Modul Macromedia Flash -Chapter 1

Click here to load reader

download Modul Macromedia Flash -Chapter 1

of 23

  • date post

    25-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    44
  • download

    3

Embed Size (px)

Transcript of Modul Macromedia Flash -Chapter 1

DASAR-DASAR MACROMEDIA FLASH Pada setiap versi, Macromedia/Adobe Flash memiliki tampilan yang berbeda-beda. Perbedaan itu disebabkan juga pada penambahan fiturnya. Namun dari perbedaan tersebut sebenarnya ada yang fungsinya sama. Tampilan yang akan di bahas pada tutorial kali ini adalah tampilan pada Macromedia Flash 8. Untuk memulainya, pertama bukalah terlebih dahulu Macromedia Flash 8 maka akan tampil seperti gambar di bawah ini :

Welcome screen Perhatikan pada kotak dialog di tengah-tengah: 1. Open a Recent Item : membuka file berekstensi .fla yang terakhir anda buka di flash. 2. Create New : membuat file flash baru. Terdapat 7 pilihan tapi pada seluruh tutorial di sini menggunakan Flash Document. 3. Create from template : membuat file flash baru dengan template yang sudah disediakan. Selanjutnya klik pada Flash Document.

Modul Macromedia Flash -Chapter 1 SMK AL-HUDA SADANANYA

Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini :

INTERFACE

1. Menu Bar : kumpulan perintah-perintah operasi pada flash Menu bar berisi kumpulan menuyang memiliki beragam fungsi. Letaknya berada di bar judul. Lihat gambar di bawah ini untuk lebih jelasnya :

Gambar dan letak menu bar A. File : berisi kumpulan menu yang berhubungan pada dokumen flash anda. Misalnya menu save untuk menyimpan dokumen flash anda. B. Edit : berisi kumpulan menu yang berhubungan dengan objek di stage. Misalnya menu select all yang digunakan menyeleksi seluruh objek di stage C. View : berisi kumpulan menu yang berhubungan dengan tampilan di stage. Misalnya menu zoom in yang digunakan untuk memperbesar tampilan stage D. Insert : berisi kumpulan menu yang berhubungan dengan timeline, symbol serta scene. Misalnya menu scene digunakan untuk menambahkan scene pada dokumen flash anda

Modul Macromedia Flash -Chapter 1 SMK AL-HUDA SADANANYA

E. Modify : berisi kumpulan menu yang digunakan untuk mengedit objek di stage. Misalnya menu convert to symbol yang digunakan untuk membuat objek menjadi symbol F. Text : berisi kumpulan menu yang berhubungan dengan huruf. Misalnya menu font yang digunakan untuk memilih jenis huruf. G. Commands : berisi kumpulan menu yang berhubungan dengan flash javascript. Misalnya menu run command yang digunakan untuk menjalankan flash javascript. H. Control : berisi kumpulan menu yang digunakan untuk melihat hasil animasi/objek yang anda buat. Misalnya menu play yang digunakan untuk menjalankan animasi di timeline. I. Window : berisi kumpulan menu yang berhubungan dengan panel-panel di flash. Misalnya menu actions yang digunakan untuk menampilkan panel actions. J. Help : berisi kumpulan menu yang berhubungan dengan tutorial dan cara menggunakan flash. Misalnya menu flash help yang digunakan untuk menampilkan panel berisi tutorial dan cara menggunakan flash.

2. Toolbox : kumpulan tool yang memiliki fungsi-fungsi yang berbeda pada setiap toolnya. Berisikumpulan tool yang memiliki beragam fungsi. Apabila panel ini belum muncul anda dapat melakukan salah satu dari 2 cara di bawah ini: 1. Melalui menu bar Window>Tools 2. Menekan Ctrl+F2 pada keyboard.

Tampilan pada toolbox

Modul Macromedia Flash -Chapter 1 SMK AL-HUDA SADANANYA

1. Selection Tool digunakan untuk memilih dan menyeleksi objek. Tekan tombol V pada keyboard untuk mengaktifkannya.

Selection tool terletak di pojok kiri atas toolbox. Fungsi utamanya untuk menyeleksi suatu objek. Selain fungsi utama tersebut selection tool juga digunakan untuk mengubah bentuk shape dan line. Untuk menggunakan selection tool anda bisa menekan tombol selection tool pada toolbox atau bisa juga dengan menekan tombol V pada keyboard. Berikut 2 contoh penggunaannya : 1. Menyeleksi dan memindah objek Buatlah sebuah flash document kemudian buatlah sebuah lingkaran di stage . Tekan tombol V pada keyboard. Setelah selection tool aktif, letakkan kursor mouse di luar lingkaran sampai muncul tanda persegi di kursor mouse. Klik dan drag mouse sampai sebuah kotak yang muncul menutupi lingkaran. Lepaskan tekanan pada mouse lalu klik dan drag lingkaran di stage ke sembarang tempat dan lepaskan tekanan pada mouse. 2. Melengkungkan lingkaran Buatlah sebuah flash document kemudian buatlah sebuah lingkaran di stage. Pastikan lingkaran tersebut tidak terseleksi, tekan tombol V pada keyboard. Setelah selection tool aktif, tempatkan kursor mouse di dekat lingkaran sampai muncul tanda garis seperempat lingkaran. Klik dan drag mouse untuk melengkungkan lingkaran. Lepaskan tekanan pada mouse jika sudah selesai. 2. Subselection Tool fungsinya hampir sama dengan selection tool tapi lebih detail. Tekan tombol A pada keyboard untuk mengaktifkannya.

Subselection tool terletak di pojok kanan atas toolbox. Fungsinya hampir sama dengan selection tool hanya saja terdapat perbedaan dalam mengubah bentuk objek. Untuk menggunakan selection tool anda bisa menekan tombol selection tool pada toolbox atau bisa juga dengan menekan tombol A pada keyboard. Berikut contoh penggunaannya : 1. Menyeleksi dan memindah objek Buatlah sebuah flash document kemudian buatlah sebuah lingkaran di stage. Tekan tombol subselection tool di toolbox. Setelah subselection tool aktif, letakkan kursor mouse di samping Modul Macromedia Flash -Chapter 1 SMK AL-HUDA SADANANYA

lingkaran sampai muncul sebuah kotak hitam pada kursor mouse kemudian klik dan drag ke sembarang tempat. Jika sudah lepaskan tekanan pada mouse. 2. Melengkungkan lingkaran Buatlah sebuah flash document kemudian buatlah sebuah lingkaran di stage. Tekan tombol subselection tool di toolbox. Setelah subselection tool aktif, letakkan kursor mouse di samping lingkaran sampai muncul sebuah kotak hitam pada kursor mouse kemudian klik. Akan muncul kotakkotak putih di sekeliling objek. Letakan kursor mouse di salah satu kotak putih tersebut sampai muncul kotak putih di kursor mouse. Klik dan drag mouse ke sembarang arah lalu lepaskan tekanan. 3. Free Transform Tool digunakan untuk mengubah ukuran dan rotasi objek. Tekan tombol Q pada keyboard untuk mengaktifkannya.

Free Transform Tool terletak di bawah Selection Tool. Free Transform Tool digunakan untuk merubah ukuran objek, memiringkan bentuk objek, menyeleksi objek, dan memutar objek. Untuk menggunakan Free Transform Tool anda bisa menekan tombol Free Transform Tool pada toolbox atau bisa juga dengan menekan tombol Q pada keyboard. Berikut contoh penggunaannya : 1. Memperbesar ukuran objek Buatlah sebuah flash document kemudian buatlah sebuah lingkaran di stage. Tekan tombol Q pada keyboard. Setelah Free Transform Tool aktif, seleksi lingkaran di stage. Letakkan kursor mouse di pojok kanan bawah lingkaran sampai kursor berubah bentuk menjadi tanda panah yang miring. Klik dan drag kursor mouse menjauhi lingkaran dan lepaskan drag. 2. Memiringkan objek Buatlah sebuah flash document kemudian buatlah sebuah lingkaran di stage. Tekan tombol Q pada keyboard. Setelah transform tool aktif, seleksi lingkaran di stage. Letakkan kursor mouse di sebelah kanan lingkaran sampai kursor berubah bentuk. Klik dan drag kursor mouse ke bawah lalu lepaskan drag. 4. Gradient Transform Tool digunakan untuk mengubah ukuran dan rotasi warna/fill. Tekan tombol F pada keyboard untuk mengaktifkannya.

Gradient Transform Tool terletak di bawah Subselection Tool. Gradient Transform Tool digunakan untuk mengatur letak, ukuran, rotasi,dan bentuk warna radial/linear. Untuk menggunakan Gradient Transform Tool anda bisa menekan tombol Gradient Transform Too pada toolbox atau bisa juga dengan menekan tombol F pada keyboard. Berikut contoh penggunaannya : 1. Memindah letak warna radial Buatlah sebuah flash document kemudian buatlah sebuah lingkaran berwarna radial putih hitam tanpa garis di stage. Tekan tombol F pada keyboard. Setelah tranform tool Modul Macromedia Flash -Chapter 1 SMK AL-HUDA SADANANYA

aktif, klik lingkaran di stage. Letakkan kursor mouse di tengah-tengah lingkaran sampai kursor berubah bentuk menjadi + dengan tanda panah. Klik dan drag mouse ke sebelah kiri atas lalu lepaskan drag. 5. Line Tool digunakan untuk membuat garis. Tekan tombol N pada keyboard untuk mengaktifkannya. Line Tool terletak di bawah Free Transform Tool. Line Tool digunakan untuk membuat garis. Apabila anda membuka panel properties (Ctrl+F3) ketika line tool aktif, maka pada panel properties akan tampil pilihan warna, bentuk, dan tebal garis serta beberapa penunjang lainnya. Untuk menggunakan line tool anda bisa menekan tombol line tool pada toolbox atau bisa juga dengan menekan tombol N pada keyboard. Berikut contoh penggunaannya : 1. Membuat garis Buatlah sebuah flash document kemudian tekan tombol Line Tool pada toolbox. Setelah kursor berubah bentuk menjadi tanda + anda siap untuk menggambar garis. Klik mouse di stage bagian kiri atas. Kemudian drag mouse ke kanan bawah. Jika sudah lepaskan tekanan pada mouse.

6. Lasso Tool digunakan untuk untuk menyeleksi objek. Tekan tombol L pada keyboard untuk mengaktifkannya.

Lasso tool terletak di bawah Gradient Transform Tool. Fungsinya sama dengan selection tool namun pada lasso tool ini kita dapat menyeleksi objek seperti menggambar garis pada stage. Untuk menggunakan lasso tool anda bisa menekan tombol lasso tool pada toolbox atau bisa juga dengan menekan tombol L pada keyboard. Berikut contoh penggunaannya : 1. Menyeleksi objek Buatlah sebuah flash document kemudian buatlah sebuah lingkaran di stage terlebih dahulu. Tekan tombol L pada keyboard. Setelah lasso tool aktif, mulailah menyeleksi objek dengan menggambar sebuah garis. Klik dan drag kursor mouse di stage dari lingkaran bagian tengah atas ke bawah lingkaran dan kembali lagi ke atas sambil kursor memutari bagian luar lingkaran. Lepaskan drag maka lingkaran yang dibuat tadi akan terseleksi setengah bagian.

Modul Macromedia Flash -Chapter 1 SMK AL-HUDA SADANANYA

7. Pen Tool digunakan untuk membuat garis dengan titik-titik bantu