun 2011.Profil Kesehatan ini merupakan salah satu sarana penyajian informasi kesehatan di Kabupaten, yang diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu acuan para perencana program, pelaksana program serta pengambil keputusan dalam melaksanakan tugasnya.Disadari bahwa Profil ini masih perlu mendapat koreksi dan perbaikan lebih lanjut, untuk itu masukan, pendapat maupun koreksi demi sempurnanya Profil Kesehatan ini senantiasa kami harapkan dan kami hargai.Kepada semua pihak yang memberikan bantuan hingga tersajinya Profil Kesehatan Kabupaten Pamekasan Tahun 2011 ini, kami ucapkan banyak terima kasih.Pamekasan, April 2011KEPALA DINAS KESEHATANKABUPATEN PAMEKASAN

Drs. M. ISMAIL BEY, Apt, M.SiNIP. 19590223 199203 1 002

BAB IPENDAHULUAN

Indonesia sebagai salah satu negara yang menandatangani Tujuan Pembangunan Millenium (MDGs) berkomitmen mewujudkan tujuan MDGs tersebut, sebagai perwujudan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kualitas hidup yang lebih baik. Secara nasional komitmen tersebut dituangkan dalam berbagai dokumen perencanaan nasional, antara lain dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2004 2009, kemudian dipertegas pada RPJMN 20112014 dan Inpres No. 3 tahun 2011 tentang Program Pembangunan yang Berkeadilan. Pembangunan kesehatan Kabupaten Pamekasan secara umum bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan indikator meningkatnya sumber daya manusia, meningkatnya kualitas hidup masyarakat, memperpanjang umur harapan hidup, meningkatnya kesejahteraan keluarga dan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk hidup sehat.Banyak hasil di bidang kesehatan masyarakat yang dicapai, diantaranya meningkatnya cakupan imunisasi, usaha perbaikan gizi, pemberantasan penyakit menular, peningkatan sarana dan prasarana kesehatan dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.Beberapa indikator digunakan untuk memantau perkembangan derajat kesehatan seperti penurunan angka kematian bayi , angka kelahiran, angka kesakitan dan peningkatan umur harapan hidup dan status gizi masyarakat . Walaupun dengan masalah kesehatan yang timbul belakangan ini terasa semakin kompleks, akan tetapi dengan pembangunan kesehatan yang lebih dinamis dan proaktif dengan melibatkan semua sektor terkait, pemerintah, swasta dan masyarakat dengan ditunjang oleh informasi kesehatan yang makin mantap maka diharapkan derajat kesehatan masyarakat yang telah dicapai dapat semakin meningkat serta dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.Profil Kesehatan Kabupaten Pamekasan merupakan salah satu media informasi Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Pamekasan yang relatif lengkap, meliputi data tentang derajat kesehatan, upaya kesehatan, sumberdaya kesehatan, data umum dan data lingkungan yang berhubungan dengan kesehatan di wilayah Kabupaten Pamekasan. Di samping itu profil ini merupakan salah satu sarana yang digunakan untuk melaporkan pemantauan dan evaluasi terhadap pencapaian hasil pembangunan kesehatan, termasuk kinerja dari penyelenggaraan pelayanan minimal di bidang kesehatan di Kabupaten Pamekasan. Profil kesehatan ini merupakan bagian dari sistem informasi kesehatan yang masih jauh dari kondisi ideal. Berbagai masalah klasik masih dihadapi dalam penyelenggaraan sistem informasi kesehatan, seperti data yang belum satu pintu, kegiatan pengelolaan data dan informasi yang belum terintegrasi dan terkoordinasi dalam satu mekanisme kerjasama yang baik.

A.T U J U A N1. Tujuan Umum:Untuk melihat gambaran hasil pencapaian program kesehatan di Kabupaten Pamekasan tahun 20112. Tujuan khusus : - Tersedianya acuan dan bahan dalam penyusunan perencanaan kesehatan untuk tahun yang akan datang. - Tersedianya data dalam rangka analisis data untuk digunakan sebagai bahan informasi dalam rangka pengambilan kebijakan.

B.SISTEMATIKADalam Penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten disajikan dengan sistematika sebagai berikut :

BAB I : PENDAHULUANBab ini berisi penjelasan tentang latar belakang pembuatan profil dan sistimatika penulisan Profil Kesehatan Kabupaten Pamekasan.

BAB II : GAMBARAN UMUM KABUPATEN PAMEKASANBab ini menyajikan gambaran umum tentang data geografi dan demografi Kabupaten Pamekasan.

BAB III :SITUASI DERAJAT KESEHATAN DI KABUPATEN PAMEKASAN.Bab ini berisi uraian situasi derajat kesehatan yang meliputi berbagai indikator derajat kesehatan, diantaranya angka kematian, angka kesakitan dan status gizi masyarakat.

BAB IV :SITUASI UPAYA KESEHATAN DI KABUPATEN PAMEKASAN. Bab ini menggambarkan hasil-hasil capaian upaya kesehatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2011 yang meliputi pelayanan kesehatan dasar, rujukan dan penunjang, pemberantasan penyakit, kesehatan lingkungan dan sanitasi, perbaikan gizi masyarakat, pelayanan kefarmasian dan pelayanan kesehatan dalam situasi bencana. Dengan berpedoman pada indikator SPM dan indikator Indonesia Sehat 2010.

BAB V:SITUASI SUMBER DAYA KESEHATANBab ini menguraikan tentang sarana kesehatan, tenaga kesehatan, pembiayaan kesehatan, dan sumberdaya kesehatan lainnya.

BAB VI : HAMBATAN YANG DIJUMPAI DALAM PENYUSUNAN PROFIL KESEHATAN. BAB VII :P E N U T U P

LAMPIRAN : Berisi tabel yang digunakan dalam Penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten Pamekasan.

BAB IIGAMBARAN UMUM KABUPATEN PAMEKASAN

A.KEADAAN GEOGRAFIKabupaten Pamekasan merupakan salah satu kota di kawasan Madura dengan :- Luas Wilayah :79.230 Ha ( 792,3 km2 ) - Letak Daerah:6 o 51 - 7 o 31 LS 113 o19 113 o 58 BT- Batas batas Wilayah Kabupaten Pamekasan : Utara: Laut Jawa Selatan: Selat Madura Barat: Kabupaten Sampang Timur: Kabupaten Sumenep.Kabupaten Pamekasan terdiri dari 13 Kecamatan 11 Kelurahan dan 178 Desa.

B. DATA DEMOGRAFIJumlah penduduk Kabupaten Pamekasan tahun 2011 sebanyak 795.526 jiwa (hasil sensus penduduk tahun 2010, BPS Kab. Pamekasan) yang terdiri dari 386.655 jiwa laki-laki dan 408.871 dengan rasio jenis kelamin 94,6%, yang artinya jumlah penduduk perempuan di Kabupaten Pamekasan 5,4% lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk laki-laki.

Gambar 2.1 Grafik piramida jumlah penduduk Kabupaten Pamekasan tahun 2011

BAB IIISITUASI DERAJAT KESEHATAN DI KABUPATEN PAMEKASAN

A. Kematian Ibu dan Bayi1. Kasus Kematian IbuKematian Ibu menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan derajat kesehatan masyarakat. Kematian menggambarkan jumlah wanita yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan atau kasus insidentil) selama kehamilan, melahirkan dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan) tanpa memperhitungkan lama kehamilan. Kasus kematian maternal tahun 2011 di Kabupaten Pamekasan sebanyak 16/12.483 kelahiran hidup, sedikit turun jika dibandingkan dengan tahun 2010 sebanyak 17/12.748 kelahiran hidup.Kematian Ibu dapat digunakan dalam pemantauan kematian terkait dengan kehamilan. Indikator ini dipengaruhi status kesehatan secara umum, pendidikan dan pelayanan selama kehamilan dan melahirkan. Sensitifitas AKI terhadap perbaikan pelayanan kesehatan menjadikannya indikator keberhasilan pembangunan sektor kesehatan.2. Kasus Kematian BayiKematian Bayi merupakan indikator yang biasanya digunakan untuk menentukan derajat kesehatan masyarakat. Di Kabupaten Pamekasan pada tahun 2011 bayi lahir hidup berjumlah 12.483 jiwa, kasus bayi lahir mati adalah 56 bayi, kasus ini turun dibanding tahun 2010 sebanyak 96 orang/12.748 kelahiran. Sedangkan jumlah bayi yang mati pada tahun 2011 berjumlah 76 bayi, jumlah tersebut juga turun dibandingkan tahun 2010 yaitu sebanyak 112 bayi.Berbagai faktor dapat menyebabkan penurunan kematian bayi, diantaranya pemerataan pelayanan kesehatan berikut fasilitasnya. Hal ini disebabkan kematian bayi sangat dipengaruhi oleh pelayanan kesehatan. Selain itu, perbaikan kondisi ekonomi yang tercermin dengan pendapatan masyarakat yang meningkat juga dapat berkontribusi melalui perbaikan gizi yang berdampak pada daya tahan terhadap infeksi penyakit.

B. Angka KesakitanMorbiditas dapat diartikan sebagai angka kesakitan, baik insiden maupun prevalen dari suatu penyakit. Morbiditas menggambarkan kejadian penyakit dalam suatu populasi pada kurun waktu tertentu. Morbiditas juga berperan dalam penilaian terhadap derajat kesehatan masyarakat. Penyakit yang paling banyak di Kabupaten Pamekasan tahun 2011 Infeksi Saluran Pernafasan Akut 52.542 orang, penyakit pada sistem Otot 44.577, diare 24.575, tukak Lambung 17.969, penyakit lain pada saluran nafas 14.102, penyakit Tekanan Darah Tinggi 12.403, penyakit Kulit dan Infeksi 11.588, penyakit Kulit Alergi 10.730, Conjungtivities 8.844, dan defisiensi Gizi lain 8.378 orang.Untuk angka kesakitan akibat penyakit menular digambarkan melalui hasil capaian cakupan program penyakit menular tahun 2011 adalah sebagai berikut :1. Penemuan dan penanganan Penderita Acut Flaccid Paralysis (AFP)AFP merupakan kondisi abnormal ketika seseorang mengalami penurunan kekuatan otot tanpa penyebab yang jelas kemudian berakibat pada kelumpuhan. Pada tahun 2011 di kabupaten pamekasan ditemukan 2 kasus AFP (Non Polio) masing-masing di wilayah Puskesmas Proppo dan Waru. 2. Kasus TB ParuPenemuan kasus TB Paru dilakukan melalui penjaringan penderita yang dicurigai / suspek TB Paru yang berobat ke sarana kesehatan. Untuk Kabupaten Pamekasan penemuan penderita baru TB Paru BTA (+) tahun 2011 adala