Modul Kulit Integumen Smstr 5

download Modul Kulit Integumen Smstr 5

of 46

  • date post

    23-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    77
  • download

    9

Embed Size (px)

Transcript of Modul Kulit Integumen Smstr 5

SKILLS LAB FK UNIZARFAKULTAS KEDOKTERAN UNIZARLABORATORIUM KETERAMPILAN KLINIK(SKILLS LAB)Gd. Skills Lab lt.3Jl. Unizar No.20 Turida, Cakranegara Mataram

BUKU PEGANGAN MAHASISWA SEMESTER 5

1. PEMERIKSAAN FISIK KULIT,RAMBUT DAN KUKU

2.CRYOTHERAPY (TERAPI KOMPRES DINGIN/TERAPI ES), TERAPI KOMPRES TERBUKA DAN TERTUTUP

3. JERAWAT, TERAPI KOMEDO

4.VARICOSE VEINS, COMPRESSIVE BANDAGE THERAPY (TERAPI BANDAGE KOMPRESIF UNTUK VARISES)

5. SENI MENULIS RESEP

MODUL IMUNOHEMATOLOGI

PEMERIKSAAN KULIT, RAMBUT, KUKUTUJUAN SKILL LAB

1. Mahasiswa dapat memahami cara pemeriksaan kulit, rambut dan kuku2. Mahasiswa dapat melakukan pemeriksaan kulit, rambut dan kuku3. Mahasiswa dapat mengintepretasikan hasil pemeriksaan kulit, rambut dan kuku

ALAT DAN BAHAN

1. flashlight/lampu senter2. loop/kaca pembesar3. sarung tangan disposibel

TEORI

SISTEM INTEGUMEN Kata ini berasal dari bahasa latin "integumentum", yang berarti "penutup . Sistem integumen merupakan organ terbesar tubuh dan sistem organ yang membedakan, memisahkan, melindungi terhadap lingkungan sekitarnya. Sistem Integumen terdiri atas : kulit, rambut, kuku, kelenjar keringat dan produknya (keringat).A.KULITKulit adalah bagian paling luar & terluas dari organ tubuh (kira kira 1,5-2 m persegi), sebagai barier antara bagian internal tubuh dan eksternal tubuh, menahan berbagai modalitas: sentuhan, suhu tekanan dll.

CIRI-CIRI KULIT 1. Pembungkus yang elastis yang melindungi kulit dari pengaruh lingkungan. 2. Alat tubuh yang terberat : 15 % dari berat badan. 3. Luas : 1,50 1,75 m. 4. Tebal rata rata : 1,22 mm. 5. Daerah yang paling tebal : 66 mm, pada telapak tangan dan telapak kaki

LAPISAN KULIT Kulit terbagi menjadi 3 lapisan 1. Lapisan epidermisTerbagi atas 4 lapisan :a. Lapisan tanduk / stratum corneum b. Lapisan Granular / stratum granulosum c. Lapisan Malphigi / stratum spinosum d. Lapisan Basal / stratum germinativum Setiap kulit yang mati akan terganti tiap 3- 4 minggu. Dalam epidermis terdapat 3 sel yaitu : 1. Sel merkel. Fungsinya belum dipahami dengan jelas tapi diyakini berperan dalam pembentukan kalus dan klavus pada tangan dan kaki.2. Sel langerhans. Berperan dalam respon respon antigen kutaneus. Epidermis akan bertambah tebal jika bagian tersebut sering digunakan. Persambungan antara epidermis dan dermis di sebut reteridge yang berfungsi sebagai tempat pertukaran nutrisi yang essensial.3. Sel MelanositMemproduksi pigmen melanin yang memberi warna kulit. 2. Lapisan dermis (korium) - Merupakan lapisan dibawah epidermis. - Terdiri dari jaringan ikat yang terdiri dari 2 lapisan: pars papilaris terdiri dari sel fibroblast yang memproduksi kolagen. retikularis yang terdapat banyak pembuluh darah , limfe, dan akar rambut, kelenjar keringat dan kelenjar sebaseus. 3. Lapisan hipodermis (subcutis / subkutan) - Lapisan terdalam yang banyak mengandung sel liposit yang menghasilkan banyak lemak. - Merupakan jaringan adipose sebagai bantalan antara kulit dan struktur internal seperti otot dan tulang. - Sebagai mobilitas kulit, perubahan kontur tubuh dan penyekatan panas. - Sebagai bantalan terhadap trauma.

KELENJAR-KELENJAR PADA KULIT 1. Kelenjar Sebasea berfungsi mengontrol sekresi minyak ke dalam ruang antara folikel rambut dan batang rambut yang akan melumasi rambut sehingga menjadi halus lentur dan lunak. 2. Kelenjar keringat diklasifikasikan menjadi 2 kategori: a. kelenjar Ekrin terdapat disemua kulit. Melepaskan keringat sebagai reaksi peningkatan suhu lingkungan dan suhu tubuh. Kecepatan sekresi keringat dikendalikan oleh saraf simpatik. Contoh pengeluaran keringat pada tangan, kaki, aksila, dahi, sebagai reaksi tubuh terhadap stress, nyeri dll. b. kelenjar Apokrin. Terdapat di aksila, anus, skrotum, labia mayora, dan bermuara pada folikel rambut. Kelenjar ini aktif pada masa pubertas, pada wanita akan membesar.Kelenjar Apokrin memproduksi keringat yang keruh seperti susu yang diuraikan oleh bakteri menghasilkan bau khas pada aksila. Pada telinga bagian luar terdapat kelenjar apokrin khusus yang disebut Kelenjar seruminosa yang menghasilkan serumen (wax). FUNGSI KULIT SECARA UMUM 1. Berfungsi sebagai proteksi. - Masuknya benda-benda dari luar (benda asing , invasi bakteri.)- Melindungi dari trauma yang terus menerus. - Mencegah keluarnya cairan yang berlebihan dari tubuh. - Menyerap berbagai senyawa lipid, vitamin A dan D yang larut lemak. - Memproduksi melanin, mencegah dari UV.2. Berfungsi sebagai pengontrol/pengatur suhu. - Vasokonstriksi pada suhu dingin dan dilatasi pada kondisi panas peredaran darah meningkat terjadi penguapan keringat. - 3 proses hilangnya panas dari tubuh: 1). Radiasi: pemindahan panas ke benda lain yang suhunya lebih rendah. 2). Konduksi : pemindahan panas dari tubuh ke benda lain yang lebih dingin yang bersentuhan dengan tubuh. 3). Evaporasi : membentuk hilangnya panas lewat konduksi - Kecepatan hilangnya panas dipengaruhi oleh suhu permukaan kulit3. Berfungsi sebagai pengindera (sensibilitas) - Mengindera suhu - Rasa sakit - Sentuhan - Rabaan 4. Menjaga keseimbangan air - Stratum korneum dapat menyerap air sehingga mencegah kehilangan air serta elektrolit yang berlebihan dari bagian internal tubuh dan mempertahankan kelembaban dalam jaringan subcutan. - Air mengalami evaporasi (respirasi tidak kasat mata) + 600 ml / hari untuk dewasa. 5. Produksi vitamin Kulit yang terpajan sinar ultaviolet akan mengubah substansi untuk mensintesis vitamin D. KULIT DAN HOMEOSTASIS 1. Reseptor panas dan dingin terletak dalam kulit. Saat suhu tubuh meningkat, hipothalamus mengirimkan sinyal saraf menuju kelenjar keringat dan menyebabkan pelepasan air sekitar 1-2 liter perjam untuk mendinginkan tubuh. 2. Hipothalamus juga menyebabkan pelebaran pembuluh darah di kulit membuat lebih banyak darah mengalir ke area tersebut.3. Saat suhu tubuh menurun, kelenjar keringat mengkerut dan produksi keringat berkurang. Jika suhu tubuh terus menerus berkurang, tubuh akan menjaga thermogenesis, dengan cara meningkatkan laju metabolisme dan dengan menggigil. 4. Kehilangan air lewat kulit berlangsung dalam dua cara: 1). Untuk mempertahankan suhu tubuh dalam rentang normal maka diperlukan regulasi suhu tubuh. 2). Pusat pengatur panas dalam tubuh yaitu hipothalamus (terletak di bawah otak).- Hipotalamus anterior : pelepasan panas - Hipotalamus posterior : penyimpanan panas - Suhu tubuh normal menurut WHO adalah 36,5O C 37,5O C- Faktor yg mempengaruhi suhu tubuh: 1. Basal Metabolisme Rate (BMR)BMR naik produksi panas naik, suhu tubuh naik.2. Aktivitas otot Menggigil dapat produksi panas 5x 3. Termogenesis kimia melalui sirkulasi norepineprin-epineprin akan mempengaruhi hati dan otot Peningkatan hormon tiroksin 5. Demam Setiap peningkatan 1oC suhu tubuh 12% ..peningkatan reaksi kimia 6. Hormon kelamin Hormon kelamin pria akan meningkatkan kecepatan matabolisme basal 15-20% dari normal. Pada wanita lebih berfluktuasi karena dipengaruhi oleh hormon progesteron yang terjadi saat ovulasi (0,3-0,6C diatas suhu basal) .7. Status gizi Malnutrisi cukup lama dapat meningkatkan kecepatan metabolisme 20-30%. 8. Lapisan lemak sedikit 9. Hormon pertumbuhan Meningkatkan kecepatan metabolisme sebesar 15-20% 10. Gangguan organ Trauma, keganasan, adanya zat pirogen, jumlah kelenjar keringat yang sedikit fluktuasi suhu tubuh. .11. Lingkungan Suhu tubuh dapat mengalami pertukaran dengan lingkungan, artinya panas tubuh dapat hilang - Suhu Tubuh :1). Suhu tubuh inti (core temperature) : suhu tubuh yang berada pada jaringan dalam (kranial, thoraks, rongga abdomen, rongga pelvis) 2). Suhu tubuh permukaan (surface temperature) : suhu tubuh yang berada pada permukaan (kulit, subcutan, lemak) MORFOLOGI LESI KULIT 1). Efloresensi / Ujud Kelainan Kulit Primer Makula: Perubahan warna kulit Papula: Benjolan keci < 1/2mm Nodula: Masa padat dibawah dermis Tumor: Benjolan >1 cm Plak: Penonjolan kulit flat >1cm Urtika: Edema pada dermis Vesikula: Gelembung berisi cairan