My Succes Story

download My Succes Story

of 19

  • date post

    08-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    8
  • download

    2

Embed Size (px)

description

Ebook ini menceritakan pengalaman saya secara pribadi mengapa sampai terjun ke dunia Bisnis.

Transcript of My Succes Story

  • 1

  • 2

    Pengantar

    Segala Puji Syukur saya ucapkan kepada Tuhan karena hanya dengan kasih dan cinta-Nya,

    saya dapat menyelesaikan E-Book pertama ini yang berjudul My Succes Story. Memang

    tidak mudah untuk bisa menyelesaikan hal ini, apalagi di tengah kesibukan saya sebagai

    mahasiswa akhir yang sedang sibuk-sibuknya mengurus Skripsi. Tapi saya tidak menyerah,

    tujuan saya adalah berbagi dengan anda tentang suatu hal yang bisa memberkati banyak

    orang.

    Saya terinspirasi dari Orang orang sukses dunia yang sudah banyak menulis buku seperti

    Merry Riana, Bong Chandra, Andrie Wongso, Tung Desem Waringin dan beberapa toko

    lainnya. Isi E-Book ini adalah pengalaman nyata saya. Saya mohon maaf jika dalam

    penulisan, ada kata-kata yang tidak berkenan di hati.

    Akhirnya saya ucapkan selamat membaca. Tuhan memberkati.

    Salam Sukses

    James Babo (Konsultan Bisnis)

  • 3

    Siapa James Babo?

    Ada pepatah kuno mengatakan Tidak Kenal maka tidak disayang

    Benar apa betul..? Ya.. Karena saya ingin disayang

    maka saya ingin memperkenalkan diri dahulu..

    Hai,...Perkenalkan nama saya James Babo, biasa

    sahabat-sahabat saya memanggil dengan sebuah inisial

    JB, tapi bukan Justin Biber atau James Bond

    ya..hehehe. Saya lahir di Kecamatan Banggai, Sulawesi

    Tengah tepat pada tanggal 25 April 1993. Saya adalah

    anak pertama dari 6 orang bersaudara, saya tumbuh

    dan besar di sana sampai Sekolah Menengah Atas.

    Tidak pernah ada niat untuk merantau ke luar daerah,

    dalam hati di luar sana pergaulannya begitu bebas apalagi di kota-kota besar nanti apa

    yang akan terjadi, lebih baik disini saja bisa dekat dengan keluarga. Nah ketika sudah kelas

    3 SMA sebelum Ujian Nasional, sekolah memberikan sebuah informasi mengenai sebuah

    Beasiswa dari Pemerintah Pusat yang untuk bisa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri secara

    gratis sampai wisuda dan mendapat biaya bulanan sebesar 600.000, sayapun mengikutinya

    dan Puji Tuhan ketika pengumuman saya lolos di salah satu perguruan Tinggi di Sulawesi

    Utara.

    Ini adalah pengalaman

    pertama saya berpisah

    dengan Keluarga dalam

    waktu yang lama, rindu,

    sedih bercampuk aduk,

    maklum. Karena saya adalah

    anak pertama, dan betul-betul tidak siap untuk berpisah dengan keluarga. Tapi karena tugas

    dan tanggung jawab, saya harus pergi, dalam hati ketika selesai ujian di Semester pertama

  • 4

    saya akan pulang kampung untuk merayakan natal bersama dengan keluarga. Berjanji

    dalam hati setiap ada liburan saya akan pulang..

    Di perguruan tinggi itu ketika memulai OSPEK, saya berusaha mencari teman-teman di sana

    dari berbagai suku, agama, saya ingin bergaul dengan banyak orang bahkan di lingkungan

    tempat tinggal saya, mengikuti kegiatan persekutuan karena 1000 teman selalu lebih baik

    dari pada 1 Musuh. Setuju??

    Nah, ketika tiba waktu selesai ujian semester pertama, saya sudah sangat gembira, IP yang

    didapatkan sangat memuaskan, tiba-tiba dapat informasi bahwa uang pengembalian

    pendftaran akan cair pada hari senin, sedangkan kapal harus berangkat pada hari minggu,

    beasiswa ini harus diambil oleh mahasiswa yang bersangkutan. Saya tidak tahu apa yang

    menjadi perasaan saya waktu itu, gembira, sedih, bercampur aduk disisi lain saya senang

    bisa menerima uang tapi disisi lain batal natal bersama dengan keluarga. Saya harus iklas

    dan belajar untuk bisa mandiri terpisah dengan keluarga untuk kurun waktu yang cukup

    lama. Sambil menunggu waktu masuk kuliah saudara saya mengajak untuk bekerja di salah

    satu Counter Handphone. Dari situlah awal saya memulai mencari uang dengan keringat

    saya sendiri.

    Awal Mengenal Bisnis

    Oke biar kita lebih akrab saya memanggil kalian teman-teman ya..

    James Babo Ketika Semester 2

  • 5

    Oh Iya Teman-teman kalau kalian mengenal kata Bisnis apa yang ada dalam pikiran

    teman-teman?

    Jualan barang/jasa=bisnis

    Ini adalah pandangan saya pada umumnya sebelum mengenal arti bisnis yang

    sesungguhnya. Memangnya ada arti bisnis sesungguhnya? Iya ada, nanti saya akan share

    dengan teman-teman di bagian selanjutnya. Kita lanjut ya.

    Jujur teman-teman saya tidak suka dengan yang namanya bisnis, bagi saya tujuan ketika

    kuliah adalah cepat selesai dan bisa mendapatkan pekerjaan secepatnya, pokoknya saya

    tidak mau mendengar yang namanya bisnis, karena dalam pikiran, saya tidak mau jual-

    jualan.

    Di awal saya berkuliah ketika baru semester satu, untuk semua mahasiswa beasiswa harus

    mengikuti kegiatan seminar dari salah seorang Motivator ternama di Indonesia tentang

    bagaimana membangun jiwa pengusaha dalam generasi muda Indonesia. Ngga nyangka

    peserta begitu banyak, tidak ada hal yang isitimewa di awal-awal acara, saya duduk paling

    belakang pada saat itu, Motivatornya terus berbicara, dan saya terus main HP, maklum saya

    tidak tertarik(jangan ditiru ya) Bagi saya yang menjadi fokus saya adalah cepat selesai kuliah,

    dan secepatnya bekerja jadi pegawai saja entah swasta atau negeri, namun tiba-tiba ada

    satu hal yang sangat mengejutkan yang diberikan oleh Sang Motivator tersebut, dan

    seketika itu saya langsung menyimpan HP saya dan mulai memperhatikan dengan serius apa

    yang disampaikan oleh Motivator tersebut . Teman-teman tahu apa itu?

  • 6

    Sebuah Paradigma yang akan menentukan hasil dari apa yang akan kita lakukan

    Disitu ia memberikan sebuah Gambar seperti ini.

    Bagaimana akhir dari seorang pengusaha dan pegawai yang tekun membangun karir mereka

    Dan anda tahu dimana perbedaanya

    Pengusaha = Tidak bekerja= tetap ada uang, karena mereka mempunyai yang namanya

    ASET

    Sedangkan pegawai tidak, dan pengusaha tidak akan bekerja selamanya, Woowww, ini yang

    saya inginkan, dan Pengusaha-pengusaha itu kerjanya kebanyakan jalan-jalan dan tanpa

    memikirkan uang karena aset mereka yang akan memberikan mereka pendapatan pokoknya

    waktu dan uang mereka bisa atur sendiri karena mereka adalah bosnya. Disitu saya mulai

    belajar mendalami bidang bisnis.

  • 7

    Jualan Pulsa = Bisnis pertama saya

    Pada tahun 2012, setelah seminar itu, saya mulai mencari bisnis yang bisa dijalankan dengan

    mudah oleh mahasiswa, ya untuk tambah-tambah penghasilanlah, hitung-hitung praktek

    ilmu hehe. Salah satu teman saya dia adalah peserta terbaik dalam seminar itu, ya teman

    saya ini adalah wanita yang suka berbisnis, dia menanyakan apakah saya ingin berbisnis,

    iya jawab saya, tapi bingung bisnis apa? Lalu teman saya menawarkan untuk jualan pulsa,

    ya lumayanlah untungnya. Ya..ya..ya..oko boleh-boleh saya coba.

    Dengan penuh semangat saya mulai sms sama teman-teman saya bahwa saya jualan pulsa,

    dan woow responya cepat sekali, malam itu ketika saya sms, teman kelas saya langsung

    sms James, Isikan kita pulsa 5rb dang di nomor ini 0853xxxx, besok kita bayar di kelas neh

    woow,, saya bilang mantap juga ya berbisnis ini, dan besoknya ketika saya tiba di kelas,

    berusaha datang lebih awal dengan maksud untuk menagih mereka. Tapi ya..karena masih

    pemula,,saya tidak tahu harus mulai dari mana untuk menagih mereka, karena saya malu,

    saya sms saja Bro, Sist, jang lupa neh tu doi pulsa oke balas mereka. 2 Minggu saya

    mulai menikmati bisnis pulsa saya, nah saya belum pernah mempiutuangi atau berhutang

    kepada orang lain sebelumnya, karena sudah banyak pelanggan, saya mulai meniru-niru

    iklan di TV, Beli 3 Gratis Satu nah saya sms ke teman-teman saya siapa yang isi pulsa 10x

    dalam waktu seminggu ia akan dapat bonus pulsa 5rb dan hasilnya,, anda bisa

    tahu..berhasil atau gagal

    ..........................................

    ..................................

  • 8

    Tidak ada yang berminat dengan iklan saya.

    Oke saya kembali seperti semula, jualan tapi khusus area kampus saja. Nah ketika sudah

    memasuki 2 Bulan pelanggan saya sudah banyak, pendapatan saya sudah mulai banyak,

    lumayan buat tambah-tambah biaya kuliah itung-itung mengurangi beban orang tua,

    hehehe dan disinilah tantangannya, teman-teman mulai sms untuk isi pulsa, dan saya

    mengisinya, nah salah satu teman saya sebut saja mawar.. hehehe,, nama disamarkan

    berhutang pulsa kepada saya hampir 270.000, nah ketika saya ingin menagihnya dia selalu

    tidak masuk kuliah, jadi salah satu cara adalah saya harus persiapakan dana cadangan agar

    stok pulsa saya tidak habis, dan setiap kali saya datang ke kelas mereka malah ketakutan,

    mereka menjuluki saya Penagih Utang, saya berusaha mengingatkan mereka dengan

    bahasa yang tidak menyinggung mereka, apakah teman teman pernah mengalami kisah

    seperti saya?? Kalau ya, berarti saya tidak sendiri ya.. hehehe, kita senasib..(hiks..hikss).

    Dari kejadian tersebut, saya memutuskan untuk berhenti jualan pulsa, karena saya tidak

    mau mengalami hal-hal seperti ini, bukan ini yang saya inginkan. Setelah berhenti beberapa

    bulan dari jualan pulsa saya mencoba kembali, kata orang bijak yang sering kita dengar

    Jangan Menyerah, coba lagi.

    Oh iya teman-teman karena ketertarikan dengan dunia bisnis, ketika saya jalan-jalan ke

    Toko Buku Gramedia saya melihat suatu buku seperti ini:

  • 9

    Saya mendapatkan banyak hal disitu dan akhirnya saya memutuskan untuk kembali

    berjualan pulsa, saya bilang ke Mama Saya.. Ma, Jei