Modul Sablon

download Modul Sablon

of 41

  • date post

    27-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    507
  • download

    29

Embed Size (px)

description

modul sablon

Transcript of Modul Sablon

BERBAGAI SARANA YANG DIBUTUHKAN DALAM

KATA PENGANTAR

Nampaknya industri sablon semakin dikenal dan digemari serta sudah merupakan bagian tersendiri yang tak dapat dipisahkan dalam berbagai perkembangan industri perdagangan, sosial dan politik. Bahkan kemajuan yang dicapainya tidak terbatas pada wilayah perkotaan, tetapi telah merambah jauh kepelosok desa-desa. Hal ini dikarenakan bahwa sistem cetak sablon merupakan suatu usaha yang dapat dilakukan dimana saja serta dapat dikerjakan oleh siapa saja, baik secara tradisional maupun secara mesin. Bagi daerah desa yang belum terjangkau oleh listrik, sablon tetap mampu melakukan sistem pencapan dengan baik dan sempurna. Karena itu tidaklah mengherankan bila perkembangan yang dapat dicapainya benar-benar pesat.

Lebih dari itu, sistem cetak dengan sablon juga telah diterapkan disekolah-sekolah dan tempat-tempat pendidikan luar sekolah. Bahkan dalam program kerja perkampungan dan karang taruna, sering pula diterapkan dan diajarkan bagaimana cara mencetak dengan sistem sablon. Ini benar-benar perkembangan yang menggembirakan karena dengan begitu sudah maju selangkah untuk mencapai terwujudnya lapangan kerja baru.Semakin berkembangnya sistem cetak sablon, semakin dibutuhkan buku-buku petunjuk serta tenaga-tenaga terlatih yang benar-benar profesional. Karena pada kenyataannya, sistem cetak sablon berbeda dengan sistem cetak mesin. Apa yang tak dapat dilakukan cetak mesin dapat dikerjakan dengan sempurna oleh cetak sablon.

Sayang, buku-buku pedoman yang seharusnya dapat dijadikan suluh tentang sistem cetak sablon sampai sekarang masih minim. Untuk itu penulis mencoba menyusun tatacara menyablon dari mulai tahap awal sampai pada proses hasil yang sempurna. Adapun berhasil atau tidaknya nanti tergantung dari bagaimana anda mempraktekkannya berdasarkan isi buku ini. Kalau anda benar-benar mematuhi petunjuk yang ada didalam buku ini, insya Allah kegagalan yang mungkin anda alami hanya 2,5%. Karena itu pelajarilah baik-baik isi buku ini dan setelah faham harus segera dipraktekkan.Bagi anda tingkat pemula, buku ini merupakan petunjuk terbaik untuk anda melangkah dalam sistem cetak sablon. Dan anda akan mengetahui secara persis apa dan bagaimana itu sablon serta bagaimana pula cara melaksanakannya. Selamat bekerja semoga berhasil.

PenulisBAB I

MENGENAL BERBAGAI MACAM SIFAT BENDA

A.PENDAHULUANDalam banyak hal sistem cetak sablon lebih menguntungkan dibanding cetak mesin. Selain kain gasa ( kain screen ) yang digunakan sebagai sarana utama dalam cetak sablon tersedia dalam nomor kerapatan yang lengkap, juga cetak sablon tidak memerlukan biaya yang tinggi serta mudah penanganannya.Cetak sablon dapat dilakukan hampir di semua jenis benda padat seperti mika, plastik, kaca/gelas, kain, seng, aluminium, porselin, kertas dll dengan berbagai macam ukuran. Begitu juga pencetakannya dapat disesuaikan dengan keadaan benda yang dicetak, misalnya benda cembung, cekung, permukaan benda berlekuk-lekuk dsb. Sehingga tidak mengherankan bila cetak sablon merupakan suatu kegiatan usaha yang menarik. Biaya produksi relatif kecil serta modal pendirian yang hanya sedikit. Disamping itu mudah penanganannya serta dan mampu menghasilkan cetak yang baik. Bagaimanapun juga model cetakan yang dilakukan, sablon tetap dapat menanganinya dengan memuaskan. Kemudahan-kemudahan itulah yang menjadikan sistem cetak sablon berkembang pesat di mana-mana baik di kota maupun di pelosok desa.Bila dibandingkan dengan cetak mesin, cetak sablon tetap lebih menarik. Pada cetak mesin, gerakannya dibatasi pada daerah cetak (waktu melakukan percetakan ) dan juga terbatas pada benda-benda tertentu. Sedangkan cetak sablon dapat dilakukan dalam berbagai kondisi dan keadaan yang bagaimanapun juga. Teknik penggunaannya dapat dirubah menurut kebutuhan. Screen sheet yang semula disekat ( ditempelkan ) pada meja cetak dapat dilepas dan digunakan untuk mencetak tanpa menggunakan meja. Semua perlengkapan yang digunakan dalam cetak sablon dapat dengan mudah dipindahkan kemana yang disukai tanpa mempengaruhi hasil sablonan. Dari hal-hal seperti itu maka dapat diambil kesimpulan bahwa sablon lebih mudah dan lebih luas sasarannya.Karena cetak sablon luas sasarannya dan mampu melaksanakan sistem percetakan di atas berbagai jenis benda dengan bentuk dan kondisi yang bagaimanapun juga, maka perlu mengetahui berbagai macam sifat benda yang akan disablon. Ini sangat penting agar nantinnya dapat dihasilkan suatu cetakan yang sempurna degan biaya produksi yang relatif ringan. Sehingga usaha cetak sablon yang Anda lakukan dapat berkembang dengan baik serta mampu bersaing dengan lainnya.B.BERBAGAI MACAM JENIS & SIFAT BENDASemua benda yang hedak disablon terdiri dari berbagai jenis yang satu sama lain memiliki sifat yang berbeda-beda. Ini perlu diketahui agar nantinya dapat ditentukan nomor kerapatan screen yang dipakai serta jenis tinta ( cat ) sablon yang bagaimana yang cocok.B.1. Jenis Benda Penyerap CatSecara fisik jenis benda ini memiliki sifat penyerapan yang kuat terhadap benda-benda cair seperti air, minyak, dsb. Karena itu screen ( kain gasa ) yang digunakan haruslah yang mampu menyalurkan cat secara penuh, dan ini berarti herus menggunakan kain gasa dengan pori-pori yang cukup lebar ( jenis screen kasar ).

Jenis benda penyerap cat umumnya yang terbuat dari anyaman benang seperti berbagai jenis karung dan tekstil. Screen yang dipakai dapat dipilih denagn nomor kerapatan 90 T, 77 T, 61 T sampai nomor kerapatan yang terendah. Semakin rendah nomor kerapatan screen semakin besar lubang pori-porinya. Untuk jenis tekstil yang bersifat halus bisa menggunakan screen dengan nomor kerapatan 90 T, sedangkan jenis kain tebal seperti handuk, selimut, karung, dll dpt dipilih nomor kerapatan 62 T atau 61 T. Tapi pemilihan nomor kerapatan screen itupun bersifat relatif. Jadi untuk jenis handuk atau karung tidak harus 62 atau 61 T, mungkin bisa dipilih dengan nomor yang lebih rendah lagi. Jadi tergantung dari tebal tipisnya kondisi benda tekstil yang hendak disablon. Karena itu bagi Anda yang tergolong pemula, perlu sedikit latihan agr benar-benar mengetahui secara persis ketetapan nomor screen yang digunakan untuk jenis benda menyerap cat. B.2. Jenis Benda SedangJenis benda ini memiliki sifat tidak terlalu menyerap juga tidak bersifat menolaterhadap segala jenis benda cair. Jadi sifatnya sedang-sedang saja seperti berbagai jenis kulit, berbagai kertas, jenis-jenis dos, jenis karton manila, imitasi leer dll yang umumnya memiliki daya serap sedang. Jenis-jenis diatas adalah sebagai permisalan. Sebab untuk menentukan secara tepat jenis benda yang termasuk dalam kategori ini diperlukan kejelian. Karena jenis benda sedang sifatnya relatif. Biasanya untuk mengetahui secara pasti adalah berdasarkan pengalaman.Untuk jenis benda sedang biasanya menggunakan screen dengan nomor kerapatan dari 120 T sampai 150 T. Karena untuk deretan nomor kerapatan tersebut akan menjamin keluarnya cat tidak berlebihan dan juga tidak terlalu sedikit. B.3. Jenis Benda Tidak Menyerap CatJenis benda yang tergolong tidak menyerap cat mudah untuk ditentukan, karena memiliki sifat menolak segala jenis benda cair. Biasanya jenis-jenis benda tidak menyerap memiliki permukaan yang halus seperti plastik, kaca, mika, seng dll.Jenis benda tidak menyerap cat bila menerima tinta yang berlebihan dari hasil sablonan, akan menyebabkan hasil sablonan rusak. Misalnya tulisan atau gambar, maka bentuknya akan mengembang. Garis yang seharusnya kecil dan halus menjadi lebar dan besar seperti tetesan tinta yang jatuh di atas kertas merang ( mblobor ). Ini berarti arsiran yang telah ditentikan sbelumnya menjadi berubah lebih besar ukurannya, sehingga hasil cetakan menjadi jelek.

Untuk bisa menghasilkan cetakan yang tajam dan jelas pada benda-benda tidak menyerap cat, haruslah menggunakan screen dengan nomor kerapatan diatas 165 T. Misalnya 180 S, 200 S atau 228 S. Sebab semakin besar nomor kerapatan screen berarti semakin halus keadaan screen dan semakin sedikit keluarnya tinta dari balik pori-pori gasa.

BAB II

BERBAGAI SARANA YANG DIBUTUHKAN DALAMSISTEM CETAK SABLON

A. PendahuluanBahwa cetak sablon merupakan suatu usaha yang sifatnya sederhana, praktis, serta sedikit modal pendiriannya. Sasaran cetaknyapun luas tidak seperti cetak mesin. Namun demikian tentunya dibutuhkan berbagai peralatan dan sarana untuk menunjang keberhasilan dalam sistem cetaknya. Lebih-lebih bila dikembangkan maka akan menjadi usaha yang besar dengan peralatan yang serba modern.

Sistem cetak sablon nampaknya hanya merupakan penimbulan gambar atau tulisan dari balik kain screen ( kain gasa yang merupakan sarana utama dalam sablon ), yaitu adanya pemindahan tinta/cat sablon ke benda-benda hasil kerja gesekan rakel. Tapi bila diteliti lebih dalam ternyata melibatkan berbagai unsur kegiatan yang satu sama lain saling berkaitan. Seperti pembuatan gambar, pembuatan bingkai screen, proses afdruk dan sebagainya, dimana masing-masing kegiatan ( pekerjaan ) membutuhkan peralatan bantu sendiri-sendiri.

Untuk cetak sablon yang sifatnya masih tradisional, semua kegiatan yang berkaitan dengan itu cukup ditangani cukup 2 atau 3 orang dimana dalam pelaksanaannya bersifat serabutan. Misalnya sebagai tukang sablon bisa merangkap tukang gambar, begitu juga dengan yang lain. Sedangkan untuk usaha sablon besar masing-masing pekerjaan ditangani oleh seorang tenaga ahli.

Dengan bentuk dan kegiatan yang bagaimanapun juga tetap diperlukan peralatan bantu untuk menunjang kelancaran kerja dan menghasilkan produk yang bagus. Macam ragam alat bantu yang dibutuhkan masing-masing memiliki fungsi sendiri-sendiri, diantaranya meja gambar, meja cetak, screen sheet yang merupakan sarana utama, rak pejemur dan lain-lain. Untuk itu dalam uraian berikut akan dijelaskan secara garis besarnya segala peralatan yang dibutuhkan dalam sistem cetak sablo