Modul Teknologi Sepeda Motor (OTO225-05)- Tune Up

download Modul Teknologi Sepeda Motor (OTO225-05)- Tune Up

of 37

  • date post

    24-Apr-2015
  • Category

    Documents

  • view

    131
  • download

    10

Embed Size (px)

Transcript of Modul Teknologi Sepeda Motor (OTO225-05)- Tune Up

KODE MODUL SPD. OTO 225 - 05

Fakultas Teknik UNY Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif

TUNE UP SEPEDA MOTOR

Penyusun : Beni Setya Nugraha, S.Pd.T.

Sistem Perencanaan Penyusunan Program dan Penganggaran (SP4) Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif Juni 2005

KATA PENGANTAR

Modul Tune Up Sepeda Motor ini digunakan sebagai panduan kegiatan belajar untuk membentuk salah satu kompetensi, yaitu : Memeriksa, Merawat, Memperbaiki dan Menyetel Bagian-bagian/Sistem-sistem Sepeda Motor sesuai Prosedur Tune Up Sepeda Motor. Modul ini dapat digunakan untuk mahasiswa Program Keahlian Mekanik Otomotif. Modul ini memberikan latihan untuk mempelajari pemeriksaan, perawatan, perbaikan dan penyetelan (Tune Up) Sepeda Motor. Modul ini terdiri atas satu (1) kegiatan belajar, membahas tentang memeriksa, merawat, memperbaiki dan menyetel bagian-bagian/sistem-sistem sepeda motor sesuai prosedur tune up sepeda motor. Setelah mempelajari modul ini mahasiswa diharapkan dapat memeriksa, merawat, memperbaiki dan menyetel bagian-bagian/sistem-sistem sepeda motor sesuai prosedur tune up sepeda motor.

Yogyakarta, Juni 2005 Penyusun

ii

DAFTAR ISI MODULHalaman HALAMAN SAMPUL ..................................................................... KATA PENGANTAR ...................................................................... DAFTAR ISI ................................................................................. PETA KEDUDUKAN MODUL ........................................................ PERISTILAHAN/GLOSARIUM .................................................... I. PENDAHULUAN A. DESKRIPSI ........................................................................ B. PRASYARAT ...................................................................... C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL ...................................... 1. Petunjuk Bagi Mahasiswa .............................................. 2. Petunjuk Bagi Dosen .................................................... D. TUJUAN AKHIR ................................................................. E. KOMPETENSI .................................................................... F. CEK KEMAMPUAN .............................................................. II. PEMELAJARAN A. RENCANA BELAJAR MAHASISWA ........................................ B. KEGIATAN BELAJAR .......................................................... 1. Kegiatan Belajar : Tune Up Sepeda Motor ...................... a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran 1 ................................ b. Uraian Materi 1 ....................................................... c. Rangkuman 1 ......................................................... d. Tugas 1 .................................................................. e. Tes Formatif 1 ........................................................ f. Kunci Jawaban Formatif 1 ........................................ g. Lembar Kerja 1 ....................................................... 7 8 8 8 8 25 26 26 26 26 iii 1 1 2 2 3 3 4 6 i ii iii v vi

III. EVALUASI A. PERTANYAAN .................................................................... B. KUNCI JAWABAN ............................................................... C. KTIRERIA KELULUSAN ....................................................... IV. PENUTUP ............................................................................. 28 29 29 30

iv

PETA KEDUDUKAN MODUL

A. Diagram Pencapaian Kompetensi dan Peta Kedudukan ModulDiagram ini menunjukkan tahapan urutan pencapaian kompetensi yang dilatihkan pada mahasiswa dalam kurun waktu tiga tahun. Modul Tune Up Sepeda Motor merupakan modul untuk membentuk kompetensi Memeriksa, Merawat, Memperbaiki dan Menyetel Bagian-

bagian/Sistem-sistem Sepeda Motor sesuai Prosedur Tune Up Sepeda Motor.

v

PERISTILAHAN / GLOSSARY

Feeler gauge (thickness gauge) merupakan alat pengukur celah (gap)pada komponen-komponen kendaraan.

Free play merupakan jarak main bebas komponen kendaraan, yaitu jarakyang diukur dari posisi awal suatu komponen sampai posisi dimana komponen tersebut mulai mengoperasikan sistemnya. Misalnya pada sistem rem, free play pedal rem diukur dari posisi awal pedal sampai posisi pedal rem dimana sistem rem mulai bekerja.

Tune up merupakan prosedur perawatan berkala pada sepeda motor,dengan tujuan untuk mengembalikan sepeda motor pada kondisi kerja yang optimal. Kegiatan yang dilakukan meliputi

pemeriksaan, perawatan, perbaikan dan penyetelan bagianbagian kendaraan.

Wear limit indicator merupakan tanda batas keausan ban yangterdapat pada telapak ban. Apabila keausan telapak ban sudah mencapai wear limit indicator berarti ban perlu diganti.

vi

BAB I PENDAHULUANA. DESKRIPSIModul Tune Up Sepeda Motor ini membahas tentang beberapa hal penting yang perlu diketahui agar dapat melakukan Tune Up Sepeda Motor secara efektif, efisien dan aman. Cakupan materi yang akan dipelajari dalam modul ini meliputi : memeriksa, merawat,

memperbaiki dan menyetel bagian-bagian/sistem-sistem sepeda motor sesuai prosedur Tune Up Sepeda Motor. Modul ini terdiri atas satu (1) kegiatan belajar, membahas tentang pemeriksaan, perawatan, perbaikan dan penyetelan bagian-

bagian/sistem-sistem sepeda motor sesuai prosedur Tune Up Sepeda Motor. Setelah mempelajari modul ini mahasiswa diharapkan dapat

melaksanakan prosedur Tune Up Sepeda Motor.

B. PRASYARATModul SPD. OTO 225-05 (Tune Up Sepeda Motor) ini merupakan modul awal yang tidak memerlukan prasyarat bagi mahasiswa pada Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif.

Tune Up Sepeda Motor/SPD. OTO 225 O5

1

C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL1. Petunjuk Bagi Mahasiswa Untuk memperoleh modul hasil ini belajar maka secara maksimal, yang dalam perlu

menggunakan

langkah-langkah

dilaksanakan antara lain : a. Bacalah dan pahami dengan seksama uraian-uraian materi yang ada pada masing-masing kegiatan belajar. Bila ada materi yang kurang jelas, mahasiswa dapat bertanya pada Dosen atau Instruktur yang mengampu kegiatan belajar. b. Kerjakan setiap tugas formatif (soal latihan) untuk mengetahui seberapa besar pemahaman yang telah dimiliki terhadap materimateri yang dibahas dalam setiap kegiatan belajar. c. Untuk kegiatan belajar yang terdiri dari teori dan praktik, perhatikanlah hal-hal berikut ini : 1) Perhatikan berlaku. 2) Pahami setiap langkah kerja (prosedur praktikum) dengan baik. 3) Sebelum melaksanakan praktikum, identifikasi (tentukan) peralatan dan bahan yang diperlukan dengan cermat. 4) Gunakan alat sesuai prosedur pemakaian yang benar. 5) Untuk melakukan kegiatan praktikum yang belum jelas, harus meminta ijin Dosen atau Instruktur terlebih dahulu. 6) Setelah selesai, kembalikan alat dan bahan ke tempat semula. d. Jika belum menguasai level materi yang diharapkan, ulangi lagi pada kegiatan belajar sebelumnya atau bertanyalah kepada petunjuk-petunjuk keselamatan kerja yang

Tune Up Sepeda Motor/SPD. OTO 225 O5

2

Dosen atau Instruktur yang mengampu kegiatan pemelajaran yang bersangkutan. 2. Petunjuk Bagi Dosen Dalam setiap kegiatan belajar, Dosen atau Instruktur berperan untuk : a. Membantu mahasiswa dalam merencanakan proses belajar. b. Membimbing mahasiswa melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar. c. Membantu mahasiswa dalam memahami konsep, praktik baru, dan menjawab pertanyaan mahasiswa mengenai proses belajar mahasiswa. d. Membantu mahasiswa untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar. e. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan. f. Merencanakan seorang ahli / pendamping Dosen dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

D. TUJUAN AKHIRSetelah mempelajari secara keseluruhan materi kegiatan belajar dalam modul Tune Up Sepeda Motor ini mahasiswa diharapkan mampu memeriksa, merawat, memperbaiki dan menyetel bagian-

bagian/sistem-sistem sepeda motor sesuai prosedur Tune Up Sepeda Motor.

Tune Up Sepeda Motor/SPD. OTO 225 O5

3

E. KOMPETENSIModul SPD. OTO 225 - 05 membentuk subkompetensi : Memeriksa, merawat, memperbaiki dan menyetel bagian-

bagian/sistem-sistem sepeda motor sesuai prosedur Tune Up Sepeda Motor yang merupakan unsur untuk membentuk kompetensi

Melaksanakan Prosedur Tune Up Sepeda Motor. Uraian subkompetensi ini dijabarkan seperti di bawah ini.

Tune Up Sepeda Motor/SPD. OTO 225 O5

4

KOMPETENSI KODE DURASI PEMELAJARAN

: Melaksanakan Prosedur Tune Up Sepeda Motor : SPD. OTO 225-05 : A 1 B 1 C 1 D 1 E 1 F 2 G 1

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

KONDISI KINERJA

Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya : Standard Operation Procedure, peralatan kesehatan dan keselamatan kerja, Service Manual Book dan Hand Tools Peralatan pendukung yang digunakan : SST, stand Simulator untuk melaksanakan prosedur Tune Up Sepeda Motor Buku laporan kerja

SUB KOMPETENSI 1. Memeriksa, merawat, memperbaiki dan menyetel bagianbagian/sistem-sistem sepeda motor sesuai prosedur Tune Up Sepeda Motor

KRITERIA KINERJA Prosedur memeriksa, merawat, memperbaiki dan menyetel bagianbagian/sistem-sistem sepeda motor sesuai prosedur Tune Up Sepeda Motor dijelaskan pada simulator

LINGKUP BELAJAR Memahami dan menerapkan prosedur tune up sepeda motor

MATERI POKOK PEMELAJARAN SIKAP Segala aktifitas praktek (membongkar, memeriksa, merawat, memperbaiki, merakit dan menyetel) selalu mengacu pada SOP Dalam bekerja selalu memperhatikan K3 PENGETAHUAN Memahami prosedur memeriksa, merawat, memperbaiki dan menyetel bagianbagian/sistem-sistem sepeda motor sesuai prosedur Tune Up Sepeda Motor KETERAMPILAN Menerapkan Prosedur Tune Up Sepeda Motor

Tune Up Sepeda Motor/SPD. OTO 225 O5

5

F. CE