Modul Pelatihan Kader Posyandu

download Modul Pelatihan Kader Posyandu

of 246

Embed Size (px)

Transcript of Modul Pelatihan Kader Posyandu

  • 1. Kurikulumdan ModulPelatihanKaderPosyanduAyo ke Kementerian Kesehatan RI bekerja samadengan POKJANAL Posyandu PUSAT2012kurmod kader final_12des12.indd 1 12/12/2012 5:17:56

2. 362. 11IndkKatalog dalam Terbitan. Kementerian Kesehatan RIIndonesia. Kementerian Kesehatan RI. Sekretariat JenderalPedoman Umum Pengelolaan Posyandu.Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. 2011ISBN 978-602-235-169-6I. Judul II. COMMUNITY HEALTH SERVICESIII. MATERNAL MORTALITYIII. MATERNAL HEALTH SERVICESIV. CHILD HEALTH SERVICESV. INFANT MORTALITYkurmod kader final_12des12.indd 2 12/12/2012 5:17:56 3. Kata PengantarKEPALA PUSAT PROMOSI KESEHATANKEMENTERIAN KESEHATAN RIDengan memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT atas segala rahmatdan karunia-Nya sehingga pada akhirnya Kurikulum dan Modul PelatihanKader Posyandu ini dapat diterbitkan atas prakarsa berbagai unsur dankomponen yang tergabung dalam Kelompok Kerja Operasional PembinaanPosyandu (Pokjanal Posyandu) di tingkat Pusat. Di samping itu, tetapmengacu pada Pedoman Umum Pengelolaan Posyandu dan PedomanPengintegrasian Layanan Sosial Dasar di Pos Pelayanan Terpadu yangtertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2011.Kurikulum dan modul pelatihan ini sebagai acuan untuk melatih kaderPosyandu dan materi pembelajarannya dapat digunakan sebagai bahanbelajar untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader dalammengelola Posyandu guna meningkatkan upaya pemberdayaan masyarakatdi bidang kesehatan.Kami menyadari bahwa kurikulum dan modul ini masih jauh darisempurna, karenanya saran dan kritik membangun sangat kami harapkan.Kepada semua pihak yang memberikan kontribusi dalam penyusunankurikulum dan modul ini, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaanatas kesungguhannya.Semoga kurikulum dan modul pelatihan ini dapat memberikan manfaatbagi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pelatihan kaderPosyandu.iiiJakarta, Agustus 2012Kepala Pusat Promosi KesehatanKementerian Kesehatan RIdr. Lily S. Sulistyowati, Mkurmod kader final_12des12.indd 3 12/12/2012 5:17:57 4. ivSambutanDIREKTUR JENDERAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DANDESA KEMENTERIAN DALAM NEGERI RIPosyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber dayamasyarakat yang menjadi milik masyarakat dan menyatu dalam kehidupandan budaya masyarakat. Posyandu berfungsi sebagai wadah pemberdayaanmasyarakat dalam alih informasi dan keterampilan dari petugas kepadamasyarakat dan antar sesama masyarakat serta mendekatkan pelayanankesehatan dasar, terutama berkaitan dengan penurunan Angka KematianIbu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan Angka Kematian Balita (AKABA).Jumlah Posyandu di Indonesia sebanyak 266.827 yang tersebar di seluruhIndonesia dan terdapat sekitar 3 sampai 4 orang kader per Posyandu danberarti ada lebih dari 1 juta kader Posyandu. Berdasarkan data Riskesdas,hampir 78% penimbangan balita dilaksanakan di Posyandu.Kondisi tersebut memperlihatkan peran penting dari kader Posyandusebagai garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat melalui Posyandu.Namun demikian, masih banyak kader yang belum memiliki pemahaman danketerampilan yang memadai dalam melaksanakan tugasnya. Kader Posyandusebaiknya mampu menjadi pengelola Posyandu dengan baik karena merekalahyang paling memahami kondisi kebutuhan masyarakat di wilayahnya. PengelolaPosyandu merupakan orang yang dipilih, bersedia, mampu, dan memiliki waktuserta kepedulian terhadap pelayanan sosial dasar masyarakat. Oleh sebab itu,pelatihan bagi kader Posyandu merupakan salah satu upaya dalam rangkameningkatkan kapasitas dan kemampuan kader Posyandu. Kegiatan pelatihankader Posyandu ini dapat difasilitasi oleh Pemerintah Pusat, PemerintahDaerah, swasta maupun organisasi masyarakat, lembaga kemasyarakatan,dan unsur masyarakat luas termasuk dunia usaha.Peran dan dukungan Pemerintah kepada Posyandu melalui Puskesmasdan Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu sangat penting untukmemfasilitasi pelaksanaan berbagai kegiatan kesehatan masyarakat diPosyandu. Peningkatan kapasitas Posyandu pada skala desa/kelurahan akankurmod kader final_12des12.indd 4 12/12/2012 5:17:57 5. mendukung percepatan pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif,yang merupakan salah satu target kinerja yang ingin dicapai dalam prosespemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraanmasyarakat.Pelatihan bagi fasilitator, pelatihan petugas kesehatan, pelatihan kader,dan pelatihan-pelatihan lain bagi tenaga pemberdayaan masyarakat ditujukanuntuk menciptakan fasilitator pemberdayaan masyarakat maupun kader, dankhususnya kader Posyandu yang berkualitas, baik dalam jumlah (kuantitas)yang tersebar merata dan mutu (kualitas) yang memadai dan diarahkandalam pencapaian tujuan. Untuk itu, Kurikulum dan Modul Pelatihan KaderPosyandu yang disusun agar dapat digunakan sebagai acuan bagi semuapihak terkait untuk menyelenggarakan pelatihan tersebut guna peningkatanketerampilan agar dapat berperan serta sebagai pengelola Posyandu.Semoga buku Kurikulum dan Modul Pelatihan Kader Posyandu inidapat bermanfaat bagi semua pihak untuk menyelenggarakan pelatihan kaderPosyandu di daerah sehingga keberadaan kader Posyandu dapat memberikankontribusi bermakna terhadap akselerasi pencapaian masyarakat yang sehatdan mandiri.Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbinganvdan hidayah-Nya kepada kita semua. Amin.Jakarta, Agustus 2012Direktur JenderalPemberdayaan Masyarakat dan DesaKementerian Dalam NegeriIr. Tarmizi A. Karim, M.Sckurmod kader final_12des12.indd 5 12/12/2012 5:17:57 6. viSambutanSEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN Kesehatan RISumber daya manusia yang sehat dan berkualitas merupakan modalutama atau investasi dalam pembangunan kesehatan. Kesehatan, pendidikandan ekonomi merupakan tiga pilar yang sangat mempengaruhi kualitashidup sumber daya manusia.Arah kebijakan pembangunan kesehatan yang tertuang dalam RencanaPembangunan jangka Menengah (RPJMN) tahun 20102014 menitikberatkanpada pendekatan upaya preventif, promotif, dan pemberdayaan masyarakatdalam bidang kesehatan. Salah satu bentuk upaya pemberdayaan masyarakatdi bidang kesehatan adalah menumbuhkembangkan Posyandu.Posyandu adalah salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber dayamasyarakat yang sudah menjadi milik masyarakat serta menyatu dalamkehidupan dan budaya masyarakat. Posyandu, selain berfungsi sebagai wadahpemberdayaan masyarakat dalam alih informasi dan keterampilan dari petugaskepada masyarakat dan antar sesama masyarakat, juga untuk mendekatkanpelayanan kesehatan dasar terutama berkaitan dengan penurunan AKI, AKB,dan AKBA.Menurut data Kementerian Kesehatan tahun 2011, sebanyak 268.439Posyandu tersebar di seluruh Indonesia. Namun, bila ditinjau dari aspekkualitas, masih ditemukan banyak masalah. Antara lain, kelengkapan saranadan keterampilan kader yang belum memadai, dimana kader Posyandu adalahanggota masyarakat yang dipilih, bersedia, mampu, dan memiliki waktu untukmengelola kegiatan Posyandu.Peran dan dukungan pemerintah kepada Posyandu melalui Puskesmassangat penting untuk memfasilitasi pelaksanaan berbagai kegiatan kesehatandi Posyandu. Kegiatan Posyandu selama ini terlaksana dengan adanya peranmasyarakat sebagai kader dengan bimbingan petugas kesehatan dan pihaklain terkait pemberdayaan masyarakat.Kader Posyandu sebaiknya mampu menjadi pengelola Posyandukarena merekalah yang paling memahami kondisi kebutuhan masyarakat dikurmod kader final_12des12.indd 6 12/12/2012 5:17:57 7. wilayahnya. Pengelola Posyandu merupakan orang yang dipilih, bersedia,mampu, dan memiliki waktu serta kepedulian terhadap pelayanan sosialdasar masyarakat.Upaya untuk meningkatkan kemampuan kader tersebut diperlukan pelatihankader Posyandu. Untuk itu, perlu disusun Kurikulum dan Modul PelatihanKader Posyandu yang dapat digunakan sebagai acuan bagi semua pihakterkait untuk menyelenggarakan pelatihan tersebut sebagai upaya peningkatanketerampilan kader agar dapat berperan serta sebagai pengelola Posyanduyang ada di masyarakat.Saya mengucapkan selamat dan menyampaikan apresiasi kepada semuapihak yang turut menyusun dan menerbitkan buku ini. Semoga Posyandu tetapada di hati masyarakat dan terus berperan dalam mewujudkan masyarakatsehat yang mandiri.viiJakarta, Agustus 2012Sekretaris JenderalKementerian Kesehatan RIdr. Ratna Rosita, MPHMkurmod kader final_12des12.indd 7 12/12/2012 5:17:58 8. kurmod kader final_12des12.indd 8 12/12/2012 5:17:58 9. ixDaftar IsiDaftar Isikurmod kader final_12des12.indd 9 12/12/2012 5:17:58 10. x Daftar Isikurmod kader final_12des12.indd 10 12/12/2012 5:17:58 11. Daftar Isi xikurmod kader final_12des12.indd 11 12/12/2012 5:17:58 12. xii Daftar Isikurmod kader final_12des12.indd 12 12/12/2012 5:17:59 13. Daftar Isi xiiikurmod kader final_12des12.indd 13 12/12/2012 5:17:59 14. xivDaftar Isikurmod kader final_12des12.indd 14 12/12/2012 5:17:59 15. Bagian 1POSYANDUMenjaga Anak dan Ibu Tetap SehatAyo KePelatihan Kader PosyanduKURIKULUMKURIKULUMPELATIHAN KADERPOSYANDUkurmod kader final_12des12.indd 15 12/12/2012 5:17:59 16. kurmod kader final_12des12.indd 16 12/12/2012 5:17:59 17. I. PENDAHULUANSejalan dengan perkembangan paradigma pembangunan, telahditetapkan arah kebijakan pembangunan kesehatan, yang tertuang dalamRencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 20102014 bidangkesehatan yang dititikberatkan pada pendekatan preventif dan promotif sertapemberdayaan keluarga dan masyarakat dalam bidang kesehatan. Salahsatu bentuk upaya pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan adalahmenumbuhkembangkan Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat(UKBM) yang salah satunya adalah Posyandu.Posyandu merupakan salah satu bentuk UKBM yang dikeloladan diselengarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat dalampenyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakanmasyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakatdalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar, utamanya untukmempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Oleh sebab itu,untuk mendukung pembinaan Posyandu diperlukan langkah-langk