MODUL PRAKTIKUM PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN .produksi menengah dan jangka pendek berdasarkan...

download MODUL PRAKTIKUM PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN .produksi menengah dan jangka pendek berdasarkan ramalan

If you can't read please download the document

  • date post

    26-Jun-2019
  • Category

    Documents

  • view

    226
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of MODUL PRAKTIKUM PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN .produksi menengah dan jangka pendek berdasarkan...

  • MODUL PRAKTIKUM

    PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PRODUKSI

    Wildan Fajar Bachtiar, ST., MS

    Anjar K Purwaditya, STP., M.Sc

    Iman Sabarisman, STP., M.Si

    PROGRAM STUDI DIPLOMA III AGROINDUSTRI

    SEKOLAH VOKASI

    UNIVERSITAS GADJAH MADA

    YOGYAKARTA

    2019

  • HALAMAN PENGESAHAN

    MODUL PRAKTIKUM

    Nama Mata Praktikum : Perencanaan dan Pengendalian Produksi

    Kode (SKS) : VAI 215P (3 SKS)

    Pelaksanaan : Semester Ganjil

    Prasyarat : -

    Dosen Pengampu : Wildan Fajar Bachtiar, ST., MS

    Anjar K Purwaditya, STP., M.Sc

    Iman Sabarisman, STP., M.Si

    Teknisi : -

    Asisten Laboratorium :

    Program Studi : Diploma III Agroindustri

    Fakultas : Sekolah Vokasi

    Yogyakarta, Oktober 2019

    Mengetahui,

    Ketua Program Studi

    Diploma III Agroindustri SV UGM

    Ratih Hardiyanti, S.T.P., M.Eng

    NIP. 1985 0602 201504 002

    Ketua Tim Penyusun Modul Praktikum,

    Wildan Fajar Bachtiar, ST., MS

    NIU. 1120120055/420

  • 3

    KATA PENGANTAR

    Dalam suatu industri manufakturing yang termasuk di dalamnya industri yang

    bergerak di bidang Agroindustri, departemen perencanaan produksi dan pengendalian

    persediaan (production planning and inventory control) merupakan salah satu

    departemen yang sangat menentukan dalam kemajuan industri yang bersangkutan.

    Departemen ini bertugas melakukan perencanaan penggunaan sumber daya produksi

    dan mengendalikannya agar pelaksanaan produksi nantinya dapat memenuhi tujuan

    produksi seperti yang diharapkan dengan penggunaan sumber dana (biaya) yang se-

    optimum mungkin. Sudah tentu bahwa semua aktivitas perencanaan dan

    pengendalian produksi ini memerlukan tingkat keahlian dan kualifikasi yang tinggi

    dari orang yang menjalankannya, dengan tingkat pendidikan setidaknya seorang

    sarjana. Meskipun demikian, dalam merencanakan dan mengendalikan produksi,

    departemen seperti ini juga membutuhkan orang-orang setingkat pelaksana atau

    lulusan program diploma yang mampu membuat perencanaan rutin dengan dasar

    informasi atau data yang sudah baku dan terstruktur atas perintah atasan atau

    manajernya.

    Mata praktikum ini dirancang untuk memberi bekal pada mahasiswa diploma

    mengenai cara atau teknis pembuatan rencana dan pengendalian produksi pada sistem

    produksi yang berbasis sistem dorong (push system). Yaitu, semua perencanaan dan

    pengendalian produksi didasarkan pada hasil ramalan permintaan produksi. Agar

    lulusan nantinya dapat membantu atasan atau manajernya dalam merencanakan dan

    mengendalikan produksi dengan benar apabila bekerja di suatu industri maka

    pemahamaan tentang tahapan-tahapan dan cara perencanaan harus diberikan.

    Yogkakarta, Januari 2019

    Penulis

  • 4

    DAFTAR ISI

    Kata Pengantar

    Tatatertib Praktikum

    Identitas Praktikum

    Acara Ke-I : Peramalan

    Acara Ke-II : Perencanaan Agregat

    Acara Ke-III : Perencanaan Kebutuhan Bahan

    Acara Ke-IV : Keseimbangan Lintasan

    Acara Ke-V : Penjadwalan Mesin Jobshop & Flowshop

  • 5

    TATA TERTIB PRAKTIKUM UNTUK PRAKTIKAN

    Praktikum Keamanan Pangan dilaksanakan terintegrasi dengan pelaksanaan

    kuliah Keamnaan Pangan. Aturan-aturan umum yang harus diikuti oleh praktikan

    adalah sebagai berikut :

    1. Praktikan wajib mengisi daftar hadir sebelum pratikum dimulai.

    Keterlambatan praktikum :

    a. 5 menit dipersilahkan mengikuti pretest tetapi tidak ada penambahan

    waktu dan masih diperkenankan untuk mengikuti praktikum

    b. 10 menit tidak diperkenankan untuk mengikuti pretest tetapi

    diperkenankan mengikuti praktikum

    c. 15 menit tidak diperkenankan untuk mengikuti praktikum dan dianggap

    GUGUR.

    2. Praktikan wajib memakai pakaian yang sopan dan rapi (pakaian berkerah dan

    celana atau rok panjang) sepatu tertutup, dilarang keras memakai perhiasan

    yang berlebihan, sandal, sandal jepit, berjaket maupun kaos oblong selama

    praktikum berlangsung. Bagi praktikum Laboratorium Kimia (Lab.

    Pengawasan Mutu, Lab. Rekayasa Proses, dan Lab. Uji Sensoris) wajib

    memakai jas laboratorium, mengenakan masker, sarung tangan, membawa

    kain lap, dan kalkulator scientific.

    3. Praktikan dilarang merokok, membawa makanan, minuman, atau bahan yang sifatnya dapat

    merusak alat/peralatan percobaan ke dalam laboratorium.

    4. Praktikan yang berambut panjang diharapkan mengikat atau menutup rambutnya agar tidak

    mengganggu pelaksanaan praktikum.

    5. Praktikan yang berjilbab diharapkan untuk mengatur jilbab sehingga tidak mengganggu

    pelaksanaan praktikum.

    6. Praktikan wajib membuat TIKET MASUK sesuai dengan ketentuan masing-

    masing praktikum.

    7. Praktikan DILARANG menggunakan Handphone dan menyentuh alat praktikum yang tidak

    ada hubungannya dengan acara praktikum.

    8. Praktikan WAJIB MEMPELAJARI MODUL SEBELUM PRAKTIKUM dimulai.

  • 6

    9. Praktikan wajib menjaga kebersihan, kerapihan dan keutuhan alat laboratorium sebelum dan

    setelah praktikum selesai.

    10. Jika terjadi kerusakan atau kehilangan alat dalam pelaksanaan praktikum maka menjadi

    tanggung jawab pemakai dan wajib mengganti dengan barang/ alat yang sama maksimal 2

    hari setelah kejadian.

    11. Praktikan diwajibkan mengikuti semua rangkaian acara praktikum tanpa terkecuali, apabila

    perlu adanya INHAL dikarenakan sakit harus menyertakan:

    a. Sakit (rawat inap) adanya bukti rawat inap

    b. Lelayu keluarga inti (bapak, ibu, saudara kandung, kakek, nenek

    kandung) adanya bukti dan surat keterangan

    c. Apabila sakit maka maksimal 30 menit sebelum masuk praktikum, harus

    konfirmasi ke teknisi, koass dan menyusulkan surat keterangan sakit

    maksimal H+2

    d. Jika tidak memenuhi syarat di atas maka dianggap GUGUR pada acara

    tersebut, dan apabila 1 mahasiswa INHAL 3 acara atau lebih maka

    dianggap GUGUR pada mata praktikum tersebut. Mata Praktikum yang

    gugur berarti praktikan mendapatkan Nilai E.

    e. Mekanisme INHAL:

    1) Apabila dalam 1 minggu masih ada shift yang dapat sebagai pengganti,

    maka bisa ikut shift lain untuk menggantikan praktikum

    2) Apabila praktikum INHAL tidak dapat dilakukan/ dilaksanakan maka

    akan diberikan tugas dengan nilai maksimal 50%

    3) Praktikan yang dinyatakan melanggar tata tertib ini dan atau terbukti

    berlaku curang, dapat dikenakan sanksi, paling berat dinyatakan

    TIDAK LULUS PRAKTIKUM.

    4) Semua praktikan maupun asisten harus mematuhi semua peraturan

    yang telah disepakati.

    12. MINIMAL KEHADIRAN untuk dapat mengikuti responsi adalah 75% seluruh acara.

    13. Wajib mengisi kuesioner yang telah diberikan oleh asisten instruktur sebagai

    tiket masuk responsi.

  • 7

    14. Hal-hal yang belum tercantum dalam tata tertib ini akan diatur kemudian.

    Ketentuan :

    1. Mahasiswa yang dapat melakukan inhal adalah yang memenuhi 3 persyaratan

    sesuai ketentuan.

    2. Jika memenuhi persyaratan, dan diberikan tugas maka nilai maksimal adalah

    50%.

    3. Tugas pengganti hanya boleh diberikan oleh Dosen Pengampu (bukan teknisi,

    aslab, ataupun koas).

    4. Jika tidak mengikuti acara, maka tidak ada nilai untuk seluruh rangkaian

    praktikum (pre-test, laporan akhir, keaktifan, dll).

    5. Bobot asistensi sama dengan 1 acara praktikum.

    6. Minimal kehadiran untuk dapat mengikuti response adalah 75% seluruh

    acara.

    i. Mekanisme INHAL

  • 8

    1. Identitas Praktikum

    1) Nama Mata Praktikum : Perencanaan dan Pengendalian Produksi

    2) Kode (SKS) : VAI215 (2/3 SKS)

    3) Pelaksanaan : Semester Ganjil

    4) Prasyarat : -

    5) Dosen Pengampu : Wildan Fajar Bachtiar, ST., MS

    Anjar K Purwaditya, STP., M.Sc

    Iman Sabarisman, STP., M.Si

    6) Asisten Laboratorium : Wahyu Prasetya, A.Md

    2. Deskripsi Singkat Mata Kuliah

    Praktikum perencanaan dan pengendalian produksi mengajarkan tentang cara atau

    teknis perencanaan dan pengendalian produksi mulai dari perencanaan menengah

    sampai pada perencanaan jangka pendek. Perencanaan dan pengendalian produksi

    dilakukan pada sistem produksi yang menganut push system yaitu, perencanaan

    produksi yang di dasarkan pada ramalan permintaaan.

    3. Umum Praktikum

    Setelah menyelesaikan praktikum ini mahasiswa akan dapat melakukan perencanaan

    produksi menengah dan jangka pendek berdasarkan ramalan permintaan berdasarkan

    informasi sumber daya tenaga kerja, bahan baku, maupun mesin dan peralatan

    produksi yang sudah tersedia sebelumnya.

    4. Outcome Pembelajaran

    1. Mahasiswa akan dapat:

    1.1. Menjelaskan tahap-tahap peramalan

    1.2. Melakukan peramalan dengan data konstan

    1.3. Melakukan peramalan dengan data tren dan musiman

    1.4. Mengukur kesalahan peramalan

    1.5. Memverifikasi hasil peramalan

    2. Mahasiswa akan dapat:

    2.1. Membuat rencana agregat dengan Chase Strategy dengan metode sederhana

    2.2. Membuat rencana agregat dengan Level strategy dengan metode sederhana

  • 9

    3. Mahasiswa akan dapat :

    3.1. Membuat jadwal produksi utama dalam perencanaan produksi

    3.2. Merencanakan kebutuhan bahan baku (MRP)

    4. Mahasiswa akan dapat:

    4.1. Menjelaskan istilah-istilah dalam keseimbangan lintasan produksi

    4.2. Menentukan jumlah stasiun kerj